Anda di halaman 1dari 6

Ibadat Kamis Putih 2020 di Keluarga dalam situasi Wabah Virus Corona Covid 19 1 IBADAT SABDA HARI

KAMIS PUTIH (MENGENANGKAN PERJAMUAN TUHAN) DI KELUARGA / RUMAH Kamis, 09 April 2020
Keluarga menyiapkan ruangan yang baik untuk berdoa bersama. Beberapa sarana yang perlu disiapkan :
Salib dengan lilin bernyala di atas meja
 Alkitab untuk bacaan.
 Buku nyanyian Madah Bakt
i Petugas : pemimpin, pembaca, pengangkat lagu, doa umat dll….
 Sedapat mungkin semua berpakaian rapi, serta menjaga suasana yang hening dan khidmad dengan
tidak mengaktifkan hp. (dengan tangan terkatup P mulai mengajak keluarga)
P : Saudara-saudari, terkasih dalam Kristus, Dalam ibadat Kamis Putih ini kita mengenangkan misteri
perjamuan malam terakhir yang diadakan Yesus bersama murid-murid-Nya. Pada saat inilah Yesus
menetapkan sakramen Ekaristi dan sakramen Imamat sebagai ungkapan kasih-Nya bagi kita. Marilah kita
merayakan peristiwa ini dengan penuh iman sambil mensyukuri kasih-Nya. Kita awali ibadat ini dengan
nyanyian (atau Antifon) :
1. Nyanyian : Atau Antifon Pembuka Kita harus bangga akan salib Tuhan kita Yesus Kristus pohon
keselamatan, kehidupan dan kebangkitan kita, sumber penebusan dan pembebasan kita. Ibadat Kamis
Putih 2020 di Keluarga dalam situasi Wabah Virus Corona Covid 19
2. Tanda Salib dan Salam :
P : Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U : Amin.
P : Semoga kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus beserta kita.
U : Sekarang dan selama-lamanya.
3. Tobat dan Permohonan Ampun :
P : Saudara-saudari, marilah menyesali dan mengakui bahwa kita telah berdosa supaya siap
mendengarkan Sabda Allah, Terang dan dan Pedoman hidup kita. (hening sejenak)
P : Saya mengaku …….
U : Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa……….. (dengan tangan terkatup)
P : Semoga Allah memandang dan memperhatikan kita. Semoga Ia menunjukkan kerelaan hati-Nya
serta memberikan pengampunan dosa dan damai sejahtera kepada kita
U : Amin.
4. Tuhan Kasihanilah (dapat dilagukan)
P : Tuhan, kasihanilah kami.
U : Tuhan, kasihanilah kami.
P : Kristus, kasihanilah kami.
U : Kristus, kasihanilah kami.
P : Tuhan, kasihanilah kami.
U : Tuhan, kasihanilah kami
5. Madah Kemuliaan : (dapat dilagukan) Kemuliaan kepada Allah di surga, dan damai di bumi kepada
orang yang berkenan pada-Nya. Kami memuji Dikau. Kami meluhurkan Dikau. Kami menyembah Dikau.
Kami memuliakan Dikau. Kami bersyukur kepada-Mu, karena Kemuliaan-Mu yang besar. Ya Tuhan Allah,
raja surgawi, Allah Bapa yang Mahakuasa. Ya Tuhan Yesus Kristus, Putra yang tunggal. Ya Tuhan Allah,
Anakdomba Allah, Putra Bapa. Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami. Engkau yang
menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami. Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami. Karena
hanya Engkaulah kudus. Hanya Engkaulah Tuhan. Hanya Engkaulah Mahatinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam Kemuliaan Allah Bapa. Amin.
6. Doa Pembukaan :
P : Marilah kita berdoa: (hening sejenak) Allah, Bapa maha pengasih, pada saat ini Engkau berkenan
mengumpulkan kami sekeluarga untuk mengenangkan cinta kasih Yesus yang tiada batasnya kepada
dunia. Kami mohon, semoga kami Kau perkenankan menimba cinta kasih dari misteri agung ini. Bantulah
kami untuk menjadikanya sebagai pedoman dalam menjalani hidup kami sehari-hari, teristimewa
menghadapi situasi wabah virus corona saat ini. Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu, Tuhan
kami, yang hidup dan berkuasa, bersama dengan Dikau, dalam persekutuan Roh Kudus, Allah, sepanjang
segala masa.
U : A m i n.
LITURGI SABDA
1. Bacaan I : Kel. 12 : 1-8, 11-14.
2. Mazmur Tanggapan : Ulangan Piala syukur ini adalah persekutuan dengan Darah Kristus. Atau
nyanyian Refr. MB. 401 Mazmur : oleh pemazmur(didaraskan/tidak dinyanyikan) 1) Bagaimana akan
kubalas kepada Tuhan, segala kebaikan-Nya kepadaku? Aku akan mengangkat piala keselamatan dan
akan menyerukan nama Tuhan. 2) Sungguh berhargalah di mata Tuhan, kematian semua orang yang
dikasihi-Nya. Aku hamba-Mu, anak sahaya-Mu, Engkau telah melepaskan belengguku! 3) Aku akan
mempersembahkan kurban syukur kepada-Mu, dan akan menyerukan nama Tuhan; Aku akan
membayar nazarku kepada Tuhan di depan seluruh umat-Nya.
3. Injil: Yoh. 13 : 1-15. P : Marilah kita bersama-sama mendengarkan Injil Yesus Kristus Menurut Matius.
U : (sambil membuat 3x tanda salib di dahi, mulut dan dada) Dimuliakanlah Tuhan.
P : (membacakan Injil…..) Aklamasi Sesudah Injil : P : Demikianlah Injil Tuhan.
U : Terpujilah Kristus.
4. Renungan Sebagai akibat dari penyebaran wabah virus Corona yang meluas; semua orang, termasuk
kita, terpaksa di-rumah-kan. Dalam keadaaan seperti ini, ada sebuah pesan positif yang bisa kita petik
berkaitan dengan peristiwa suci yang kita rayakan malam ini. Ketika di-rumah-kan, kita menjadi lebih
akrab sebagai satu keluarga, yang selama ini sulit berkumpul bersama karena kesibukan masing-masing.
Saat ini, kita menjadi saling peduli satu sama lain. Cinta kasih dalam keluarga menjadi lebih nyata. Dalam
kisah Perjanjian Lama yang baru saja kita dengarkan tadi berbicara tentang perayaan Paskah Yahudi.
Dalam perayaan ini setiap keluarga Israel berkumpul bersama di rumah masing-masing untuk
merayakan karya keselamatan Allah bagi mereka. Demikian juga dengan Tuhan Yesus dan para Rasul-
Nya, dalam Kisah Injil tadi. Mereka berkumpul bersama di satu rumah dimana Yesus mengadakan
Sakramen Ekaristi dan Sakramen Imamat yang diwariskan kepada kita. Dalam kedua sakramen ini kita
mengalami kasih Allah yang menyelamatkan kita. Semoga dalam situasi sulit saat ini, kita tetap setia
berada di rumah sesuai dengan aturan pemerintah dan seruan pastoral Bapak Uskup demi keselamatan
kita. Selama di rumah kita dapat berdoa bersama dan saling melayani satu sama lain dalam cinta kasih.
5. Syahadat : didoakan
P : Saudara sekalian, marilah menanggapi Sabda Tuhan dengan mengucapkan Syahadat
. Aku Percaya …….
U : Aku percaya akan Allah ……………
6. Doa Umat :
P : Saudara-saudari terkasih, dengan pengantaraan Yesus yang hadir di sini, marilah kita memanjatkan
doa-doa kepada Allah Bapa di surga :
1. Bagi Bapa Suci, para Uskup dan para Imam: Semoga Allah mencurahkan Roh cinta kasih-Nya kepada
Bapa Suci, para Uskup, dan para Imam, agar mereka dapat menunaikan tugas pelayanan dengan penuh
cinta kasih terutama pada masa sulit sekarang ini. Marilah kita mohon ...........
2. Bagi pemerintah dan anggota gugus tugas Covid 19 Semoga mereka yang diserahi tanggung jawab
dalam usaha penanganan dan pencegahan wabah virus corona tetap memperjuangkan keselamatan
manusia serta melaksanakan tugas pelayanannya dalam cinta kasih tanpa pamrih. Marilah kita
mohon ...........
3. Bagi para penderita korban wabah virus corona: Semoga mereka tabah dalam penderitaan dan
mendapatkan perhatian, bantuan, perawatan dan pengobatan dari sesama yang melayani mereka
dengan penuh cinta kasih tanpa pamrih. Marilah kita mohon ...........
4. Bagi kita yang hadir di sini: Semoga kita tetap setia berada di rumah sesuai dengan aturan pemerintah
dan seruan pastoral Bapak Uskup demi keselamatan kita. Seraya tekun berdoa dan saling melayani satu
sama lain dalam cinta kasih. Marilah kita mohon ...........
5. Bagi ujud-ujud pribadi kita. (Hening sejenak beri kesempatan menyampaikan doa permohonan
pribadi) Marilah kita mohon ........
P : Demikanlah, ya Bapa, doa-doa yang kami sampaikan ke hadirat-Mu. Semoga Engkau berkenan
mengabulkannya, sebab semua ini kami sampaikan kepada-Mu dengan pengantaraan Kristus, Tuhan
kami.
U : A m i n.
7. Doa Pujian :
P : Saudara-saudari terkasih, Allah sangat mengasihi kita. Bagi kita, yang sedang berziarah di dunia ini, Ia
menyediakan Tubuh dan Darah Putra-Nya sebagai makanan dan minuman sejati. Oleh sebab itu, marilah
kita memuji Dia : Terpujilah Engkau di surga.
U : Terpujilah Engkau di surga.
P : Ya Bapa, Tubuh Kristus adalah sungguh makanan, dan Darah-Nya adalah sungguh minuman. Siapa
saja yang menyambut-Nya akan beroleh hidup yang kekal. Maka kami memuji Engkau :
U : Terpujilah Engkau di surga.
P : Karena dengan menyambut Tubuh Kristus, kami dikuatkan; dengan meninum Darah Kristus kami
dimurnikan. Maka kami memuji Engkau :
U : Terpujilah Engkau di surga.
P : Dengan menghidangkan Tubuh dan darah Kristus, Engkau telah menghimpun semua orang beriman
menjadi satu tubuh, yakni Tubuh Kristus. Maka kami memuji Engkau :
U : Terpujilah Engkau di surga.
P : Dalam perjamuan malam terakhir ; Yesus menyerahkan diri-Nya seutuh-utuhnya dalam rupa roti dan
anggur. Dengan itu Ia menunjukkan penyerahan diri yang ikhlas bagi kami. Maka kami memuji Engkau:
U : Terpujilah Engkau di surga.
P : Ya Bapa, kami bersyukur karena Yesus, Imam Agung, telah mempercayakan tugas keimamatan-Nya
kepada para uskup, dan para imam, maka bersama seluruh beriman, dalam kesatuan dengan Bapa Suci
…, Bapa Uskup ……, dan Pastor Paroki**(dapat menyebutkan juga Pastor Rekan jika ada) …, kami
melambungkan madah pujian bagi-Mu sambil bernyanyi :
8. Nyanyian : MB. KUM 745
KOMUNI BATIN
P : Saudara-saudari, pada ibadat ini kita tidak menyambut Komuni Kudus, maka bersama dengan
saudara-saudari yang mungkin berkesempatan menyambut komuni, marilah menghayati kehadiran
Tuhan yang kita rindukan di dalam hati kita. (hening sejenak)
9. Bapa Kami
P : Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran Ilahi, maka beranilah kita berdoa :
U : Bapa kami …… (Kalau ada salam damai)
P : Marilah kita saling memberikan salam damai.
10. Doa Komuni Batin
P : Saudara-saudari terkasih, Yesus bersabda, “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku
dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
(Yoh.14:23) Oleh karena itu, marilah dalam suasana hening kita menyatukan diri dengan Tuhan yang kini
hadir bersama kita. Berbicaralah dengan Dia dari hati ke hati dengan mengatakan : Yesus, datanglah,
dan tinggallah dalam hatiku. Jadikanlah hatiku seperti hati-Mu.
U : Yesus, datanglah, dan tinggallah dalam hatiku. Jadikanlah hatiku seperti hati-Mu.
(Seruan….Yesus, datanglah ….. diulang oleh Pemimpin dan Umat 3x) Lalu …..hening sejenak ........
Sesudah itu Pemimpin mengajak untuk berdoa bersama khusus untuk situasi kita dewasa ini : 11. Doa
Mohon Perlindungan Allah dari Wabah Virus Corona :
P : Allah Bapa pemelihara, kami bersyukur atas rahmat iman yang Kautanamlan dalam diri kami; atas
kasih penyertaan-Mu dalam hidup kami. Lihatlah dengan tatapan kasih-Mu kami semua dan seluruh
warga dunia yang sedang menghadapi wabah virus corona. Lindungilah dan peliharalah kami senantiasa,
dan seluruh warga dunia, agar segera terbebas dari wabah ini. Anugerahkanlah kesembuhan bagi semua
yang terjangkit, berilah istirahat kekal kepada mereka yang berpulang dalam damai-Mu. Dekaplah dalam
kasih-Mu, ya Bapa, para tenaga medis, para dokter, perawat, seluruh petugas kesehatan, para peneliti
bidang kesehatan, para saudara yang merawat pasien agar mereka tabah dan tegar dalam upaya mereka
membantu sesama. Jagalah mereka dan seluruh sanak keluarganya, agar tetapa sehat dan aman
sentausa. Tuntunlah para pemimpin bangsa-bangsa, agar mampu mengambil langkah-langkah yang
bijaksana dan efektif dan berhasil melibatkan seluruh warga masyarakat untuk bersatu padu mengambil
sikap yang tepat. Tuntunlah pula para gembala kami, agar dapat menggembalakan umat-Mu dengan roh
kebijaksanaan, dan menuntun umat-Mu untuk semakin berserah diri kepada penyelenggaraanMu.
Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau, dalam persatuan
Roh Kudus, Allah, kini dan sepanjang masa.
U : Amin.
P : Santa Maria, Bunda Penolong.
U : Doakanlah kami.
P : Santo Yoseph, pelindung Gereja, …. Doakanlah kami : Malaikat Agung Santo Mikael, Gabriel dan
Rafael. : Santo Sebastianus, : Santo Carous Boromeus, …… : Santo Antonius Agung, ….. : Para Kudus
Allah, Pelindung dari wabah dan penyakit,….
12. Amanat Pengutusan :
P : Saudara-saudari terkasih, Ibadat Kamis Putih telah selesai. Mari kita menghayati peristiwa
keselamatan ini dalam kehidupan keluarga kita selanjutnya.
13. Doa Penutup :
P : Ya Bapa di surga, kami bersyukur kepada-Mu karena kami telah Kau perkenankan ikut serta dalam
mengenangkan Perjamuan paskah Yesus Kristus, Guru dan Tuhan kami. Semoga dalam situasi sulit ini,
kami semakin terdorong untuk mengasihi sesama seperti Yesus Putera-Mu mengasihi kami. Agar
sesudah hidup di dunia ini, kami kelak berbahagia dalam perjamuan abadi di surga. Dengan
pengantaraan Kristus, Tuhan kami. U : Amin.
14. Mohon Berkat Tuhan :
P : Saudara-saudari terkasih, sebelum mengakhiri Ibadat ini, marilah kita menundukkan kepala
memohon berkat Tuhan.
P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita kehidup yang
kekal. (sambil membuat tanda salib pada diri sendiri) P Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus.
U : Amin.
P Saudara sekalian, Ibadat Kamis Putih, Mengenang Perjamuan Tuhan, telah selesai.
U : Syukur kepada Allah.
15. Pengutusan :
P : Marilah pergi, kita diutus untuk saling melayani dalam kasih Kristus. U : Amin. 16. Nyanyian : MB.
KUM 405