Nama : Aditya Darmadi Simarmata
NIM : 223020504076
Kelas :B
Mata Kuliah : Pengantar Pertambangan Mineral dan Batubara
TAMBANG TERBUKA
Tambang Terbuka (Surface Mining) merupakan salah satu metode penambangan dalam
dunia tambang, yang dimana segala aktivitas penambanganya dilakukan pada permukaan bumi
dan tempat kerjanya berhubungan langsung dengan udara bebas dan dipengaruhi oleh cuaca.
Tambang terbuka dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu:
1. Open Pit
Open pit adalah salah satu metode
penambangan dalam tambang terbuka yang
dilakukan pada permukaan tanah datar atau
landai untuk mengekstraksi batuan atau
mineral dari bumi , yang dilakukan dari
permukaan datar menuju kearah bawah
tempat bahan galian. Umumnya, metode
tambang seperti ini lebih efektif diterapkan
pada kawasan yang relatif datar. Permukaan tanah yang relatif landai memudahkan tenaga ahli
melakukan observasi dan evaluasi dengan lebih mudah.
2. Quarry
Quarry adalah metode dalam tambang
terbuka yang dimana dibuat untuk
menambang endapan-endapan bahan galian
industri atau mineral industri, antara lain :
penambangan batu gamping, marmer, granit,
andesit, dan sebagainya. Quarry pada dasarnya hampir sama dengan open pit, namun yang
membedakan adalah material yang ditambang, open pit menambang mineral logam, sedangkan
quarry menambang material mineral non logam atau batuan.
3. Strip Mine
Strip Mine merupakan aktivitas
penambangan dalam tambang terbuka yang
dilakukan di permukaan tanah, metode ini
biasanya digunakan dalam penambangan
batubara. Penambangan ini dilakukan dengan
cara mengupas atau mengangkat batuan ,
sehingga lapisan batubara dapat terlihat yang
tadinya tertutup dapat tersingkap, bentuk
pengupasan lapisan tanah atau batuan berupa
baris-baris sejajar yang ukurannya hampir sama dan bentuknya yang tersusun rapi. Sistem
penambangan ini dibagi menjadi 3, yaitu:
a Countour Mining, penambangan yang dilakukan di daerah berkontour seperti di lereng
atau bukit.
b Box Cut Mining, penambangan yang dilakukan berbentuk seperti kotak,
c dimana bahan galian berada di tengah tempat galian.
d Area Mining, penambangan yang dilakukan secara area, contohnya secara horizontal
pada permukaan .
4 Alluvial Mining
Alluvial mining merupakan metode
penambangan yang dilakukan untuk
menambang endapan-endapan alluvial,
seperti : bijih timah, pasir besi, emas dan
sebagainya. Alluvial mining dibagi
menjadi 3, yaitu:
1. Tambang Semprot (Hydraulicking Mining)
Penambangan mineral yang
dilakukan dengan cara menyemprotkan
air bertegangan tinggi dengan alat yang
biasa disebut water jet atau giant,
kekuatan tekanan air disesuaikan dengan
material yang akan ditambang.
2. Penambangan dengan kapal keruk (dredging)
Penambangan yang dilakukan
dengan menggunakan kapal keruk,
biasanya penambangan ini
dilakukan di lepas pantai, sungai,
danau dan sebagainya.
3. Manual Mining Method
Penambangan ini dilakukan dengan
cara manual atau tanpa bantuan mesin,
jadi untuk mendapatkan mineral yang
akan ditambang kita harus
menggunakan cara manual.