0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
52 tayangan49 halaman

POA Pelayanan Kesehatan Gigi SLB Aisyiyah

Dokumen tersebut merupakan rencana kerja pelaksanaan layanan kesehatan gigi dan mulut pada kelompok berkebutuhan khusus di SLB Aisyiyah Singaparna, Tasikmalaya. Rencana ini mencakup latar belakang pentingnya layanan kesehatan gigi, tujuan untuk meningkatkan status kesehatan gigi siswa, kegiatan yang meliputi promosi, preventif dan kuratif, serta asumsi, sasaran, dan jadwal pelaksanaan.

Diunggah oleh

Nurn
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
52 tayangan49 halaman

POA Pelayanan Kesehatan Gigi SLB Aisyiyah

Dokumen tersebut merupakan rencana kerja pelaksanaan layanan kesehatan gigi dan mulut pada kelompok berkebutuhan khusus di SLB Aisyiyah Singaparna, Tasikmalaya. Rencana ini mencakup latar belakang pentingnya layanan kesehatan gigi, tujuan untuk meningkatkan status kesehatan gigi siswa, kegiatan yang meliputi promosi, preventif dan kuratif, serta asumsi, sasaran, dan jadwal pelaksanaan.

Diunggah oleh

Nurn
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PLAN OF ACTION (POA)

PELAYANAN ASUHAN KEPERAWATAN GIGI DAN MULUT


PADA KELOMPOK BERKEBUTUHAN KHUSUS
DI SLB AISYIYAH SINGAPARNA
KABUPATEN TASIKMALAYA

diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah pelayanan asuhan
keperawatan gigi dan mulut pada kelompok berkebutuhan khusus

Disusun oleh :

DINE ALIA
P2.06.25.0.12.010

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA
JURUSAN KEPERAWATAN GIGI
TASIKMALAYA
2021
LEMBAR PENGESAHAN

POA PELAYANAN ASUHAN KEPERAWATAN GIGI DAN MULUT


PADA KELOMPOK BERKEBUTUHAN KHUSUS
DI SLB AISYIYAH SINGAPARNA
KABUPATEN TASIKMALAYA
TAHUN 2021

Tasikmalaya, November 2021


Telah diperiksa dan disahkan oleh :
Pembimbing

Drg. Anie Kristiani, M.Pd.


NIP. 196408231993032001

Kepala SLB Aisyiyah Singaparna

Tini Surtini, M.Pd


NIP.196912111997022002

Mengetahui,

Ketua Jurusan Keperawatan Gigi Ketua Program Studi


Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Terapi Gigi Program Sarjana Terapan

Rudi Triyanto, S.Si.T., MDSc Drg. Hadiyat Miko, M.Kes


NIP. 196412041985031002 NIP.196308171993121001
UNSUR RENCANA KERJA

A. Latar Belakang
Pembangunan kesehatan merupakan bagian pembangunan bidang sosial
budaya dan kehidupan beragama yang diarahkan untuk mencapai sasaran
peningkatan kualitas sumber daya manusia yang ditandai dengan meningkatnya
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Indeks Pembangunan Gender (IPG),
yang didukung oleh tercapainya penduduk tumbuh seimbang serta makin kuatnya
jati diri dan karakter bangsa (Kemenkes R.I, 2010).
Undang Undang Dasar 1945 dan konstitusi organisasi kesehatan dunia
(WHO) serta Undang Undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang kesehatan
merupakan bahwa setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh
derajat kesehatan yang optimal (Depkes R.I, 2009). Visi Kementrian Kesehatan
yaiu “Masyarakat Sehat Yang Mandiri dan Berkeadilan”, dengan tujuan
terselenggaranya pembangunan kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya
(Kemenkes R.I, 2010).
Kesehatan adalah hak asasi manusia dan sekaligus merupakan investasi
sumber daya manusia serta memiliki konstribusi yang besar untuk meningkatkan
Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) oleh karena itu menjai suatu keharusan
bagi suatu pihak untuk memelihara, meningkatkan dan melindungi kesehatan
demi kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia. Guna mewujudkan hal tersebut,
pembangunan kesehatan Indonesia diarahkan untuk mencapai visi ”Indonesia
sehat 2010”, yaitu masa depan dimana bangsa Indonesia hidup dalam lingkungan
sehat, mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu, adil dan merata
sehingga memiliki derajat kesehatan yang optimal (Depkes R.I, 2005).
Kesehatan merupakan investasi untuk mendukung pembangunan
ekonomi serta memiliki peran penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan.
Pembangunan kesehatan harus dipandang sebagai suatu investasi untuk
meningkatkan kualitas sumber daya manusia sesuai dengan Undang-Undang
Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Pembangunan kesehatan pada
hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa
Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan
kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya.
Derajat kesehatan masyarakat suatu negara dipengaruhi oleh keberadaan
sarana kesehatan. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
menyatakan bahwa fasilitas pelayanan kesehatan adalah suatu alat dan/atau tempat
yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan, baik
promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif yang dilakukan oleh pemerintah,
pemerintah daerah, dan masyarakat. Pelayanan upaya kesehatan di puskesmas
tertuang dalam berbagai kegiatan pokok puskesmas, diantaranya yaitu kegiatan
kunjungan puskesmas, kegiatan KIA, perencanaan kesehatan masyarakat,
kegiatan kesehatan mata, pelayanan medik dasar kesehatan gigi, kesehatan
lingkungan, laboratorium dan masalah penyakit yang ada di masyarakat, termasuk
didalamnya usaha kesehatan sekolah serta kesehatan gigi dan mulut.
Pelayanan kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian integral dari pelayanan
kesehatan secara keseluruhan telah menetapkan indikator status kesehatan gigi
dan mulut masyarakat yang mengacu pada Global Goals for Oral Health 2020
yang dikembangkan oleh FDI, WHO dan IADR. Salah satu program teknis dari
Departemen of Non-communicable Disease Prevention and Health Promotion
yang mewadahi program kesehatan gigi dan mulut secara global adalah WHO
Global Oral Health Programme (GOHP). Program ini menyarankan negara-
negara di dunia untuk mengembangkan kebijakan pencegahan penyakit gigi dan
mulut serta promosi kesehatan gigi dan mulut. Kebijakan ini juga mendukung
integrasi program kesehatan gigi dan mulut dengan program kesehatan umum.
Salah satu aksi prioritas dari GOHP, khususnya untuk anak sekolah dan remaja
adalah promosi kesehatan gigi di sekolah.
Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) adalah upaya kesehatan
masyarakat yang ditujukan untuk memelihara, meningkatkan kesehatan gigi dan
mulut seluruh peserta didik di sekolah binaan yang ditunjang dengan upaya
kesehatan perorangan berupa upaya kuratif bagi individu (peserta didik) yang
memerlukan perawatan kesehatan gigi dan mulut.Untuk kesehatan gigi dan mulut,
Riskesdas 2018 mencatat proporsi masalah gigi dan mulut sebesar 57,6% dan
yang mendapatkan pelayanan dari tenaga medis gigi sebesar 10,2% (Riskesdas,
2018). Adapun proporsi perilaku menyikat gigi dengan benar sebesar 2,8%. SD
UKGS adalah suatu SD yang melaksanakan kegiatan UKGS yaitu perawatan,
kegiatan penyuluhan kesehatan gigi untuk seluruh murid, pencegahan serta
pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut.
Tujuan UKGS: 1.Tujuan Umum: Tercapainya derajat kesehatan gigi dan
mulut peserta didik yang optimal. 2.Tujuan Khusus: a). Meningkatnya
pengetahuan, sikap dan tindakan peserta didik dalam memelihara kesehatan gigi
dan mulut. b). Meningkatnya peran serta guru, dokter kecil, orang tua dalam
upaya promotif-preventif. c). Terpenuhinya kebutuhan pelayanan medik gigi dan
mulut bagi peserta didik yang memerlukan.
Pelaksanaan UKGS dapat dilakukan beberapa tahap yaitu: 1) Tahap I
UKGS merupakan upaya kesehatan gigi dan mulut pada anak SD yang belum
terjangkau oleh tenaga kesehatan gigi tetapi dilakukan oleh tenaga kesehatan lain
dan staf pengajar pada sekolah tersebut, 2) Tahap II UGKS dilakukan oleh tenaga
kesehatan gigi dengan menggunakan sarana kesehatan gigi yang terbatas dan 3)
Tahap III UKGS merupakan pelayanan kesehatan gigi dan mulut bagi siswa yang
sudah terjangkau oleh tenaga kesehatan gigi dan sarana yang memadai.
Pemerintah menargetkan UKGS jangka panjang 2020 yaitu : a). Angka
bebas karies (gigi bercampur) umur 6 tahun =>50% b). Angka bebas karies kelas
6 =>70%. C). DMF-T usia 12 tahun =< 1 d. PTI =50% e. Angka Dentally Fit
kelas 6 =>85% (Kemenkes RI, 2012).
B. Rumusan Masalah
Sejauh mana peranan Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut Sekolah (UKGS)
dalam menurunkan angka karies gigi di SLB Aisyiyah Singaparna Kabupaten
Tasikmalaya.
C. Tujuan
1. Tujuan Umum
Mengetahui status kebersihan gigi dan mulut, def-t, DMF-T dan status
mempertahankan gigi pada murid SLB Aisyiyah Singaparna Kabupaten
Tasikmalaya.
2. Tujuan Khusus
1) Promotif
Mengetahui pengaruh perubahan kemandirian menyikat gigi murid SLB
Aisyiyah Singaparna setelah diberikannya penyuluhan pentingnya menjaga
kesehatan gigi dan mulut.
2) Preventif
Mengetahui perubahan nilai kebersihan gigi dan mulut pada murid SLB
Aisyiyah Singaparna Kabupaten Tasikmalaya.
3) Kuratif Sederhana
1. Mengetahui perubahan nilai rata-rata def-t sebelum dan sesudah
dilakukannya pelayanan asuhan.
2. Mengetahui perubahan nilai rata-rata DMF-T sebelum dan sesudah
dilakukannya pelayanan asuhan.
3. Mengetahui perubahan banyaknya gigi goyang sebelum dan sesudah
dilakukannya pelayanan asuhan.

D. Kegiatan
Rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dalam pelayanan asuhan
kesehatan gigi dan mulut di SLB Aisyiyah Singaparna, adalah:
1. Pemberitahuan kepada PKM Singaparna dalam rangka kegiatan pemeriksaan
kesehatan gigi dan mulut
2. Perizinan Kepala Sekolah SLB Aisyiyah Singaparna, perizinan stap Guru
pengajar dan Wali kelas, persiapan alat dan bahan.
3. Survei awal
4. Promotif (standar penyuluhan kesehatan gigi dan mulut)
5. Preventif (standar sikat gigi massal, standar rujukan pembersihan karang gigi
dan standar ART)
6. Kuratif (standar rujukan dan pencabutan pada gigi sulung grade 3 sampai 4)
7. Evaluasi berupa survei akhir
E. Asumsi
1. Asumsi positif
a. Kerjasama antara mahasiswa dengan pihak guru
b. Menjalin hubungan baik dengan guru dan para siswa
c. Meningkatkan pengetahuan yang cukup untuk pemberian penyuluhan tentang
kesehatan gigi
d. Menciptakan suasana yang menyenangkan.
2. Asumsi negatif
a. Siswa dan orang tua yang akan dilakukan tindakan tidak mengunjungi PKM
b. Penyuluhan kurang berjalan dengan baik karena siswa tidak bisa focus dalam
penerimaan materi penyuluhan.
c. Sarana dan prasarana kurang memadai
F. Sasaran
1. Sasaran langsung : Siswa anak asuh 3 orang dari kelas 2C dan 5 orang dari
kelas 5C di SLB Aisyiyah Singaparna Kabupaten Tasikmalaya.
2. Sasaran tidak langsung : seluruh siswa SLB Aisyiyah Singaparna.
G. Waktu
Lamanya rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dirinci dalam tabel
“Schedule Time” agar pelaksanaannya sesuai tepat waktu yang telah ditentukan.
Organisasi dalam struktur organisasi kegiatan Pelayanan Asuhan Kesehatan Gigi
dan Mulut SLB Aisyiyah Singaparna adalah pihak yang bersangkutan seperti
Kepala Sekolah di dukung oleh guru-guru. Tenaga pelaksana adalah mahasiswa
Keperawatan Gigi.
H. Pengumpulan Data
1. Data Umum
a. Keadaan Geografis
Nama Sekolah : : SLB Aisyiyah Singaparna
NIS / NSS : : 1102150002 / 802021224001
NPSN : : 20268131
Status Sekolah : : Swasta
Nomor/ Tanggal Akte Notaris : 23628/MPK/74 Tanggal 24-07-1974
Tahun Berdiri : 1986
Nomor/ Tanggal Ijin Operasional
: 009/SLB/JB/I/1986 Tanggal 30-01-
1986
Nomor/ Tanggal Akreditasi : 02.00. Lb. 0015. 06 Tanggal 26-01-
1. SDLB 2006 (B)
2. SMPLB : Lb. 002838 Tanggal 19 Oktober 2016
(A)
3. SMALB : Belum Diakreditasi
NPWP : 20.015.206.4-425.000
Telepon : (0265) 541537
E-mail : Slbaisyiyah2020@gmail.com
Website -
:Tunanetra, Tunarungu, Tunagrahita,
Jenis Kelainan ditangani
Tunadaksa dan Autis
Nama Kepala Sekolah : Tini Surtini, M.Pd
NIP : 196912111997022002
Alamat Sekolah : Kampus Pendidikan Muhammadiyah
Cikedokan
Kelurahan : Singaparna
Kecamatan : Singaparna
Kabupaten/ Kota : Kab. Tasikmalaya
Provinsi : Jawa Barat
Nama Yayasan : Aisyiyah
Alamat Yayasan : Kampus Pendidikan Muhammadiyah
:
Cikedokan
Kode Pos : : 4641
b. Keadaan Demografi
Tabel 1
Satuan Pendidikan SDLB
Kelas Kelas Kelas Kelas Kelas Kelas
Jenis
I II III IV V VI Jumlah
Kelainan
L P L P L P L P L P L P
A 1 1 2
B 1 5 6 2 1 15
C
C1 4 3 14 6 8 4 13 3 8 1 6 6 75
D
Autis
Kesulitan
Belajar
5 3 20 13 10 5 13 3 8 1 6 6
Jumlah 92
8 33 15 16 9 12

Tabel 2
Satuan Pendidikan SMPLB
Jenis Kelas VII Kelas VIII Kelas IX
Jumlah
Kelainan L P L P L P
A
B 2 4 6
C
C1 8 4 5 5 2 6 30
D
Autis
10 4 9 5 2 6
Jumlah 36
14 14 8

Tabel 3
Satuan Pendidikan SMALB
Jenis Kelas X Kelas XI Kelas XI
Jumlah
Kelainan L P L P L P
A
B 1 2 1 1 5
C
C1 5 5 1 1 5 3 20
D
Autis
5 6 3 1 6 4
Jumlah 25
11 4 10

2. Data Khusus
a. Ketenagaan
Tabel 4
PENDIDIKAN
PENDIDIK/ TENAGA STATUS
NO JML TERAKHIR
KEPENDIDIKAN
1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 6 7 8

1 Kepala Sekolah 1 1 1
1
2 Guru 18 8 18
0
3 Psikolog

4 Pekerja Sosial

5 Teknisi Sumber Belajar

6 Pustakawan

7 Terapis
Tenaga Administrasi
8 1 1 1
Sekolah / Operator Sekolah
9 Penjaga Sekolah/ Caraka 1 1 1

10 Instruktur/ Tutor

11 Tenaga lainnya

JUMLAH 21 9 12 1 18 2

3. Sarana dan Prasarana


a. Prasarana Pendidikan
1) Tanah
Tabel 5
Luas
No. Tanah Status Tanah Keterangan
Tanah
1 Tanah I 1.500 Milik Sendiri Sertifikat
M2 No.
588/Di.208/1985

2) Bangunan dan Ruangan


a. Jumlah Bangunan : 2 Bangunan
b. Luas Bangunan Seluruhnya : 480 m2
c. Jumlah Ruangan : 15 ruang
d. Status Ruangan : Milik Sendiri

Tabel 6

No. Nama Ruangan Jumlah Luas Keterangan


1 Ruang Kelas 5 ruang 208 M2 Baik
2 Ruang Kepala Sekolah 1 ruang 20 M2 Baik
3 Ruang Guru 1 ruang 49,59 M2 Baik
4 Ruang Komputer 1 ruang 20 M2 Baik
5 Ruang Perpustakaan 1 ruang 56,00 M2 Baik
6 WC/Jamban 9 ruang 29 M2 Baik,
7 Ruang Keterampilan 1 ruang 28,00 M2 Baik
8 Ruang Tata rias 1 ruang 14 M2 Baik
9 Ruang Aula 1 ruang 56,00 M2 Baik
10 Ruang UKS 1 ruang 14 M2 Baik
11 Ruang Tataboga 1 ruang 20 M2 Baik
12 Ruang kantin 1 ruang 24 M2 Baik
13 Ruang TU dan ruang 1 ruang 20 M2 Baik
tamu
14 Gudang 1ruang 30 M2 Baik
15 Tempat Beribadah 41,31 Baik
1 ruang
M2
16 Ruang Hearing Group 1 ruang 16 M2 Baik
17 Dapur Kantor 1 ruang 1,69 M2 Baik

b. Sarana Pendidikan
1) Sarana Ruang Kelas
Tabel 7

No. Nama Sarana Jumlah Keterangan

1 Kursi Siswa 152 buah Baik


2 Meja Siswa 152 buah Baik
3 Kursi Guru 18 buah Baik
4 Meja Guru 18 buah Baik
5 Lemari Buku 4 buah Baik
6 Papan Tulis 18 buah Baik
7 Tempat Sampah 10 buah Baik
8 Jam Dinding 18 buah Baik

2) Sarana Ruang Kepala Sekolah


Tabel 8

No Nama Sarana Jumlah Keterangan

1 Kursi Kepala Sekolah 1 buah Baik


2 Meja Kepala Sekolah 1 buah Baik
3 Kursi dan Meja Tamu 1 buah Baik
4 Lemari es 1 buah Baik
5 Papan Statistik 1 buah Baik
6 Printer 1 buah Baik
7 Filling Cabinet 1 buah Baik
8 Tempat Sampah 1 buah Baik
9 Jadwal Kegiatan Kepala 1 buah Baik
Sekolah
10 Laptop 1 buah Rusak Berat
11 Meja 2 buah Baik

3) Sarana Ruang Guru


Tabel 9

No Nama Sarana Jumlah Keterangan


1 Kursi Guru/ Kerja 18 buah Baik
2 Meja Guru/ Kerja 18 buah Baik
3 Printer 4 buah Baik
4 Papan Statistik 5 buah Baik
5 Papan Pengumuman 1 buah Baik
6 Jam Dinding 1 buah Baik
7 Tempat Sampah 2 buah Baik
8 Pemadam Kebakaran 1 buah Baik
9 Kipas Angin 2 buah Baik
10 TV 1 buah Baik
11 DVD Player 1 buah Baik
12 Gorden 1 set Baik
13 Brankas 2 buah Baik
14 Camera digital 1 buah Baik
15 Telpon 1 buah Baik
16 Lemari Buku 1 buah Baik
17 Meja Printer 2 buah Baik
18 Kursi dan Meja 1 buah Baik
Pimpinan
19 Meja 2 buah Baik
20 Dispenser 1 buah Baik

4) Sarana Tata Usaha dan Ruang Tamu


Tabel 10

No. Nama Sarana Jumlah Keterangan

1 Kursi Kerja 2 buah Baik


2 Meja Kerja 2 buah Baik
3 Lemari catalog 2 buah Baik
4 Laptop 1 buah Baik
5 Printer 1 buah Baik
6 Komputer 2 buah Baik
7 Jam Dinding 1 buah Rusak berat
8 Lemari Penghargaan/ Piala 1 buah Baik
9 Kursi dan Meja tamu 1 buah Baik 5) S
10 Kipas Angin 1 buah Baik a
r
ana Tempat Ibadah
Tabel 11

No. Nama Sarana Jumlah Keterangan


1 Lemari/ Rak 1 buah Baik
2 Perlengkapan Ibadah 15 stel Baik
3 Karpet 1 buah Baik
4 Kipas 1 buah Baik

6) Sarana WC/Jamban (Siswa dan Guru)


Tabel 12
No. Nama Sarana Jumlah Keterangan
1 Kloset duduk 2 buah Baik
2 Kloset jongkok 5 buah Baik
3 Urinoir 1 buah Baik
4 Gayung 7 buah baik
5 Gantungan Pakaian 7 buah baik
6 Ember 7 buah Baik

7) Ruang Peralatan Olahraga


Tabel 13

No. Nama Sarana Jumlah Keterangan


1 Net 3 buah Baik
2 Bet Pingpong 5 buah Baik
3 Star Block 4 buah Baik
4 Skiping 2 buah Baik
5 Dambel 3 buah Baik
6 Raket 5 buah Baik
7 Kok 2 pak Baik
8 Bola Pingpong 2 pak Baik
9 Bola Bocce 2 Set Baik
10 Speech Trainer + Cermin 1 buah Baik
11 Walker 2 buah Baik
12 Akustik/ peredam suara 1 buah Baik
13 Lapangan bocce 1 buah Baik

8) Sarana tempat bermain/ olahraga


Tabel 14
No. Nama Sarana Jumlah Keterangan
1 Lapangan tenis meja 1 baik, 1 rusak
2 buah
berat
2 Matras 2 buah 1 Rusak, 1
Baik
3 Tredmill 1 buah Baik
4 Sepeda Statis 1 buah Rusak ringan

9) Sarana Ruang Keterampilan Menjahit


Tabel 15

No. Nama Sarana Jumlah Keterangan


1 Papan Tulis 1 buah Baik
2 Lemari Pajangan Hasil Karya 1 buah Baik
3 Kursi Kerja 10 buah Baik
4 Meja Kerja 2 buah Baik
5 Mesin Jahit 2 set. Baik
6 Obras Baik, Rusak
2 buah
ringan
7 Overdeck 1 buah Baik
8 Mesin Bordir 1 buah Rusak ringan
9 Lemari Peralatan 1 buah Baik
10 Gergaji kayu 1 buah Baik
11 Gergaji Profil 1 buah Baik
12 Jig saw Makita 1 buah Baik
13 Word chiset ser 1 buah Baik
14 Tang buaya 1 buah Baik
15 Stabilizer matrik 1 buah Baik
16 Pengukur tekanan angin 1 buah Baik
17 Sendok ban 10 4 buah Baik
18 Bor Maktek 1 buah Baik
19 Toolkit Teksiro 1 set Baik
20 Klem F 50 cm 1 buah Baik
21 Spayer + mesin 1 buah Baik
22 Gergaji kayu/ circular saw 1 buah Baik
23 Alat tambal ban 1 set Baik
24 Compresor 1 buah Baik
25 Selang compresor 1 buah Baik
26 Bor 1 buah Baik
27 Oven 4 buah Baik
28 Panci 2 Set Baik
29 Angklung 1 set Baik
30 Gendang 3 set Baik
31 Besi tempat gendang 3 buah Baik
32 Mixrowape 1 buah Baik

10) Sarana ruang Keterampilan tatarias/ mencukur


Tabel 16

No. Nama Sarana Jumlah Keterangan


1 Peralatan merias 1 set Baik
2 Beauty cas DO 6 1 buah Baik
3 Cermin 1 buah Baik
4 Hair dryer 1 buah Baik
5 Lemari Rias 1 buah Baik
6 Tempat cuci rambut 1 set Baik

11) Sarana ruang tataboga


Tabel 17
No. Nama Sarana Jumlah Keterangan

1 Magic Com 1 buah Baik


2 Dispenser 1 buah Baik
3 Kompor Gas 1 buah Baik
4 Piring 10 buah Baik
5 Gelas 2 lusin Baik
6 Sendok dan Garpu 1 lusin Baik
7 Alas dan Tutup gelas 1 lusin Baik
8 Baki 2 buah Baik
9 Blender 2 buah Baik
10 Mixer 1 buah Baik
11 Kulkas 2 pintu 1 buah Baik
12 Tabung Gas 1 buah Baik
13 Panci 2 buah Baik
14 Ember 1 buah Baik
15 Ketel 2 buah Baik
16 Baskom 1 buah Baik
17 Lemari es 1 buah Baik

12) Sarana Ruang Kantin


Tabel 18

No. Nama Sarana Jumlah Keterangan

1 Kompor Gas 1 buah Baik


2 Piring 10 buah Baik
3 Gelas 2 lusin Baik
4 Sendok dan Garpu 1 lusin Baik
5 Tabung Gas 1 buah Baik
13) Sarana Perpustakaan
Tabel 19

No. Nama Sarana Jumlah Keterangan


14) Sarana ruang UKS
1 Kursi Citos 10 buah Baik, Rusak
Tabel
ringan
20
2 Meja 2 buah Baik
3 Lemari 2 buah Baik
No. Nama Sarana Jumlah Keterangan
4 Rak buku 8 buah Baik
15 Tempat cuci kerja
Meja/ Kursi / Westafel 11set
buah Baik
Baik
26 Dental study mdel
Kursi tamu 11 buah
set Baik
Baik
37 tensi
Buku,darah
majalah dll 1250
buah
buah Baik
Baik
48 High
TV meter 11 buah
buah Baik
Baik
59 Timbangan
Meja Baca Manual 12 buah
buah Baik
Baik
6 Gambar 1 buah Baik
7 Termometer 2 buah Baik
8 Stethoscope 1 buah Baik
9 KIT UKS 1 buah Baik
10 Kotak P3K 1 buah Baik
11 Torso Gigi 1 buah Baik
12 Refleksi Mata 1 buah Baik
13 Timbangan dan Pengukur 1 buah Baik
Tinggi Badan
14 Pengukur tinggi badan 1 buah Baik
15 Lemari 1 buah Baik
16 Jam dinding 1 buah Baik
17 Baju Kesehatan 2 buah Baik

15) Sarana ruang Hearing Group


Tabel 21
No. Nama Sarana Jumlah Keterangan

1 Hearing Group 1 set Baik


2 Karpet 1 buah Baik

16) Sarana ruang TIK


Tabel 22

No. Nama Sarana Jumlah Keterangan

1 Komputer 5 set 4 Baik, 1


rusak berat
2 Printer 2 buah Baik
3 Karpet 1 buah Baik
4 Gorden 1 buah Baik
5 Kipas Angin 1 buah Baik

17) Sarana Ruang Aula


Tabel 23

18) Sarana
No. Gudang Nama Sarana Jumlah Keterangan
Tabel
1 Meja Pimpinan 2 buah Baik
24
2 kursi pimpinan 4 buah Baik
3 Meja 30 buah Baik
No. Nama Sarana Jumlah Keterangan
4 Kursi 60 buah Baik
15 Peralatan
In focus dan barang-barang 1 buah Rusak
Baik berat
6 yang
Soundsudah tidak terpakai
system 2 buah Baik
7 Keyboard 1 buah Baik
8 Kursi tamu 1 set Baik
9 Kipas angin 2 buah Baik
10 Jam dinding 1 buah Baik
I. Pengolahan Data
Berdasarkan hasil survei diperoleh data sebagai berikut :
 Jumlah siswa SD Negeri 3 Cigugur : 94
 Jumlah Siswa yang diperiksa : 8
a. Prevalensi Karies

Prevalensi Karies =
∑ Anak terkena karies ×100 %
∑ anak diperiksa
7
Prevalensi kelas1−6= ×100 %=87,5 %
8

Anak yang terkena karies Anak yang


diperiksa
Siswa 7 8
kelas 2C
dan 5C

b. OHI-S Rata-rata

Rata−RataOHI −S=
∑ OHI −S
∑ Orang diperiksa
12,2
Rata−RataOHI −S= =¿
8
OHI-S = 1,5 (Sedang)
c. DMF-T Rata-rata

Rata−Rata DMF−T =
∑ DMF−T
∑ Orang diperiksa

22
Rata−Rata DMF−T = =2,7
8

DMF-T = 2,7 (Sedang)


d. def-t Rata-rata

Rata−Rata≝−t =
∑ ¿−t
∑ Orang diperiksa
12
Rata−Rata≝−t = =¿1,5
8
def-t = 1,5 (Rendah)

e. Rata-rata status perawatan gigi (PTI)


F 0
PTI = ×100 %= × 100 %=0 %
DMF−T 2,7

J. Identifikasi Masalah
Masalah yang ditemukan:

1. Prevalensi karies : 87 %
2. OHI-S Rata-rata : 1,5 (sedang)
3. def-t Indeks : 1,5 (rendah)
4. DMF-T Indeks : 2,7 (sedang)
5. PTI : 0%

Tabel 25
Temuan Target
No Masalah Kesenjangan % Ranking
Kasus 2020

1. Prevalensi III
Karies 87% <50% 37% 74%

2. OHI-S 1,5 < 1,2 0,3 25% IV

3 def-t 1,5 <2 0,5 25% V

4 DMF-T 2,7 < 1,2 1,5 125% I

5 PTI 0% >20% 20% 100% II

Identifikasi masalah kesehatan gigi dan mulut


Dari data hasil pemeriksaan yang telah di lakukan, dapat di identifikasi
masalah sebagai berikut:
1. Rata-rata PTI = 54,5% sedangkan menurut target nasional PTI > 20%
berarti keadaan ini sudah memenuhi target nasional perlu dilakukan
pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut.
2. Rata-rata DMF-T = 2,7 sedangkan menurut target nasional adalah DMF-T
<1,2 berarti keadaan ini belum memenuhi target nasional perlu dilakukan
pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut.
3. Rata-rata def-t = 1,5 sedangkan menurut target nasional adalah def-t < 2
berarti keadaan ini sudah memenuhi target nasional dan perlu dilakukan
pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut.
4. Rata-rata OHI-S = 1,5 dengan kriteria sedang sedangkan menurut target
nasional OHI-S < 1,2 berarti keadaan ini belum memenuhi target nasional
dan perlu dilakukan pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut.
K. Matriks Prioritas Masalah, Penentuan Alternatif Masalah dan Penentuan
Prioritas Masalah
Tabel 26
Matriks Prioritas Masalah, Penentuan Alternatif Masalah dan Penentuan
Prioritas Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut
No Prioritas Prioritas Pemecahan

Rumusan Masalah Penyebab Alternatif Masalah

Masalah U S G R Masalah Pemecahan M V I C MVI/


C

1 Angka 4 4 3 I Kurangnya a)Adanya p 5 3 4 4 15


prevalensi kesadaran elatihan
karies, def- akan guru UKS
t dan kesehatan dan dokter
DMF-T gigi dan kecil bagi
dengan mulut murid
pengetahu tentang
an yang kesehatan
cukup gigi dan
5 4 5 4 25
(sedang ) mulut.

b)Memberik
an
perlindunga
n khusus
pada gigi
tetap yang
sudah
erupsi
supaya
tidak
terbentuk
karies

2 OHI-S 3 3 3 II a)Teknik a) Melakuk 5 5 4 4 25


Rata-rata dan an
sedang frekuensi demonstra
dengan menyikat si cara
pengetahu gigi yang menyikat
an yang kurang gigi
cukup sebelum
b)Kurangn
tepat sikat gigi
ya promosi
masal
kesehatan 5 5 5 4 31,25

b)Memberik
an
penyuluha
n tentang
cara
menyikat
gigi
dengan
teknik
yang baik
dan benar
dengan
waktuyang
tepat.

Keterangan :
U = Urgent (bobot masalah berdasarkan waktu)
S = Serioussnes (bobot masalah berdasarkan kesungguhan/ keseriusan)
G = Growth (Daya ungkit masalah terhadap masalah / pertumbuhan)
M = Magnitude ( besarnya masalah yang dapat diselesaikan)
V = Venerability ( Sensitifitas jalan keluar)
I = Importance ( Pentingnya jalan keluar)
C = Cost/Biaya (efisiensi)
R = Ranking
Dengan demikian alternatif pemecahan masalah diatas diprioritaskan
dengan memberikan perlindungan khusus pada gigi tetap yang sudah erupsi
supaya tidak terbentuk karies.
Setelah data berhasil dikumpulkan, dilanjutkan dengan pengolahan data.
Data tersebut disusun sedemikian rupa sehingga jelas sifat-sifat yang dimilikinya
dan dikelompokan kedalam data umum dan data khusus.
L. Analisa Masalah
Tabel 27
Analisa Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut
Rumusan Penyebab Masalah Rumusan Penyebab
Masalah Masalah
Nilai rata-rata a. Input Kurangnya pemahaman
angka PTI siswa 1) SDM orang tua dalam menjaga
SLB Aisyiyah 2) Dana Kesehatan gigi dan mulut
Singaparna 3) Material anaknya
Kabupaten b. Proses
Tasikmalaya c. Lingkungan
1) Geografis
2) Transformasi

M. Alternatif Pemecahan Masalah


Tabel 28
Alternatif Pemecah Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut
Rumusan Inventarisasi Rumusan Pendekatan
Penyebab Alternatif Pemecahan Masalah
Masalah Masalah

Kurangnya tenaga 1. Mengusulkan 1. Mengintegrasikan


perawat gigi untuk pengangkatan tenaga kesehatan gigi pada
melaksanakan perawat gigi pelatihan tenaga
kegiatan Pelayanan 2. Melatih tenaga kesehatan lain
Asuhan Kesehatan kesehatan lain 2. Mengintegrasikan
Gigi dan Mulut 3. Melatih guru orkes kesehatan gigi pada
pelatihan guru orkes

N. Prioritas Pemecahan Masalah


Tabel 29
Prioritas PemecahanMasalah Kesehatan Gigi dan Mulut
No. Alternatif M V I C MxVxl
C
Pemecahan Masalah

1 Mengusulkan 5 4 4 4 20
pengangkatan tenaga
perawat gigi

2 Melatih tenaga 4 3 3 4 9
kesehatan gigi

3 Melatih guru orkes 3 3 3 2 13,5

O. Membuat Rencana Program


Hasil survei yang dilakukan pada anak SLB Aisyiyah Singaparna
Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 8 anak didapatkan angka rata-rata DMF-T =
2,7 Rata-rata def-t = 1,5 berarti :
 Jumlah tambalan yang harus dilakukan adalah 22 tambalan
 Jumlah pencabutan yang harus dilakukan adalah 12 pencabutan
 Jika satu tambalan diperlukan waktu 10 menit, jadi 22 tambalan memerlukan
waktu 220 menit = 3,6 jam
 Jika pencabutan gigi memerlukan waktu 5 menit, jadi 12 pencabutan
memerlukan waktu 60 menit = 1 jam
 Maka waktu yang diperlukan untuk penambalan dan pencabutan adalah 4,6
jam
 Jika perawat gigi berkerja dalam sehari 90 menit efektif, maka 276 menit : 90
menit = 3 hari kerja
 Jika jumlah perawat gigi yang berkerja adalah 1 orang maka dibutuhkan 3 hari
kerja untuk pencabutan dan penambalan
 Jumlah pasien skaling 3 orang. Maka yang perlu kita perhitungkan adalah
waktu untuk mengerjakan.
 Jika 3 pasien skaling memerlukan waktu 60 menit, maka 180 menit
 Jika perawat gigi bekerja dalam sehari 90 menit efektif, maka 180/90menit = 2
hari kerja.
P. Biaya
Tabel 30
Rencana anggaran pelaksanaan pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut di
SLB Aisyiyah Singaparna
No Uraian Kegiatan Biaya Jumlah

1. Persiapan

a. Alat tulis kantor dan surat izin


b. Kartu Survei Rp. 147.000,- Rp. 147.000,-
c. Kartu Rujukan
d. Biaya Perlengkapan
2. Pelaksanaan

a. Promotif
1. Model Rahang Rp. 282.000,-
Rp. 135.000,-
2. Model sikat gigi
b. Preventif
1. Disclosing
2. Sikat gigi Rp. 387.500,-
Rp. 105.500,-
3. Pasta gigi
c. Kuratif
1. Bahan ART
Rp. 725.500,-
2. Betadine Rp. 338.000,-
3. Kapas
4. Kasa gulung
5. Tissue
6. Alcohol 70%
7. Eugenol
3. Sterilisasi
Rp. 200.000,- Rp. 925.500,-
a. Benicide
b. Aquades
c. Pemeliharaan alat dan sarana
Keterangan :
Program pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut masyarakat ini
dilaksanakan sebagai wujud praktek lapangan di bawah naungan jurusan
keperawatan gigi poltekkes kemenkes tasikmalaya.
Berdasarkan penelitian awal pelayanan asuhan keperawatan gigi dan mulut
di SLB Aisyiyah Singaparna Kabupaten Tasikmalaya tahun 2021 ditemukan
kasus kesehatan gigi dan mulut sebagai berikut:
Hasil Survei Awal Kelas 2C di SLB Aisyiyah Singaparna
Kriteia DMF- Kriteria OHI
No. Nama L/P Umur Kelas d e f def-t D M F DI CI Kriteria
T -S
Sangat Sangat
1 Ainun Nur Asifa P 8 2C 0 0 0 0 4 0 0 4 1,3 0 1,3 Sedang
rendah rendah
Sangat Sangat
2 Alif Nugraha L 8 2C 0 1 0 1 0 0 0 0 1,1 0 1,1 Baik
rendah rendah
Rendah Sangat
3 Muhamad Dikri L 9 2C 0 7 0 7 4 0 0 4 1,6 0 1,6 Sedang
rendah
Jumlah 0 8 0 8 8 0 0 8 4 0 4
Rendah 2, Rendah
Rata rata 0 2,7 0 2,7 0 0 2,7 1,3 0 1,3 Sedang
7
Hasil Survei Awal Kelas 5C di SLB Aisyiyah Singaparna
L/ Kriteri DMF- Kriteria OHI
No. Nama Umur Kelas d e f def-t D M F DI CI Kriteria
P a T -S
Sangat Rendah
1 Nur Ibrahim Siddiq L 11 5C 0 1 0 1 7 0 0 7 2 0,3 2,3 Sedang
rendah
Sangat Sangat
2 Fabian Putra Nugraha L 12 5C 0 2 0 2 2 0 0 2 1,1 0,3 1,4 Sedang
rendah rendah
Rizki Alhakam Sangat Sangat
3 L 11 5C - - - - 0 0 0 0 1,1 0 1,1 Baik
Aonillah rendah rendah
Sangat Sangat
4 Muhammad Sidik L 15 5C - - - - 4 0 0 4 1,6 0 1,6 Sedang
rendah rendah
Rido Alfian Sangat Sangat
5 L 11 5C 0 1 0 1 1 0 0 1 1,8 0 1,8 Sedang
Hidayatulloh rendah rendah
Jumlah 0 4 0 4 14 0 0 14 7,6 0,6 8,2  
Sangat Sedang
Rata rata 0 0,8 0 0,8 2,8 0 0 2,8 1,5 0,12 1,64 Sedang
rendah
RENCANA PERAWATAN
No. Nama L/P Umur Prevdent Konservasi Exodontia Observasi Rujukan Ket

Skaling TAF ART Non ART

1 Ainun Nur Asifa P 8 - V 74, 84 12, 22 -

2 Alif Nugraha L 8 - V - - 51

3 Muhamad Dikri L 9 - V 16, 26, 36, 46 - 55,54, 64, 65,


75, 84, 85
4 Nur Ibrahim Siddiq L 11 - V 15, 37, 45 16, 36, 46, 47 55

5 Fabian Putra Nugraha L 12 V V 26, 36 - 55, 85

6 Rizki Alhakam Aonillah L 11 - V - - -

7 Muhammad Sidik L 15 - V - 11, 21, 22, 46 -

8 Rido Alfian Hidayatulloh L 11 - V 46 - 55

No Nama

1 Naufal Hanif
2 Nur Ibrahim Siddiq

3 Fabian Putra Nugraha

4 Rizki Alhakam
Aonillah

5 Eva Muhammad Sidiq

14

15

16

17

18

Hasil Survei Awal Kelas 2C di SLB Aisyiyah Singaparna


Kriteia DMF- Kriteri OHI-
No. Nama L/P Umur Kelas d e f def-t D M F DI CI Kriteria
T a S
1 Ainun Nur Asifa P 8 2C 0 0 0 0 Sangat 2 0 2 4 Sangat 0,3 0 0,3 Baik
rendah rendah
Sangat Sangat
2 Alif Nugraha L 8 2C 0 1 0 1 0 0 0 0 0,2 0 0,2 Baik
rendah rendah
Rendah Sangat
3 Muhamad Dikri L 9 2C 0 7 0 7 0 0 4 4 0,5 0 0,5 Baik
rendah
Jumlah 0 8 0 8 2 0 6 1 0 1
Renda 2,7 Rendah Sangat
Rata rata 0 2,7 0 2,7 0,6 0 2,1 0,3 0 0,3
h rendah

Hasil Survei Awal Kelas 5C di SLB Aisyiyah Singaparna


Kela Kriteria DMF- Kriteria OHI
No. Nama L/P Umur d e f def-t D M F DI CI Kriteria
s T -S
1 Nur Ibrahim Siddiq L 11 5C 0 1 0 1 Sangat 4 0 3 7 Rendah 1 0 1 Baik
rendah
Sangat Sangat
2 Fabian Putra Nugraha L 12 5C 0 2 0 2 0 0 2 2 0,7 0 0,7 Baik
rendah rendah
Sangat Sangat
3 Rizki Alhakam Aonillah L 11 5C - - - - 0 0 0 0 0,5 0 0,5 Baik
rendah rendah
Sangat Sangat
4 Muhammad Sidik L 15 5C - - - - 4 0 0 4 0,3 0 0,3 Baik
rendah rendah
Rido Alfian Sangat Sangat
5 L 11 5C 0 1 0 1 0 0 1 1 0,8 0 0,8 Baik
Hidayatulloh rendah rendah
Jumlah 0 4 0 4 8 0 6 14 3,3 0 3,3
Sangat 1, Sedang
Rata rata 0 0,8 0 0,8 1,6 0 2,8 0,6 0 0,6 Baik
rendah 2
LAPORAN HASIL PRAKTIK KERJA LAPANGAN
DI SLB AISIYAH SINGAPARNA

Tempat PKL : SLB Aisyiyah Singaparna


Waktu Kegiatan : Tanggal : 03 September 2021 s/d 22 Oktober 2021
Hari : Setiap hari Jumat
Waktu : Jam 08.00 WIB s.d 10.00 WIB
Sasaran Kegiatan :1. Sasaran langsung : Siswa siswi anak asuh sebanyak 8
orang dari kelas 2C (3 orang) dan kelas 5C (5 orang)
2. Sasaran tidak langsung : Seluruh siswa-siwi SLB
Aisyiyah Singaparna sebanyak 151 orang terdiri dari
tingkat SD 88 orang, SMP 41 orang dan SMA 22 orang
Guru Pendamping : Epi Kapiah, S.Pd.
Cecep Syarifudin, S.Pd.
Pelaksanaan Kegiatan : 1. Pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut
2. Penyuluhan kesehatan gigi dan mulut
3. Sikat gigi masal
4. Pencabutan gigi susu yang goyang
5. Penambaran ART
6. Topical aplikasi fluor
7. Scalling
8. Konsultasi masalah keperawatan gigi anak bersama
orang tua
9. Pemberian rujukan tindakan perawatan gigi yang tidak
dapat dilakukan di sekolah
Laporan Kegiatan Setiap Kunjungan PKL
1. Jumat, 03 Perkenalan secara umum Rudi Trianto, S.Si.T., MDSc
September 2021 pihak SLB oleh Kepala
Sekolah SLB Aisyiyah
Singaparna serta pembukaan
PKL secara simbolis oleh
ketua jurusan Keperawatan
Gigi dilanjutkan dengan
perkenalan mahasiswa pada
setiap murid yang menjadi
anak asuhnya
2. Jumat, 10 Penyuluhan tentang Eli Setiadi, Am.Kg
September 2021 pentingnya menjaga Samjaji, S.Si.T., Ma.Kes
kesehatan gigi dan mulut,
survey awal serta
melakukan pengajaran
mengenai cara menyikat
gigi yang baik
3. Jumat, 17 Melanjutkan melakukan Winda Pratiwi, S.ST.
September 2021 survey awal serta mulai Lina Rismayani, S.SiT., M.
memberikan hasil survey Kes
awal kunjungan sebelumnya
kepada guru wali kelas
4. Jumat, 24 Memberikan hasil survey Dr. Hj. Nia Daniati, S.Si.T.,
September 2021 awal kepada walikelas dan M.Kes
meminta walikelas untuk Mita Tiana,
ikut serta membantu
memberitahukan orang tua
murid datang kesekolah
dalam hal untuk melakukan
konsultasi perawatan
selanjutnya, melakukan
penyuluhan tentang cara
pemilihan sikat gigi yang
baik
5. Jumat, 01 Pelaksanaan PKL dari drg. Anie Kristiani, M. Pd
Oktober 2021 rumah secara daring dalam Rena Setiana, S.ST., M.K.M
hal ini dilakukan untuk
konsultasi atau bimbingan
cara pengerjaan laporan
PKL yang baik
6. Jumat, 08 Konsultasi dengan orang tua Dr. Hj. Eliati Sri Suharja,
Oktober 2021 siswa siswi tentang S.Si.T., M.Kes
perawatan gigi anak yang Wahyudin, S.ST.
harus dilakukan seta
penandatanganan lembar
persetujuan tindakan dan
melakukan perawatan gigi
7. Jumat, 15 Pelaksanaan perawatan gigi Aan Kusmana, SKM., Ma.
Oktober 2021 serta pelaksanaan survey Kes
akhir dan kegiatan sikat gigi Agung Widyagdo, S.Si.T.,
masal MDSc
8. Jumat, 22 Penutupan PKL secara Rieza Zulfahmi Taftazani,
Oktober 2021 simbolis oleh Kepala S.ST., M.Kes
Sekolah SLB Aisyiyah Samjaji, S.Si.T., MA. Kes
Singaparna dan dosen
jurusan keperawatan gigi
serta dilanjutkan dengan
pembagian penghargaan
kepada siswa yang bebas
dari gigi berlubang
Hasil Kegiatan :
1. Survey awal : def-t = 1,5 (rendah)
DMF-T = 2,7 (sedang)
OHI-S = 1,5 (sedang)
2. Rencana perawatan : Scalling = 2 orang
Penambalan ART/GIC = 12 gigi
Pencabutan gigi susu = 12 gigi
Rujukan penambalan non ART = 10 gigi
Rujukan pencabutan gigi tetap =0
3. Survey awal : def-t = 1,5 (rendah)
DMF-T = 2,7 (sedang)
OHI-S = 0,5 (baik)

Kesimpulan :
 Berdasarkan hasil kegiatan PKL yang dilaksanakan mulai tanggal 03
September sampai tanggal 22 Oktober 2021 telah terdapatnya perubahan pada
tingkat kebersihan gigi dan mulut siswa yaitu terbukti dari hasil servey awal
menunjukan nilai OHI-S 1,5 kriteria sedang menjadi OHI-S 0,5 kriteria baik.
 Bebasnya siswa dari karang gigi hal ini terbukti dari hasil scalling
(pembersihan karang gigi) pada siswa yang awalnya nilai CI 0,6 kriteria baik
menjadi CI 0.
 Terdapat perubahan nilai D (decay) menjadi F (filling) yaitu sebanyak 12 gigi.
 Berkurangnya siswa dari masalah gigi goyang terbukti dari banyaknya gigi
goyang hasil survey awal adalah 12 gigi dan hasil survey akhir adalah 10 gigi.
 Adanya kemandirian dan kesadaran siswa dalam pelaksanaan menyikat gigi
dengan baik tanpa bantuan orang lain

Hasil Dokumentasi Kegiatan:

03 SEPTEMBER 2021
(Acara Pembukaan PKL)

(Pengenalan Mahasiswa kepada Peserta Didik)


10 SEPTEMBER 2021
(Survei Awal)

(Penyuluhan)

(Sikat Gigi Masal)


17 SEPTEMBER 2021
Kegiatan Penyuluhan Melalui Nyanyian
Kegiatan Penyuluhan Cara Penggunaan Handsanitaizer

Pendekatan dengan Peserta Didik

24 SEPTEMBER 2021
Kegiatan Penyuluhan Melalui Nyanyian dan Gerak
Pembagian Hasil Pemeriksaan Awal kepada Orang Tua Siswa
01 OKTOBER 2021
Kegiatan Bimbingan PKL Online oleh Dosen Poltekkes Kemenkes
Tasikmalaya

08 OKTOBER 2021
Kegaiatan Perawatan Gigi
15 OKTOBER 2021
Kegiatan Sikat Gigi Masal
22 OKTOBER 2021
Penutupan PKL

Pembagian Penghargaan pada Siswa Bebas Karies dan Pembagian Snack

Anda mungkin juga menyukai