0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
624 tayangan2 halaman

Sediaan Semi Solid

Dokumen tersebut membahas tentang contoh-contoh corrigens pada sediaan oral dan kadar penggunaannya. Ada beberapa jenis corrigens seperti corrigen actionis untuk memperbaiki kerja zat berkhasiat utama, corrigen odoris untuk memperbaiki bau, corrigen saporis untuk memperbaiki rasa, corrigen coloris untuk memperbaiki warna, dan corrigen solubilis untuk memperbaiki kelarutan zat utama. Diberikan pula contoh-

Diunggah oleh

winda pramadita
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
624 tayangan2 halaman

Sediaan Semi Solid

Dokumen tersebut membahas tentang contoh-contoh corrigens pada sediaan oral dan kadar penggunaannya. Ada beberapa jenis corrigens seperti corrigen actionis untuk memperbaiki kerja zat berkhasiat utama, corrigen odoris untuk memperbaiki bau, corrigen saporis untuk memperbaiki rasa, corrigen coloris untuk memperbaiki warna, dan corrigen solubilis untuk memperbaiki kelarutan zat utama. Diberikan pula contoh-

Diunggah oleh

winda pramadita
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Winda Pramadita

No BP : 1911012039
Tugas Teknologi sediaan cair dan semi solid elixir

Contoh-contoh corrigens pada sediaan oral dan kadar penggunaannya yang baik
Macam- macam corrigens :
a. Corrigen actionis, digunakan untuk memperbaiki kerja zat berkhasiat utama.
Contoh: Pulvis doveri terdiri atas kalii siufas, Ipecacuanhe Radix, Pulvis Opii.
b. Corrigen odoris, digunakan untuk memperbaiki bau dari obat yang kurang sedap.
Contoh: Oleum Cinamomi dalam emulsi minyak ikan.
c. Corrigen saporis, digunakan untuk memperbaiki rasa dari obat yang kurang
sedap.
Contoh:. sirplus simplex, sirupud aurantii, dan sirupus rhoeados untuk obat-obat
yang pahit rasanya. Pada sirupus simplex, cukup digunakan dalam jumlah 10-
20ml untuk tiap 100 ml larutan obat.
d. Corrigen coloris, digunakan untuk memperbaiki warna obat.
Contoh: obat untuk anak diberi zat warna merah agar menarik untuk diminum.
e. Corrigen solubilis, digunakan untuk memperbaiki kelarutan dari obat utama.
Contoh: Iodium dapat mudah larut dalam larutan pekat KL/NAL.

Contoh corrigens dan kadarnya pada sediaan oral :


 Acesulfame potassium  0,15 dan 0,5% untuk oral
 Acetic Acid, glacial  0,1 dan 0,1067% untuk oral
 Acetylated monoglycerides  24% untuk oral
 Alcohol  7,25% untuk oral
 Ammonium glycyrrhizate  0,8% untuk oral
 Ammonium chloride  7% untuk oral
 Ammonia solution  0,015% untuk oral
 Anethole  0,003 dan 0,046% untuk oral
 Anise  0,009% untuk oral
 Anise extract  0,015% untuk oral
 Anise oil  0,015, 0,5 dan 0,14% untuk oral
 Ascorbic acid  0,2, 0,6, 1,25% untuk oral
Referensi :
Handbook of Pharmaceutical Manufacturing Formulation Liquid Products 2nd
Edition

Anda mungkin juga menyukai