Anda di halaman 1dari 3

Tugas Pasar dan Lembaga Keuangan

Question : Chapter 1

Kelompok 3: Clarissa A, Galerie L, Priscilla K, Stella A, Stephanie S

1. Why are financial markets important to the health of the economy?


Jawaban:
a. Karena pasar keuangan memiliki fungsi menyalurkan dana dari penabung ke investor
untuk mendorong efisiensi ekonomi. Efisiensi ini terjadi karena pasar keuangan bisa
mempertemukan antara pihak yang kelebihan dana dan pihak yang menguntungkan
dana.
b. Karena aktivitas pasar akan mempengaruhi kesejahteraan individu, beperngaruh pada
perilaku bisnis perusahaan, dan perekonomian secara keseluruhan.

2. When the interest rates rise, how might businesses and consumers change their economic
behavior?
Jawaban:

Tingkat suku bunga mewakili biaya meminjam uang. Pelaku bisnis memonitor
secara seksama tingkat suku bunga karena mereka menentukan jumlah pengeluaran yang
harus ditanggung apabila meminjam uang. Perubahan dalam tingkat suku bunga di pasar
dapat mempengaruhi pengeluaran biaya bunga perusahaan karena bunga pinjaman yang
diminta oleh bank komersial atau oleh kreditor lain untuk perusahaan adalah berdasarkan
tingkat suku bunga di pasar. Karena tingkat suku mempengaruhi biaya pendapatan
beberapa proyek yang dipandang layak dalam periode suku bunga rendah, mungkin akan
tidak layak dalam periode suku bunga tinggi. Maksudnya, proyek mungkin tidak akan
cukup mengembalikan biaya pendanaanya. Sebagai konsekuensi perusahaan cenderung
mengurangi tingkat ekspansi apabila suku bunga tinggi. Tingkat suku bunga yang tinggi
akan menyebabkan investor menarik investasi sahamnya dan memindahkannya pada
investasi yang menawarkan tingkat pengembalian lebih baik dan aman, seperti deposito.
Akibat aksi para investor yang menarik sahamnya menyebabkan pasar modal sepi.
Turunnya permintaan akan saham mengakibatkan terjadinya kelebihan penawaran saham,
sehingga harga-harga saham turun dan akan menyebabkan indeks harga saham gabungan
juga turun (Samsul 2006). Dengan tingkat suku bunga tinggi yang diharapkan kemudian
adalah berkurangnya jumlah uang beredar sehingga permintaan agregat pun akan
berkurang dan kenaikan harga bisa diatasi.

Selain itu, suku bunga juga mempengaruhi keputusan individu terhadap pilihan
membelanjakan uang lebih banyak atau menyimpan uangnya dalam bentuk tabungan.
Suku bunga tinggi anda tidak berkeinginan untuk mengkredit rumah. Sebaliknya apabila
suku bunga tinggi maka anda akan menabungnya di bank dan mendapat bunga. Suku
bunga berdampak kepada kesehatan ekonomi. Karena perubahan suku bunga mempunyai
efek yang penting bagi individu, finansial institusi, bisnis, dan keseluruhan ekonomi,
maka penting untuk menjelaskan fluktuasi suku bunga dan telah begitu penting sampai 20
tahun kebelakang

3. How can a change in interest rates affects the profitability of financial institutions?
Jawaban:
Perubahan suku bunga akan mempengaruhi biaya dalam memperoleh dana bagi
lembaga keuangan serta perubahan pendapatan pada aset seperti pinjaman, yang
keduanya akan saling mempengaruhi keuntungan. Di samping itu, perubahan suku bunga
akan mempengaruhi harga aset seperti saham serta obligasi yang dimiliki suatu lembaga
keuangan dan tentu dapat menyebabkan keuntungan maupun kerugian.

4. Is everybody worse off when interest rates rise?


Jawaban:
Secara umum kenaikan tingkat suku bunga akan menurunkan daya beli
masyarakat. Akan tetapi, saat suku bunga naik, tidak semua pihak mengalami kerugian.
Sebagai contoh, saat suku bunga tinggi, pihak debitur yang akan mengalami kerugian
karena bunga yang harus dibayarkan akan semakin besar, sehingga cost of borrowing
menjadi lebih tinggi. Tetapi dari sisi kreditur justru keadaan ini menguntungkan karena
tingkat pengembalian yang akan didapat dari debitur akan lebih tinggi. Pihak yang
menabung juga akan diuntungkan karena dapat memperoleh bunga yang lebih tinggi dari
hasil tabungan mereka. Jadi, dapat disimpulkan bahwa tidak semua pihak akan merugi
bila suku bunga dinaikkan.

5. What effect might a fall in stock prices have on business investment?


Jawaban:
Semakin rendah harga saham dari suatu perusahaan berarti perusahaan tersebut
hanya mampu mendapat pendanaan yang lebih rendah dari hasil penjualan sahamnya. Hal
ini dapat menyebabkan investasi dalam pabrik atau peralatan yang penting dalam
pengembangan usaha menjadi lesu. Bila hal ini terus terjadi, maka perusahaan tidak dapat
berkembang dengan baik dan efek ekstremnya dapat mengalami kebangkrutan dalam
jangka panjang.