0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
900 tayangan16 halaman

Pratikum

Laporan ini membahas tentang praktikum pembuatan rok pias 6. Terdiri dari beberapa bab yang mendiskusikan kajian teori tentang jenis rok, proses pembuatan pola dasar dan pola pecah skala rok pias 6, merancang bahan dan proses pembuatan rok meliputi menjahit bagian rok dan ban pinggang.

Diunggah oleh

septyo gunawan
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
900 tayangan16 halaman

Pratikum

Laporan ini membahas tentang praktikum pembuatan rok pias 6. Terdiri dari beberapa bab yang mendiskusikan kajian teori tentang jenis rok, proses pembuatan pola dasar dan pola pecah skala rok pias 6, merancang bahan dan proses pembuatan rok meliputi menjahit bagian rok dan ban pinggang.

Diunggah oleh

septyo gunawan
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN PRAKTIKUM ROK PIAS 6

Disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah kontruksi pola busana

Disusun oleh :

Revana Sahara Putri Darsono

2107728

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TATA BUSANA

DEPARTEMEN PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA

FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

2021
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya
sehingga saya dapat menyelesaikan tugas yang berjudul “Laporan Praktikum Rok Pias 6 ”

Adapun tujuan dari penulisan dari laporan ini adalah untuk memenuhi tugas pada mata kuliah
Kontruksi pola busana. Selain itu, laporan ini juga bertujuan untuk menambah pengetahuan
mengenai bagaimana cara membuat rok pias 6 untuk penggunaan sehari-hari bagi para pembaca
dan juga bagi penulis.

Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dra. Cucu Ruhidawati, M,Si dan Ibu Mila Karmila, Spd,
M.Ds selaku Dosen mata kuliah Kontruksi Pola Busana yang telah memberikan tugas ini sehingga
dapat menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang saya tekuni saat ini.

Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan semua,
terimakasih atas bantuannya sehingga sehingga saya dapat menyelesaikan tugas ini.
Saya menyadari, tugas yang saya tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, mkritik
dan saran yang membangun saya butuhkan untuk kesempurnaan laporan praktikum ini.

Page 2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .......................................................................................................... 2

DAFTAR ISI .................................................................................................................... 3

BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................................... 4

1.1 LATA BELAKANG ............................................................................................. 4


1.2 RUMUSAN MASALAH ....................................................................................... 4
1.3 TUJUAN PRATIKUM ......................................................................................... 4

BAB II KAJIAN TEORI ...................................................................................................... 5

BAB III POLA .................................................................................................................. 9

BAB IV KESIMPULAN ....................................................................................................... 15

DAFTAR PUSTA ............................................................................................................... 16

Page 3
BAB I
PENDAHULUAN

I.I. Latar Belakang

Praktikum universitas biasanya ditujukan untuk mendukung perkuliahan dan memvalidasi


pengetahuan yang diperoleh dalam perkuliahan terkait. Bagi guru pendidikan busana yang
kompetensi. Praktikum membangun kemampuan guru yang berambisi mengembangkan konsep
busana melaluiteknik-teknik yang ada dalam pembuatan busana. Serta kemampuan menggunakan
Teknik busana dalam proses pembuatan busana. Selain itu, guru peserta pelatihan dituntut untuk
memiliki pengalaman dalam menangani praktikum dan praktikum, yang sangat berguna untuk
profesi mereka sebagai guru Pendidikan busana. Praktikum biasanya berlangsung pada semester
yang sama atau setelah setiap perkuliahan.

Busana adalah segala sesuatu yang kita kenakan dari ujung rambut sampai ujung kaki, dan
pakaian juga merupakan tekstil dan bahan tekstil yang digunakan untuk menutupi tubuh seseorang.
Selain pangan dan papan (rumah), sandang merupakan kebutuhan pokok manusia. Pakaian sangat
penting dalam kehidupan manusia, karena manusia membutuhkan pakaian untuk melindungi dan
menutupi dirinya. Memenuhi kebutuhan garmen Anda lebih produktif dengan cara membuat garmen
sendiri, karena membuat garmen sendiri lebih efisien. Hal ini dapat mendorong orang untuk
memikirkan cara termudah untuk membuat pakaian yang memenuhi kebutuhan pakaian sehari-hari.

Pembuatan busana yang memenuhi kebutuhan hidup manusia dapat dihadiri atau dipelajari
di Lembaga. Pendidikan formal di sekolah kejuruan yang menfasilitasinya., dan dilakukan melalui
mata pelajaran kemampuan. Model untuk membuat busana rok ini dapat dibuat dengan berbagai
macam model, dan berbagai macam Teknik, dan berbagai macam pola.

I.2. Rumusan Masalah

Perumusan masalah dalam praktikum ini adalah “Bagaimana merancang dan mengembangkan Pola
rok pias 6”

I.3 Tujuan Praktikum

Tujuan dari praktikum ini untuk mengetahu bagaimana cara membuat rancangan rok pias 6, di awali
dengan pembuatan rancangan pada pola kecil dengan ukuran skala, lalu membuat rancangan harga
dan rancangan bahan. Di lanjut depan menjahit rok tersebut,

Page 4
BAB II

KAJIAN TEORI

Rok merupakan busana terpisah yang terletak pada bagian bawah garis pinggang. Bentuk
rok bawah di tentukan oleh perbandingan lebar pinggang dan kelimnya.

Macam-Macam model rok ;

1. Rok Lipit Hadap

Merupakan rok yang di lipat saling berhadapan antara lipir kiri dan kanan, memiliki 2 garis
lipatan dan kedua garis lipatannya bertemu pada di garis tengah.

Page 5
2. Rok Lipit Sungkup

Rok lipit sungkup merupakan rok yang memiliki lipit pada 2 garis lipatan dan di arahkan pada
arah yang berlawanan arah.

3. Rok Lipit searah


Lipit searah merupakan rok yang mempunyai satu lingkaran dan lipatannya mengarah pada arah
yang sama, bisa kea rah kiri maupun kanan.

Page 6
4. Rok Pias 4
Rok pias 4 merupakan rok yang dibagai menjadi 4 bagian.

5. Rok Setengah Lingkaran


Rok setengah lingkaran merupakan rok yang pada proses pembuatannya berbentuk setengah
lingkaran. Adapun yang menyebut rok ini dengan rok paying karena bentuknya yang mengmbang seperti
payung.

Page 7
6. Rok Pias 6
Rok pias 6 merupakan rok yang pada proses pembuatannya di bagi menjadi 6 bagian.

Page 8
BAB III
POLA

1. Ukuran yang di gunakan


Lingkar Pinggang : 100cm
Lingkar Panggul : 118 cm
Tinggi Panggul : 19 cm
Panjang Rok : 90 cm
2. Bahan Praktikum
 Kertas coklat lebar 115 atau 105 dan panjang sesuai kebutuhan (semua ukuran dalam skala)
 Kertas dorslag 2 lembar, warna merah untuk bagian depan dan biru untuk bagian belakang
 Perekat
 pulpen waran merah, biru, dan hitam.
 Benang
 Kain
 Benang

3. Alat Praktikum
 Mesin jahit
 Guning kain
 Gunting benang
 Buku pola
 Pengukur Badan
 Penggaris skala

Page 9
POLA DASAR

Page 10
POLA PECAH SKALA PIAS 6
Skala 1;4

Page 11
B. MERANCANG BAHAN

Nama Bahan : Kain katun TOYOBO


Lebar Bahan : 150 cm
Kain yang diperlukan : 220 x 150
Kain yang dibeli : 225 cm / 2,25 m
NO NAMA BARANG BANYAK HARGA SATUAN JUMLAH
1 Katun TOYOBO 2,25m Rp 30.000 Rp 67.500
2 Benang KATUN 1 Rp 3000 Rp 3000
3 RESLUITING 1 Rp 3000 Rp 3000
4 Kain KERAS 1m Rp 5000 Rp 5000
5 Kancing KAIT 1 Rp 2000 Rp 2000
6 Biaya Obras Rp 7000

TOTAL Rp 87.500

RANCANGAN BAHAN

Page 12
C. PROSES MEMBUAT
.
A. Menjahit Bagian Rok
 Jahit bagian pias tengah muka 1 sisi kiri dan sisi kanan dengan tengah muka 2,
bagian bagus bertemu dengan bagian bagus kain
 Jahit bagian pias atau tengah belakang 1 dengan tengah belakang 2, seperti
menjahit bagian tengah muka sebelumnya
 Setelah selesai menjahit bagian piasnya, lalu tempelkan kedua bagian dan jahit,
bagian kiri dan kanan kain, dan bagian buruk kain bertemu dengan buruk kain.

B. Menjahit Ban Pinggang


 potong kain sesuai ukuran lingkar pinggang. Kemudian lipat potongan ban pinggang
tepat pada bagian tengahnya dengan posisi bagian baik keduanya saling
berhadapan sehingga diperoleh dua bagian sama besar. Jahit lurus salah satu
ujungnya dan jahit tegak lurus ujung lainnya.
 Balikkan ban pinggang yang telah dijahit sehingga bagian buruk keduanya saling
berhadapan dan bagian baiknya berada diluar.
 Rentangkan ban pinggang kemudian gabungkan ujung ban pinggang yang dijahit
lurus dengan bagian kiri belahan rok yang sudah dijahit. Sematkan jarum pentul
untuk menahannya agar tidak bergeser. Kemudian jahit lurus sepanjang garis
kampuh pada bagian garis pinggangnya.
 Rentangkan ban pinggang kemudian gabungkan ujung ban pinggang yang dijahit
lurus dengan bagian kiri belahan rok yang sudah dijahit. Sematkan jarum pentul
untuk menahannya agar tidak bergeser. Kemudian jahit lurus sepanjang garis
kampuh pada bagian garis pinggangnya.
 Sebagai solusi terakhir, jahit lingkar pinggang yang terletak di bagian dalam
menggunakan jarum jahitan.

C. Menjahit Resluiting
 Ukur resluitingnya terlebih dahulu.
 Sisakan bagian kain yang terbuka menyesuaikan ukuran resluiting
 Jahit kain dari batas yang sudah di tandai sampai bawah kain
 Lipat bagian batas kampuh bagian kiri, lalu pasangkan pada sisi resluiting
 Jahit resluting bagian kiri pas pada sepatu mesin, sampai batas bawah besi resluiting.
 Lipat kampuh sebelah kanan pas menutupi sluting
 Jahit kampuh bagian kanan menyesuaikan sluiting

Page 13
Page 14
BAB IV
KESIMPULAN

Adapun kesimpulan yang dapat di ambil dari praktikum ini sebagai berikut :
1. Rok merupakan busana terpisah yang terletak pada bagian garis pinggang,
2. Model rok terdiri dari, rok lipit hadap, rok lipit sungkup, rok pias 6, rok pias 4, rok
setengah lingkaran
3. Rancangan harga merupakan rancangan menghitung satu persatu barang yang di
perlukan untuk praktik menjahit.
4. Rancangan dalam membuat pola ukuran kecil atau dalam skala untuk mengetahui
seberapa banyak bahan yang dibutuhkan dalam menjahit sesuai dengan desain yang
telah dibuat.

Page 15
DAFTAR PUSTAKA

https://fitinline.com/article/read/menjahit-ban-pinggang/
https://winasatrader.blogspot.com/2019/12/jenis-jenis-rok-berdasarkan-modelnya.html

Page 16

Anda mungkin juga menyukai