SURAT PERJANJIAN PEMBORONGAN
(KONTRAK)
PEMBANGUNAN PERUMAHAN
BUKIT SUKOHARJO INDAH
PT. PRABU WENANG PROPERTINDO
Sukoharjo
Tahun 2020
SURAT PERJANJIAN PEMBORONGAN
Nomor : 010/PWP/II/2020
Proyek : Perumahan Bukit Sukoharjo Indah
Pekerjaan : Rumah Type 45/90
Lokasi : Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo
Pada hari Kamis tanggal Dua Puluh Bulan Februari Tahun Dua Ribu Dua Puluh ( 20-02-2020 ),
yang bertanda tangan dibawah ini:
1. Nama : Teo Sumartari
Perusahaan : PT. Prabu Wenang Propertindo
Jabatan : Direktur Utama
Alamat : Perum. Graha Wijaya Blok A No. 5, Sambi Boyolali
Sesuai wewenang dan jabatannya bertindak untuk dan atas nama PT. Prabu Wenang Propertindo
selaku pemilik ( owner ) Perumahan Bukit Sukoharjo Indah yang selanjutnya disebut sebagai
PIHAK PERTAMA.
2. Nama :
Perusahaan :
Jabatan :
Alamat :
Sesuai wewenang dan jabatannya dalam Pekerjaan Proyek Pembangunan Perumahan Bukit
Sukoharjo Indah bertindak untuk dan atas nama PT. .........................................selaku Kontraktor
Pelaksana proyek tersebut yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.
PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA untuk selanjutnya disebut PARA PIHAK, sepakat
mengadakan perjanjian kerja untuk melaksanakan Pekerjaan Proyek Pembangunan Perumahan
Bukit Sokoharjo Indah sebagaimana diatur dan disepakati dengan pasal-pasal sebagai berikut:
Pasal 1
Lingkup Pekerjaan
PIHAK KEDUA mengikat diri untuk melaksanakan Pekerjaan Proyek Pembangunan
Perumahan Bukit Sukoharjo Indah Type 45/90 sebanyak 30 Unit, yang meliputi :
1. Pekerjaan Persiapan
2. Pekerjaan Tanah dan Pondasi
3. Pekerjaan Beton
4. Pekerjaan Kusen Pintu dan Jendela
5. Pekerjaan Dinding
6. Pekerjaan Atap
7. Pekerjaan Plafon
8. Pekerjaan Lantai
9. Pekerjaan Instalasi Air Bersih + Kotor
10. Pekerjaan Instalasi Listrik
11. Pekerjaan Sanitary
12. Pekerjaan Gantungan
13. Pekerjaan Finishing & Pengecatan
14. Pekerjaan Lain-Lain
Pasal 2
Volume Pekerjaan
Volume pekerjaan yang diberikan PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA seperti yang
termaksud dalam Pasal 1 yang sesuai dengan RAB dan spesifikasi pekerjaan.
Pasal 3
Harga Pekerjaan
Harga pekerjaan seperti termaksud dalam Pasal 1 untuk Pekerjaan Proyek Pembangunan
Perumahan Bukit Sukoharjo Indah Type 45/90 sebanyak 30 Unit, dengan nilai kontrak sebagai
berikut :
Nilai Kontrak : Rp. 4.158.000.000,00
(Empat Milyard Seratus Lima Puluh Delapan Juta Rupiah)
Harga tersebut termasuk pajak PPn dan PPh
Pasal 4
Cara Pembayaran
4.1. DP atau Uang Muka sebesar 20% x Rp. 4.158.000.000,00 = Rp. 831.600.000,00 (Delapan
Ratus Tiga Puluh Satu Juta Enam Ratus Ribu Rupiah), setelah PIHAK KEDUA melakukan
Mobilisasi Man Power, Alat-Alat Kerja dan Material di lapangan.
4.2. Termyn Pertama sebesar 20% x Rp. 4.158.000.000,00 = Rp. 831.600.000,00 (Delapan
Ratus Tiga Puluh Satu Juta Enam Ratus Ribu Rupiah), setelah PIHAK KEDUA
menyelesaikan 12 Unit Rumah Type 45/90.
4.3. Termyn Kedua sebesar 20% x Rp. 4.158.000.000,00 = Rp. 831.600.000,00 (Delapan Ratus
Tiga Puluh Satu Juta Enam Ratus Ribu Rupiah), setelah PIHAK KEDUA menyelesaikan
18 Unit Rumah Type 45/90.
4.4. Termyn Ketigasebesar 20% x Rp. 4.158.000.000,00 = Rp. 831.600.000,00 (Delapan Ratus
Tiga Puluh Satu Juta Enam Ratus Ribu Rupiah), setelah PIHAK KEDUA menyelesaikan
24 Unit Rumah Type 45/90.
4.5. Termyn Keempat sebesar 15% x Rp. 4.158.000.000,00 = Rp. 623.700.000,00 (Enam Ratus
Dua Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah), setelah PIHAK KEDUA menyelesaikan
30 Unit Rumah Type 45/90.
4.6. Termyn Kelima / Retensi sebesar 5% x Rp. 4.158.000.000,00 = Rp. 207.900.000,00 (Dua
Ratus Tujuh Juta Sembilan Ratus Ribu Rupiah ), setelah masa pemeliharaan 180 hari
selesai.
Pasal 5
Tenaga Kerja
PIHAK KEDUA Bertanggung jawab atas keamanan dan keselamatan kerja bagi alat dan
tenaga kerjanya serta menjaga kebersihan lingkungan selama pekerjaan berlangsung.
Pasal 6
Jangka Waktu Pelaksanaan
Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan pada Pasal 1 adalah selama 10 Bulan terhitung dari
tanggal 25 Februari 2020 s/d 25 Desember 2020.
Pasal 7
Masa Pemeliharaan
PIHAK KEDUA memberikan masa pemeliharaan selama 6 (Enam) bulan sejak serah terima
pekerjaan dari PIHAK KEDUA ke PIHAK PERTAMA
Pasal 8
Force Majeure
8.1. Hal-hal yang dapat dinyatakan sebagai force majeure adalah :
a. Bencana alam (gempa bumi hebat, banjir, wabah penyakit, angin kencang, taufan)
b. Peperangan dan huru hara nasional, pemogokan umum, kebakaran.
c. Tindakan Pemerintah dalam bidang moneter yang secara drastis menggoncangkan
kehidupan perekonomian dan perdagangan pada umumnya.
8.2. Apabila terjadi force majeure sebagaimana diselanjutnya pada point 1 dalam pasal ini,
maka Pihak Kedua dalam waktu kurang dari 7 (tujuh) hari setelah terjadi force majeure
harus memberitahukan secara tertulis tentang hal tersebut kepada PIHAK PERTAMA. Bila
PIHAK PERTAMA tidak menerima pemberitahuan secara tertulis, maka dianggap tidak
terjadi force majeure dan PIHAK KEDUA tidak berhak menuntut.
8.3. Segera setelah diterima pemberitahuan tertulis tentang adanya force majeure kedua belah
pihak harus mengadakan Negosiasi terhadap sistem pekerjaan untuk menentukan akibat
force majeure tersebut terhadap ketentuan Syarat Syarat Surat Perjanjian ini dengan itikad
akan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Surat Perjanjian ini.
Pasal 9
Resiko Kerusakan Bangunan
PIHAK KEDUA memberikan jaminan perbaikan selama 6 (Enam ) bulan sejak serah terima
pekerjaan sebagaimana termaksud dalam Pasal 1 yang dikerjakan PIHAK KEDUA (Selama
digunakan sesuai yang dimaksud ).
Pasal 10
Masa Berlakunya Perjanjian
Surat perjanjian ini berlaku dan mengikat kedua belah pihak terhitung sejak ditandatangani oleh
kedua belah pihak dan berakhir apabila kedua belah pihak telah memenuhi semua kewajiban-
kewajiban yang tercantum dalam perjanjian ini.
Pasal 11
Perselisihan
Apabila terjadi perselisihan antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA, maka kedua belah
pihak setuju untuk dapat menyelesaikan semaksimal mungkin secara musyawarah. . Jika tidak
terjadi kata sepakat dalam musyawarah, maka kedua belah pihak setuju untuk menyelesaikan di
Pengadilan Negeri Sukoharjo.
Pasal 12
Penutup
Surat perjanjian ini dibuat rangkap 2 (dua) masing-masing diberi materai yang cukup dan
keduanya mempunyai kekuatan hukum yang sama dan masing-masing dipegang oleh PIHAK
PERTAMA dan PIHAK KEDUA.
PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA
PT. PRABU WENANG PROPERTINDO
Teo Sumartari
Direktur Utama