100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
20K tayangan30 halaman

Section 1 - Listening Comprehension

Bagian pertama dari tes TOEFL adalah Listening Comprehension section yang terdiri dari 50 soal. Terdapat tiga bagian yaitu: 1) 30 soal percakapan pendek, 2) 2 soal percakapan panjang, 3) 3 soal monolog. Pada bagian pertama, strategi utama adalah fokus pada kalimat terakhir percakapan karena sering mengandung jawaban, dan memilih jawaban yang mengandung sinonim dari kata kunci dialog.

Diunggah oleh

Dila 0104
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
20K tayangan30 halaman

Section 1 - Listening Comprehension

Bagian pertama dari tes TOEFL adalah Listening Comprehension section yang terdiri dari 50 soal. Terdapat tiga bagian yaitu: 1) 30 soal percakapan pendek, 2) 2 soal percakapan panjang, 3) 3 soal monolog. Pada bagian pertama, strategi utama adalah fokus pada kalimat terakhir percakapan karena sering mengandung jawaban, dan memilih jawaban yang mengandung sinonim dari kata kunci dialog.

Diunggah oleh

Dila 0104
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SECTION 1: LISTENING

COMPREHENSION

Compiled by Anggri Muhtia


TABLE OF CONTENTS

LISTENING SECTION ……………………………………………………………………….. 1


INTRO TO SHORT CONVERSATION QUESTIONS ……..…………………………….. 2
Skill 1: Focus on the Last Line …..……………………………………………………….. 3
Skill 2: Choose Answers with Synonyms ………………………………………………. 4
Skill 3: Avoid Similar Sounds …………………………………………………………….. 5
PHRASAL VERBS ……………………………………………………………………………. 6
Skill 4: Draw Conclusions about Who, What, Where ……………………………….. 8
Skill 6: Listen for Who and What with Multiple Nouns ……………………………... 9
Skill 7: Listen for Negative Expressions ………………………………………………… 11
Skill 8: Listen for Double Negative Expressions ………………………………………. 12
Skill 9: Listen for ‘Almost Negative’ Expressions ……………………………………... 13
Skill 10: Listen for Negatives with Comparatives …………………………………….. 14
Skill 11: Listen for Expressions of Agreement ………………………………………… 15
Skill 12: Listen for Expressions of Uncertainty and Suggestion ………………….. 16
Skill 13: Listen for Emphatic Expressions of Surprise ………………………......... 17
Skill 14: Listen for Wishes …………………………………………………………………. 18
Skill 15: Listen for Untrue Conditions ………………………………………………….. 19
Skill 16: Listen for Two- and Three-Part Verbs ……………………………………….. 22
Skill 17: Listen for Idioms …………………………………………………………………. 23
INTRO TO LONG CONVERSATION QUESTIONS …………………………………….. 24
Skill 22: Listen for Answer in Order …………………………………………………….. 25
INTRO TO LONG TALK (MONOLOGUE) QUESTIONS ……………………………….. 27
Skill 27: Listen for Answers in Order ……………………………………………………. 28

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


1

LISTENING SECTION

Bagian pertama dari tes TOEFL adalah Listening Comprehension section. Bagian ini terdiri dari
lima puluh (50) soal. Anda akan mendengarkan materi rekaman dan menjawab pertanyaan
tentang materi tersebut. Anda harus mendengarkan dengan seksama karena anda akan
mendengarkan rekaman tersebut hanya sekali, dan materi rekaman tidak tertulis di buku tes.
Ada tiga bagian (part) pada Listening Comprehension Section dari tes TOEFL:
1. Part A terdiri dari tiga puluh (30) percakapan pendek, masing-masing diikuti dengan satu
pertanyaan. Anda harus memilih jawaban terbaik dari empat pilihan jawaban yang tertulis
di buku tes.
2. Part B terdiri dari dua percakapan panjang, masing-masing diikuti oleh sejumlah
pertanyaan. Anda harus memilih jawaban terbaik dari empat pilihan jawaban yang tertulis
di buku tes.
3. Part C terdiri dari tiga talk (pembicaraan/monolog) masing-masing diikuti oleh sejumlah
pertanyaan. Anda harus memilih jawaban terbaik dari empat pilihan jawaban yang tertulis
di buku tes.

STRATEGI UMUM
1. Biasakan dengan petunjuk soal. Petunjuk soal pada setiap tes TOEFL selalu sama, jadi
tidak perlu mendengarkan petunjuk soal dengan seksama setiap kali tes.
2. Dengarkan conversations dan talks. Anda harus konsentrasi terhadap apa yang para
pembicara ucapkan pada program rekaman, karena anda mendengarkannya hanya sekali.
3. Ketahui dimana biasanya soal lebih mudah dan soal lebih sulit dapat
ditemukan. Pada setiap bagian Listening Comprehension section, pertanyaan/soal
umumnya berkembang dari yang mudah ke sulit.
4. Jangan biarkan jawaban kosong pada lembar jawaban anda. Meskipun anda tidak
yakin dengan jawaban anda, anda harus menjawab pertanyaan. Tidak ada penalti.
5. Gunakan sisa waktu untuk melihat pilihan jawaban untuk soal selanjutnya. Ketika
anda selesai dengan satu soal, anda mungkin masih punya waktu untuk melihat terlebih
dahulu pilihan jawaban untuk pertanyaan berikutnya.

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


2

INTRO TO SHORT CONVERSATION QUESTIONS

Tiga puluh (30) soal pada Part A (short conversation questions) dari Listening Comprehension
Section akan memperdengarkan percakapan pendek antara dua orang yang masing-masing
diikuti oleh satu pertanyaan pilihan ganda. Anda akan mendengar percakapan dan pertanyaan
dari rekaman yang tidak tertulis pada buku tes. Anda harus memilih jawaban terbaik untuk tiap
pertanyaan dari empat pilihan jawaban yang tertulis pada buku tes.

PROSEDUR UNTUK PERTANYAAN (SOAL) PERCAKAPAN PENDEK


1. Ketika anda mendengarkan tiap percakapan pendek, fokuslah pada kalimat kedua
dari percakapan. Jawaban untuk pertanyaan umumnya ditemukan pada kalimat
(pembicara) kedua.
2. Ingatlah bahwa jawaban yang benar kemungkinan merupakan pernyataan ulang
dari kata atau ide kunci pada kalimat kedua dari percakapan. Pikirkan pernyataan
ulang yang kemungkinan ada.
3. Ingatlah bahwa structure dan expression (ungkapan) tertentu sering diujikan pada
Listening Part A. Dengarkan structure dan expression berikut:
 structure (passives, negatives, conditions)
 functional expressions (agreement, uncertainty, suggestion, surprise)
 idiomatic expressions (two-part verbs, three-part verbs, idioms)
4. Ingatlah bahwa pertanyaan-pertanyaan yang diujikan memiliki tingkat kesulitan
dari mudah lalu menjadi sulit. Ini artinya pertanyaan nomor 1 – 5 akan menjadi
pertanyaan paling mudah, dan pertanyaan 26 – 30 akan menjadi pertanyaan tersulit.
5. Bacalah pilihan jawaban dan pilihlah jawaban terbaik untuk tiap pertanyaan.
Jawablah tiap pertanyaan meskipun anda tidak yakin apakah jawaban tersebut benar.
Jangan biarkan soal tidak terjawab.
6. Meskipun anda tidak memahami keseluruhan percakapan, anda dapat menemukan
jawaban yang benar.
 Jika anda hanya memahami sedikit kata atau ide pada kalimat (pembicara) kedua,
pilihlah jawaban yang mengandung pernyataan ulang dari kata-kata atau ide
tersebut.
 Jika anda sama sekali tidak memahami apapun dari kalimat (pembicara) kedua,
pilihlah jawaban yang terlihat paling berbeda dari apa yang anda dengar.
 Jangan pernah memilih jawaban hanya karena terdengar seperti apa yang anda
dengar dari percakapan.

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


3

Listening Section
Skill 1: Focus on the Last Line
FOKUS PADA KALIMAT TERAKHIR (PEMBICARA KEDUA)
Pada bagian awal tes listening, yaitu Part A, kita diminta untuk menjawab 30 pertanyaan
berdasarkan dialog-dialog pendek. Dialog pendek berisi percakapan antara dua orang yang
diikuti dengan sebuah pertanyaan. Penting untuk dipahami bahwa jawaban untuk jenis
pertanyaan semacam ini seringkali (namun tidak selalu) ditemukan pada baris (kalimat) terakhir
dari percakapan.

Perhatikan contoh berikut ini.


Pada audio rekaman, anda mendengar:
(man) : Billy really made a big mistake this time.
(woman) : Yes, he forgot to turn his research paper.
(narrator) : What does the woman say about Billy?
Di buku tes, anda membaca:
(A) It was the first time he made a mistake.
(B) He forgot to write his paper.
(C) He turned in the paper in the wrong place.
(D) He didn’t remember to submit his assignment.
Baris terakhir dari dialog ini menunjukkan bahwa Billy forgot to turn in his research paper, dan
kalimat ini bermakna bahwa Billy didn’t remember to submit it, sehingga jawaban terbaik untuk
pertanyaan di atas adalah (D).

Strategi:
1. Kalimat terakhir dalam dialog bisa jadi memuat jawaban untuk pertanyaan.
2. Dengarkan kalimat pertama dari dialog. Jika kamu memahami kalimat pertama tersebut,
itu bagus. Tapi jika kamu tidak bisa memahaminya, jangan khawatir karena kalimat
tersebut mungkin tidak memuat jawaban untuk pertanyaan.
3. Bersiaplah untuk fokus pada kalimat terakhir dari dialog karena kalimat ini mungkin
memuat jawaban yang diminta. Ulangi kalimat terakhir di pikiranmu ketika kamu
membaca pilihan jawaban dalam teks.

------------------------------------------

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


4

Skill 2: Choose Answers with Synonyms


PILIH JAWABAN YANG MENGANDUNG SINONIM
Jawaban yang benar dari dialog pendek seringkali merupakan jawaban yang mengandung sinonim dari
kata-kata kunci dalam dialog. Sinonim adalah persamaan kata dimana suatu kata memiliki arti yang sama
dengan kata lain tapi memiliki ejaan dan bunyi yang berbeda.

Perhatikan contoh berikut ini.

Dari audio rekaman, anda mendengar:


(woman) : Why is Barbara feeling so happy?
(man) : She just started working in a real estate agency.
(narrator) : What does the man say about Barbara?

Pada teks soal, anda membaca:


(A) She always liked her work in real estate.
(B) She began a new job.
(C) She just bought some real estate.
(D) She bought a real estate agency.

Pada dialog di atas, kata kunci started memiliki arti began, dan kata kunci working mengacu pada kata
job, sehingga jawaban terbaik untuk pertanyaan di atas adalah (B) She began a new job.

Strategi:
1. Ketika kamu mendengarkan kalimat terakhir dari dialog, fokuslah pada kata-kata kuncinya.
2. Jika kamu melihat sinonim untuk kata-kata kunci tersebut dalam sebuah pilihan jawaban, maka
kemungkinan besar jawaban itulah yang benar.

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


5

Skill 3: Avoid Similar Sounds


HINDARI BUNYI-BUNYI YANG MIRIP

Seringkali dalam dialog pendek, jawaban yang salah mengandung kata-kata yang bunyinya mirip
dengan apa yang kamu dengar dari rekaman padahal maknanya berbeda. Kamu harus
menghindari atau jangan memilih jawaban semacam itu, dan seperti penjelasan pada skill
2 carilah jawaban yang memuat sinonim dari beberapa kata yang kamu dengar dari dialog
atau restatement pernyataan dari dialog.

Perhatikan contoh berikut ini

Dari audio rekaman, anda mendengar:

(man) : Why couldn’t Mark with us?

(woman) : He was searching for a new apartment.

(narrator) : What does the woman say about Mark?

Dalam buku tes, anda membaca:

(A) He was in the department office.

(B) He was looking for a place to live.

(C) He was working on his research project.

(D) He had an appointment at church.

Kata kunci pada kalimat terakhir dialog adalah searching dan apartment. Pada jawaban (C) dan
(D), kata research dan church bunyinya mirip dengan search, sehingga jawaban-jawaban
tersebut salah karena hanya mirip bunyinya saja. Pada jawaban (A) dan (D),
kata department dan appointment bunyinya mirip dengan kata apartment, sehingga jawaban-
jawaban tersebut salah karena hanya mirip bunyinya saja. Jawaban terbaik untuk pertanyaan di
atas adalah (B) He was looking for a place to live (look for = search; a place to live = apartment).

Strategi:

1. Identifikasi kata-kata kunci pada kalimat terakhir dari dialog.


2. Identifikasi kata-kata pada jawaban yang mengandung bunyi-bunyi yang mirip, dan
jangan pilih jawaban-jawaban tersebut.
6

Additional material

PHRASAL VERBS
Phrasal verb adalah frasa kata kerja yang merupakan gabungan antara main verb dengan satu
atau dua particle (preposition atau adverb),

main verb + particle(s)

dimana makna yang dihasilkan dari penggabungan tersebut seringkali berbeda dengan arti dari
tiap kata penyusunnya.
Phrasal verb sangat sering digunakan dalam percakapan bahasa Inggris sehari-hari dan
dapat muncul dalam bahasa tertulis, sehingga penting untuk mengetahui dan mempelajarinya.
Bagi kita yang bukan penutur asli bahasa Inggris, phrasal verb bisa sangat membingungkan
karena arti per kata berbeda dengan ketika digabungkan, seperti bring about, come up with.
*
bring about terdiri dari kata bring (main verb) dan about (preposition)
Jika dicari arti per kata, maka:
- bring artinya membawa
- about artinya tentang
Namun ketika dua kata tersebut digabungkan akan memunculkan arti-arti baru yang berbeda
dengan arti kata per kata.
Arti dari bring about: menghasilkan, melakukan, menyebabkan (tergantung konteks).
Contoh: He brought about his company's collapse by his reckless spending.
(Dia menyebabkan kejatuhan perusahaannya karena pengeluaran yang sembrono)

Phrasal verbs dalam bahasa Inggris bisa berupa transitive atau intransitive.
Sedangkan transitive phrasal verbs terbagi dua yaitu separable dan inseparable.
Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang hal tersebut.

1. TRANSITIVE PHRASAL VERBS


Transitive phrasal verbs memiliki satu direct object. (direct object adalah objek yang dikenai
perlakukan oleh verb).
Contoh:
- You need to fill out this form to register for the course. (fill out = complete)
- I’m going to cut down on fast food this year. (cut down on = reduce)
- Check out that website – it’s really great! (check out = look at, go to)

Separable & Inseparable Phrasal Verbs


Transitive phrasal verbs bisa separable (dapat dipisah) atau inseparable (tidak dapat
dipisah). Jika sebuah phrasal verb is separable, artinya kita dapat memisahkan dua kata dan
meletakkan objek diantara dua kata tersebut. Namun, jika phrasal verb inseparable, kita tidak
boleh melakukan hal tersebut.
7

Contoh:
- Separable phrasal verb
TURN OFF
Please turn off the TV.
Please turn the TV off.
- Inseparable phrasal verb:
LOOK AFTER
I’ll look after your dog while you’re on vacation.
I’ll look your dog after while you’re on vacation – INCORRECT (salah)

2. INTRANSITIVE PHRASAL VERBS


Intransitive phrasal verb tidak memiliki direct object.
Contoh:
- You can come over to my house after school.
- He’s going back to Russia next month.

CATATAN:
SUSUNAN KATA UNTUK Separable Phrasal Verbs
Ketika direct object merupakan nama tertentu dari sebuah barang atau orang, direct object bisa
diletakkan setelah phrasal verb atau ditengah-tengah.
Contoh:
I threw away the old pizza.
ATAU
I threw the old pizza away.
Namun, ketika direct object berupa pronoun (me, you, him, her, us, them, it), maka direct
object HARUS diletakkan ditengah-tengah:
I threw it away.
I threw away it. (INCORRECT)

Berikut contoh dengan orang (person):


They’ll pick up John from the airport.
= They’ll pick John up from the airport.
= They’ll pick him up from the airport.
They’ll pick up him from the airport. (INCORRECT)

• Namun perlu diketahui bahwa tidak ada “aturan” untuk mengetahui secara pasti tipe dari
sebuah phrasal verb. Cara terbaik untuk mengetahuinya adalah dengan mempelajari tiap phrasal
verb dalam konteks disertai dengan contoh-contoh.
• Ketika mencari arti kata kerja, perhatikan apakah kata kerja tersebut dikuti oleh preposition
atau adverb. Kalau iya, maka ketika mencari artinya harus mengikutsertakan preposition/adverb
tersebut, jangan per kata.
8

Skill 4: Draw Conclusions about Who, What, Where


MENARIK KESIMPULAN MENGENAI SIAPA, APA, DIMANA
Pada listening section sangat umum jika anda diminta menarik kesimpulan dari percakapan pendek untuk
menjawab soal seperti:
1. WHO is probably talking?
(Siapa yang sedang berbicara?)
2. WHAT will s/he probably do next?
(Apa yang akan dia lakukan?)
3. WHERE does the dialogue probably take place?
(Dimana percakapan ini kemungkinan terjadi?)

Perhatikan contoh berikut ini.


Dari audio rekaman, anda mendengar:
(woman) : Can you tell me what assignments I missed when I was absent from your class?
(man) : You missed one homework assignment and a quiz.
(narrator) : Who is the man?

Dalam buku tes, anda melihat:


(A) A newspaper editor
(B) A police officer
(C) A teacher
(D) A student

Kata-kata seperti class, homework, dan quiz dalam dialog di atas menunjukkan bahwa the man
kemungkian adalah a teacher, sehingga jawaban (C) adalah jawaban yang benar.

Strategi:
Strategi umum untuk menjawab soal tipe ini adalah dengan memperhatikan kata-kata kunci terutama pada
pembicara kedua, kemudian tarik kesimpulan sesuai dengan pertanyaan misalnya: siapa yang sedang
berbicara, apa yang akan dia lakukan, atau dimana percakapan ini kemungkinan terjadi.

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


9

Skill 6: Listen for Who and What with Multiple Nouns


MENDENGARKAN SIAPA (WHO) & APA (WHAT) DENGAN KATA BENDA JAMAK
Ketika ada lebih dari satu kata benda (noun) dalam kalimat dialog pendek, biasanya akan
menimbulkan kebingunan dan pertanyaan: kata benda mana yang melakukan apa? terutama
dalam kalimat yang menggunakan causative verbs.

Perhatikan contoh berikut


Dari audio rekaman, anda mendengar:
(man) : Why is Bill not at work this week?
(woman) : His doctor made him take a week off.
(narrator) : What does the woman mean?
Pada buku tes, anda membaca:
(A) The doctor decided to take some time off from work.
(B) The doctor told Bill he wasn’t too weak to work.
(C) Bill was mad when the doctor took some time off.
(D) Bill took a vacation on his doctor’s orders.

Dalam kalimat kedua His doctor made him take a week off, subjek kalimat yaitu The
doctor meminta (memaksa) Bill untuk libur satu minggu, jadi bukan dokter yang libur selama
satu minggu. Hal ini bisa membingungkan karena subjek biasanya adalah yang melakukan
tindakan tapi dalam kalimat yang memakai kata kerja causative, subjek bukanlah pelaku
langsung melainkan hanya menyebabkan seseorang/pihak lain untuk melakukan sesuatu.
Jawaban yang benar adalah (D) Bill took a vacation on his doctor’s order (Bill libur atas perintah
dokter).

CAUSATIVE VERBS
Dalam bahasa inggris ada beberapa kata kerja causative, yaitu: make, have, get, let, dan help.
Kalimat yang menggunakan causative verb mengandung makna bahwa subjek
kalimat menyebabkan orang lain / pihak lain melakukan sesuatu.

ACTIVE
- Make (ketika “make” dipakai sebagai causative verb maka kata kerja ini bisa diartikan
memaksa/meminta/mewajibkan).
Contoh: - The woman made her son drink the milk.
(Wanita tersebut memaksa anaknya minum susu)
Pola : Subjek + MAKE + agent (orang/benda) + verb (base form) + ......

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


10

- Have (ketika “have” dipakai sebagai causative verb maka kata kerja ini bisa diartikan
meminta/memberikan tanggungjawab).
Contoh: - The lecturer has his students do some assignments.
(Dosen tersebut meminta mahasiswanya mengerjakan beberapa tugas)
Pola : Subjek + HAVE + agent (orang/benda) + verb (base form) + .......

- Let (ketika “let” dipakai sebagai causative verb maka kata kerja ini bisa diartikan
membiarkan/mengijinkan).
Contoh: - They let their kids watch TV on weekends.
(Mereka mengijinkan anak-anak mereka nonton TV pada akhir pekan)
Pola : Subjek + LET + orang/benda + verb (base form) + ......

- Get (ketika “get” dipakai sebagai causative verb maka kata kerja ini bisa diartikan
meminta/membujuk).
Contoh: - Bob got his brother to play with him.
(Bob membujuk saudaranya untuk bermain dengannya)
Pola : Subjek + GET + orang/benda + to infinitive + ......

- Help (ketika “help” dipakai sebagai causative verb maka kata kerja ini bisa diartikan
membantu).
Contoh: He helped me carry the boxes.
ATAU
He helped me to carry the boxes.
Pola : Subjek + HELP + orang/benda + verb (base form) + ......
Subjek + HELP + orang/benda + to infinitive

PASSIVE
- Have
Contoh: Ronny had his car washed yesterday.
(Ronny meminta mobilnya dicuci kemaren (dicuci oleh orang lain)
Pola : Subjek + HAVE + benda + past participle of verb (V3) + ......

- Get
Contoh: Bobby got his house painted last week.
(Bobby mencat rumahnya minggu lalu (yang dilakukan oleh orang lain))
Pola : Subjek + GET + benda + past participle of verb (V3) + ......

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


11

Skill 7: Listen for Negative Expressions


MENDENGARKAN EKSPRESI NEGATIF
Ekspresi negatif sangat umum ada dalam dialog pendek, dan respon umum yang tepat untuk
sebuah pernyataan negatif adalah pernyataan positif yang berisi sebuah kata yang memiliki arti
berlawanan.

Perhatikan contoh berikut.


Dari rekaman, anda mendengar:
(man) : How did they get to their grandmother’s house in Maine in only five hours?
(woman) : They didn’t drive slowly on the trip to Maine.
(narrator) : What does the woman say about the concert?
Pada buku tes, anda membaca:
(A) They drove rather quickly.
(B) They couldn’t have driven more slowly.
(C) They wanted to travel slowly to Maine.
(D) They didn’t drive to Maine.

Jawaban yang tepat untuk pertanyaan ini adalah (A). Perhatikan jawaban (A), jawaban yang
benar ini menggunakan kata quickly, yang merupakan lawan dari kata slowly; namun, kalimat
pembicara kedua tesebut menggabungkan ekspresi negatif didn't dengan kata slowly sehingga
maknanya sama dengan quickly. Sebaliknya, pilihan jawaban yang menggunakan
kata slowly bukanlah jawaban yang benar karena konteks kalimat tidak sama dengan dialog.

Tabel berikut menjabarkan negative expression yang harus diperhatikan.


JENIS-JENIS EKSPRESI NEGATIF
Ekspresi Contoh Arti
Ekspresi negatif yang
Tom is not sad about the results. Not sad = happy
umum: not atau n’t
Ekspresi negatif lainnya: - Nobody arrived on time. Nobody ... on time = late
nobody, none, nothing, never - Sal never works hard. Never works hard = lazy

Awalan negatif: un-, in-, dis- The patient was insane. Insane = not sane = crazy

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


12

Skill 8: Listen for Double Negative Expressions


MENDENGARKAN EKSPRESI NEGATIF GANDA
Dalam suatu kalimat mungkin saja muncul dua ide negatif dan hal tersebut bisa sangat
membingungkan.

Perhatikan contoh berikut.

Pada rekaman, anda mendengar:


(man) : I can’t believe the news that I heard about the concert.
(woman) : Well, it isn’t impossible for the concert to take place.
(narrator) : What does the woman say about the concert?

Pada buku tes, anda membaca:


(A) There’s no possibility that the concert will take place.
(B) The concert will definitely not take place.
(C) The concert might take place.
(D) The concert can’t take place.

Jawaban yang benar adalah (C). Jika it isn’t impossible for the concert to take place, maka the
concert might take place. Kata bantu modal might menunjukkan possibility.
* isn’t impossible = bukannya tidak mungkin
* might = mungkin
* take place = terjadi

Tabel berikut mengulas situasi dimana double negatives bisa terjadi:

DOUBLE NEGATIVES
Situasi Contoh Arti
Kata negatif (seperti, not, no,
Do not like unclean office =
none) dan awalan negatif He didn’t like the unclean office.
liked clean office
(seperti, in-, un-, dis-)
two negative verbs It isn’t snowing, so they aren’t implies that they would go if it
(dua kata kerja negatif) going to the mountains. were snowing
Sue didn’t like the movie,
neither or not ... either both did not like the movie
and neither did Mark.

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


13

Skill 9: Listen for ‘Almost Negative’ Expressions


MENDENGARKAN EKSPRESI "HAMPIR NEGATIF"
Beberapa ekspresi tertentu dalam bahasa Inggris memiliki makna “almost negative” (hampir
negatif), yang biasa muncul dalam dialog pendek.

Perhatikan contoh berikut.


Pada rekaman, anda mendengar:
(woman) : Were you able to pay the electric bill?
(man) : I had barely enough money.
(narrator) : What does the man imply?

Pada buku tes, anda membaca:


(A) He had plenty of money for the bill.
(B) He did not have enough money for the bill.
(C) He paid the bill but has no money left.
(D) He was unable to pay the bill.

Pada kalimat yang diucapkan oleh pria dalam dialog, kata enough (cukup) menunjukkan bahwa
ada cukup uang sehingga dia bisa membayar tagihan, namun it was barely enough
(uangnya nyaris tidak cukup) sehingga he has no money left (dia tidak lagi punya uang tersisa).

Tabel berikut menjabarkan ekspresi-ekspresi umum “almost negative” (nyaris/hampir negatif)


COMMON ALMOST NEGATIVE EXPRESSIONS
Arti Ekspresi Contoh
hardly (hampir tidak),
almost none barely (hampir tidak),
There is hardly any food in the refrigerator.
(hampir tidak ada) scarcely (hampir tidak),
only (hanya)
almost never
rarely (jarang),
(hampir tidak He rarely drives to work.
seldom (jarang)
pernah)

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


14

Skill 10: Listen for Negatives with Comparatives


MENDENGARKAN EKSPRESI NEGATIF DENGAN COMPERATIVE
Ekspresi negatif bisa digunakan berbarengan dengan comparative. Sebuah kalimat dengan
perpaduan sebuah ekspresi negatif dan comperative memiliki arti superlative atau sangat kuat.

Perhatikan contoh berikut


Pada rekaman, anda mendengar:
(woman) : What do you think of the new student in math class?
(man) : No one is more intelligent than she is.
(narrator) : What does the man say about the new student?

Pada buku tes, anda membaca:


(A) She is not very smart.
(B) He is smarter than she is.
(C) Other students are smarter than she is.
(D) She is the smartest student in the class.

Pria merespon pertanyaan wanita dengan ekspresi negative No dan comparative more intelligent,
dan kombinasi tersebut memiliki makna superlative, the smartest. Sehingga jawaban terbaik
untuk pertanyaan di atas adalah D.

Tabel berikut menguraikan perbandingan (comparison) yang harus anda perhatikan ketika
digunakan dengan negative:
COMPARATIVES WITH NEGATIVES
Comparative Contoh Arti

more No one is more beautiful than she is. She is the most beautiful.

-er He couldn’t be happier. He is very happy.

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


15

Skill 11: Listen for Expressions of Agreement


MENDENGARKAN EKSPRESI PERSETUJUAN
Expressions of agreement sering ada dalam dialog pendek, jadi anda harus terbiasa dengan hal
tersebut.

Perhatikan contoh berikut.


Pada rekaman, anda mendengar:
(man) : I think that the hypothesis is indefensible.
(woman) : So do I.
(narrator) : What does the woman mean?
Pada buku tes, anda membaca:
(A) She is unsure about the hypothesis.
(B) The hippopotamus is behind the fence.
(C) She thinks that the hypothesis can be defended.
(D) She agrees with the man.

Ekspresi So do I adalah sebuah ekspresi yang menunjukkan agreement (persetujuan) terhadap


pernyataan positif, jadi wanita dalam dialog di atas setuju dengan si pria, yaitu jawaban D.
Selain ekspresi positif, ada juga ekspresi negatif yang menyatakan agreement.

Berikut adalah daftar ekspresi umum yang menunjukkan agreement.


EXPRESSIONS OF AGREEMENT
Agreement with Positive Statements Agreement with Negative Statements
So do I. Neither do I.
Me, too. I don’t either.
I’ll say!
Isn’t it!
You can say that again!
(Semua ekspresi di atas menyatakan “setuju”)

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


16

Skill 12: Listen for Expressions of Uncertainty and Suggestion


MENDENGARKAN EKSPRESI UNCERTAINTY DAN SUGGESTION
Uncertainty
Ekspresin uncertainty (ketidakyakinan/ketidakpastian) dan suggestion (saran) umumnya ada
dalam dialog-dialog pendek, jadi anda harus terbiasa dengan ekspresi-ekspresi tersebut.
Perhatikan contoh berikut.
Pada rekaman, anda mendengar:
(man) : Do you know anything about the final exam in physics?
(woman) : It’s going to be rather difficult, isn’t it?
(narrator) : What does the woman mean?
Pada buku tes, anda membaca:
(A) The exam is not going to be too difficult.
(B) She’s positive that it’s going to be hard.
(C) She thinks that it might be hard.
(D) She has no idea about the exam.
Tag question isn’t it mengubah pernyataan yakin/pasti menjadi pernyataan yang menunjukkan
uncertainty (ketidakyakinan/ketidakpastian), jadi jawaban terbaik adalah (C) She thinks that
it might be hard, karena kata thinks dan might mengungkapkan ketidakyakinan.

Suggestion
Ekspresi lain yang biasanya ada dalam dialog pendek adalah ekspresi suggestion (saran).
Perhatikan contoh berikut.
Pada rekaman, anda mendengar:
(man) : I’ll never have time to type my paper tomorrow.
(woman) : Why not do it now?.
(narrator) : What does the woman suggest?
Pada buku tes, anda membaca:
(A) Finishing the paper today
(B) Not working on the paper now
(C) Never typing the paper
(D) Taking time out from the paper now
Ekspresi Why not adalah ekspresi saran, jadi si wanita menyarankan doing it now, jadi jawaban
terbaik adalah jawaban (A) Finishing the paper today.
EXPRESSIONS OF UNCERTAINTY AND SUGGESTION
Uncertainty Suggestion
... isn’t it (tag)? Why no...?
As far as I know. Let’s...
As far as I can tell.
I think ...
I believe ...

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


17

Skill 13: Listen for Emphatic Expressions of Surprise


MENDENGARKAN EKSPRESI TERKEJUT yang diberi penekanan
Ekspresi surprise (terkejut) yang diberi penekanan umumnya ada dalam dialog pendek, jadi anda
harus terbiasa dengan ekspresi tersebut.

Perhatikan contoh berikut.


Pada rekaman, anda mendengar:
(man) : Did you see Paul driving around in his Mustang?
(woman) : Then he DID get a new car.
(narrator) : What had the man thought?
Pada buku tes, anda membaca:
(A) Paul would definitely get a Mustang.
(B) Paul did not know how to drive.
(C) Paul did not like Mustangs.
(D) Paul would not get a new car.

Dalam dialog ini bentuk penekanan he did get digunakan untuk menunjukkan rasa terkejut si pria
bahwa Paul mendapatkan sebuah mobil baru. Maksudnya, si pria sebelumnya mengira bahwa
Paul would not get a new car (tidak akan mendapatkan sebuah mobil baru), jadi jawaban untuk
pertanyaan What had the man thought? (Apa yang pria tersebut pikirkan sebelumnya?) adalah
(D) Paul would not get a new car.

EXPRESSIONS OF EMPHATIC SURPRISE


Kata kerja Bentuk penekanan Contoh Arti
- be - be, dengan penekanan - Then he is here! I thought he was not here.
- model - modal, dengan tekanan - Then you can go! I thought you could not go.
- present tense - do(es), dengan tekanan - Then you do play tennis! I thought you did not play
tennis.
- past tense - did, dengan penekanan - Then she did read it. I thought she had not read it.
- perfect tense - have, dengan penekanan - Then he has gone there. I thought he had not gone
there.

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


18

Skill 14: Listen for Wishes


MENDENGARKAN WISHES (PENGANDAIAN/PENGHARAPAN)
Percakapan tentang wishes (pengandaian/pengharapan) kadang muncul dalam dialog pendek. Hal
penting yang perlu diingat tentang wishes adalah bahwa pengandaian/pengharapan tersebut
menyiratkan bahwa lawan dari pengandain itulah yang benar.
Perhatikan contoh berikut.
Pada rekaman, anda mendengar:
(man) : It’s too bad that you have to stay here and work during the school break.
(woman) : I really wish I could go with you and the others to Palm Springs.
(narrator) : What had the man mean?
Pada buku tes, anda membaca:
(A) Maybe he will go with the others on the trip.
(B) He is unable to go on the trip.
(C) He’s happy to be going on the trip.
(D) He’s going on the trip, but not with the others.
Dalam dialog ini si pria berandai-andai bahwa he really wish he could go with the others on the
trip (Dia berharap bahwa dia dapat pergi dengan yang lain), jadi makna tersirat dari ungkapan
tersebut adalah bahwa he is unable to go. Jawaban yang benar adalah (B).

KEY INFORMATION ABOUT WISHES


Maksud Contoh Arti
 An affirmative wish implies I wish I had time to help. = no time to help
a negative reality.
 A negative wish implies an I wish I did not have time to help. = time to help
affirmative reality.
 A past tense verb implies a I wish he were at home.* = is not at home
present reality.
 A past perfect tense verb I wish he had been at home. = was not at home
implies a past reality.
*Ingat bahwa kata bantu BE yang digunakan dalam kalimat pengandaian (wishes)
adalah were bukan was untuk subjek apapun, baik tunggal maupun jamak.
Contoh: I wish I were going.

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


19

Skill 15: Listen for Untrue Conditions


MENDENGARKAN PENGANDAIAN YANG TIDAK BENAR (KEJADIANNYA
SEBENARNYA TIDAK TERJADI)
Percakapan yang mengandung pengandaian bisa muncul dalam dialog pendek. Hal yang penting
yang harus diingat mengenai pengandaian adalah suatu pengandaian menyiratkan bahwa apa
yang sebenarnya terjadi merupakan kebalikan dari pengandaian tersebut. Tipe
pengandaian yang dipakai di sini adalah tipe ke-3 yaitu untrue condition (past conditional).

Perhatikan contoh berikut.


Pada rekaman, anda mendengar:
(man) : Do you think that you’ll be able to go to the party?
(woman) : If I had time, I would go.
(narrator) : What does the woman say about the party?
Pada buku tes, anda membaca:
(A) Maybe she’ll go.
(B) She has time, so she’ll go.
(C) She is going even if she doesn’t have time.
(D) It’s impossible to go.
Dalam pertanyaan di atas, pengandaian If I had time menyiratkan bahwa kebalikan dari
pengadaian tersebutlah yang benar: The woman does not have time for the party, so its
impossible to go. Jadi, jawaban terbaik adalah (D).

KEY INFORMATION ABOUT UNTRUE CONDITIONS


Maksud Contoh Arti
An affirmative condition If she were at home, she could = not at home
implies a negative reality. do it.*
A negative condition implies If she weren’t at home, she = at home
an affirmative reality. could do it.
A past tense implies a present If I had money. I would buy it. = do not have money
reality. If I had had money, I would
A past perfect verb implies a have bought it. = did not have money
past reality.
Had can be used without if Had I had money, I would have = did not have money
bought it.**

* Ingat bahwa kata bantu BE yang digunakan dalam kalimat pengandaian


(wishes) adalah were bukan was.
Contoh: “If I were there, I would help.”

**Ini memiliki arti yang sama sebagai “If I had had money...” Perhatikan bahwa subjek dan
“had” posisinya dibalik.

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


20

Conditional Sentence (kalimat pengandaian) digunakan untuk menyatakan sesuatu yang


mungkin terjadi atau mungkin tidak terjadi seperti yang diharapkan. Kalimat pengandaian terdiri
dari dua bagian, yaitu: main clause (induk kalimat) dan if-clause (anak kalimat dengan kata
hubung if). Dalam if clause terkandung syarat-syarat yang harus dipenuhi agar keadaan yang
yang diinginkan dlam main clause dapat terwujud. Oleh karena itu, conditional sentences disebut
juga kalimat bersyarat.

Conditional Sentences terdiri dari dua jenis yaitu


 real conditional (nyata)
 unreal /untrue/ contrary to fact (tidak nyata/ tidak sebenarnya terjadi)

Conditional sentences pada umumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:


 digunakannya kata if dalam anak kalimat (subordinate clause). Karena clause ini diawali
oleh if maka disebut if clause.
 digunakannya modal auxiliary, seperti will, can, may, must, would, could, might,
etc. pada induk kalimat (main clause).

Ada beberapa tipe Conditional Sentence, yaitu:


 Type I: Future Conditional
 Type II: Present Conditional
 Type III: Past Conditional

Type I: Future Conditional


Kalimat ini menyatakan kejadian yang diharapkan akan terjadi di masa yang akan datang dan
memiliki kemungkinan untuk terjadi.
Pola kalimat:
If + S + Verb (present), S + future tense
ATAU
S + Future Tense if + S + Future Tense
Contoh:
- If she comes, I will give her the message.
- He will not go to the picnic, if it rains.

Type II: Present Conditional


Kalimat ini menyatakan peristiwa yang diharapkan terjadi sekarang tetapi tidak terjadi.
Pola kalimat:
If + S + Verb 2 / were , S + would + Verb1
ATAU
S + would + Verb1 if + S + Verb 2 / were
Contoh:
- If she visited me, I would give her money.
- I would go fishing, if I had enough time.
Catatan: pada tipe ini, BE untuk semua subyek dalam IF clause adalah WERE.

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


21

Type III: Past Conditional


Kalimat ini menyatakan peristiwa yang diharapkan terjadi di waktu lampau, tetapi tidak
terjadi (impossible condition).
Pola kalimat:
If + S + had + V3 , S + would + have + V3
ATAU
S + past perfect future if + S + Past perfect
Contoh:
- If he had studied hard, he would have passed the final exam.
- You would have met me if you had come to my house.
- If I had known her number, I would have called her.

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


22

Skill 16: Listen for Two- and Three-Part Verbs


MENDENGARKAN KATA KERJA YANG TERDIRI LEBIH DARI SATU KATA
*Pelajari pembahasannya di materi PHRASAL VERBS

Kata kerja yang terdiri dari dua dan tiga kata (phrasal verb) bisa muncul dalam pertanyaaan pada
dialog pendek. Kata kerja ini merupakan ekspresi yang berisi satu kata kerja dan satu atau
lebih particle (seperti in, on, atau with); particle tersebut mengubah arti dari kata kerja.

Perhatikan contoh berikut.


Pada rekaman, anda mendengar:
(man) : What time does the meeting start?
(woman) : Didn’t you hear that it was called off by the director?
(narrator) : What does the woman say about the meeting?
Pada buku tes, anda membaca:
(A) The director called a meeting.
(B) The director phoned her about the meeting.
(C) The director called the meeting to order.
(D) The director canceled the meeting.
Dalam pertanyaan ini, kata kerja yang terdiri dari dua kata called off memiliki arti berbeda dari
kata kerja call yang artinya phone. Sedangkan call off berarti cancel, jadi jawaban terbaik adalah
(D).

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


23

Skill 17: Listen for Idioms


MENDENGARKAN IDIOM
Idiom adalah ekspresi khusus dalam suatu bahasa yang diketahui oleh semua penutur bahasa
tersebut; ekspresi khusus ini menjabarkan suatu situasi dalam hidup tapi dipakai untuk banyak
area kehidupan yang berbeda. Pertanyaan-pertanyaan idiom bisa membingungkan karena mereka
seperti menggambarkan situasi tertentu ketika sebenarnya mereka menggambarkan situasi yang
lain. Misalnya ketika seseorang berkomentar tentang suatu pekerjaan dengan berkata "it's just a
piece of cake", secara harfiah artinya adalah "ini hanya sepotong kue", padahal piece
of cake disini adalah idiom yang artinya mudah untuk diselesaikan.

Perhatikan contoh berikut.


Pada rekaman, anda mendengar:
(man) : Tom is a full-time student and is holding down a full-time job.
(woman) : He’s really burning the candle at both ends.
(narrator) : What does the woman say about Tom?
Pada buku tes, anda membaca:
(A) He’s lighting a candle.
(B) He’s holding the candle at the top and the bottom.
(C) He’s doing too much.
(D) He’s working as a firefighter.
Dalam pertanyaan ini, idiom burning the candle at both ends tidak ada hubungannya
dengan candle (lilin) dan tidak ada kaitannya dengan burning (pembakaran) atau fires (api), jadi
jawaban A, B, dan D tidak benar. Sebailknya, idiom ini adalah ekspresi yang digunakan dalam
situasi ketika seseorang mencoba melakukan lebih banyak hal daripada yang sebenarnya dia
mampu lakukan. Lilin biasanya hanya terbakar pada satu sisi, jadi lilin yang terbakar di kedua
sisi adalah doing too much (melakukan terlalu banyak). Jawaban yang terbaik adalah (C).

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


24

INTRO TO LONG CONVERSATION QUESTIONS

Pada bagian B dari Listening Comprehension Section akan ada dua percakapan panjang, masing-
masing diikuti oleh sejumlah pertanyaan pilihan ganda. Anda akan mendengar percakapan dan
pertanyaan dari rekaman yang tidak tertulis dalam buku tes. Anda harus memilih jawaban terbaik
untuk tiap pertanyaan dari empat pilihan jawaban yang tertulis pada buku tes.

PROSEDUR UNTUK PERTANYAAN (SOAL) PERCAKAPAN PANJANG


1. Jika anda punya waktu, lihatlah dahulu pilihan jawaban untuk tiap pertanyaan.
Pada saat anda melihat pilihan jawaban, coba lakukan beberapa hal berikut:
o Antisipasi topik percakapan yang akan anda dengar.
o Antisipasi pertanyaan untuk tiap kelompok jawaban.
2. Dengarkan dengan seksama kalimat pertama dari percakapan. Kalimat pertama dari
percakapan seringkali berisi main idea, subject, atau topic of the conversation, dan anda
akan sering diminta menjawab pertanyaan semacan itu.
3. Ketika anda mendengarkan percakapan, tarik kesimpulan tentang situasi
percakapan: who is talking, where the conversation takes place, when it takes
place. Anda akan sering diminta untuk membuat kesimpulan seperti itu mengenai
percakapan.
4. Ketika anda mendengarkan percakapan, lihatlah jawaban-jawaban di buku tes dan
cobalah menentukan jawaban yang benar. Pertanyaan-pertanyaan detail umumnya
dijawab secara berurutan dalam percakapan, dan jawaban seringkali terdengar sama
seperti apa yang diucapkan dalam rekaman.
5. Anda sebaiknya menebak meskipun anda tak yakin. Jangan biarkan jawaban kosong.
6. Gunakan waktu yang tersisa untuk melihat dulu jawaban-jawaban untuk
pertanyaan-pertanyaan berikutnya.

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


25

Skill 22: Listen for Answers in Order


Mendengarkan pilihan jawaban secara berurutan
Ada dua metode yang mungkin dipakai ketika anda mendengarkan percakapan panjang:
 Anda hanya mendengarkan percakapannya saja (dan mengabaikan jawaban)
 Anda mendengarkan sambil melihat pilihan-pilihan jawaban.
Beberapa orang memilih hanya mendengarkan saja ketika percakapan diperdengarkan, dan jika
metode tersebut berhasil untukmu, maka gunakanlah. Sebagian orang berpendapat bahwa mereka
dapat menjawab lebih banyak pertanyaan dengan benar jika mereka membaca pilihanjawaban
sambil mendengarkan percakapan. Karena pertanyaan-pertanyaan detail dijawab secara
berurutan, mungkin saja membaca sambil mendengarkan percakapan dari rekaman.
Perhatikan contoh berikut.
Pada rekaman, anda mendengar:
(man) : Can I help you?
(woman) : I’m interested in opening an account.
(man) : Well, we have several different types of accounts: checking accounts, saving
accounts, money market accounts, time deposit accounts.
(woman) : It’s a checking account that I am interested in.
(man) : I can help you with that. First, you have to fill out a form, and then I need to see
some identification. That’s about all there is to it.
(woman) : That sounds easy enough. Thanks for your help.
(narrator) : What does the woman say about Tom?

Pada rekaman, anda mendengar:


(narrator) 1. What type of account does the woman want?
2. What does the man need for her to show him?
Pada buku tes, anda membaca (pada saat bersamaan):
1. (A) A checking account
(B) A savings account
(C) A money market account
(D) A time deposit account
2. (A) A form
(B) An account
(C) A piece of identification
(D) A check

Pada saat anda membaca pilihan jawaban untuk pertanyaan pertama, kamu mungkin menerka
bahwa pertanyaan pertama adalah: What type of account? Kemudian, ketika kamu
mendengarkan, kamu menentukan bahwa wanita tersebut meninginkan a checking account.
Sehingga, jawaban terbaik untuk pertanyaan pertama adalah (A).
Ketika anda membaca pilihan jawaban untuk pertanyaan kedua, anda mungkin bisa menerka
bahwa pertanyaan kedua akan menanyakan What thing...? Dalam percakapan, pria tersebut

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


26

meminta wanita tersebut untuk mengisi form (formulir) dan memperlihatkan


beberapa identification (tanda pengenal), jadi pada saat kamu sedang mendengarkan kamu dapat
mengantisipasi jawaban yang benar untuk pertanyaan kedua adalah (A) atau (C). Ketika kamu
mendengarkan pertanyaan, kamu dapat menentukan bahwa jawaban terbaik adalah (C).

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


27

INTRO TO LONG TALK (MONOLOGUE) QUESTIONS

Pada bagian C (Part C) ada tiga buah talk (pembicaraan/monolog), yang masing-masing diikuti
oleh sejumlah pertanyaan pilihan ganda. Anda akan mendengar talk atau monolog dan
pertanyaan dari rekaman yang tidak tertulis dalam buku tes. Anda harus memilih jawaban terbaik
untuk tiap pertanyaan dari empat pilihan jawaban yang tertulis pada buku tes.

PROSEDUR UNTUK PERTANYAAN (SOAL) MONOLOG PANJANG


1. Jika anda punya waktu, lihat terlebih dulu pilihan jawaban-jawaban untuk
pertanyaan. Pada saat anda melihat pilihan jawaban, coba lakukan beberapa hal berikut:
o Antisipasi topik percakapan yang akan anda dengar.
o Antisipasi pertanyaan-pertanyaan untuk tiap kelompok jawaban.
2. Dengarkan dengan seksama kalimat pertama dari monolog. Kalimat pertama dari
monolog seringkali berisi main idea, subject, or topic of the conversation, dan anda akan
sering diminta menjawab pertanyaan semacan itu.
3. Ketika anda mendengarkan monolog, tarik kesimpulan tentang situasi
percakapan: who is talking, where the conversation takes place, or when it takes
place. Anda akan sering diminta untuk membuat kesimpulan seperti itu mengenai
percakapan.
4. Sembari anda mendengarkan monolog, lihatlah jawaban-jawaban di buku tes dan
cobalah menentukan jawaban yang benar. Pertanyaan-pertanyaan detail umumnya
dijawab secara berurutan dalam monolog, dan jawaban seringkali terdengar sama seperti
apa yang diucapkan dari rekaman.
5. Anda sebaiknya menebak meskipun anda tak yakin. Jangan biarkan jawaban kosong.
6. Gunakan waktu yang tersisa untuk melihat dulu jawaban-jawaban untuk
pertanyaan-pertanyaan berikutnya.

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia


28

Skill 27: Listen for Answers in Order


Mendengarkan pilihan jawaban secara berurutan
Perhatikan contoh berikut.
Pada rekaman, anda mendengar:
(woman) The Great Chicago Fire began on October 8, 1871, and according to
legend began when a cow knocked over a lantern in Mrs. O’Leary’s barn.
No matter how it began, it was a disastrous fire. The preceding summer
had been exceedingly dry in the Chicago area, and the extreme dryness
accompanied by Chicago’s infamous winds created an inferno that
destroyed 18,000 buildings and killed more than 300 people before it was
extinguished the following day.
Pada rekaman, anda mendengar:
(narrator) 1. According to legend, where did the Great Chicago Fire begin?
2. Which of the following is not true about the Great Chicago Fire?
Pada buku tes, anda membaca (pada saat bersamaan):
1. (A) In a barn
(B) In Mrs. O’Leary’s home
(C) In a cow pasture
(D) In a lantern factory
2. (A) The dry weather prior to the fire made it worse.
(B) It happened during the summer.
(C) Chicago’s winds made it worse.
(D) It killed many people.
Pada saat kamu membaca pilihan jawaban untuk pertanyaan pertama, kamu dapat mengantisipasi
bahwa pertanyaan pertama adalah: Where did something happen? Kemudian, ketika kamu
mendengarkan, kamu menentukan bahwa the fire began in Mrs. O’Leary’s barn. Sehingga, kamu
mengantisipasi bahwa jawaban terbaik untuk pertanyaan pertama adalah (A).
Ketika kamu membaca jawaban-jawaban untuk pertanyaan kedua, kamu dapat menentukan
bahwa jawaban (A), (C), dan (D) adalah benar. Jawaban (B) tidak benar: the fire did not begin in
the summer, it began in October, which is in utumn. Sehingga jawaban (B) adalah jawaban
terbaik untuk pertanyaan Which of the following is not true about the Great Chicago Fire?

e-learning FMIPA ULM: TOEFL Prep. Course A. Muhtia

Anda mungkin juga menyukai