0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
398 tayangan13 halaman

HSS Limantara

Dokumen tersebut membahas tentang Hidrograf Satuan Sintetis Limantara, yaitu metode yang dikembangkan oleh Dr. Ir. Lily Montarcih L., M.Sc untuk memperkirakan hidrograf banjir di daerah yang tidak tersedia data pengukuran langsung. Metode ini menggunakan persamaan debit puncak, kurva naik, dan kurva turun yang melibatkan parameter fisik DAS seperti luas, panjang sungai, kemiringan, dan ko

Diunggah oleh

Denish Gracia Vlog
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
398 tayangan13 halaman

HSS Limantara

Dokumen tersebut membahas tentang Hidrograf Satuan Sintetis Limantara, yaitu metode yang dikembangkan oleh Dr. Ir. Lily Montarcih L., M.Sc untuk memperkirakan hidrograf banjir di daerah yang tidak tersedia data pengukuran langsung. Metode ini menggunakan persamaan debit puncak, kurva naik, dan kurva turun yang melibatkan parameter fisik DAS seperti luas, panjang sungai, kemiringan, dan ko

Diunggah oleh

Denish Gracia Vlog
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

HIDROGRAF SATUAN

SINTETIS LIMANTARA
Penemu:
Dr. Ir. Lily Montarcih L., M.Sc

Hidrologi Terapan
1
PENGERTIAN HSS
Unt sungai-2 yg tdk mempunyai hidrograf banjir pengamatan :

→hidrograf-hidrograf sintetis yang telah dikembangkan di negara-


negara lain
→parameter-parameternya harus disesuaikan terlebih dahulu
dengan karakteristik daerah pengaliran yang ditinjau.

Hidrograf Satuan Sintetis:

merupakan suatu cara untuk memperkirakan penggunaan


konsep hidrograf satuan dalam suatu perencanaan yang
tidak tersedia pengukuran-pengukuran langsung mengenai
hidrograf banjir.

Hidrologi Terapan 2
HSS LIMANTARA
HSS yang telah dikembangkan oleh para pakar antara lain:

HSS Snyder, HSS Nakayasu, HSS SCS, HSS Gama I, HSS


Limantara

HSS Limantara:

- Asal: Indonesia
- Penemu: Lily Montarcih Limantara, tahun 2006.
- Lokasi penelitian di sebagian Indonesia:
1. Jawa (6 DAS, 67 Sub DAS)
2. Bali (2 DAS, 13 Sub DAS)
3. Lombok (1 DAS, 5 Sub DAS)
4. Kalimantan Timur (1 DAS, 9 Sub DAS).
3
Hidrologi Terapan
PARAMETER FISIK DAS
1. Luas DAS (A)

2. Panjang sungai utama (L)

3. Panjang sungai diukur sampai titik terdekat


dengan titik berat DAS (Lc)

4. Kemiringan sungai (S)

5. Koefisien kekasaran (n)

Hidrologi Terapan
4
PERSAMAAN DEBIT PUNCAK
Qp = 0,042.A0,451.L0,497.Lc0,356.S-0,131.n0,168

dengan

Qp = debit puncak banjir hidrograf satuan


(m3/dt/mm)
A = luas DAS (km2)
L = panjang sungai utama (km)
Lc = panjang sungai dari outlet sampai titik
terdekat dengan titik berat DAS (km)
S = kemiringan sungai utama
n = koefisien kekasaran DAS
0,042 = koefisien untuk konversi satuan (m0,25/dt)
Hidrologi Terapan 5
PERSAMAAN KURVA NAIK
Qn = Qp. [(t/Tp)]1,107

dengan

Qn = debit pada persamaan kurva naik (m3/dt/mm)


Qp = debit puncak hidrograf satuan (m3/dt/mm)
t = waktu hidrograf (jam)
Tp = waktu naik hidrograf atau waktu mencapai
puncak hidrograf (jam)

Hidrologi Terapan
6
PERSAMAAN KURVA TURUN
Qt = Qp.100,175(Tp – t)

dengan

Qt = debit pada pers kurva turun (m3/dt/mm)


Qp = debit puncak hidrograf satuan (m3/dt/mm)
Tp = waktu naik hidrograf atau waktu
mencapai puncak hidrograf (jam)
t = waktu hidrograf (jam)
0,175 = koefisien untuk konversi satuan (dt-1)

Hidrologi Terapan
7
PERKIRAAN WAKTU PUNCAK (Tp)
Rumus Nakayasu sbb:

Tp = tg + 0,8 tr
dengan:
Tp = tenggang waktu (time lag) dari permulaan hujan
sampai puncak banjir → jam
tg = waktu konsentrasi hujan → jam

Cara menentukan tg:

* Jika L  15 km, maka tg = 0,40 + 0,058 L

L < 15 km, maka tg = 0,21 L0,7

dengan:
 = parameter hidrograf
tr = 0,5 tg sampai tg
Hidrologi Terapan 8
Contoh Soal
Parameter Sub DAS Garang (Jawa Tengah) berada dalam
kisaran spesifikasi teknik HSS Limantara, antara lain: A =
73,5 km2; L = 34,264 km; Lc = 22,16 km; S = 0,0129 dan n =
0,0506. Akan dicari HSS nya dan Hidrograf Banjirnya

Penyelesaian:

L= 34,264 km

→L  15 km, maka tg = 0,40 + 0,058 L


tg = 0,40 + 0,058 x 34,264 = 2,387 jam

Tp = tg + 0,8 tr
= 2,387 + 0,8 x 1 = 3,187 jam
9
Hidrologi Terapan
Jadi:
•Qp = 0,042.A0,451.L0,497.Lc0,356.S-0,131.n0,168
= 0,042 x 73,50,451 x 34,2640,497 x 22,160,356 x 0,0129-0,131 x 0,05060,168
= 5,452

•Untuk t = 0 jam s/d 2 jam, memakai pers. kurva naik


→ Qn = Qp. [(t/Tp)]1,107
= 5,452 [(t/3,187)1,107

•Untuk t > 3,187 jam, memakai pers. kurva turun


→Qt = Qp.100,175(Tp – t)
= 5,452 x 100,175(3,187-t)

Analisa HSS (Limantara) dan Hidrograf Banjir


ditabelkan sbb.:
Hidrologi Terapan 10
Jam ke- HSS Reff (mm) Qtotal

(jam) (m^3/dt/mm) 1.64 4.81 13.44 10.32 6.43 (m^3/dt)


(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
0.000 0.000 0.000 0.000
0.750 1.099 1.802 0.000 1.802
1.500 2.367 3.882 5.286 0.000 9.169
2.250 3.708 6.082 11.386 14.771 0.000 32.239
3.000 5.452 8.942 17.837 31.816 11.342 0.000 69.937
3.750 4.345 7.126 26.226 49.840 24.430 7.067 114.689
4.500 3.212 5.268 20.901 73.281 38.270 15.221 152.942
5.250 2.374 3.894 15.450 58.402 56.269 23.845 157.860
6.000 1.755 2.878 11.420 43.170 44.845 35.059 137.372
6.750 1.297 2.128 8.442 31.910 33.148 27.941 103.569
7.500 0.959 1.573 6.240 23.587 24.503 20.653 76.556
8.250 0.709 1.162 4.612 17.435 18.112 15.267 56.589
9.000 0.524 0.859 3.409 12.888 13.388 11.285 41.829
9.750 0.387 0.635 2.520 9.526 9.896 8.341 30.919
10.500 0.286 0.469 1.863 7.042 7.315 6.166 22.855
11.250 0.212 0.347 1.377 5.205 5.407 4.558 16.894
12.000 0.156 0.257 1.018 3.848 3.997 3.369 12.488
12.750 0.116 0.190 0.752 2.844 2.954 2.490 9.231
13.500 0.085 0.140 0.556 2.102 2.184 1.841 6.823
14.250 0.063 0.104 0.411 1.554 1.614 1.361 5.043
15.000 0.047 0.077 0.304 1.149 1.193 1.006 3.728
15.750 0.035 0.057 0.225 0.849 0.882 0.743 2.756
16.500 0.026 0.042 0.166 0.628 0.652 0.550 2.037
17.250 0.019 0.031 0.123 0.464 0.482 0.406 1.506

Hidrologi Terapan 11
Keterangan:

Kolom (1): urutan jam hidrograf (tiap ¾ jam)

Kolom (2): HSS (Limantara)


→ cara analisa lihat sebelum tabel

Kolom (3): Kolom (2) x Reff kolom 3, geser 1

Kolom (4): Kolom (2) x Reff kolom 4, geser 2


Kolom (5): Kolom (2) x Reff kolom 5, geser 3
Kolom (6): Kolom (2) x Reff kolom 6, geser 4
Kolom (7): Kolom (2) x Reff kolom 7, geser 5

Kolom (8): penjumlahan kolom (3) s/d kolom (7)


Hidrologi Terapan 12
180.000
Q (m3/dt)
160.000

140.000

120.000

100.000

Series1
80.000

60.000

40.000

t (jam)
20.000

0.000
0.000 2.000 4.000 6.000 8.000 10.000 12.000 14.000 16.000 18.000 20.000

Gambar Hidrograf Banjir DAS Garang

Hidrologi Terapan
13

Anda mungkin juga menyukai