0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
528 tayangan11 halaman

Komponen dan Cara Kerja AC Split

AC split adalah perangkat pendingin ruangan yang terdiri dari empat komponen utama yaitu kompresor, kondensor, pipa kapiler dan evaporator. Keempat komponen ini bekerja siklus untuk mengubah gas refrigeran menjadi cair dan sebaliknya, sehingga dapat mendinginkan udara ruangan.

Diunggah oleh

Elgaham Rossiananto
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
528 tayangan11 halaman

Komponen dan Cara Kerja AC Split

AC split adalah perangkat pendingin ruangan yang terdiri dari empat komponen utama yaitu kompresor, kondensor, pipa kapiler dan evaporator. Keempat komponen ini bekerja siklus untuk mengubah gas refrigeran menjadi cair dan sebaliknya, sehingga dapat mendinginkan udara ruangan.

Diunggah oleh

Elgaham Rossiananto
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Apa itu AC Split?

Masuk dalam kategori negara tropis membuat cuaca di Indonesia menjadi


cenderung panas sehingga pendingin ruangan dibutuhkan. Pengertian AC split
adalah perangkat alat yang berfungsi untuk mengatur kondisi suhu pada ruangan
menjadi lebih rendah dari suhu yang ada terdapat dalam lingkungan sekitar. Semua
jenis atau tip Air Conditioner atau penyejuk udara akan bekerja maksimal apabila
kondisi ruangan dalam keadaan rapat, tidak ada lubang ventilasi atau jendela yang
terbuka. Apabila sebuah ruangan terpasang AC split namun jendela atau
ventilasinya terbuka, maka komponen atau sistem kerja AC untuk mendinginkan
udara tidak akan berfungsi.

Komponen AC Split Dan Fungsinya – Komponen Utama

Komponen AC Split mungkin bukan hal yang umum diketahui oleh semua orang. Sebagian
besar walaupun tahu dan menggunakan AC dirumahnya, tetapi tidak mengetahui apa saja
komponen yang ada dan apa fungsinya.

Mari kita coba bedah apa saja komponen yang ada dalam satu unit AC beserta dengan
fungsinya. Dengan lebih memahami bagian-bagian yang ada dalam AC anda, diharapkan anda
dapat lebih memahami jika terjadi masalah pada unit AC anda.

Bagian AC Split dapat dibagi kedalam 4 bagian. Bagian apa saja:

 Komponen Utama
 Komponen Pendukung
 Kelistrikan
Bahan Pendingin (Refrigeran)Mari kita bahas satu persatu Bagian-bagian AC Split ini

Kompresor

 
Cara kerja kompresor sebenarnya dapat disamakan

 dengan cara kerja jantung yang ada di tubuh manusia. Jantung memiliki fungsi untuk
mensirkulasikan atau mengedarkan darah ke seluruh bagian tubuh. Kompresor AC memiliki
fungsi yang hampir sama.

Kompresor AC berfungsi sebagai pusat sirkulasi (memompa dan mengedarkan) bahan


pendingin atau refrigeran ke seluruh bagian AC.

Fungsi kompresor lainnya adalah membentuk dua daerah tekanan yang berbeda, daerah
bertekanan tinggi dan rendah.

Kompresor AC ada tiga jenis yang banyak beredar dipasaran, yaitu:

Kompresor torak (reciprocating compressor)


Sentrifugal
Rotary

Ketiganya memiliki cara kerja yang berbeda tetapi memiliki prinsip yang sama, yaitu
menciptakan kompresi (tekanan) dan kecepatan laju aliran pada refrigerant atau Freon sebagai
fluida di dalam system pendinginan.

Kondensor

Fungsi kondensor adalah sebagai alat penukar kalor, menurunkan temperatur refrigerant dan
mengubah wujud refrigerant dari bentuk gas menjadi cair.

Untuk melakukan fungsi ini, biasanya kondensor AC menggunakan udara sebagai media
pendinginnya (air cooling condencor).

Sejumlah kalor yang ada pada refrigerant dilepas ke udara bebas dengan bantuan kipas (fan
motor).

Agar proses pelepasan kalor ini dapat berlangsung dengan cepat, maka pipa kondensor di
desain berliku dan dilengkapi dengan sirip. Karena itu, pembersihan bagian ini yaitu sirip-sirip
pipa kondensor sangat penting agar perpindahan kalor refrigerant tidak terganggu. Jika bagian
ini dibiarkan kotor, maka ini bisa berakibat AC menjadi kurang dingin.
Pipa Kapiler

Pipa kapiler juga slah satu bagian atau komponen utama yang ada di system pendingin AC. Pipa
kapiler memiliki fungsi untuk menurunkan tekanan refrigerant dan mengatur aliran refrigerant
menuju evaporator.

Pipa caliper ini memiliki fungsi yang sangat penting karena menjadi penghubung, dengan
menghubungkan dua bagian yang memiliki tekanan yang berbeda, yaitu tekanan tinggi dan
tekanan rendah.

Refrigeran yang bertekanan tinggi sebelum melewati pipa kapiler akan diubah atau diturunkan
tekanannya. Akibat dari penurunan tekanan refrigerant menyebabkan terjadi penuruhan suhu.
Pada bagian inilah (pipa kapiler) refrigerant mencapai suhu yang tererendah atau terdingin.

Pipa kapiler terletak diantara saringan (filter) dan evaporator.

Ketika akan melakukan penggantian dan memasang pipa kapiler yang baru, sebisa mungkin
tidak bengkok karena ini bisa menyebabkan penyumbatan. Penggantian komponen pipa kapiler
harus disesuaikan dengan diameter dan panjang pipa sebelumnya.

Evaporator

Fungsi evaporator adalah menyerap dan mengalirkan panas dari udara ke refrigerant. Akibatnya,
wujud cair refrigerant setelah melewati pipa kapiler akan berubah menjadi wujud gas.

Secara sederhana fungsi evaporator adalah sebagai alat penukar panas. Udara panas disekitar
ruangan ber-AC diserap oleh evaporator dan masuk melewati sirip-sirip pipa sehingga suhu
udara yang kelaur dari sirip-sirip menjadi lebih rendah dan kondisi semula atau dingin. Sirkulasi
rungan ber-AC diatur oleh blower indoor.

Bagian evaporator ini membutuhkan pembersihan secara berkala. Pembersihan pada bagian
sirip-sirip pipa evaporator, menjadi sangat penting karena akan berpengaruh pada laju
perpindahan panas udara ruangan. Pada waktu sirip-sirip pipa evaporator tersumbat oleh
kotoran, penyerapan panas udara tidak bernjalan dengan baik. Sehingga udara yang keluar dari
AC terasa kurang dingin.

Evaporator dan kondensor adalah alat penukar panas, tetapi memiliki prinsip kerja yang
berbeda dan berlawanan. Dengan demikian, kedua bagian ini merupakan komponen yang sagat
penting dan bepengaruh terhadap system kerja pendingin secara keseluruhan

Reciver dryer
Receiver drayer berfungsi untuk menyerap kotoran dan air yang terbawa oleh
cairan refrigerant. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan kinerja ac dalam
menghasilkan udara dingin karena jika kotoran dan air tidak di saring maka akan
dapat menyumbat jalur evaporator sehingga udara dingin tidak maksimal.

Katup Expansi
Katup expansi berfungsi untuk mengabutkan cairan refrigerant. Katup expansi ini
berbentuk seperti nozel dimana memiliki ujung yang sangat kecil sehingga cairan
akan tersemprot seperti kabut.

Prinsip kerja AC Split

Proses 1
Di dalam AC terdapat sebuah gas yang bernama freon yang berfungsi untuk
menghasilkan panas dan dingin dari udara yang dikeluarkan oleh AC. Gas ini
bersifat tidak berbau, mudah berubah fase, tidak mudah meledak, tidak mudah
bereaksi dan tidak merusak logam.
Berikut alur bagaimana gas tersebut di kondisikan sehingga AC dapat
menghasilkan udara panas dan dingin.

Pertama, gas tersebut di beri tekanan oleh kompresor sehingga gas berubah fase
menjadi cair yang mengakibatkan meningkatnya suhu.
Proses Ke-2
Gas dengan Suhu yang tinggi tersebut kemudian masuk ke dalam kondensor dan
diberi hembusan udara pada kondensor ke arah luar ruangan sehingga udara
menyerap panas dari gas freon yang panas. Hasilnya ialah cairan bertekanan
tersebut keluar dari kondensor dalam keadaan suhu yang lebih rendah dari
sebelumnya.

Proses Ke-3
Pada Expansion Valve cairan tersebut di semprotkan ke daerah yang tidak
bertekanan yang menghasilkan cairan freon berubah fase menjadi gas. Karena
perubahan tersebut kerapatan massa lebih rendah sehingga suhu yang
sebelumnya telah turun menjadi lebih turun lagi. Hal ini lah yang mengakibatkan
cairan freon memiliki suhu yang sangat rendah.

Proses Ke-4
Selanjutnya gas freon yang telah turun tersebut masuk ke evaporator dan di
hembuskannya udara melalui evaporator sehingga suhu udara yang melewati
evaporator tersebut menjadi dingin. Udara dingin tersebut kemudian disalurkan
ke ruangan yang membutuhkan udara diingin seperti halnya ruangan perkantoran
dll. Gas freon tersebut selanjutnya ter sirkulasi kembali melalui kompresor
dengan siklus yang sama dengan langkah di atas.

Lebih Memahami Gas freon ( cairan


refrigerant)
Untuk lebih memahami bagaimana cara keja AC yaitu gas freon dalam
menghasilkan udara panas dan dingin, kita dapat menganomalikannya dengan
cara kerja spon. Ketika spon diberi air (suhu normal) kita tidak dapat
mengeluarkan airnya begitu saja. Namun ketika kita padatkan/ diremas spon
tersebut maka air akan keluar ( suhu panas ). ketika kita kembalikan lagi ke bentuk
aslinya maka spon akan menjadi lebih kering dari sebelumnya (suhu dingin)

Cara merawat AC Split


1, Bersihkan Filter AC
Jika Anda merasakan udara yang keluar dari AC sudah tak sedingin biasanya, maka
itu bisa menjadi tanda AC di rumah Anda kotor. Hal ini biasanya terjadi karena
masalah filter AC-nya yang kotor. Nah untuk mengatasinya, Anda bisa
membersihkan bagian filter AC ini.

Jika Anda membersihkannya sendiri, Anda tinggal membuka bagian filternya. Yaitu
bagian yang memang dirancang untuk dilepas dan dipasang dengan mudah.
Kemudian cuci bersih dengan menggunakan air yang bersih serta sikat gigi bekas.
Namun jika filternya terlampau kotor, akan lebih baik jika filternya diganti dengan
yang baru, yang tentu saja sesuai dengan model AC di rumah Anda.

Akan tetapi jika khawatir Anda malah akan merusaknya, akan lebih baik jika Anda
memanggil jasa pembersih AC. Ingat, filter yang sangat kotor itu akan menghalangi
aliran udara. Baik udara yang masuk, maupun udara yang keluar dari AC. Jika hal ini
dibiarkan terus menerus, AC di rumah Anda akan menjadi rusak.

2. Rawat AC Secara Rutin


AC yang tetap bagus dari waktu ke waktu itu memerlukan perawatan yang rutin. Tak
bisa hanya saat bermasalah saja. Untuk pemeliharaan dan perawatan AC ini, akan
lebih efektif jika dilakukan oleh yang ahli. Anda bisa memanggil jasa service
perawatan AC bukan hanya masalah filter saja, tetapi juga perawatan dan
pembersihan AC secara total. Bahkan jika rumah Anda menggunakan AC split,
mesin indoor serta outdoor-nya pun harus dibersihkan.

Idealnya, memanggil jasa service perawatan AC ini dilakukan minimal 3 bulan sekali.
Dengan begitu maka kebersihan serta kinerja AC di rumah Anda akan tetap
terpantau.

3. Memasang Termometer di dalam Ruangan


Memasang termometer akan membuat Anda selalu waspada dengan suhu. Jadi
Anda akan selalu memantau suhu udara dari AC dan suhu ruangan.

Jika terjadi perbedaan, nantinya Anda akan langsung tahu dan melakukan tindakan
yang diperlukan. Tentu setelah terlebih dahulu dicek bagian mana yang menjadi
permasalahannya.

4. Menutup Pintu dan Berbagai Jalan Masuk Udara


dari Luar
AC akan bekerja efektif jika tak ada udara tambahan dari luar yang masuk. Sebab
jika ada, maka kompresor AC rumah Anda melakukan kerja yang lebih ekstra.
Jadinya, AC ini akan mudah rusak.
Jadinya, pastikan untuk selalu menutup pintu, jendela, ventilasi udara, atau berbagai
jalan masuk udara dari luar lainnya saat menyalakan AC. Supaya kerja AC bisa
efektif dan awet.

5. Selalu Mengecek Tekanan Freon


Freon merupakan bahan yang digunakan di dalam membuat udara menjadi dingin.
Nah jika udara yang keluar dari AC tidak dingin, ada kemungkinan terjadi kebocoran
freon, yang indikasinya berupa menurunnya tekanan freon.

So, supaya AC selalu tetap bekerja dengan baik, periksa secara rutin tekanan freon.
Misalnya saja setiap 6 bulan sekali. Dan tentu, untuk hal ini harus dilakukan oleh
orang yang ahli. Sebab jika terdeteksi kebocoran, akan segera dilakukan
penambahan tekanan freon.

6. Selalu Manfaatkan Fitur Timer


AC zaman sekarang sudah banyak yang menggunakan fitur timer. Nah supaya
efektif, Anda bisa menggunakan fitur ini. Misalnya dengan mengeset waktu saat AC
bekerja. Dari jam berapa sampai dengan jam berapa.

Selain supaya bisa efektif, juga bisa hemat listrik, serta menghindari kejadian lupa
mematikan AC saat tidak diperlukan.

7. Jangan Merokok di Ruangan Ber-AC


Jangan pernah merokok di ruangan yang menggunakan AC. Selain karena udara
jadi bau rokok juga karena asap rokok ini bisa menjadi pemicu kerusakan AC. Ya,
asap rokok akan membuat AC bagian dalamnya lebih cepat kotor.

Di samping body AC indoor-nya juga akan kelihatan lebih dekil. Dan jangan lupa,
nikotin dari asap rokok akan mengendap di bagian evaporator. Jadinya udara yang
keluar dari AC malah akan membuat ruangan jadi pengap dan udara pun kurang
dingin.

   

LIFESTYLE
8 Cara Merawat AC Supaya Awet dan Tidak Mudah Rusak

 Senin, 19 Juli 2021

 kabartangsel.com
Daftar Isi

 1. Runtin Bersihkan Filter AC


 2. Rawat AC Secara Rutin
 3. Memasang Termometer di dalam Ruangan
 4. Selalu Menutup Pintu dan Berbagai Jalan Masuk Udara dari Luar
 5. Selalu Mengecek Tekanan Freon
 6. Selalu Manfaatkan Fitur Timer
 7. Jangan Merokok di Ruangan Ber-AC
 8. Gunakan AC dengan Bijak
Anda yang tinggal di kota-kota besar pasti tahu, AC sudah lagi bukan barang
kebutuhan tambahan alias sekunder. Tapi sudah masuk ke dalam kebutuhan utama,
layaknya listrik dan juga air.

Jenis AC yang bisa Anda gunakan pun bisa disesuaikan dengan rumah Anda. Bisa
½ PK hingga 2 PK tergantung kebutuhan Anda. Tak perlu khawatir karena harga AC
1/2 PK tidaklah mahal, namun Anda harus rutin dan ulet dalam menjaga AC agar
awet dan tidak perlu sering-sering diperbaiki.
Supaya AC di rumah tidak cepat rusak, dan sebaliknya tetap awet dari waktu ke
waktu, berikut ini cara merawat AC yang bisa Anda lakukan.

ADVERTISEMENT

1. Runtin Bersihkan Filter AC


Jika Anda merasakan udara yang keluar dari AC sudah tak sedingin biasanya, maka
itu bisa menjadi tanda AC di rumah Anda kotor. Hal ini biasanya terjadi karena
masalah filter AC-nya yang kotor. Nah untuk mengatasinya, Anda bisa
membersihkan bagian filter AC ini.

Jika Anda membersihkannya sendiri, Anda tinggal membuka bagian filternya. Yaitu
bagian yang memang dirancang untuk dilepas dan dipasang dengan mudah.
Kemudian cuci bersih dengan menggunakan air yang bersih serta sikat gigi bekas.
Namun jika filternya terlampau kotor, akan lebih baik jika filternya diganti dengan
yang baru, yang tentu saja sesuai dengan model AC di rumah Anda.

Akan tetapi jika khawatir Anda malah akan merusaknya, akan lebih baik jika Anda
memanggil jasa pembersih AC. Ingat, filter yang sangat kotor itu akan menghalangi
aliran udara. Baik udara yang masuk, maupun udara yang keluar dari AC. Jika hal ini
dibiarkan terus menerus, AC di rumah Anda akan menjadi rusak.

2. Rawat AC Secara Rutin


AC yang tetap bagus dari waktu ke waktu itu memerlukan perawatan yang rutin. Tak
bisa hanya saat bermasalah saja. Untuk pemeliharaan dan perawatan AC ini, akan
lebih efektif jika dilakukan oleh yang ahli.

ADVERTISEMENT

Anda bisa memanggil jasa service perawatan AC bukan hanya masalah filter saja,
tetapi juga perawatan dan pembersihan AC secara total. Bahkan jika rumah Anda
menggunakan AC split, mesin indoor serta outdoor-nya pun harus dibersihkan.

Idealnya, memanggil jasa service perawatan AC ini dilakukan minimal 3 bulan sekali.
Dengan begitu maka kebersihan serta kinerja AC di rumah Anda akan tetap
terpantau.

3. Memasang Termometer di dalam Ruangan


Memasang termometer akan membuat Anda selalu waspada dengan suhu. Jadi
Anda akan selalu memantau suhu udara dari AC dan suhu ruangan.

Jika terjadi perbedaan, nantinya Anda akan langsung tahu dan melakukan tindakan
yang diperlukan. Tentu setelah terlebih dahulu dicek bagian mana yang menjadi
permasalahannya.

ADVERTISEMENT
4. Selalu Menutup Pintu dan Berbagai Jalan Masuk
Udara dari Luar
AC akan bekerja efektif jika tak ada udara tambahan dari luar yang masuk. Sebab
jika ada, maka kompresor AC rumah Anda melakukan kerja yang lebih ekstra.
Jadinya, AC ini akan mudah rusak.

Jadinya, pastikan untuk selalu menutup pintu, jendela, ventilasi udara, atau berbagai
jalan masuk udara dari luar lainnya saat menyalakan AC. Supaya kerja AC bisa
efektif dan awet.

5. Selalu Mengecek Tekanan Freon


Freon merupakan bahan yang digunakan di dalam membuat udara menjadi dingin.
Nah jika udara yang keluar dari AC tidak dingin, ada kemungkinan terjadi kebocoran
freon, yang indikasinya berupa menurunnya tekanan freon.

So, supaya AC selalu tetap bekerja dengan baik, periksa secara rutin tekanan freon.
Misalnya saja setiap 6 bulan sekali. Dan tentu, untuk hal ini harus dilakukan oleh
orang yang ahli. Sebab jika terdeteksi kebocoran, akan segera dilakukan
penambahan tekanan freon.

ADVERTISEMENT

6. Selalu Manfaatkan Fitur Timer


AC zaman sekarang sudah banyak yang menggunakan fitur timer. Nah supaya
efektif, Anda bisa menggunakan fitur ini. Misalnya dengan mengeset waktu saat AC
bekerja. Dari jam berapa sampai dengan jam berapa.

Selain supaya bisa efektif, juga bisa hemat listrik, serta menghindari kejadian lupa
mematikan AC saat tidak diperlukan.

7. Jangan Merokok di Ruangan Ber-AC


Jangan pernah merokok di ruangan yang menggunakan AC. Selain karena udara
jadi bau rokok juga karena asap rokok ini bisa menjadi pemicu kerusakan AC. Ya,
asap rokok akan membuat AC bagian dalamnya lebih cepat kotor.

Di samping body AC indoor-nya juga akan kelihatan lebih dekil. Dan jangan lupa,
nikotin dari asap rokok akan mengendap di bagian evaporator. Jadinya udara yang
keluar dari AC malah akan membuat ruangan jadi pengap dan udara pun kurang
dingin.

ADVERTISEMENT

8. Gunakan AC dengan Bijak


Menurut penelitian, lamanya waktu penggunaan AC yang ideal itu adalah 5 jam. Nah
setelah itu, AC harus dimatikan, supaya bisa beristirahat. Jika digunakan lebih dari 5
jam, maka rawatlah dengan ekstra. Yaitu dengan memasang fitur otomatis, yaitu
suatu fitur yang bisa membuat AC berhenti sejenak dan lalu menyala lagi secara
otomatis.

Anda mungkin juga menyukai