0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
115 tayangan13 halaman

Merancang Pembelajaran Nautika Ikan

Lembar kerja ruang kolaborasi 2 membahas perencanaan pembelajaran untuk materi nautika kapal penangkap ikan. Materi ini mencakup proses bisnis penangkapan ikan, perkembangan teknologi dan isu-isu global, profil technopreneur dan peluang kerja, serta orientasi teknik dasar nautika seperti bangunan dan stabilitas kapal. Tujuan pembelajaran adalah agar siswa memahami konsep dan menerapkan pengetahuan ter

Diunggah oleh

Khairunnisah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
115 tayangan13 halaman

Merancang Pembelajaran Nautika Ikan

Lembar kerja ruang kolaborasi 2 membahas perencanaan pembelajaran untuk materi nautika kapal penangkap ikan. Materi ini mencakup proses bisnis penangkapan ikan, perkembangan teknologi dan isu-isu global, profil technopreneur dan peluang kerja, serta orientasi teknik dasar nautika seperti bangunan dan stabilitas kapal. Tujuan pembelajaran adalah agar siswa memahami konsep dan menerapkan pengetahuan ter

Diunggah oleh

Khairunnisah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Lembar Kerja Ruang Kolaborasi 2:

MERANCANG PEMBELAJARAN

Identitas Kelompok:
Asal Sekolah: SMKN 1 LAMBU
1. SUBAIR AHMAD NASRAN, ST
2. KUSHERMAN, S.Pd
3. TASRIF, S.Pd
4. M. OLAN WARDIANSYAH
5. M. FAHRI, S.Pi.,MP
6. MUHAMMAD RUM, S.Pd
7. MARYAM INDAHYATI, S.Pd

ELEMEN CP KOMPETENSI MATERI/NILAI TP


Proses Bisnis Penangkapan Pada Akhir Fase E peserta didik Memahami proses bisnis nautika kapal  memahami proses bisnis
Ikan dapat memahami tentang proses Menerapkan penangkapan ikan sebagai bagian nautika kapal penangkapan
bisnis nautika kapal penangkapan integral dari bisnis pelayaran ikan sebagai bagian integral
ikan sebagai bagian integral dari penangkap ikan, antara lain dari bisnis pelayaran
bisnis pelayaran penangkap ikan, tentang penerapan prosedur penangkap ikan,
antara lain tentang penerapan darurat dan K3LH, persyaratan  menerapan prosedur darurat
prosedur darurat dan K3LH, kerja di kapal, kontrak kerja, buku dan K3LH,
persyaratan kerja di kapal, kontrak pelaut, sertifikasi, hukum maritim  memahami persyaratan kerja
kerja, buku pelaut, sertifikasi, hukum dan hukum perikanan, di kapal, kontrak kerja, buku
maritim dan hukum perikanan, penangkapan dan penanganan pelaut, sertifikasi, hukum
penangkapan dan penanganan pasca pasca penangkapan ikan. maritim dan hukum perikanan,
penangkapan ikan.  memahami penangkapan dan
penanganan pasca
penangkapan ikan.
Perkembangan teknologi, Pada Akhir Fase E peserta didik Memahami perkembangan teknologi yang  memahami perkembangan
proses kerja, dan isu-isu dapat memahami tentang digunakan, proses kerja, dan isu- teknologi yang digunakan di
global di bidang nautika perkembangan teknologi yang isu global terkait di bidang nautika bidang Nautika Kapal
kapal penangkapan ikan digunakan, proses kerja, dan isu-isu kapal penangkapan ikan sebagai Penangkap Ikan,
global terkait di bidang nautika kapal bagian dari bidang pelayaran kapal  memahami proses kerja, dan
penangkapan ikan sebagai bagian penangkap ikan, misalnya tentang isu-isu global terkait di bidang
dari bidang pelayaran kapal pelanggaran kontrak kerja kapal, nautika kapal penangkapan
penangkap ikan, misalnya tentang pelanggaran hukum laut, polusi ikan sebagai bagian dari
pelanggaran kontrak kerja kapal, laut, perompakan. bidang pelayaran kapal
pelanggaran hukum laut, polusi laut, penangkap ikan.
perompakan.
Technopreneur, job-profile, Pada Akhir Fase E peserta didik memahami profil technopreneur, job profile  memahami profil
peluang usaha dan dapat memahami tentang profil atau profesi, industri, peluang technopreneur,
pekerjaan/profesi di technopreneur, job profile atau usaha, dan peluang kerja di bidang  memahami job profile atau
bidang nautika kapal profesi, industri, peluang usaha, dan nautika kapal penangkapan ikan. profesi di industri,
penangkapan ikan peluang kerja di bidang nautika kapal
penangkapan ikan.
 memahami peluang usaha,
dan peluang kerja di bidang
nautika kapal penangkapan
ikan.
Orientasi teknik dasar Meliputi pemahaman tentang dasar memahami dasar konsep, praktik penggunaan  Memahami tentang dasar
nautika kapal konsep, praktik penggunaan peralatan, pengenalan teknologi konsep, praktik penggunaan
penangkapan ikan peralatan, pengenalan teknologi yang yang digunakan dalam peralatan,
digunakan dalam penangkapan ikan, penangkapan ikan, penanganan  memahami pengenalan
penanganan hasil tangkap, dan hasil tangkap, dan pemasaran hasil teknologi yang digunakan
pemasaran hasil tangkap, tangkap, pemahaman tentang dalam penangkapan ikan,
pemahaman tentang hukum maritim hukum maritim dan hukum  Memahami cara penanganan
dan hukum perikanan, serta perikanan, serta perlindungan hasil tangkap,
perlindungan terhadap ekosistem terhadap ekosistem lingkungan  Memahami cara pemasaran
lingkungan laut. laut. hasil tangkap,
 memahami hukum maritim
dan hukum perikanan,
 memahami perlindungan
terhadap ekosistem
lingkungan laut.
Bangunan dan stabilitas Pada Akhir Fase E peserta didik memahami fungsi bagian- bagian utama dan  memahami fungsi bagian-
kapal penangkap ikan dapat memahami tentang fungsi struktur bangunan kapal bagian utama dan struktur
bagian- bagian utama dan struktur penangkap ikan, bentuk serta tipe bangunan kapal penangkap
bangunan kapal penangkap ikan, kapal penangkapan ikan, ikan, bentuk serta tipe kapal
bentuk serta tipe kapal penangkapan ketentuan dan persyaratan sekat penangkapan ikan,
ikan, ketentuan dan persyaratan sekat kedap air, dasar berganda dan  memahami ketentuan dan
kedap air, dasar berganda dan peralatan lensa dan ballast serta persyaratan sekat kedap air,
peralatan lensa dan ballast serta penataan instalasi kemudi kapal  memahami dasar berganda
penataan instalasi kemudi kapal dan dan poros baling-baling, dan peralatan lensa dan
poros baling-baling, mempertahankan mempertahankan stabilitas kapal, ballast
stabilitas kapal, pengaturan muatan pengaturan muatan ikan hasil  memahami penataan instalasi
ikan hasil tangkap, dan peraturan Biro tangkap, dan peraturan Biro kemudi kapal dan poros
Klasifikasi Indonesia (BKI) untuk kapal Klasifikasi Indonesia (BKI) untuk baling-baling,
penangkap ikan. kapal penangkap ikan.  memahami cara
mempertahankan stabilitas
kapal,
 memahami pengaturan
muatan ikan hasil tangkap,
dan
 peraturan Biro Klasifikasi
Indonesia (BKI) untuk kapal
penangkap ikan.
Permesinan kapal Pada Akhir Fase E peserta didik memahami pengoperasian dan pemeliharaan  memahami tentang
penangkap ikan dapat memahami tentang mesin kapal penangkap ikan, pengoperasian dan
pengoperasian dan pemeliharaan mesin bantu, prinsip kerja sistem pemeliharaan mesin kapal
mesin kapal penangkap ikan, mesin pengoperasian mesin kapal penangkap ikan,
bantu, prinsip kerja sistem penangkap ikan, pengoperasian  memahami mesin bantu,
pengoperasian mesin kapal sistem hidrolik mesin kapal
penangkap ikan, pengoperasian
sistem hidrolik mesin kapal penangkap ikan, penghitungan  memahami prinsip kerja
penangkap ikan, penghitungan kebutuhan bahan bakar minyak. sistem pengoperasian mesin
kebutuhan bahan bakar minyak. kapal penangkap ikan,
 memahami pengoperasian
sistem hidrolik mesin kapal
penangkap ikan,
 memahami penghitungan
kebutuhan bahan bakar
minyak.
Teknik penangkapan, Pada Akhir Fase E peserta didik memahami pengoperasian jaring lingkar, jaring  memahami tentang
penanganan dan dapat memahami tentang payang dan pukat udang, jaring pengoperasian jaring lingkar,
penyimpanan ikan hasil pengoperasian jaring lingkar, jaring angkat dan jaring lempar, jaring jaring payang dan pukat
tangkapan payang dan pukat udang, jaring insang dan bubu, alat tangkap udang, jaring angkat dan
angkat dan jaring lempar, jaring berbahan utama tali dan pancing; jaring lempar, jaring insang
insang dan bubu, alat tangkap perawatan alat tangkap, dan bubu, alat tangkap
berbahan utama tali dan pancing; penanganan cepat hasil tangkapan berbahan utama tali dan
perawatan alat tangkap, penanganan di atas dek, penanganan berbagai pancing;
cepat hasil tangkapan di atas dek, jenis ikan, pelagis besar, kecil dan  memahami cara perawatan
penanganan berbagai jenis ikan, demersal secara higienis, alat tangkap,
pelagis besar, kecil dan demersal menyimpan dan menjaga mutu  memahami cara penanganan
secara higienis, menyimpan dan ikan di atas kapal, penanganan cepat hasil tangkapan di atas
menjaga mutu ikan di atas kapal, operasi pemuatan dan dek,
penanganan operasi pemuatan dan pembongkaran dengan perhatian  memahami penanganan
pembongkaran dengan perhatian khusus pada momen berbagai jenis ikan, pelagis
khusus pada momen keseimbangan keseimbangan alat tangkap ikan, besar, kecil dan demersal
alat tangkap ikan, mutu penanganan mutu penanganan hasil tangkapan secara higienis,
hasil tangkapan dan faktor dan faktor penyimpanan.  memahami cara menyimpan
penyimpanan. dan menjaga mutu ikan di atas
kapal,
 memahami cara penanganan
operasi pemuatan dan
pembongkaran dengan
perhatian khusus pada
momen keseimbangan alat
tangkap ikan,
 memahami mutu penanganan
hasil tangkapan dan faktor
penyimpanan.
Tata laksana perikanan Pada Akhir Fase E peserta didik memahami prinsip umum Code of Conduct for  memahami prinsip umum
yang bertanggung jawab dapat memahami tentang prinsip Responsible Fisheries (CCRF), Code of Conduct for
atau Code of Conduct for umum Code of Conduct for kewajiban-kewajiban CCRF; Illegal, Responsible Fisheries
Responsible Fisheries (CCRF) Responsible Fisheries (CCRF), Unreported, and Unregulated (IUU) (CCRF), kewajiban-kewajiban
kewajiban-kewajiban CCRF; Illegal, Fishing; definisi regional terhadap CCRF; Illegal, Unreported,
Unreported, and Unregulated (IUU) peristilahan/ terminologi, and Unregulated (IUU)
Fishing; definisi regional terhadap selektivitas alat tangkap, ukuran Fishing;
peristilahan/ terminologi, selektivitas alat tangkap sesuai ketentuan  memahami definisi regional
alat tangkap, ukuran alat tangkap peraturan yang berlaku, tanggung terhadap peristilahan/
sesuai ketentuan peraturan yang jawab pemerintah atas kapal dan
berlaku, tanggung jawab pemerintah awak kapal penangkap ikan, terminologi, selektivitas alat
atas kapal dan awak kapal penangkap tindakan yang dapat dilakukan oleh tangkap,
ikan, tindakan yang dapat dilakukan otoritas pelabuhan atau pihak  memahami ukuran alat
oleh otoritas pelabuhan atau pihak berwenang pelabuhan. tangkap sesuai ketentuan
berwenang pelabuhan. peraturan yang berlaku,
 memahami tanggung jawab
pemerintah atas kapal dan
awak kapal penangkap ikan,
 memahami tindakan yang
dapat dilakukan oleh otoritas
pelabuhan atau pihak
berwenang pelabuhan.
Prosedur darurat dan SAR Pada Akhir Fase E peserta didik memahami materi kesehatan dan keselamatan  memahami tentang materi
dapat memahami tentang materi awak kapal penangkap ikan, kesehatan dan keselamatan
kesehatan dan keselamatan awak respons situasi darurat kapal awak kapal penangkap ikan,
kapal penangkap ikan, respons situasi penangkap ikan, identifikasi jenis-  memahami respons situasi
darurat kapal penangkap ikan, jenis keadaan darurat, darurat kapal penangkap ikan,
identifikasi jenis-jenis keadaan penanggulangan keadaan darurat,  memahami identifikasi jenis-
darurat, penanggulangan keadaan penggunaan isyarat bahaya, jenis keadaan darurat,
darurat, penggunaan isyarat bahaya, pengorganisasian tindakan dalam penanggulangan keadaan
pengorganisasian tindakan dalam keadaan darurat, pemberian darurat, penggunaan isyarat
keadaan darurat, pemberian bantuan bantuan pada situasi darurat, bahaya,
pada situasi darurat, pelaksanaan pelaksanaan SAR untuk menolong  memahami pengorganisasian
orang dan kapal lain sesuai SOP. tindakan dalam keadaan
SAR untuk menolong orang dan kapal darurat, pemberian bantuan
lain sesuai SOP. pada situasi darurat,
 memahami pelaksanaan SAR
untuk menolong orang dan
kapal lain sesuai SOP.

ATP EVIDEN
TAHAP 1
 memahami proses bisnis nautika kapal penangkapan ikan sebagai bagian integral dari bisnis  Penjelasan (Explanation)
pelayaran penangkap ikan,  Aplikasi (Application)
 menerapkan prosedur darurat
 menerapkan K3LH,
 memahami persyaratan kerja di kapal, kontrak kerja, buku pelaut, sertifikasi, hukum maritim
dan hukum perikanan,
 memahami cara penangkapan dan penanganan pasca penangkapan ikan.
TAHAP 2
 memahami perkembangan teknologi yang digunakan di bidang Nautika Kapal Penangkap  Penjelasan (Explanation)
Ikan,  Aplikasi (Application)
 memahami proses kerja, dan isu-isu global terkait di bidang nautika kapal penangkapan ikan
sebagai bagian dari bidang pelayaran kapal penangkap ikan.
TAHAP 3
 memahami profil technopreneur,  Penjelasan (Explanation)
 memahami job profile atau profesi di industri  Aplikasi (Application)
 memahami peluang usaha, dan peluang kerja di bidang nautika kapal penangkapan ikan.  Penjelasan (Explanation)
 Aplikasi (Application)
TAHAP 4
 Memahami tentang dasar konsep, praktik penggunaan peralatan, memahami pengenalan  Penjelasan (Explanation)
teknologi yang digunakan dalam penangkapan ikan,  Aplikasi (Application)
 Memahami penanganan hasil tangkap,
 Memahami pemasaran hasil tangkap,
 memahami hukum maritim dan hukum perikanan,
 memahami perlindungan terhadap ekosistem lingkungan laut.
TAHAP 5
 memahami fungsi bagian- bagian utama dan struktur bangunan kapal penangkap ikan, bentuk  Penjelasan (Explanation)
serta tipe kapal penangkapan ikan,  Aplikasi (Application)
 memahami ketentuan dan persyaratan sekat kedap air,
 memahami dasar berganda dan peralatan lensa dan ballast
 memahami penataan instalasi kemudi kapal dan poros baling-baling,
 memahami cara mempertahankan stabilitas kapal, memahami pengaturan muatan ikan hasil
tangkap, dan peraturan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) untuk kapal penangkap ikan
TAHAP 6
 memahami tentang pengoperasian dan pemeliharaan mesin kapal penangkap ikan,  Penjelasan (Explanation)
 memahami mesin bantu,  Aplikasi (Application)
 memahami prinsip kerja sistem pengoperasian mesin kapal penangkap ikan,
 memahami pengoperasian sistem hidrolik mesin kapal penangkap ikan,
 memahami penghitungan kebutuhan bahan bakar minyak.
TAHAP 7
 memahami tentang pengoperasian jaring lingkar, jaring payang dan pukat udang, jaring angkat  Penjelasan (Explanation)
dan jaring lempar, jaring insang dan bubu, alat tangkap berbahan utama tali dan pancing;  Aplikasi (Application)
 memahami cara perawatan alat tangkap,
 memahami cara penanganan cepat hasil tangkapan di atas dek,
 memahami penanganan berbagai jenis ikan, pelagis besar, kecil dan demersal secara higienis,
 memahami cara menyimpan dan menjaga mutu ikan di atas kapal,
 memahami cara penanganan operasi pemuatan dan pembongkaran dengan perhatian khusus
pada momen keseimbangan alat tangkap ikan,
 memahami mutu penanganan hasil tangkapan dan faktor penyimpanan.
TAHAP 8
 memahami prinsip umum Code of Conduct for Responsible Fisheries (CCRF), kewajiban-  Penjelasan (Explanation)
kewajiban CCRF; Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing;  Aplikasi (Application)
 memahami definisi regional terhadap peristilahan/ terminologi, selektivitas alat tangkap,
 memahami ukuran alat tangkap sesuai ketentuan peraturan yang berlaku,
 memahami tanggung jawab pemerintah atas kapal dan awak kapal penangkap ikan,
 memahami tindakan yang dapat dilakukan oleh otoritas pelabuhan atau pihak berwenang
pelabuhan.

TAHAP 9
 memahami tentang materi kesehatan dan keselamatan awak kapal penangkap ikan,  Penjelasan (Explanation)
 memahami respons situasi darurat kapal penangkap ikan,  Aplikasi (Application)
 memahami identifikasi jenis-jenis keadaan darurat, penanggulangan keadaan darurat,
penggunaan isyarat bahaya,
 memahami pengorganisasian tindakan dalam keadaan darurat, pemberian bantuan pada
situasi darurat,
 memahami pelaksanaan SAR untuk menolong orang dan kapal lain sesuai SOP.
ELE Konten/topik Kompetensi
MEN

penerapan prosedur Memahami


darurat dan K3LH menerapkan

persyaratan kerja di
kapal

kontrak kerja

buku pelaut

Sertifikasi

hukum maritim dan


hukum perikanan

penangkapan dan
penanganan pasca
penangkapan ikan

Rumusan Kalimat TP
1. Peserta didik mampu memahami Proses Bisnis Nautika Kapal
Penangkap Ikan
2. Peserta didik mampu menerapkan proses Bisnis Nautika Kapal
Penangkap Ikan

Anda mungkin juga menyukai