Anda di halaman 1dari 3

MEDIA STATEMENT

Informasi Penerbangan Lion Air Group: Persyaratan WAJIB


Perjalanan Udara Masa Waspada Covid-19

JAKARTA – 31 Mei 2020. Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air
(kode penerbangan ID) member of Lion Air Group menyampaikan informasi sehubungan dengan persiapan
pengoperasian kembali yang dijadwalkan mulai Senin (01/ 06) mengenai persyaratan yang wajib
dilaksanakan oleh calon penumpang pesawat udara.

Proses dan persiapan perjalanan udara “wajib” bagi calon penumpang Lion Air Group selama masa waspada
pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), sebagai berikut:
1. Tiba lebih awal di terminal keberangkatan yakni empat jam sebelum keberangkata. Penerbangan
Lion Air Group domestik tetap di Terminial 2E dan internasional di Terminal 3 Bandar Udara
Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang belum ada perubahan sesuai dengan sejak diizinkan
beroperasi pada 7 Mei 2020. Untuk bandar udara lainnya yang beroperasi tetap di terminal yang
sama.
2. Menunjukkan dokumen atau berkas kelengkapan, meliputi
a. Tiket pesawat udara valid dan melaporkan rencana perjalanan udara,
b. Identitas diri resmi dan masih berlaku (Kartu Tanda Penduduk atau identitas lainnya),
c. Surat keterangan atau sertifikat bebas Covid-19, surat keterangan perjalanan dan dokumen lain
yang harus dipenuhi sesuai Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2020,
 Hasil Rapid Test negatif Covid-19 maksimal berlaku 3 hari sejak diterbitkan; atau
 Hasil Reverse Transcription - Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) negatif Covid-19 berlaku
maksimal 7 hari sejak diterbitkan oleh fasilitas kesehatan; atau
 Surat keterangan bebas gejala seperti influenza bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas RT-
PCR maupun Rapid Test.
d. Menunjukkan surat tugas sesuai instansi, surat keterangan sebagaimana dipersyaratkan,
e. Mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (electronic Health Alert Card/ e-HAC) sebelum
berangkat. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui aplikasi e-HAC Indonesia (Android) atau
http://sinkarkes.kemkes.go.id/ehac atau bentuk lain (cetak) yang disediakan oleh petugas.
3. Mengenakan masker sebelum penerbangan, saat di dalam pesawat hingga mendarat dan keluar dari
bandar udara,
4. Mencuci tangan atau menggunakan cairan pembersih kuman pada tangan (hand sanitizer),
5. Mengikuti aturan jarak aman (physical distancing) sebagaimana diberlakukan,
6. Menjaga kebersihan selama berada di dalam pesawat,
7. Agar calon penumpang membawa hand sanitizer sendiri.

Kepada calon tamu atau penumpang yang akan membeli tiket (issued ticket) dapat dilakukan di Kantor Pusat
dan Kantor Cabang Penjualan Tiket (Ticketing Town Office) Lion Air Group di seluruh kota di Indonesia,
layanan kontak pelanggan (call center) 021-6379 8000 dan 0804-177-8899, www.lionair.co.id ;
www.batikair.com serta aplikasi perangkat smartphone (mobile apps) Lion Air dan Batik Air. Untuk pembelian
tiket Wings Air juga bisa melalui website dan aplikasi tersebut.

Mengacu pada Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2020 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tentang
Perubahan Atas Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam
Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.
Berikut kriteria dan syarat (persyaratan pengecualian) calon penumpang, antara lain:
1. Persyaratan perjalanan orang yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta (orang yang
bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta:
a. Menunjukkan surat tugas bagi Aparatur Sipil Negara, Tentara Nasional Indonesia,
Kepolisian Republik Indonesia yang ditandatangani oleh minimal pejabat setingkat eselon
II;
b. Menunjukkan surat tugas bagi pegawai Badan Usaha Milik Negara/Daerah, Lembaga non
pemerintah, dan Lembaga Usaha yang ditandatangani oleh Direksi/Kepala Kantor;
c. Menunjukkan surat keterangan uji tes Reverse Transcription - Polymerase Chain Reaction
(RT-PCR) dengan hasil tes negatif yang berlaku 7 hari atau surat keterangan uji Rapid Test
dengan hasil non reaktif yang berlaku 3 hari pada saat keberangkatan;
d. Surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness) yang dikeluarkan
oleh Dokter Rumah Sakit/ Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas PCR Test /
Rapid Test;
e. Bagi yang tidak mewakili lembaga pemerintah atau swasta harus membuat surat
pernyataan yang ditandatangani di atas materai dan diketahui oleh Lurah/ Kepala Desa
setempat;
f. Identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah);
g. Melaporkan rencana perjalanan (jadwal keberangkatan, jadwal pada saat berada di daerah
penugasan, serta waktu kepulangan).
2. Persyaratan perjalanan pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat atau orang
yang keluarga intinya (orang tua, suami/ istri, anak, saudara kandung) sakit keras atau
meninggal dunia:
a. Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah)
b. Menunjukkan surat keterangan kematian sesuai ketentuan yang berlaku;
c. Menunjukkan surat keterangan rujukan Rumah Sakit untuk pasien atau orang sakit keras;
d. Surat keterangan uji tes Reverse Transcription - Polymerase Chain Reaction (RT-PCR)
dengan hasil tes negatif yang berlaku 7 hari atau surat keterangan uji Rapid Test dengan
hasil non reaktif yang berlaku 3 hari pada saat keberangkatan bagi keluarga yang
mendampingi pasien/ orang sakit keras atau jenazah; atau
e. Surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness) yang dikeluarkan
oleh Dokter Rumah Sakit/ Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas PCR Test/
Rapid Test.
3. Persyaratan repatriasi pekerja migran Indonesia, Warga Negara Indonesia dan pelajar/
mahasiswa yang berada di luar negeri, serta pemulangan orang dengan alasan khusus oleh
pemerintah sampai ke daerah asal:
a. Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah)
b. Menunjukkan surat keterangan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI)
atau surat keterangan dari Kantor Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri bagi Pekerja
Migran indonesia.
c. Surat keterangan dari Universitas atau Sekolah bagi mahasiswa dan pelajar.
d. Surat keterangan uji tes Reverse Transcription - Polymerase Chain Reaction (RT-PCR)
dengan hasil tes negatif yang berlaku 7 hari atau surat keterangan uji Rapid Test dengan
hasil non reaktif yang berlaku 3 hari pada saat keberangkatan;
e. Memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku tentang Repatriasi Pekerja Migran
indonesia (PMI), Warga Negara Indonesia dan pelajar/mahasiswa yang berada di luar
negeri, serta pemulangan dengan alasan khusus oleh Pemerintah.

Calon penumpang diwajibkan agar memperhatikan Peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah,
mengenai persyaratan khusus tujuan akhir:
 DKI Jakarta,
Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 47 Tahun 2020 tentang Surat Izin Keluar-Masuk
(SIKM). Informasi lebih lanjut kunjungi laman resmi: https://corona.jakarta.go.id
 Denpasar, Bali,
Surat Gubernur Bali yang ditanggapi oleh Menteri Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan
Udara yang mengeluarkan surat bernomor: UM.101/0002/DRJU.KSHIU 2020 tanggal 20 Mei
2020 yang juga ditujukan kepada Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV. Surat Ditjen
Pehubungan Udara. Informasi lebih lanut https://cekdiri.baliprov.go.id/
 Pangkalpinang dan Tanjung Pandan, Kepulauan Bangka Belitung,
Surat Edaran Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor 440/0441/ BPBD/ 2020 tentang
protokol Penumpang dan kekarantinaan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
 Padang, Sumatera Barat
Surat Gubernur Sumatera Barat Nomor 360/141/COVID-19-SBR/V-2020, perihal Pembatasan
Perjalanan Orang Melalui Jalur Udara

Operasional Lion Air Group tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan penerbangan, mengacu
pada Keputusan Menteri Perhubungan No. KM 116 tahun 2020, yang memperpanjang masa berlaku sampai
dengan 7 Juni 2020 untuk PM 25/2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri
Tahun 1441 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19.

Surat Edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara No. 37/2020, yang memperpanjang pemberlakuan
sampai dengan 7 Juni 2020 untuk SE No. 32/2020 tentang Petunjuk Operasional Transportasi Udara untuk
Pelaksanaan Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19.

*** Selesai ***

*) Untuk pernyataan ini, rekan media dapat menggunakan kutipan dari narasumber Corporate
Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro.

CORPORATE COMMUNICATIONS
Management Office - Lion Air Tower
Gajah Mada Street No.7, 3rd Floor, Central Jakarta, Indonesia
www.lionair.co.id | www.batikair.com

Danang Mandala Prihantoro


Corporate Communications Strategic
+62 8170 777 370 | danang.mandala@lionair.co.id

Anda mungkin juga menyukai