MODUL
MATA PELAJARAN LAUNDRY
Kelas XI
JENIS-JENIS LAUNDRY DAN LINEN
PERTEMUAN KE-2
Disusun Oleh : Maulina Fajrin S.Par
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 CIAMIS
2021
JENIS-JENIS LAUNDRY
Laundry secara umum dibedakan menjadi dua macam, diantaranya sebagai berikut:
1. Laundry Normal
Laundry secara normal merupakan proses pencucian untuk menghilangkan kotoran dan
noda pada kain dengan memakai air dan bahan kimia pencuci, baik dengan menggunakan
mesin maupun tangan.
2. Dry Cleaning
Laundry atau pencucian secara dry cleaning merupakan proses pencucian untuk
menghilangkan kotoran dan noda pada kain. Hal tersebut dilakukan dengan menggunakan
bahan kimia dan mesin khusus. Biasanya bahan kimia yang digunakan pada mesin dry
cleaning adalah solvent perchlorothylene.
Jenis-Jenis Linen Laundry Section
Apabila anda berkunjung atau menginap di hotel maka anda dapat melihat fasilitas yang tersedia
pada hotel sangat berbeda dari fasilitas yang disediakan pada rumah dan tempat-tempat lainnya.
Fasilitas di hotel lebih mengutamakan kualitas yang akan memberikan kenyamanan kepada tamu yang
menginap. Oleh karenanya, hotel hanya akan menggunakan produk-produk yang berkualitas sebagai
bagian dari fasilitas yang ditawarkannya. Berbagai jenis fasilitas degan beragam materiil yang sesuai
dengan tujuan dan fungsi tertentu, dipilih untuk memperindah dan memberikan kenyamanan pada hotel.
Mulai dari fasilitas yang berbahan dasar plastik, besi, perak, hingga kain.
Kebanyakan fasilitas yang sering bersentuhan atau banyak dikunjungi oleh tamu ketika di hotel
adalah kamar. Kamar adalah tempat dimana tamu beristirahat dan menghabiskan sebagian besar
waktunya. Sebagian besar fasilitas yang terdapat di kamar hotel berbahan dasar kain mulai dari selimut
hingga handuk. Fasilitas yang berbahan dasar kain merupakan mayoritas pengisi suatu hotel sehingga
muncul sebuah istilah linen hotel.
Fasilitas yang tersedia pada hotel selalu berkaitan dengan yang namanya linen. Apakah yang
dimaksud linen? Linen adalah salah satu jenis materiil yang dapat digunakan untuk membuat beragam
benda pakai, seperti seprai, sarung bantal, apron, serbet, hingga pakaian pria dan wanita. Linen banyak
digunakan sebagai materiil penyusun dikarenakan materiilnya memiliki konduktivitas tinggi sehingga
sejuk apabila digunakan. Selain itu, karena bahannya yang halus dan tidak berserat, linen terlihat rapi
serta nyaman untuk digunakan. Terlepas dari kedua alasan tersebut, materiil linen menyimpan banyak
kelebihan lainnya apabila digunakan sebagai penyusun benda pakai.
Linen hotel ialah sebutan untuk segala produk pada hotel yang berbahan dasar kain. Produk yang
dimaksud adalah produk-produk yang digunakan dalam operasional hotel yang berinteraksi langsung
dengan karyawan hotel dan tamu hotel secara konstan. Secara umum, terdapat dua jenis linen hotel
yang tersedia, yaitu linen F&B (food and beverage) dan linen housekeeping. Beberapa macam atau
jenis linen yang sering digunakan di hotel dan merupakan linen yang sebagian besar dicuci
pada laundry room diantaranya sebagai berikut:
Linen F & B
Linen F & B (food & beverage) merupakan produk berbahan dasar kain yang digunakan pada
operasional penyediaan makanan dan minuman pada suatu hotel. Beberapa produk kain yang
digunakan pada operasional F & B umumnya harus dipilih dengan baik sesuai dengan fungsinya
masing-masing. Penggunaan materiil yang tepat dan sesuai fungsinya akan memberikan kenyamanan
dan kemudahan bagi karyawan dan tamu pada proses operasional. Berikut adalah beberapa produk
yang sering digunakan pada linen F & B.
Table cloth (taplak meja)
Place mat (alas piring)
Seat cover (penutup kursi)
Napkin (serbet)
Penggunaan produk linen F & B biasanya diletakkan pada restoran, bar, lounge, dan pada
tempat-tempat yang terkait dengan makanan dan minuman lainnya. Hal tersebut dapat
memberikan kenyamanan dalam operasional F & B. Dengan demikian, pihak hotel harus tepat
dalam memilih materiil yang akan digunakan untuk masing-masing tempat dan fungsi. Supaya
memilih materiil yang tepat, pihak hotel harus melihat secara cermat materiil linen F & B dari
beberapa sisi, yaitu sebagai berikut:
Penggunaan Linen
Penggunaan linen pada F & B department dibedakan menjadi dua jenis, yaitu disposable
linen dan non-disposable linen. Kedua jenis penggunaan tersebut memiliki perbedaan dalam siklus
dan lama waktu penggunaan. Supaya lebih jelas berikut penjelasan dari kedua jenis penggunaan linen.
1. Disposable Linen
Disposable linen atau barang sekali pakai merupakan produk yang dalam penggunaannya hanya
digunakan sekali pakai dan tidak dapat digunakan lebih dari satu kali. Ini dikarenakan bahan yang
digunakan berasal dari bahan daur ulang atau kertas daur ulang untuk menjamin kebersihan linen.
Contoh produk dalam kategori disposable linen adalah tatakan gelas dan tutup gelas yang terbuat dari
kertas daur ulang.
2. Non-disposable Linen
Non-disposable linen berbeda dengan disposable linen. Apabila disposable linen hanya dapat
digunakan sekali pakai maka produk dalam kategori non-disposable linen dapat digunakan berkali-
kali. Oleh karena dapat digunakan berkali-kali, produk pada kategori non-disposable linen harus
dibersihkan dan dibentuk dengan baik apabila akan digunakan kembali. Beberapa produk yang
termasuk kategori non-disposable linen adalah penutup meja, penutup kursi, napkin, skirt, dan lain-
lain. Umumnya, produk-produk dalam non-disposable linen tidak memiliki motif dan dapat dibentuk
sendiri. Dengan demikian, dapat disesuaikan dengan tema dan dekorasi serta memiliki warna yang
netral dan dapat beradaptasi pada tempat-tempat apapun.
Ukuran Linen
Setiap hotel memiliki fasilitas yang berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya. Fasilitas
pada setiap hotel memiliki ukuran dan jenis yang berbeda pula. Penggunaan jenis meja, kursi, gelas,
piring, hingga sendok dan garpu pada restoran akan menunjukkan suasana pada restoran tersebut.
Perbedaan jenis meja hingga peralatan makan akan membuat ukuran penutup meja hingga napkin
yang digunakan juga berbeda terutama dari segi ukuran. Oleh karenanya, dalam memilih linen F &
B perlu diperhatikan juka ukuran-ukuran yang dibutuhkan. Perbedaan ukuran pada beberapa fasilitas
makanan dan minuman (F & B) di hotel dapat dilihat pada daftar berikut:
Item Ukuran
Napkin 17 x 17 cm
22 x 22 cm
Table cloths 45 x 45 cm
54 x 54 cm
64 x 64 cm
54 x 110 cm
Place mats 12 x 18 cm
14 x 20 cm
Runner 17 cm x panjang variable
Skirting Sesuai ukuran meja
Service cloth Disesuaikan
Linen Housekeeping
Linen housekeeping merupakan berbagai macam jenis produk terbuat dari materiil kain yang
digunakan pada operasional pelayanan kamar tamu (housekeeping). Penggunaan produk pada linen
housekeeping harus melalui pemilihan materiil yang tepat sesuai fungsinya. Hal tersebut karena linen
housekeeping yang akan ditempatkan pada kamar tamu adalah inti dari sebuah hotel. Beberapa macam
produk yang biasa digunakan sebagai linen housekeeping diantaranya sebagai berikut:
1. Bed Sheet (Pelapis Kasur)
Bed sheet atau pelapis kasur merupakan sprei yang digunakan untuk menutupi seluruh
matras atau kasur sebelum bed cover. Ukuran bed sheets hotel bermacam-macam tergantung
ukuran kasurnya. Ada king sheets yang berukuran 280 x 280 cm, queen sheets yang berukuran 260
x 280 cm, dan twin/ single sheets dengan ukuran 180 x 280 cm.
2. Bed Cover ( Seprai )
Sprei adalah lembaran kain yang biasa digunakan untuk menutupi atau melapisi sebuah
kasur atau tempat tidur. Sprei biasa dipakai untuk meningkatkan kenyamanan saat tidur di atas
kasur. Dalam pemakaiannya, sprei biasa dipasangkan dengan bed cover untuk meningkatkan
kenyamanan saat tidur. Ada beberapa bahan kain yang biasa digunakan untuk membuat sprei.
Bahan tersebut diantaranya adalah katun, satin, sutra, rayon, serat bamboo, dan juga campuran
polyester dengan katun. Materiil baru seperti kain polipropilene tak bertenun memungkinkan sprei
digunakan untuk sekali pakai. Hal ini karena harga bahan tersebut yang relatif murah. Sprei dengan
bahan ini biasa digunakan di tempat pengungsian bencana.
Sprei sendiri pada umumnya dapat dibedakan atas sprei rata dan sprei berkaret. Sprei rata
hanyalah berupa kain rata biasa. Sementara sprei berkaret adalah sprei yang dibagian ujung-
ujungnya diberikan karet pengencang agar bisa dipasang lebih mantap pada kasur. Dalam
perkembangannya, terdapat juga sprei rata yang ditambahkan tali pengikat pada bagian ujung-
ujungnya sehingga mempunyai fungsi yang sama dengan sprei berkaret
3. Pillow Case (Sarung Bantal)
Pillow Case atau sering disebut dengan Sarung Bantal merupakan suatu benda yang sering
kita gunakan setiap harinya. Bantal menggunakan isian berbagai macam bahan mulai dari kapas,
dakron, kumpulan perca kain, hingga bulu angsa (baik sintetis maupun asli) yang menjadikannya
tampil mewah dan mahal. Bantal memiliki berbagai macam ukuran dimulai dari ukuran 45x60 cm
dengan berat biasanya sekitar 700 gr dan bantal untuk keperluan hotel dengan ukuran 50x70 cm
dengan berat 800 gr.
Pillow case atau sarung bantal terbuat dari berbagai macam bahan tergantung keperluannya.
Sarung bantal yang sering kita jumpai di kamar tidur biasanya menggunakan bahan katun Jepang.
Beberapa customer juga menggunakan bahan seperti bahan yang dipakai di hotel, yaitu jacquard
atau doby atau sering juga disebut bahan kingkoil (karena biasanya mereka menggunakan ukuran
ranjang kingkoil). Dalam perkembangannya, pemakaian bantal tidak hanya untuk keperluan
pelengkap kamar tidur, tetapi juga untuk keperluan dekorasi ruang tamu dan ruang keluarga, serta
di dalam mobil.
Sarung bantal atau pillow case memiliki beberapa fungsi diantaranya untuk fungsi
kesehatan, seperti dapat menghilangkan alergi kapas, mengurangi gejala pusing di saat tidur, dan
meminimalisir dengkuran dengan ukuran dan bentuk bantal tertentu. Sedangkan, untuk keperluan
fungsi estetika dekoratif yang lebih sering ditampilkan adalah motif dari pillow case yang dipakai.
4. Towel (Handuk)
Sebagian hotel menyediakan berbagai macam handuk. Handuk tersebut memiliki
fungsinya masing-masing. Fungsi handuk-handuk tersebut diantaranya sebagai berikut:
5. Wash cloth/ face towel
Wash cloth ialah handuk paling kecil dan biasanya berbentuk persegi. Handuk ini biasanya
disiapkan bersama dengan sederetan amenities yang disiapkan hotel. Handuk ini gunanya untuk
membersihkan wajah dan bisa juga untuk seluruh badan. Cara menggunakannya adalah dengan
meneteskan sabun pada handuk yang sudah dibasahi lebih dahulu, baru kemudian diusapkan ke
wajah untuk mencuci muka.
6. Hand towel
Hand towel merupakan handuk yang digunakan untuk mengeringkan tangan setelah
mencucinya. Fungsi handuk ini adalah untuk mengeringkan tangan setelah mencuci muka dan
kapan pun tangan basah.
7. Bath mat
Bath mat merupakan handuk persegi panjang yang memiliki ukuran lebih lebar jika
dibandingkan dengan hand towel. Bath mat digunakan untuk lantai kamar mandi agar pengguna
tidak terpeleset di lantai yang basah. Biasanya handuk ini ditemukan di atas toilet atau sudah
berada di lantai. Beberapa hotel membuat bath mat dengan warna yang berbeda, namun banyak
juga yang menyediakan semua handuk dengan satu warna saja.
8. Bath towel
Bath towel merupakan handuk yang ukurannya lebih lebar dari bath mat. Bath towel
berfungsi untuk mengeringkan rambut setelah selesai keramas. Handuk ini juga bisa untuk
mengeringkan badan bagian atas.
9. Bath sheet
Bath sheet adalah handuk yang paling lebar. Handuk ini berguna untuk mengeringkan
seluruh badan. Handuk ini juga bisa digunakan untuk menutup seluruh badan atau diikat di
pinggang.
10. Bath robe
Bathrobe merupakan handuk mandi berupa jubah. Beberapa hotel membuat jubah ini
dengan bahan handuk sehingga bisa cepat mengeringkan badan setelah dipakai. Selain itu,
bathrobe bisa digunakan selesai mandi atau setelah berenang. Jubah jenis ini dilengkapi dengan
kerah dan ikat pinggang.
11. Blanket (selimut)
Blanket atau selimut ialah kain yang memang didesain sebagai selimut , tanpa ada tujuan
lain. Tipe dari selimut ada banyak dan berdasarkan pada bahan yang digunakan. Mulai dari selimut
flanel, sutra, bulu, wol, katun, fleece dan lain-lainnya.