0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
237 tayangan3 halaman

Istilah Teknik Pertambangan Terbuka

Dokumen tersebut merupakan profil seorang mahasiswa bernama Muhammad Rifky Bunga Bali yang berkuliah di Jurusan Teknik Pertambangan Universitas Sriwijaya. Dokumen tersebut juga menjelaskan beberapa istilah dasar yang terkait dengan pertambangan terbuka seperti high wall, low wall, dan beberapa istilah lainnya.

Diunggah oleh

Irsal AR
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
237 tayangan3 halaman

Istilah Teknik Pertambangan Terbuka

Dokumen tersebut merupakan profil seorang mahasiswa bernama Muhammad Rifky Bunga Bali yang berkuliah di Jurusan Teknik Pertambangan Universitas Sriwijaya. Dokumen tersebut juga menjelaskan beberapa istilah dasar yang terkait dengan pertambangan terbuka seperti high wall, low wall, dan beberapa istilah lainnya.

Diunggah oleh

Irsal AR
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Muhammad Rifky Bunga Bali

Jurusan : Teknik Pertambangan


Kampus : Universitas Sriwijaya

1. High Wall
High wall adalah permukaan kerja tambang terbuka atau kuari, khususnya tambang
batubara terbuka. Dapat pula berarti permukaan atau lereng dibagian yang lebih tinggi dari
tambang terbuka kontur.

2. Low Wall
Low wall adalah sisi bukaan tanah penutup bahan galian tambang pada tambang terbuka.
Dapat juga berarti sisi bukaan tanah/batuan sisi tanah buangan arah tegak lurus terhadap
sisi buangan dan arah kemajuan tambang (High Wall).

3. Side Wall

Side wall adalah sisi bukaan tanah penutup atau galian tambang yang berada pada sisi
barat dan timur arah mata angin.

4. End Wall
End Wall adalah dinding atau batas akhir dari penambangan. Biasanya terdapat diujung
daerah penambangan (melintang strike).
5. Hanging wall
Hanging Wall merupakan bagian tubuh batuan yang relatif berada di atas bidang sesar.

6. Foot Wall
Foot wall merupakan bagian batuan yang relatif berada di bawah bidang sesar.

7. Dewatering

Suatu upaya mengeluarkan air yang sudah terlanjur masuk ke areal tambang, dimana air
dikumpulkan dalam suatu sump untuk kemudian dipompa keluar.

8. Garis Kontur
Garis yang menghubungkan daerah dengan ketinggian sama. Dengan begitu peta ini dapat
dengan mudah mengetahui ketinggian suatu tempat. Yang kemudian akan memudahkan
kita untuk memperkirakan kecuraman maupun kemiringan suatu lereng. Garis kontur
dengan pola huruf “V” atau runcing berarti jurang atau sungai. Garis kontur “U” atau
melengkung menunjukkkan pegunungan dan pola “O” menunjukkan puncak atau kawah.

9. Sump
Sump adalah tempat yang paling rendah (semacam kolam kecil) dalam tambang
(tambang dalam atau tambang terbuka) untuk menampung air dan dari tempat itu air
dipompakan keluar tambang.

10. Catchment Area


Catchment area atau yang juga disebut sebagai drainage basin, watershed atau daerah
aliran sungai (DAS) adalah suatu daerah yang dibatasi oleh punggung perbukitan atau titik
tertinggi yang apabila terjadi hujan maka air hujan tersebut akan mengalir ke titik terendah
di daerah tersebut.
11. Strike
Strike (jurus) adalah arah garis yang dibentuk dari perpotongan bidang planar dengan
bidang horizontal ditinjau dari arah utara.

12. Dip
Dip (bidang) adalah derajat kemiringan yang dibentuk antara bidang planar dan
horizontal yang arahnya tegak lurus dari garis strike.

Anda mungkin juga menyukai