MAKALAH
PRAKTIK MC (MASTER of Ceremony)
DAN MODERATOR
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Public Speaking
Disusun:
Eunike Virgin Arini Gulo (20600004)
Rengganis Aprilia Putri Asri (20600011)
Putri Haifa (20600018)
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA
2022
KATA PENGANTAR
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha
Esa karena telah memberikan rahmat dan hidayahnya serta kesempatan pada kami
untuk menyelesaikan makalah yang berjudul “PRAKTIK MC (MASTER of
Ceremony) DAN MODERATOR” dengan tepat waktu. Makalah ini disusun untuk
memenuhi tugas public speaking dengan Ibu Titiek Surya Ningsih, S.Sos.I, M.Si
selaku dosen. Selain itu, kami berharap agar makalah ini dapat menambah wawasan
dan ilmu yang bermanfaat bagi siapapun yang membacanya.
Terimakasih atas perhatiannya, waktu, dan juga kesempatan yang telah di
berikan kepada kami untuk menyelesaikan makalah ini. Saya menyadari bahwa
makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang
membangun akan saya terima demi kesempurnaan makalah ini.
Jakarta, 07 Januari 2022
Penyusun
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL…………………..................................................................... i
KATA PENGANTAR …………………................................................................. ii
DAFTAR ISI…………………………………………............................................. iii
BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG.......................................................................................... 4
1.2 RUMUSAN MASALAH...................................................................................... 5
1.3 TUJUAN DAN MANFAAT................................................................................. 5
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian dari Master of Ceremony (MC).............................................................6
2.2 Tugas dan Peran MC ……......................................................................................7
2.3 Keterampilan Dasar menjadi MC............................................................................8
2.4 Penguasaan Acara....................................................................................................9
2.5 Pengertian dari Moderator.....................................................................................10
2.6 Langkah Urutan Tugas dari Moderator................................................................11
2.7 Kesalahan yang Harus Dihindari Moderator.......................................................14
2.8 Tips Menjadi Moderatos yang Baik......................................................................16
BAB III PRAKTEK
3.1 Perlengkapan yang Digunakan..............................................................................21
3.2 Skrip Master of Ceremony....................................................................................21
3.3 Skrip Moderator....................................................................................................25
BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan............................................................................................................30
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................31
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Setiap orang pasti dapat berbicara, tetapi tidak setiap orang mampu
berbicara secara mudah dan menarik di depan umum. Berbicara di depan
umum merupakan sebuah kemampuan atau skill public speaking yang dapat
dipelajari. Tekniknya dapat dengan mudah dipelajari dan sudah menjadi hal
umum yang dapat dilakukan oleh banyak orang. Tentunya tak jarang sekarang
ini berbicara di depan umum merupakan salah satu hal yang menjadi
tantangan tersendiri dalam kehidupan pribadi, sosial, dan kehidupan
professional.
Bagi mereka yang sudah dikenalkan atau terbiasa berbicara di depan
umum, mudah baginya untuk menguasai audiens, tetapi bagi sebagian mereka
yang tak terbiasa berbicara di depan umum, akan menganggap bahwa
berbicara di depan umum merupakan hal yang menegangkan dan menakutkan.
Dalam public speaking ada sebuah kegiatan yaitu menjadi seorang
Master of Ceremony (MC) dan sebagai Moderator. Bentuk kegiatan yang
dibawakan MC umumnya yaitu memperkenalkan peserta, artis, atau
pembicara yang akan segera tampil di atas panggung, berdialog dengan
penonton atau khalayak, dan bentuk kegiatan MC secara utama yaitu menjaga
tempo acara. Moderator adalah sebutan umum bagi seseorang pemandu acara
diskusi, seminar, atau talkshow. Ialah yang membuka, memberi kata
pengantar, memimpin dan mengendalikan jalannya acara, termasuk mengatur
waktu presentasi dan mekanisme acara.
Kedua kegiatan tersebut tidak bisa dipisahkan dari yang namanya
public speaking. Menjadi MC dan menjadi seorang moderator tidaklah
mudah, namun bukan berarti sulit untuk dipelajari. Dalam tulisan ini kita akan
mengetahui lebih dalam tentang kedua kegiatan public speaking tersebut.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan pemahaman yang telah dipaparkan, maka beberapa rumusan masalah
yang berkaitan dengan, Praktik Public Speaking MC (Master of Ceremony) dan
Moderator yaitu:
1. Apa pengertian dari Master of Ceremony?
2. Apa tugas dan peran Master of Ceremony?
3. Apa saja keterampilan dasar untuk menjadi MC?
4. Bagaimana untuk penguasaan acara sebagai MC?
5. Pengertian Moderator?
6. Bagaimana langkah melaksanakan urutan tugas Moderator?
7. Apa saja kesalahan yang harus dihindari Moderator?
8. Bagaimana tips agar menjadi Moderator yang baik?
1.3 Tujuan
Adapun tujuan penulisan ini, yaitu:
1. Untuk menjelaskan pengertian MC
2. Untuk menjelaskan pengertian Moderator
3. Untuk menjelaskan apa saja tugas dari Moderator dan MC
4. Untuk mengetahui keterampilan dasar menjadi MC
5. Untuk menjelaskan Kesalahan yang harus dihindari dari Moderator
6. Untuk menjelaskan cara agar menjadi Moderator yang baik
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian MC (Master of Ceremony)
Public speaking adalah kemampuan berbicara di depan banyak orang,
menyampaikan pesan yang dapat dimengerti dan dipercaya oleh public
pendengarnya. Tujuan berbicara di depan public pun bermacam-macam seperti
mentransfer informasi, memotivasi orang, atau hanya sekedar bercerita. Adapun
salah satu bentuk dari kegiatan public speaking adalah Master of Ceremony
(MC). Master of Ceremony atau MC adalah suatu kegiatan untuk memandu
sebuah acara, termasuk didalamnya memandu acara formal, semi formal, hiburan,
acara ulang tahun, talkshow dan sebagainya. MC adalah seseorang yang bertugas
sebagai tuan rumah sekaligus menjadi pemimpin acara dalam panggung
pertunjukan, hiburan, pernikahan, dan acara-acara sejenisnya. Biasanya MC
membawakan narasi atau informasi di dalam suatu kegiatan atau acara yang
dibawakannya.
Bentuk kegiatan yang dibawakan MC umumnya yaitu memperkenalkan
peserta, artis, atau pembicara yang akan segera tampil di atas panggung, berdialog
dengan penonton atau khalayak, dan bentuk kegiatan MC secara utama yaitu
menjaga tempo acara. Selain itu, dalam membawakan acara tentunya agar peserta
tidak bosan dengan acara yang diikuti, seorang MC juga dituntut untuk
membawakan lelucon atau hiburan ringan.
Menjadi seorang MC atau pembawa acara bukanlah hal yang mudah,
namun tidak berarti sulit untuk dipelajari. Kemapuan seorang MC akan
menentukan apakah sebuah acara akan berlangsung sukses, lancar, meriah atau
tidak.
Ada banyak alasan kenapa orang belajar untuk menjadi MC:
1. MC bisa dijadikan sebagai pekerjaan, dengan menjadi MC yang professional
kita bisa mendapatkan income dari profesi ini.
2. Banyak orang tertarik karena memang sering berperan sebagai MC di sebuah
acara seperti dikantor, di lingkungan tempat tinggal, di acara komunitas atau
organisasi dan sebagainya.
3. Orang-orang hanya ingin belajar, artinya tidak punya keinginan untuk menjadi
MC professional atau juga tidak pernah memandu sebuah acara. Persiapan
yang memadai adalah salah satu kunci kesuksesan seorang MC.
2.2 Tugas dan Peran Master of Ceremony
Persiapan yang baik adalah bagian dari profesionalisme. Seorang MC
yang baik akan mempersiapkan segala sesuatunya, seperti busana dan materi
acara, supaya acara yang dipandunya dapat berlangsung dengan lancar.
Sebelum membahas mengenai persiapan yang harus dilakukan oleh seorang
MC, terlebih dahulu kita harus mengetahui apa saja yang menjadi tugas dan
peran seorang MC.
Tugas dan Peran seorang MC:
1. Menyambut hadirin:
Dimulai dengan menyambut audiens, ucapan terima kasih atau
kehadiran mereka.
2. Sapa pembicara:
Mengucapkan terima kasih kepada pembicara dan pengisi acara.
3. Kenali dan kuasai tema, kemukakan nama, tema dan tujuan acara.
4. Sampaikan susunan acara kepada hadirin, waktu mulai, urutan
pembicara/penampilan, break/ishoma.
5. Kenalkan pembicara:
Miliki biodata pembicara dan sampaikan yang relevan dengan
acara/topic.
6. Simak dan catat:
Catat poin penting dan menarik untuk dijadikan rujukan dan sebagai
bridging ke pembicara berikutnya.
7. Sampaikan humor:
Selipkan gimmick humor untuk memperkenalkan acara atau ice
breaking.
8. Santai, rileks
9. Menutup acara:
Sampaikan terima kasih kepada hadirin, sebutkan poin-poin penting.
2.3 Keterampilan Dasar menjadi MC
Untuk menjadi MC yang baik, minimal ada tiga kemampuan dasar yang harus
dikuasai dan menjadi kunci utama berhasil dan tidaknya MC membawakan
sebuah acara dengan sukses. Antara lain:
1. Keterampilan Vokal
Vokal atau suara adalah modal utama bagi seorang MC. Ada MC yang
katakatanya sangat renyah, jelas, menarik dan membuat orang suka
mendengarnya, namun juga ada MC yang suaranya garing, tidak jelas,
membosankan dan membuat orang enggan mendengarnya. Inilah perbedaan
mana MC yang memiliki ketrampilan oleh vokal yang baik dan tidak.
Sehingga ketrampilan olah vokal ini adalah sebuah kemampuan di mana
seorang MC mampu menguasai dinamika komunikasi yang baik dan menarik.
2. Kepribadian yang Menarik
Kepribadian yang di maksud adalah seorang MC harus menampilkan diri apa
adanya atau memiliki keaslian. Seorang MC yang baik tidak perlu meniru
orang lain, ia cukup menjadi dirinya sendiri.
3. Kreatif dan berjiwa entertainer
Seorang MC tidak boleh sampai kehabisan kata, apalagi minim pengalaman.
Karena itu MC juga dituntut untuk memiliki kreativitas.
4. Bersikap formal dan perfect (hindari cekikikan, batuk/berdehem)
5. Tidak menyebut ulang/mengomentari acara/ pembicara yang sudah berlalu
6. Tidak memegangmegang/mempermainkan sesuatu
7. Mengucapkan dengan benar nama, pangkat, jabatan, nama lembaga yang
harus disebutkan
8. Diperkenankan tersenyum diakhir kalimat/akhir acara
9. Sikap MC ketika memandu acara resmi, berbeda dengan ketika seorang MC
membawakan acara santai, yaitu:
10. Bersikap dan berbicara dengan santai
11. Selalu tersenyum dan boleh tertawa asal sesuai dengan kondisi yang sedang
berlangsung
12. Diperkenankan menggunakan tangan/anggota tubuh lain untuk memperjelas
atau menyemarakan suasana asal tetap sopan
13. Boleh berhumor sopan untuk menghidupkan suasana dan meminta hadirin
bertepuk tangan
14. Boleh mengomentari acara yang telah berlalu, asal tidak menjelekkan
15. Siap dengan improvisasi untuk mengisi kekosongan acara.
2.4 Penguasaan Acara
a) Salah satu tolak ukur kemampuan seseorang dalam memandu sebuah
acara adalah jika acara tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Sehingga seorang MC harus mampu menguasai acara. Ada beberapa hal
yang dapat dilakukan agar MC bisa menguasai jalannya acara, yaitu:
b) Ketahui jenis acara
c) Persiapkan penampilan dan gaya bahasa sesuai dengan jenis acara
d) Siapkan cue-cards
e) Selalu adakan kontak dengan panitia untuk melakukan cek dan ricek
f) Berlatih
2.5 Pengertian Moderator
Moderator adalah sebutan umum bagi seseorang pemandu acara
diskusi, seminar, atau talkshow. Ialah yang membuka, memberi kata pengantar,
memimpin dan mengendalikan jalannya acara, termasuk mengatur waktu
presentasi dan mekanisme acara. Dia pula yang memperkenalkna pembicara atau
pembawa makalah (introducing the speaker) sesuai dengan data biografinya.
Moderator membuka sesi diskusi setelah acara dibuka oleh Master of
Ceremony (MC). Pengenalan diri dilakukan oleh MC, Ketika MC sudah
mempersilahkan moderator untuk mengambil alih acara, dengan batas waktu
tertentu selama sesi diskusi misalnya 90 menit atau 120 menit, setelah itu acara
menjadi tanggung jawab seorang moderator. Ketika acara diskusi telah berakhir,
rangkaian acara selanjutnya akan dikembalikan kepada MC yang bertugas
menutup seluruh rangkaian dari acara tersebut.
Moderator secara harfiah adalah sebutan bag seseorang yang
memimpin mengatur, dan memandu suatu kegiatan diskusi. Moderator bukanlah
kata atau istilah yang asing kita dengar. Istilah ini biasanya muncul dalam
kegiatan debat dan diskusi. Seorang moderator haruslah menguasai materi
semata-mata untuk mengarahkan jalannva diskusi dan debat. karena semestinya ia
yang paling tahu tentang seluk beluk tema vang akan di diskusikan.
Moderator adalah memimpin diskusi sekaligus menengahi jalannya
diskusi. Moderator tidak berpihak kemanapun, sehingga tidak boleh memberikan
pendapat atau tanggapan terhadap materi diskusi. Tugas seorang moderator dapat
dirumuskan dengan pendekatan 7M. 7M adalah urutan tugas seorang moderator
yaitu membuka, memperkenalkan, menjelaskan, mempersilahkan, mengarahkan,
menyimpulkan dan menutup.
2.6 Langkah Melaksanakan Urutan Tugas Moderator
Berikut adalah rangkuman secara ringkas urutan 7M yang menjadi tugas
moderator.
A. Membuka
Jika menjadi seorang moderator atau pemandu diskusi, baiknya
diawali dengan ucapan salam dan sapaan dengan menebar senyum kepada
audiens. Kemudian ucapan terima kasih kepada MC atau pembawa acara yang
berfungsi bukan hanya sebagai basa-basi tetapi, menjadi awalan pembicaraan
sekaligus sebagai rasa hormat kepada pengatur acara. Dilanjutkan dengan
moderator berkomunikasi dengan para audiens (peserta).
Sampaikan sapaan atau salam ajakan bersyukur dan harapan positif
krpada peserta untuk mengikuti berlangsungnya seminar diskusi dengan baik,
serta tujuan memetik manfaat, menambah pengetahuan, wawasan dari topic
yang didiskusikan.
B. Memperkenalkan
Selanjutnya, moderator harus memperkenalkan narasumber dan
notulis. Jika di dalam diskusi formal, narasumber diperkenalkan secara
lengkap siapa beliau tersebut. Setidaknya, nama lengkap, nama panggilan,
gelar akademik, jabatan atau profesinya. Apabila ada tokoh yang hadir dalam
diskusi tersebut, perkenalkan cukup dengan menyebutkan nama dan
profesinya. Sebagai tanda pengakuan dan rasa hormat kita kepadanya yang
tengah hadir dalam acara tersebut.
Bisa juga dengan membacakan biodata atau CV. Curiculum Vitae
biasanya dituliskan oleh narasumber, setelah diminta. Notulis cukup dengan
menyebutkan namanya dengan tepat dan sedikit informasi tentang profesinya.
C. Menjelaskan
Seorang moderator akan mempersilakan siapa untuk menyampaikan
apa, Setelah segalanya jelas, situasi diskusi sudah sepenuhnya terkendali
barulah moderator mempersilakan narasumber untuk menyampaiken
paparannya selama 15, 30 atau 50 menit misalnya. Apabila narasumber
keasyikan berbicara dan waktu yang tersedia hamper habis atau mungkin
sudah lewat beberapa menit, maka moderator berhak mengingatkan
narasumber dengan cara yang santun.
Misal, untuk mengingatkannya “Maaf waktu Bapak tinggal tiga menit”
atau Mohon disisihkan waktu 20 menit untuk sesi tanya jawab”. Biasanya
moderator akan menuliskan “pesan khusus’ dengan secarik kertas yang sudah
disediakan.
Jika narasumber hanya satu orang, ketika pemaparan materi selesai
maka akan dilanjutkan langsung dengan diskusi. Moderator akan
mempersilahkan peserta yang ingin memberikan tanggapan atau pertanyaan.
Tetapi jika pembicara lebih dari satu maka moderator akan mempersilahkan
pembicara kedua dan ketiga untuk menyampaikan materi, sebelum sesi
perdiskusian berlangsung.
Siapa saja dan berapa orang yang akan dipersilahkan untuk bertanya,
sepenuhnya adalah kewenangan moderator dengan mempertimbangkan segala
aspek. Setelah pertanyaan sudah ditampung barulah moderator
mempersilahkan narasumber untuk merespon permasalahan atau pertanyaan
yang diajukan oleh peserta.
D. Mengarahkan
Moderator memiliki tugas penting yaitu mengarahkan diskusi agar
berjalan lancar, tertib, tepat waktu, tetap pada topic, dam partisipasi diskusi
merata. Kesempatan diskusi merata diikuti oleh banyak peserta untuk
bertanya. Tugas moderator adalah mengarahkan diskusi.
E. Menyimpukan
Membuat kesimpulan dari ke seluruhan diskusi, merupakan salah satu
tugas moderator. Dalam hal ini penyampaian kesimpulan boleh dilakukan
boleh juga tidak. Jika waktu sudah sangat sempit moderator bisa
mempersilahkan audiens untuk menyimpulkan sendiri.
F. Menutup
Di awal tugasnya, moderator menyampaikan salam, mengucapkan
basmalah, menyampaikan ucapan terima kasih, maka hal itu dilakukan juga
dalam menutup diskusi. Singkatnya, kata-kata penutup diskusi: ucapan terima
kasih, harapan akan manfaat materi diskusi, permohonan maaf, jangan lupa
pula dengan ucapan hamdallah dan salam penutup yang senada dengan salam
pembuka, serta ungkapan penutup yang sesuai dengan situasi pembicaraan
dan kondisi peserta.
2.7 Kesalahan Yang Harus Dihindari Moderator
Berikut adalah beberapa kesalahan yang harus dihindari oleh
moderator.
a. Tidak Memperkenalkan Pembicara
Adakalanya pembicara adalah tokoh yang cukup dikenal,
moderator terkadang hanya memperkenalkan seadanya kepada
audiens. Hal tersebut tidaklah tepat, karena tidak semua peserta
yang hadir sudah pasti mengenal pembicara. Sudah menjadi tugas
moderator untuk memperkenalkan pembicara secara mendalam
agar terjalin keakraban.
b. Lupa Nama atau Gelar Pembicara
Kurangnya persiapan dari moderator, dapat menyebabkan lupa
atau keliru menyebut nama atau gelar pembicara. Sebagai contoh,
moderator memperkenalkan pembicara sambil mencari catatan
untuk dibacakan, karena lupa nama panjangnya. Hal tersebut
kurang baik, apalagi bila ada jeda waktu yang terlalu lama.
c. Menjadi Pembicara Tambahan
Kesalahan lain yang sering terjadi pada moderator adalah berubah
menjadi pembicara tambahan. Maksudnya, moderator terlalu jauh
untuk mengulas materi yang seharusnya dibahas okeh pembicara.
Tidak jarang ulasan tersebut justru mengaburkan makna akan
materi itu sendiri. Moderator seperti ini kerap lupa bahwa tugas ia
hanyalah sebatas mewakili keawaman peserta, yang seharusnya
lebih banyak bertanya atau mengonfirmasi.
d. Memotong secara Tiba-Tiba
Moderator harus mematiskan penggunaan waktu sesuai dengan
jadwal. Saat pembicara melewati durasi yang ditentukan barulah
moderator berhak untuk memotongnya dengan cara yang baik agar
pembicara tidak merasa tersinggung. Kuncinya adalah jangan
memotong secara tiba-tiba. Sebelum memulai alangkah baiknya
katakana kepada pembicara durasi dan kemungkinan akan
memberikan peringatan jika waktu yang ditentukan.
e. Kesimpulan Terlalu Panjang
Terkadang Moderator membacakan kesimpulan terlalu panjang
dan kurang ringkas. Pada saat seperti itu hamper seluruh peserta
sudah merasa cukup dan ingin meninggalkan forum. Sebaiknya
berikan kesimpulan secara singkat dan segera tutup dengan terima
kasih serta pujian.
f. Membiarkan Forum berlalu
Karena alasan tertentu, sering kali tidak ada peserta yang ingin
mengajukan pertanyaan pada sesi tanya jawab. Hal ini merupakan
kesahalahan bila mpderator membiarkan sesi berlarut-larut
membuang waktu tanpa ada pertanyaan. Dengan hal itu moderator
harus mengantisipasi dengan menyiapkan pertanyaan sendiri
sehingga memancing peserta untuk bertanya lebih lanjut.
2.8 Tips Menjadi Moderator yang Baik
a. Bersikap Netral
Bersikaplah terbuka terhadap hal yang diutarakan di dalam forum.
Moderator tidak diperkenankan berpihak, berpartisipasi dalam diskusi
berlangsung.
b. Membuat Suasana Yang Nyaman
Seorang Moderator harus mampu mengendalikan massa. Anda harus
memastikan setiap peserta harus saling terkordinasi tanpa saling
menjatuhkan. Dari situ, suasana forum dapat lebih hidup, tetapi tenang dan
kondusif.
c. Lakukan dengan Jelas
Moderator harus memastikan segala sesuatu tersampaikan dengan jelas dan
baik. Sudah seharusnya bagi moderator untuk menjaga suara, konsep, dan
alur kegiatan dengan jelas sehingga mudah untuk dipahami peserta forum.
d. Dapat mempermudah
Moderator yang baik harus bisa menjadi translator (penerjemah) bagi
peserta dengan menjelaskan maksud istilah tersebut.
Moderator juga harus menggunakan analogi lain agar lebih mudah
dimengerti oleh peserta.
e. Fokus pada Topik Bahasan
Pembahasan atau keluar dari topic dapat menyebabkan hasilnya tidak
sesuai dengan tujuan diskusi. Oleh karena itu, moderator yang baik harus
memiliki kemampuan keterampilan mengendalikan diskusi dan focus pada
topic bahasan.
f. Menjadi Sosok yang Menyenangkan
Ada berbagai alasan peserta terkadang kurang menikmati diskusi yang
sedang berlangsung, di antaranya moderator yang kaku, tidak bersahabat,
dan terlalu serius. Untuk menghindari hal itu, jadilah sosok moderator yang
menyenangkan agar peserta dapat menikmati diskusi.
BAB III
PRAKTEK
3.1 Perlengkapan Yang Digunakan
a. Mikrofon
b. Kursi
c. Perlengkapan masing-masing anggota kelompok
3.2 Skrip Moderator
“PERAYAAN NATAL”
Master of Ceremony: Eunike Virgin Arini Gulo
Syalom selamat malam dan selamat datang pada perayaan natal pada malam hari ini
Dengan sukacita natal kita dapat berkumpul disini
Adapun susunan acara kita pada malam hari ini,terbagi atas tiga romawi
I.Pembukaan
Kata pengantar
Dance dari korempa
II.Ibadah
III.Penutup
Baik,sekianlah acara kita malam hari ini semoga kita selalu dalam lindungan
TUHAN.kami juga berterimaksih kepada bapak pengkhotbah yang telah memberikan
firman TUHAN tidak ada balasan dari kami semoga bapak selalu dalam lindungan
TUHAN,dan terimakasih kepada seluruh hadirin yang telah berkenan hadir padam
malam hari ini untuk mengikuti perayaan natal.semoga damai natal beserta kita
semuanya YA’AHOWU
“AKAD PERNIKAHAN”
Master of Ceremony: Putri Haifa
Teks
Baiklah, kami persilahkan kepada rombongan keluarga besar bapak Hidayatullah dan
Ibu Susanti untuk melangkahkan kakinya lebih dekat, karena sesaat lagi kami akan
memulai acara prosesi serah terima.
Bismillahirahmanirahim
Assalamualaikum wr.wb
Alhamdulillahi robbil ‘alamin wabihi nasta’in wa’ala umuriddunya waddin
wassalatu’ala mursalin walhamdulillahirabbil ‘alamin Amma Ba’du.
Di pagi hari yang cerah ini, 12 Desember 2021.
Bersama saya Putri Haifa. Saya berdiri diantara dua keluarga besar yang akan
dipersatukan oleh kedua insan yang begitu besar cinta nya.
Kami ucapkan selamat datang kepada rombongan keluarga besar Bapak Hidayatullah
dan Ibu Susanti, yang pada pagi hari ini mengantarkan putra tercinta nya David
Apriansyah untuk dinikahkan dengan wanita pilihannya Mauren Daryani.
Telah hadir pula keluarga besar dari Bapak Syaifudin dan Ibu Rere di tengah-tengah
kita semua.
Hadirin shalawat dan salam kita curahkan kepada Junjungan Nabi Besar Muhammad
SAW. Yang dimana pagi ini kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal
afiat dan juga keberkahan yang luar biasa.
Ibu dan Bapak sekalian yang dimuliakan dan keluarga besar yang berbahagia, sesaat
lagi kita akan mendengarkan kata sambutan penyerahan oleh perwakilan dari
keluarga besar calon mempelai pria yaitu Bapak Hidayatullah. Silahkan kepada yang
terhormat Bapak Hidayatullah kami persilahkan.
Wa’alaikumsalam wr.wb kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Hidayatullah
yang telah memberikan sambutannya.
Untuk itu kami persilahkan yang terhormat Bapak Syaifudin untuk memberikan
sambutan. Kepadanya kami persilahkan.
Selanjutnya kami persilakan Bapak Hidayatullah dan Bapak Syaifudin untuk
bersalaman terlebih dahulu sebagai penerimaan kedua belah pihak.
Hadirin kita akan menyaksikan prosesi simbolis penyerahan hantaran yang akan
diberikan ibu Susanti kepada ibu Rere.
Dan ibunda Rere memberikan untaikan kalung melati sebagai tanda diterima nya
calon menantu tercinta. Silahkan dicium tangan calon ibunda tercinta dan bapak calon
mertua.
Dan kami persilahkan untuk mendampingi ananda David Apriyansyah untuk dapat
menuju ke tempat akad nikah, silahkan diapit.
Hadirin Alhamdulillahirabilalamin kita telah menyaksikan prosesi serah terima yang
telah kita saksikan bersama-sama.
Sebelum kita ke acara selanjutnya, saya akan memanggilkan kepada para saksi dari
mempelai wanita untuk dapat duduk dikursi yang telah disediakan. Dan juga kami
persilahkan kepada saksi mempelai pria untuk dapat duduk dikursi yang telah
disediakan. Dan juga kami memanggilkan bapak penghulu kita bapak Selamet selaku
KUA dari Bogor Tengah untuk duduk ditempat yang kami sediakan.
Sesaat lagi kita akan menyaksikan bersama-sama prosesi yang kita tunggu-tunggu
yaitu proses akad nikah.
Bapak dan Ibu sekalian sebelum kita memulai acara yang sungguh mulia pada pagi
hari ini, saya akan memberikan informasi yang sangat penting:
Yang pertama kami mohon dengan hormat, seluruh tamu undangan yang hadir pada
pagi hari ini untuk dapat mengkondisi kan alat komunikasi nya supaya tidak
mengganggu jalannya ijab qobul.
Untuk yang kedua kami mohon, ketika kita semua telah mendengar kata “sah” dari
bapak penghulu dan para saksi untuk tidak bertepuk tangan tapi kita semua
mengucapkan bacaan Hamdallah.
Dan untuk yang ketiga, kepada Bapak dan Ibu yang membawa putra dan putri yang
masih balita. Kami mohon untuk dapat menenangkan putra dan putri nya pada saat
acara ijab qobul berlangsung.
Hadirin sebelum kita ke acara selanjutnya, mari kita bersama-sama menyambut
kehadiran calon pengantin wanita, untuk itu kami persilahkan kepada Mauren
Daryani untuk dapat menuju tempat akad nikah.
Hadirin sesaat lagi kita akan bersama-sama mendengarkan pembacaan ayat suci Al-
Qur’an dan juga sari tilawah kepada yang terhormat Ustad Nasrul dan juga Ustad
Arief untuk membacakan lantunan ayat kursi Al-Qur’an.
Hari ini tepatnya 12 Desember 2021 langsung di Puri Pegawan, kedua mempelai telah
sah menjadi pasangan suami dan istri. Semoga Allah selalu memberikan kebahagiaan
dan memberkahi pernikahan hingga maut memisahkan.
Bismillahirahmanirahim, sesaat lagi kita akan menyaksikan prosesi selanjutnya yaitu
sungkeman.
Hadirin tak terasa kita telah ada diakhir acara yang dimana kita telah menjadi saksi
dalam acara akad nikah Mauren Daryanti, putri kedua dari bapak syaifudin dan ibu
rere dengan David Apriansyah putra, pertama dari bapak hidayatullah dan ibu susanti
di Puri Pegawan kota Bogor pada 12 Desember 2021.
Dengan rasa hormat dan kerendahan hati saya meminta maaf apabila proses acara
akad nikah yang telah kita saksikan bersama mempunyai banyak kekurangan dan juga
kekhilafan, saya Putri Haifa sampai jumpa kembali Wabilahitaufikwalhidayah
Wassalamualaikum Wr Wb.
3.3 Skrip Moderator
“WEBINAR PUBLIC SPEAKING SKILLS FOR MILLENIALS”
Moderator: Rengganis Aprilia Putri Asri
Teks
SALAM SAPA
Terima kasih banyak kak Putri selaku master of ceremony.
Assalamualaikum Wr.Wb
Halo teman-teman semua, gimana kabarnya?
Semoga kita selalu dalam keadaan sehat walafiat ya, aamiin.
Kalau kata orang gak kenal maka gak sayang, gak sayang maka ga cinta,
gak siang maka gak malam. Gak nyambung tapi kenalin saya Rengganis
Aprilia Putri Asri selaku moderator untuk memandu jalannya acara
webinar, pada siang hari ini.
Webinar kita pada hari ini bertemakan “PUBLIC SPEAKING SKILLS
FOR MILLENIALS” .
LATAR BELAKANG
Seperti yang kita ketahui, Public speaking adalah aktivitas yang kerap
ditakuti oleh banyak kalangan, salah satunya adalah milenial
Banyak sekali halangan dan tantangan yang membuat seseorang takut
untuk menginjakkan kaki diatas panggung dan memberikan opininya
dihadapan khalayak umum.
Generasi milenial dituntut untuk menguasi public speaking dalam dunia
kerja, public speaking bukan hanya sekedar berbicara di depan khayalak
umum namun dengan percaya diri menyampaikan gagasan secar kritis
dan dapat menjadi kemampuan tersembunyi yang menjadi nilai tambah
bagi perusahaan atau organisasi terkait
TUJUAN
Pada kesempatan kali ini, kita akan belajar Bersama tentang “PUBLIC
SPEAKING SKILLS FOR MILLENIALS”. Apakah millennials harus
bisa public speaking? Apakah dunia kerja mengharuskan skill public
speaking? Lalu bagaimana tips and trick untuk mengatasi grogi atau
demam panggung?
PERKENALAN PEMATERI
Tidak perlu khawatir, karena pada webinar ini, kita akan kedatangan
narasumber yang hebat yaitu Raditya Dika seorang public speaker yang
expert. Izinkan lah saya untuk membacakan CV singkat dari beliau.
PEMBACAAN CV
Raditya Dika adalah seorang penulis, pelawak, actor, pemeran model dan
sutradara yang berasal dari Indonesia.
Raditya Dika dikenal sebagai seorang penulis buku-buku jenaka.
Kambing Jantan adalah salah satu novel best seller yang ia tulis pada
tahun 2005. Tulisan Raditya Dika ini bisa digolongkan sebagai genre
baru, kala ia menulis buku pertamanya memang belum banyak yang
masuk ke dunia tulisan komedi. Dengan percaya diri dia membuat ciri
khas tersendiri dibandingkan yang lain yaitu setiap judul buku yang ia
tulis mengangkat nama-nama hewan. Salah satunya adalah Kambing
Jantan.
Raditya Dika sendiri, memiliki nama lengkap Raditya Dika Angkasaputra
Moerwani Nasution yang lahir di Jakarta pada 28 Desember 1984.
Raditya Dika merupakan lulusan University of Adelaide jurusan Finance
dan gelar S2 ia peroleh di jurusan Ilmu Politik di Universitas Indonesia.
MENGAWALI ACARA
Alangkah baiknya sebelum memulai webinar pada siang hari ini, kita
buka dengan bacaan BASSMALAH…….‘Bissmilahirohmanirohim’
Sebelumnya kita sapa dulu, Selamat siang kak Radit.
Kak Radit mohon izin sebelum memaparkan materinya, perlu juga saya
ingatkan bahwa pemaparan materi akan berlangsung selama 90 menit.
Dan selanjutnya kita akan melakukan sesi tanya jawab/ diskusi.
Saya berharap teman teman-teman hari ini bisa aktif bertanya, jika teman-
teman memiliki pertanyaan, boleh langsung dituliskan melalui kolom chat
zoom dengan format nama, strip asal dan pertanyaan.
Kalau begitu langsung saja, kami persilakan kepada kak Radit untuk
menyampaikan materinya.
RANGKUMAN
Demikian pemaparan materi yang disampaikan oleh narasumber kita
Raditya Dika.
Ilmu yang sangat bermanfaat untuk kita ketahui sebagai generasi milenial.
Yang dapat diterapkan dalam kehidupann kita, baik dari bangku sekolah,
masyarakat, dan dunia pekerkerjaan.
SESI TANYA JAWAB
Untuk acara selanjutnya, akan dibuka sesi tanya jawab selama 15 menit.
Untuk teman-teman, bisa mempersiapkan pertanyaan yang ingin diajukan
kepada pemateri kita, dengan menuliskan pertanyaan di kolom chat.
Kita buka hanya untuk 3 pertanyaan.
JEDA
Untuk para hadirin silahkan untuk menuliskan pertanyaan pada kolom
chat. Kami beri waktu 5 menit dari sekarang.
Baik, sudah lima menit
Saya akan membacakan pertanyaan pertama, pertanyaan pertama dari
saudari Rara
a. Mas radit….. saya seorang yang pemalu dan ansos bagaimana cara
saya agar tetap professional saat berbicara didepan umum?
Kepada mas radit bisa untuk menanggapi pertanyaanya
Pertanyaan kedua dari saudari Eva.
b. Kak radit saya izin bertanya, bagaimana mengatasi belibet saat
berbicara didepan umum?
Silahkan mas radit untuk menjawab pertanyaan dari saudara eva
Pertanyaan terakhir dari saudara Jeha
c. Bagaimana membangun rasa percaya diri dan anti ngeblank saat
beropini di depan public?
Baik mas radit bisa memberikan jawaban dari pertanyaan mas evan
SEMI PENUTUP
Tak terasa sudah dipenghujung acara, rangkaian acara demi acara sudah
terlaksana dengan lancar dan kondusif.
Terima kasih banyak kak radit atas waktunya, dan juga pemaparan yang
telah diberikan kepada kita semua siang hari ini.
Semoga ilmu yang kita dapatkan pada webinar ini dapat bermanfaat dan
menjadi bekal kita dikemudian hari.
Terima kasih juga kepada teman-teman yang sudah aktif bertanya dan
juga mengikuti acara webinar ini sampai akhir.
Jika boleh saya simpulkan, generasi milenial dengan segala tuntutannya
diharapkan mampu untuk merangsang dan merubah pola pikir menjadi
lebih kritis dan berkualitas.
Sekali lagi, terima kasih banyak untuk kak radit atas waktunya, semoga
sehat selalu ya kak. Sampai bertemu lagi.
PENUTUP
Abraham Lincoln pernah berkata: “I will study and get ready, and perhaps
my chance will come”.
Artinya: Aku akan belajar dan bersiap-siap dan mungkin kesempatanku
akan dating.
Apabila ada kesalahan kata, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya.
Saya Rengganis Aprilia Putri Asri izin undur diri, saya kembalikan
kepada master of ceremony.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Master of Ceremony atau MC adalah suatu kegiatan untuk memandu
sebuah acara, termasuk didalamnya memandu acara formal, semi formal, hiburan,
acara ulang tahun, talkshow dan sebagainya. MC adalah seseorang yang bertugas
sebagai tuan rumah sekaligus menjadi pemimpin acara dalam panggung
pertunjukan, hiburan, pernikahan, dan acara-acara sejenisnya. Biasanya MC
membawakan narasi atau informasi di dalam suatu kegiatan atau acara yang
dibawakannya.
Bentuk kegiatan yang dibawakan MC umumnya yaitu memperkenalkan
peserta, artis, atau pembicara yang akan segera tampil di atas panggung, berdialog
dengan penonton atau khalayak, dan bentuk kegiatan MC secara utama yaitu
menjaga tempo acara. Selain itu, dalam membawakan acara tentunya agar peserta
tidak bosan dengan acara yang diikuti, seorang MC juga dituntut untuk
membawakan lelucon atau hiburan ringan.
Moderator adalah sebutan umum bagi seseorang pemandu acara diskusi,
seminar, atau talkshow. Ialah yang membuka, memberi kata pengantar,
memimpin dan mengendalikan jalannya acara, termasuk mengatur waktu
presentasi dan mekanisme acara. Dia pula yang memperkenalkna pembicara atau
pembawa makalah (introducing the speaker) sesuai dengan data biografinya.
Moderator membuka sesi diskusi setelah acara dibuka oleh Master of
Ceremony (MC). Pengenalan diri dilakukan oleh MC, Ketika MC sudah
mempersilahkan moderator untuk mengambil alih acara, dengan batas waktu
tertentu selama sesi diskusi misalnya 90 menit atau 120 menit, setelah itu acara
menjadi tanggung jawab seorang moderator. Ketika acara diskusi telah berakhir,
rangkaian acara selanjutnya akan dikembalikan kepada MC yang bertugas
menutup seluruh rangkaian dari acara tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
Sukma, Aji, 2018. Bukan Speaking Biasa. Yogyakarta: Laksana
https://journals.upiyai.ac.id/index.php/IKRAITHABDIMAS/article/download/
983/773