0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
148 tayangan3 halaman

Prosedur Perawatan Luka Aseptik

Dokumen ini membahas tentang prosedur perawatan luka yang meliputi tujuan perawatan luka untuk mempercepat penyembuhan, mencegah infeksi, dan menjaga kebersihan luka. Prosedur meliputi persiapan peralatan dan bahan seperti sarung tangan, cairan antiseptik, dan verban, serta tahapan perawatan luka seperti membersihkan, mengolesi antiseptik, dan membalut luka.

Diunggah oleh

wahira
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
148 tayangan3 halaman

Prosedur Perawatan Luka Aseptik

Dokumen ini membahas tentang prosedur perawatan luka yang meliputi tujuan perawatan luka untuk mempercepat penyembuhan, mencegah infeksi, dan menjaga kebersihan luka. Prosedur meliputi persiapan peralatan dan bahan seperti sarung tangan, cairan antiseptik, dan verban, serta tahapan perawatan luka seperti membersihkan, mengolesi antiseptik, dan membalut luka.

Diunggah oleh

wahira
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERAWATAN LUKA

No Dokumen No. Revisi Halaman


002 001 1/2

Tanggal Terbit Ditetapkan oleh,


Direktur RSIA ASIH
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL 20 Februari 2019 dr. Meriah Yacobi
Nip.11254

1. Luka adalah hilang atau rusaknya sebagian tubuh, yang


disebabkan oleh trauma benda tajam dan tumpul yang terjadi secara
tiba-tiba atau disengaja.
PENGERTIAN 2. Perawatan luka adalah suatu teknik aseptik yang bertujuan
membersihkan luka dari debris untuk mempercepat proses
penyembuhan luka.

1. Mempercepat proses penyembuhan luka.


TUJUAN 2. Mempertahankan kebersihan luka.
3. Mencegah infeksi.
4. Mengurangi pertumbuhan kuman, bakteri.
KEBIJAKAN SK Direktur

PROSEDUR 1. Persiapan Alat dan Bahan


a. Set perawatan luka steril berisi: 2 buah kom kecil, 1 buah pinset
anatomi, 1 buah pinset cirugi, dan 1 buah gunting jaringan.
b. 1 pasang sarung tangan bersih.
c. Kassa steril sesuai kebutuhan.
d. Verban sesuai kebutuhan.
e. Plester sesuai kebutuhan.
f. Gunting verban
g. Cairan pencuci luka sesuai rekomendasi (NaCl 0,9%).
h. Cairan antiseptik yang direkomendasikan.
i. Kantong sampak infeksius (kuning).
j. Perlak dan pengalas.
k. Bengkok/nierbeken 2 buah (1 berisi larutan desinfektan klorin
0,5% dan pinset anatomi bersih)
l. Alkohol 70%.
2. Pelaksanaan
a. Dekatkan alat pada pasien.
b. Lakukan kebersihan tangan.
c. Pasang perlak dan pengalas dibawah lokasi luka.
d. Pasang sarung tangan bersih dan balutan luka dengan pinset
anatomi bersih, setelah pemakain tempatkan pinset kedalam
bengkok berisi larutan disinfektan klorin 0,5%.
e. Perhatikan kondisi luka, jika luka kering olesi dengan kassa NaCl
0,9% secara melingkar dari dalam ke luar menggunakan pingset
anatomi steril. Jika luka basah atau ada debris/nekrotikan, lakukan
pembersihan menggunakan gunting jaringan steril.
f. Olesi luka dengan betadin atau antiseptik yang direkomendasikan
oleh DPJP.
g. Tutup luka dengan kassa kering dan fiksasi dengan plester.
Masukkan bekas balutan dan potongan jaringan debris ke dalam
kantong infeksius (kuninjg), tutup rapat dengan mengikat, sedangkan
pinset, gunting dan semua peralatan yang telah digunakan di
rendam dalam bengkok berisi larutan klorin 0,5%. Selama 10 menit
untuk pembersihan atau pemrosesan untuk pemakaian ulang.

h. Lepaskan sarung tangan bersih kotor dan lakukan kebersihan


tangan.
i. Rapikan pasien dan rapikan alat.
j. Lepaskan sarung tangan bersih kotor dan lakukan kebersihan
tangan.
k. Catat dan dokementasikan bila luka adalah luka operasi, catat data
pada formulir lembar pengkajian data dasar surveilans infeksi daerah
operasi.
1. UGD
UNIT TERKAIT 2. Rawat Inap
3. Rawat Jalan

Anda mungkin juga menyukai