JOBSHEET
Pola Bolero
Oleh : Fernanda Hutami Era Herlina
MATA PELAJARAN BUSANA CUSTOMMADE
KELAS XI
SMK MATARAM SEMARANG
Standar Kompetensi : Pembuatan Busana Custom Made
Materi Pokok : Bolero
Kompetensi Dasar : 3.2 Menerapkan pembuatan bolero
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah menggali informasi dan berdiskusi, peserta didik dapat membuat pola bolero
sesuai desain dengan mandiri secara kritis, kreatif dan kolaboratif dengan kerja sama
dan tanggung jawab, cinta tanah air, rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari.
B. Pengantar Teori
Tahapan dalam membuat pola bolero adalah sebagai berikut:
1. Mempersiapkan desain bolero yang akan dibuat.
Desain bolero yang dibuat disesuaikan dengan ciri-ciri dari bolero, dan dibuat
dengan berbagai variasi kerah atau lengan. Untuk lengan dapat menggunakan
lengan panjang atau pendek. Boleh menggunakan desain digital atau manual, dibuat
serapih mungkin beserta analisisnya.
2. Melakukan pengambilan ukuran.
Dalam melakukan pengambilan ukuran diperlukan alat dan bahan diantaranya yaitu
pita ukur, veterban, data ukuran yang akan di ambil dan pensil atau pulpen untuk
mencatat. Kemudian memerlukan langkah-langkah yang harus diikuti sebagai
berikut:
Persiapkan alat dan tempat yang nyaman untuk mengambil ukuran.
Analisa tipe tubuh yang akan diukur.
Tentukan titik – titik badan ( Body Line ) yang akan diukur sesuai teknik.
Cermati desain bolero yang akan dibuat.
Lakukan pengukuran dari sisi kanan pelanggan ( model ).
3. Mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam pembuatan pola bolero.
Alat dan bahan yang digunakan untuk pembuatan pola diantaranya adalah:
Penghapus
Pensil
Skala
Pensil/spidol merah dan biru
Penggaris pola kecil dan besar
Bolpoint hitam
Penggaris 30 cm.
Metlin
Gunting kertas
Kertas HVS
Kertas doorslag merah dan biru
Kertas pola
Lem Kertas
4. Membuat pola dasar badan dan lengan depan, belakang.
Dalam pembuatan pola dasar ini memerlukan ketelitian dan ketepatan dalam menghitung
agar pola yang dihasilkan sesuai dengan ukuran yang digunakan.
5. Merubah pola dasar menjadi pola bolero sesuai desain.
Dalam hal ini, siswa harus memperhatikan desain bolero yang dibuat kemudian analisis
seperti apa pola busananya disesuaikan dengan desain yang sudah dibuat.
6. Menjiplak pola menggunakan kertas doorslag merah dan biru.
Menjiplak pola menggunakan kertas doorslag merah dan biru digunakan untuk membuat
pecah pola dan rancangan bahan. Untuk pola depan menggunakan doorslag merah, dan
untuk pola belakang menggunakan doorslag biru.
7. Membuat pecah pola.
Membuat pecah pola bertujuan agar mengetahui ada berapa komponen pola yang dibuat.
8. Membuat rancangan bahan dan harga
Merancang bahan adalah menghitung berapa banyak bahan yang diperlukan untuk
membuat suatu model pakaian. Tujuan pembuatan rancangan bahan adalah agar bahan
yang kita siapkan tidak kurang maupun lebih (efisien bahan dan waktu) serta untuk
mengetahui bagaimana letak pola yang terbaik saat akan menggunting. Sedangkan,
merancang harga merupakan proses penentuan biaya produksi berdasarkan kebutuhan
bahan, baik bahan utama maupun bahan tambahan sesuai dengan desain. Rancangan harga
ini dimaksudkan untuk membantu kita dalam belanja kebutuhan pembuatan busana dan
menentukan harga jual jika busana akan dijual.
C. Keselamatan Kerja
Periksa tempat kerja sebelum memulai pekerjaan.
Gunakan pakaian kerja saat praktik
Hati-hati dalam mengerjakan dan tidak boleh ceroboh.
Ikuti petunjuk dalam membuat produk dari job sheet
D. Cara Pengambilan Ukuran
1. Lingkar Badan
Diukur sekeliling badan atas yang terbesar, melalui puncak dada, ketiak, letak pita
ukur pada badan belakang harus datar dari ketiak sampai ketiak lainnya. Diukur
pas, lalu ditambah 4cm, atau diselakan 4 jari.
2. Lingkar Pinggang
Diukur sekeliling pinggang, pas dahulu, kemudian ditambah 1 cm, atau diselakan 1
jari.
3. Panjang Punggung
Diukur dari tulang leher yang menonjol di tengah belakang lurus kebawah sampai
pinggang.
4. Lebar Punggung
Diukur 9 cm di bawah tulang leher yang menonjol atau pertengahan jarak bahu
terendah dan ketiak dari batas lengan kiri sampai batas lengan kanan.
5. Panjang Sisi
Diukur dari batas ketiak ke bawah sampai pinggang dikurangi 2 cm atau 3 cm.
6. Lebar Dada
Diukur pada 5 cm di bawah lekuk leher atau pertengahan jarak bahu terendah dan
ketiak dari batas lengan kanan sampai batas lengan kiri.
7. Panjang Bahu
Diukur dari batas leher ke puncak lengan, atau bahu yang terendah.
8. Tinggi Puncak Lengan
Diukur dari pangkal lengan kebawah sampai ketiak.
9. Lingkar Kerung Lengan
Diukur sekeliling lingkar lengan, pas dahulu kemudian ditambah 2 cm untuk lubang
lengan tanpa lengan, dan ditambah 4 cm untuk lubang lengan yang akan
dipasangkan lengan.
10. Panjang Lengan
Diukur dari puncak lengan terus ke bawah lengan sampai melewati tulang
pergelangan tangan yang menonjol.
11. Jarak Payudara
Diukur dari puncak payudara kanan ke puncak payudara kiri atau sebaliknya.
E. Ukuran Yang Diperlukan
Lingkar Badan : 86 cm + 4 = 90 cm
Lingkar Pinggang : 69 cm + 1 = 70 cm
Lebar Dada : 32 cm
Lebar Punggung : 34 cm
Panjang Punggung : 36 cm
Jarak Payudara : 17,5 cm
Panjang Sisi : 16 cm
Lebar Bahu : 12 cm
Tinggi Puncak Lengan : 12 cm
Panjang Lengan : 20 cm
Lingkar Kerung Lengan : 45 cm
F. Desain Bolero
Desain Produksi
Lengan Kupnat Lapisan Kupnat Kerut
Balon Sisi
Desain Sajian
G. Langkah Pembuatan Pola Dasar Badan
Keterangan :
1. Buatlah garis bantu lurus vertical (arah kebawah) terlebih dahulu.
2. A - B = D - C = Panjang Punggung + 2 cm = 36 cm + 2 cm = 38 cm
3. A - D = B - C = Lingkar Badan : 2 cm = 90 cm : 2 cm = 45 cm
4. A - E = B - F = (A-D : 2 cm) + 1 cm = (45 cm : 2 cm) + 1 cm = 23,5 cm
5. Perhatikan, selisih pola badan depan dan belakang harus 2 cm
6. A – A1 = 1/10 (A – D) + 4 cm = (45 cm : 10) + 4 cm = 8,5 cm
7. A - A2 = (A – A1) – 2 cm = 8,5 cm – 2 cm = 6,5 cm
8. A1 = Beri garis bantu lurus horizontal (menyamping)
9. A2 – E1 = Lebar Bahu = 12 cm
10. E1 – E2 = turun 4 cm
11. E2 = diberi garis bantu lurus horizontal
12. Hubungkan titik A2 menuju ke garis bantu titik E2 dengan ukuran lebar bahu, yaitu
12 cm dan beri nama titik E3.
13. A1 – F = turun 5 cm
14. F – F1 = 1/2 Lebar Dada = 32 cm : 2 = 16 cm
15. Dari titik E3 ditarik garis lurus menuju ke titik F1
16. B – B1 = C – C1 = Panjang Sisi = 16 cm
17. Tarik garis horizontal dari titik B1 menuju ke titik C1. Titik tengah diberi nama titik
G
18. Buatlah kerung lengan dari titik F1 ke titik G
19. D – D1 = turun 2 cm
20. D – D2 = A – A2 = 6,5 cm
21. D2 – D3 = Lebar Bahu = 12 cm
22. D3 – D4 = turun 2 cm, beri garis bantu horizontal
23. Hubungkan titik D2 menuju ke garis bantu titik D4 dengan ukuran lebar bahu, 12 cm
24. D1 – H = turun 10 cm
25. H – H1 = 1/2 Lebar Punggung = 34 cm : 2 = 17 cm
26. Buatlah kerung lengan dari titik D4 menuju ke titik H1 dan titik G
27. B – B2 = turun 3 cm
28. B2 – B3 = (1/4 Lingkar Pinggang) + 3 cm + 1 cm = (70 cm : 4) + 3 cm + 1 cm = 21,
5 cm
29. B2 – J = 1/2 Jarak Payudara = 17,5 cm : 2 = 8,75 cm
30. Dari titik J, ke kanan dan ke kiri masing-masing 1,5 cm
31. J – J1 = 16 cm
32. J1 – J2 = turun 4 cm
33. Hubungkan titik-titik lebar kupnat menuju ke J2
34. Hubungkan titik B ke G3
35. G – G1 = turun 9 cm
36. G1 – G3 = 1,5 cm
37. G1 – G4 = 1,5 cm
38. Hubungkan G1 – J1, turun 5 cm beri nama titik G2
39. Hubungkan titik G2 ke G3 dan G4. Garis G2 – G4 harus sama dengan garis G2 – G3
40. C – I1 = (B2 – B3) – 2 cm = 19,5 cm
41. C – C4 = 1/2 Jarak Payudara = 17,5 cm : 2 = 8,75 cm
42. Dari titik C4, ke kanan dan ke kiri masing-masing 1,5 cm
43. C2 – C4 = Panjang Sisi – 1 cm = 16 cm – 1 cm = 15 cm
44. Hubungkan titik C2 menuju ke titik-titik lebar kupnat
H. Langkah Merubah Pola Badan
Keterangan :
1. Jiplak pola dasar menggunakan kertas doorslag
2. Gunakan hanya kupnat sisi, (memindahkan kupnat)
3. A2 – X = naik 3 cm
4. Perbaiki dan sesuaikan garis bahu
5. Dari titik F turun 3 cm, dan kesamping 3 cm
6. Dari titik X bentuklah garis lengkung untuk pola TM bolero, sesuaikan dengan
desain.
7. B3 – X2 = Tarik garis lurus
8. D2 – X3 = naik 3 cm
9. D1 – X4 = naik 2 cm
10. Perbaiki dan sesuaikan garis bahu dan kerung leher belakang
11. Beri warna pola menggunakan pulpen atau spidol merah dan biru
serta lengkapi dengan tanda-tanda pola
12. Berilah lapisan dengan lebar 5 cm pada pola badan muka dan belakang
I. Hasil Pecah Pola Badan
J. Langkah Pembuatan Pola Dasar Lengan
Keterangan :
1. Buatlah garis bantu lurus vertical
2. Tentukan titik A pada garis bantu yang sudah dibuat
3. A – B = Panjang Lengan = 20 cm
4. A – C = Tinggi Puncak Lengan = 12 cm
5. Buatlah garis bantu lurus horizontal pada titik C
6. A – D = A – C = 1/2 Lingkar Kerung Lengan – 0,5 cm = (44 : 2) – 0.5 cm = 21,5 cm
7. A – H = 1/2 (A – D) = 21,5 cm : 2 = 10,75 cm
8. A – J = D – I = 1/4 (A – D) = 21,5 cm : 4 = 5,375 cm
9. A – K = K – L = L – E = 1/3 (A – E) = 21,5 cm : 3 = 7,1 cm
10. Titik I = turun 1 cm
11. Titik J = naik 1,5 cm
12. Titik K = naik 2 cm
13. Buatlah garis bantu lurus horizontal pada titik B
14. D – F = E – G = tarik garis lurus vertical
K. Langkah Merubah Pola Lengan
Keterangan :
1. Jiplak pola dasar menggunakan kertas doorslag merah dan biru
2. Potong garis A – B, sisakan bagian atas jangan sampai putus
3. Kemudian garis yang dipotong tersebut dilebarkan sekitar 5 cm – 10 cm
4. Sesuaikan garis bawah lengannya
5. Setelah itu jiplak pola lengan yang sudah diubah
L. Hasil Jadi Pecah Pola Lengan
M. Membuat Rancangan Bahan
Untuk pembuatan rancangan bahan, jiplak semua komponen pola baik bahan utama ataupun
lapisan, kemudian diletakkan pada kertas yang digunakan sebagai kain sesuai ukuran kain
sebenarnya yang akan digunakan. Beri kampuh pada pola.
N. Membuat Rancangan Harga
Dalam membuat rancangan harga, yang dicantumkan hanya bahan-bahan yang digunakan saja
sesuaikan kebutuhan.
No Nama Bahan Jumlah Harga Jumlah
Satuan Harga
1. Kain Katun 1M Rp. 30.000 Rp. 30.000
2. Benang Jahit 1 Pcs Rp. 2.500 Rp. 2.500
3. Elastic 0.5 Cm Rp. 2.000 Rp. 1.000
4. Obras 1x Rp. 10.000 Rp. 10.000
5. Viselin 0,5 m Rp. 5.000 Rp. 2.500
Jumlah Rp. 46.000
Ongkos Jahit : Rp. 100.000
Jumlah Total : Rp. 46.000 + Rp. 100.000
: Rp. 146.000
Laba : 20 % X Jumlah Total
: 20 % X Rp. 146.000
: Rp. 29.200
Harga Jual : Jumlah Total + Laba
: Rp. 146.000 + Rp. 29.200
: Rp. 175.200
Harga Jual Dibulatkan : Rp. 180.000
Lampiran 1. Penilaian Keterampilan Pembuatan Pola
No. Nama Siswa Aspek Yang Dinilai Jumlah Nilai
Hasil Skor
Kelengkapan Kelengkapan Rancangan Hasil Pola (maks.
Hasil Pola
Alat, Bahan Tanda Pola Bahan dan Besar 500)
(0-100)
(0-100) (0-100) Harga (0-100)
(0-100)
1.
2.
3.
Dst.