20 februari 2022
1. Kamisah
Kamisah
08/11/1991 (30 tahun)
Dusun Sepotong Laut
Diagnosis: Susp. Appendicitis akut
S/
Pasien mengeluhkan sakit hebat di perut bawah kanan , dirasakan sejak tadi malam langsung di
perut kanan bawah. Mual(+), muntah (+)2x, BAB terakhir semalam, keras dan sedikit, flatus (+),
demam (-), makan sedikit (+) . BAK (+) N. Menstruasi terakhir :12/2/2022
Demam(-) , batuk(-), pilek(-), sesak napas(-), nyeri tenggorokan (-), gg. Penghidu/pengecap (-) ,
keluar kota/kontak(-)
B/
KU: TSS/CM
TD : 111/71
HR :88
RR : 26
T: 36.6c
SpO2 99% room air
Abd: BU(+) N, supel, NT(+) mc burney, obturator sign (+) psoas sign(+) , hepar/lien dalam batas
normal
Paru: ves+/+, rh-/-, wz -/-
Cor : s1s2 reg, murmur(-), gallop(-)
Ext : hangat, CRT<2dtk
Lab :
Hb/Leukosit/Trombosit/Ht : 12,2/12.500/190.000/35,3
Hitung jenis : 0/0/2/68/8/2
R/
IVFD RL + tramadol 1amp 20tpm
Inj. Ranitidin 2x1amp
Inf. Paracetamol 3x1gr
Inj. Ketorolac 1amp (extra di PKM)
2. Mesroni
Mesroni
18 Juli 1963 (58 tahun)
Dusun Lubuk Seno
Diagnosis : PSMBA ec susp gastritis erosif + Anemia + AKI dd/ CKD
Anamesis:
Pasien mengeluhkan lemah sejak 1 hari SMRS. Tidak mau makan, kemarin sore muntah darah (+)
merah-hitam 1x. Riw BAB hitam (+), BAK (+) Normal.
RPO: anti nyeri (+) tidak rutin, minum jamu(+) tidak rutin.
Demam(-), batuk(-), pilek(-), sesak(-), hilang penciuman/pengecapan(-), nyeri tenggorokan(-)
Riw berpergian/kontak covid(-)
Pemeriksaan Fisik:
TD: 110/70
HR: 79
RR: 20
SpO2: 99% room air
Conj anemis: +/+, sklera ikterik -/-
Paru: ves +/+, rh-/-, wh-/-
Cor: S1,2 reg, murmur(-), gallop(-)
Abdomen: supel, BU(+) N, nyeri tekan(+) epigastrium tidak menjalar. NGT(+), produksi (+) stolsel,
darah merah segar.
Ext: Akral hangat, crt <2 detik
Pemeriksaan Labor :
Hb/Ht/Leukosit/trombosit : 7/19,7/19.100/118.000
Hitung jenis : 0/0/2/86/10/2
Na/K/Cl : 142/4,8,102
GDS : 157
Ur/Cr : 128/1,4
Kesan : anemia, ureum meningkat
Th/
Pasang NGT(+), darah (+) 3 cc, stolsel (+), dialirkan , puasa sementara
IVFD loading RL 500cc habis dalam 1 jam, lanjut asering 20 tpm
Inj Omz 1 amp/12 jam
Inj PCT 1 gr/8 jam k/p
Inj asam traneksamat 3x500 mg
3. Tumpang
Tumpang
31 Desember (70 tahun)
Bantan
Diagnosis : ppok eksaserbasi akut
Anamnesis:
pasien mengeluhkan sesak nafas sejak 3 hari SMRS, sesak disertai dengan bunyi, batuk berdahak
(+) susah keluar. Pasien sudah dirawat 2 hari di PKM selat baru sudah di nebu keluhan tidak
berkurang, demam (+). mual (-), muntah (-), bab dan bak normal
Gangguan penghidu (-), gangguan menelan (-), riw, keluar kota (-), kontak pasien covid (-)
Pemeriksaan Fisik:
TD : 143/94
HR : 108
RR : 33
T: 36.8
SpO2 95 room air
mata : ca -/-,
thorax :ves +/+, rh -/-,wh +/+
abd : supel (+), bu (+)
ekst: akral hangat, crt <2”
Pemeriksaan Laboratorium:
Hb/Ht/Leukosit/trombosit : 13,5/40,1/5.600/195.000
Hitung jenis : 0/1/2/79/15/3
GDS : 154
Ur/Cr : 47/1,1
terapi:
O2 nasal kanul 3 lpm
IVFD RLl 20 tpm
Inj. pct 500 mg / 8 jam
Inj. omeprazole 40 mg /24 jam
Nebu farbivent / 8 jam
4. Siti Sopiah
Siti Sopiah,
24 Februari 1975 (46 tahun),
Bantan
Diagnosis: Hemiparese sinistra ec SNH
Anamnesis:
Pasien mengeluhkan lemah anggota gerak kiri sejak 2 hari SMRS dan dirawat di pkm selat baru,
lemah dirasakan tiba2, muntah (-), nyeri kepala (-), kejang (-), pingsan (-) bicara pelo (+), hari ini
keluhan lemah semakin memberat.
demam (-), batuk (-), sesak (-), nyeri menelan (-), gangguan penghidu (-), gangguan pengecap (-),
riw. keluar kota (-), kontak pasien covid (-)
Pemeriksaan Fisik:
Kes : cm
TD : 178/111
HR : 89 x
RR: 22 x
T: 37.2
SpO2 :97 room air
Mata: ca -/-, si -/-
Thorax : ves +/+, rh -/-, wh -/-
Abd : supel (-),
Ekst: akral hangat, crt <2”
Motorik :
5|1
5|1
Pemeriksaan Laboratorium:
Hb/Ht/Leukosit/trombosit : 12,6/38,3/12.300/334.000
Hitung jenis : 0/2/2/77/15/4
GDS : 128
Ur/Cr : 12/0,1
HDL/LDL/Trigliserida/Kolesterol total : 63/116/196/218
terapi:
IVFD RL 20 tpm
Inj. citicolin 250 mg/ 8 jam
Inj. omeprazole 40 mg / 24 jam
Amlodipin 1 x 10 mg
Ramipril TAP
ekg, ro , terlampir kak ..
5. Zainah
Zainah,
10 Mei 1938 (83 tahun),
Jl. Antara
Diagnosis: PPOK eksaserbasi akut + HHD
Anamnesis:
Pasien mengeluhkan sesak nafas sejak 2 hari ini, batuk berdahak 3 hari, demam (-), mual (-),
muntah (-) BAB dan BAK tidak ada keluhan, nafsu makan baik, tidak bisa tidur 1 hari ini.
Nyeri menelan (-), gangguan penghidu (-) , gangguan pengecap (-), riw. Keluar kota (-), kontak
pasien covid (-)
Pemeriksaan Fisik:
Kes: CMC
TD: 190/100
HR: 98 x
RR: 34
T:37.1
SpO2 : 99 room air
Mata : ca -/-, sklera ikterik -/-
Thorax :ves +/+, rh -/-, wh +/+
Abd: supel, bu (-),
Ekst: akral hangat, crt <2 "
Pemeriksaan Laboratorium:
Hb/Ht/Leukosit/trombosit : 8,6/28,5/5.900/175.000
Hitung jenis : 0/1/1/81/14/3
GDS : 108
Terapi :
O2 nasal kanul 3 lpm
Nebu ventolin 1 respul / 8 jam
IVFD RL asnet
Inj. Pct 500 mg k/p
Inj. Omz 40 mg /24 jam
Inj. Dexametason 1 amp extra
Amlodipin 1 x 10 mg
6. Tjong leng
Tjong Leng
27 Juli 1945 (76 tahun)
Jl. Yos Sudarso
Diagnosis:
Ileus paralitik dd ileus obstruktif
PSMBA ec gastropati erosive
Perforasi gaster
Selulitis pedis dextra
Anamnesis:
Pasien mengeluhkan sakit perut sejak 2 hari SMRS,sakit terus menerus,dirasakan di seluruh
lapangan perut. saat awal sakit, os minum obat cina dengan jumlah banyak, perut jadi panas dan
keras, pasien muntah dengan frekuensi tidak terhitung, muntahan berwarna kehitaman,
setiap makan makan pasien muntah, perut dirasakan semakin besar dan tegang,bab dan flatus
tidak ada sejak 2 hari ini, kencing sedikit.
Pasien telah berobat ke klinik dokter disarankan ke rs tapi menolak. Keluarga mengatakan pasien
riwayat berobat untuk varises di kaki sejak desember lalu dengan dx ulkus varicosum os
menolak di rawat. Kaki kanan pasien jadi bengkak sejak 2 bulan SMRS dan memberat 2 hari
terakhir. Pasien riw gangguan jantung 3 th yll berobat di malaysia
batuk -, pilek-, sesak-, menyesak +, riw kontak -, nyeri tengorokan-, gangguan penghidu-, hilang
pengecapan-
Pemeriksaan Fisik:
KU: lemah
Kes : CM
TD : 90/70
HR : 72
RR : 28
T : 36.7
SpO2 : 94
Mata : ca-/-si-/-
COR: bj 1 dan bj 2 ireguler, mumur -,gallop –
Pulmo : wh -/-rh-/-
Abdomen : perut terlihat membuncit, bu (- tidak terdengar, nyeri tekan (+), nyeri lepas(+),perut
teraba mengeras kesan curiga peritonismus
hepar dan lien sulit dinilai
ekstreminitas hangat
kaki kanan tampak membengkak ,udem +kaki kanan
Pemeriksaan Laboratorium :
Hb/Ht/Leukosit/trombosit : 14,1/43,2/4.200/158.000
Hitung jenis : 0/0/2/88/7/3
GDS : 109
terapi dari igd
Puasa
Pasang NGT mengalir
Pasang cateter urin
O2 3-5 liter permenit
Ivfd rl 20 tpm == guyur 300 cc
Inj ranitidin 2x1 amp
Inj pct 1 gr ekstra
7. Martini
Martini
31 Desember 1960 (61 tahun)
Jl. Kelapapati Darat
Diagnosis: Dyspepsia + HHD + Confirm covid 19
Anamnesis:
Pasien muntah > 5 x sejak hari ini, muntah berisi makanan, malam ini muntah cair berwarna
kekuningan, mual (+), nyeri ulu hati sejak 3 hati ini, sudah kedokter umum keluhan tidak
berkurang, nyeri dada kiri hilang timbul, demam (+) sejak 1 hari yang lalu, batuk (+)sesekali,
sesak (-), bab dan bak tidak ada keluhan, gangguan penghidu (-), gangguan pengecap (-), riw.
keluar kota (-), kontak pasien covid (-), pasien rutin ke poli jantung terakhir 28/1.
obat poli:
Atorvastatin 1 x 40 mg
Amlodipin 1 x 5 mg
Domperidon 3 x 1 tab
Hct 1 x 12,5
Cpg 1 x 75
Nitrokaf 2 x 2,5mg
Spironolakton 1 x 25 mg
Candesartan 1 x 16 mg
Pemeriksaan Fisik:
Kes: CMC
TD: 140/80
HR : 104
RR :23
T: 36.5
SpO2 100 room air
Mata : ca -/-, si -/-
Thorax : ves +/+, rh -/-, wh -/-
Abd: supel, nyeri tekan epigastrium (+), bu (+)
Ekst : akral hangat, crt <2
Pemeriksaan Laboratorium :
Hb/Ht/Leukosit/trombosit : 13/36,8/5.700/218.000
Hitung jenis : 0/1/3/73/17/6
GDS : 111
terapi:
IVFD RL 20 tpm
inj. pct 500 mg /8 jam
inj. omz 40 mg / 24 jam
inj. metoclopramide 1 amp/8 jam
antasida syr 3 x CI
22/02/2022
8. Zainuddin
Zainudin,
31 Desember 1963 (58 tahun),
Jl. Sembada
Diagnosis: PPOK eksaserbasi akut
Anamnesis:
Pasien mengeluhkan sesak dialami sejak 2 hari yang lalu, batuk(+), pilek(-), nyeri tenggorokan(-),
gangguan penghidu(-), demam(-), BAB dan BAK (+) normal. Riwayat rawat inap di PKM selama 2
hari. Riwayat pengobatan TB tuntas. Riwayat kontak pasien covid(-), Riwayat bepergian keluar
kota(-)
Pemeriksaan Fisik:
Kes: CM
TD: 120/80
HR: 80
RR: 20
T: 36
Mata : ca -/-, si -/-
Thorax : ves +/+, rh -/-, wh +/+
Abd: supel, nyeri tekan epigastrium (-), bu (+) normal
Ekst : akral hangat, crt <2
Pemeriksaan Laboratorium:
Hb/Ht/Leukosit/trombosit : 13,6/39,8/9.100/310.00
Hitung jenis : 0/0/2/73/20/5
GDS : 93
Ur/Cr : 18/1,5
Th/
O2 3l/menit
IVFD RL 20 tpm
Inj omeprazole 1x40 mg
Nebu ventolin 3x1
Asetil sistein 3x1
9. Efrizal
Efrizal,
5 Mei 1959 (62 tahun),
Tanjung Pinang Timur
Diagnosis : Dypsnea ec confirm covid 19 + ALO dd/ tb paru
Anamnesis:
Pasien mengeluhkan sesak nafas kurang lebih 1 jam smrs, sesak dirasakan hebat, pasien batuk
dalam 1 bulan ini disertai sesak, batuk berdahak (+), pasien perjalanan naik kapal dumai-
[Link], dikapal sesak hebat, menurut orang kapal batuk berdarah. di igd batuk darah (-),
demam (-), nyeri tenggorokan (-), gangguan penghidu / pengecap (-). riw . keluar kota (+)
sumbar-rengat- dumai. riw. kontak pasien covid (-)
Pemeriksaan Fisik:
KU : lemah
KES : CM
TD : 124/88
HR: 148
RR : 48
T : 36.5
SpO2 98 nasal kanul 3 lpm
mata : ca -/-
thorax : ves +/+, rh +/+, wh +/+
abd: supel, nte (-)
ekst : akral hangat, edema pretibial +/+,
Pemeriksaan Laboratorium:
Hb/Ht/Leukosit/trombosit : 15,4/48,1/12.000/148.000
Hitung jenis : 0/0/2/67/26/5
GDS : 355
Ur/Cr : 39/2,8
Rapid antigen : +
terapi:
Monitor
DC
IVFD RL asnet
Inj. Omz 40 mg / 24 jam
Nebu ventolin -> extra
Inj. Furosemide 40 mg
Inj. Dexametason 1 amp
23/02/2022
10. Epi uspandi
Epi Uspandi,
11 Agustus 1989 (32 tahun),
Jl. Dusun Sungai Gelam
D/ Trauma bakar listrik + VL o/r mentalis
Anamnesis:
Pasien mengeluh nyeri dikedua tangan dialami sejak 5 jam SMRS. Pasien riwayat kesentrum saat
sedang bekerja memasang rangka baja dan tersentuh kabel, sehingga terjatuh. Mual(+),
muntah(-), pingsan(-), kedua tangan dan kaki terasa berat. Demam(-),batuk(-),sesak nafas(-) gg
penghidu/pengecap(-),riw keluar kota(-) riw kontak px covid (-)
Pemeriksaan Fisik
KU: sakit sedang
Kes: CM gcs 15
TD: 110/80 mmHg
HR: 86 x/mnt
RR: 20 x/mnt
T: 36,9 c
Spo2 98% room air
Mata: ikterik -/- ca -/-
Thorax : simetris
Paru: ves +/+ rh-/-,wh-/-
Cor: S1S2 normal reguler
Abd : BU (+) n
Ekstr: akral hangat,crt<2 detik
Status lokalisata : tampak luka masuk di telapak tangan kiri dan kanan dan luka keluar(-)
Pemeriksaan Laboratorium:
Hb/Ht/Leukosit/trombosit : 13,8/40,8/12.400/301.000
Hitung jenis : 0/1/2/72/21/4
GDS : 102
Na/K/Cl : 140/4,1/105
Th/
O2 2l/i
IVFD asering 20 tpm makro
Inj paracetamol 3x500 mg
Inj ceftriaxon 2x1gram
Inj emegram 2x1
11. Noer asikin
Noer Asikin,
7 maret 1997 (24 tahun),
Jl. Bengkalis
Diagnosis: Tetraparese ec MS? ec myositis
Anamnesis:
Pasien mengeluhkan lemah keempat anggota gerak sejak 1 bulan yang lalu. Memberat 4 hari ini,
Lemah awalnya dirasakan pada kedua tungkai, lalu diikuti kedua tangan. Os tidak dapat berdiri
setelah duduk lama. Jari tangan tidak dapat kembang sejak 4 hari SMRS. Pasien pagi ini berobat
ke poli disarankan rawat, tetapi menolak. Demam(-), batuk(-), pilek(-), sesak(-). Hilang
penciuman/ pengecap(-),nyeri tenggorokan(-) Riw bepergian/ kontak covid (-)
RPO : mecobalamine 3x1, MP 3x8, pct 3x1
Pemeriksaan Fisik:
TD: 115/84
HR: 86
RR : 22
T : 36,7
SpO2 : 98% room air
Mata: Conj anemis -/-
Thorax: SN ves, rh -/-, wh -/-
Cor: s1,2 reg, murmur -, gallop -
Abdomen: supel, bu (+)n
Ekstremitas: akral hangat
Motorik : 4/4/4/4
Pemeriksaan Laboratorium:
Hb/Ht/Leukosit/trombosit : 13,2/39,2/352.000/11.600
Hitung jenis : 0/1/3/71/20/5
GDS : 119
Na/K/Cl : 144/4/108
Ur/Cr : 26/1,1
Th/
Ivfd asering 20gtt/i
Inj. Citicolin 3x250mg
Inj. Omeprazol 1x40mg
24/02/2022
12. Marlina
Marlina,
19 Desember 1983 (38 tahun),
Jl. Bantan
Diagnosis : Appendisitis akut + sindrom dispepsia
Anamnesis:
Pasien mengeluh nyeri perut kanan bawah sejak kemarin. Tadi malam pasien sudah ke RS tetapi
tidak mau dirawat. Susah BAB sudah 2 hari ini. BAK (+) normal. Mual(+), muntah(-). Sesak nafas
(+), sesak sekarang sudah berkurang. Riwayat asma(+) Batuk (-), nyeri tenggorokan (-), nyeri
menelan (-), riw. Keluar kota (-), kontak pasien covid (-)
Pemeriksaan Fisik:
Kes : CMC
TD : 110/70
HR: 84x
RR: 22 x
T: 36.4
Spo2 : 97 room air
Mata : ca -/-
Thorax: ves +/+, rh -/-, wh -/-
Abd : Nyeri tekan perut kanan bawah (+), nyeri tekan epigastrium (+)
Ekst: akral hangat, crt 2 "
Psoas sign (+)
Obturator sign(+)
Pemeriksaan Laboratorium:
Hb/Ht/Leukosit/trombosit : 12,9/36,4/7.900/164.000
Hitung jenis : 0/1/3/67/24/5
HbSAg : negatif
Terapi
Ivfd rl 20 tpm
Inj. Pct 1 gr (extra)
Inj. Omz 40 mg/24 jam
13. Jahisar purba
Jahisar purba, 00079596
16 September 1962 (59 tahun),
Bukit Batu,
BB : 60 kg, TB : 165 cm
D/ Penurunan Kesadaran ec SH + confirmed covid 19
Anamnesis:
Pasien mengalami penurunan kesadaran, pasien tampak gelisah sejak tadi pagi,mulut mencong,
tidak bisa menelan sejak 1 hari SMRS ,pasien tidak bisa bicara,demam(+) dari 1 hari SMRS,
batuk(+) sejak 3 hari SMRS, sesak (-),muntah(+) 3x sejak semalam, mencret(+) 3x, nafsu makan
menurun. Screening: Demam(+),batuk(+),sesak nafas(-) gg penghidu/pengecap(-), riw keluar
kota(-) riw kontak px covid (-)
RPD : -
RPO : -
Pemeriksaan Fisik:
GCS : E3M5V4
Td : 119/72 mmHg
Hr: 100 x/mnt
Rr 26 x/mnt
T: 36,5c
Spo2 : 100% room air
Mata: ikterik -/- ca -/-
Thorax : simetris
Paru: ves +/+ rh-/-,wh-/-
Cor: S1S2 normal reguler
Abd : supel, bu(+), turgor kembali lambat
Ekstr: akral hangat,crt<2 detik
Motorik 4/5/4/5
Lateralisasi(-)
Ref patologis(-)
Pemeriksaan Laboratorium:
Hb/Ht/Leukosit/trombosit : 13,4/36,5/11.100/202.000
Hitung jenis : 0/0/1/88/8/3
GDS : 154
Na/K/Cl : 116/3,9/76
Ur/Cr : 17/0,5
HDL/LDL/TGD/Kolesterol total : 41/73/189/150
Rapid test : +
CT scan : perdarahan intraserebral
Th/
Monitor
NGT, DC
Ivfd Nacl 3% 500 ml/24 jam
Inf. Paracetamol 3x1 gr
[Link] 40 mg/24 jam
[Link] 1 amp(bolus pelan)
[Link] 3x1 amp
Haloperidol 3x1,5 mg
THP 3x2 mg
Rawat ruang isolasi COVID-19
14. Bahari
Bahari,
15 April 1949 (72 tahun),
Dusun Beringin
Diagnosis: CHF + Asites + PPOK + confirm covid 19
Anamnesis:
pasien mengeluhkan sesak nafas (+) sejak 4 hari SMRS, sesak memberat hari ini. Demam (+),
batuk(+), flu(-). Perut membesar 4 hari ini. Kaki edema (+). Nyeri sendi/tenggorokan(-).
pasien sudah 7 hari tidak minum obat. Riw berpergian/kontak covid(-)
Pemeriksaan Fisik:
Kes: cm
TD: 100/60
HR: 91
RR: 32
SpO2: 93% room air, terpasang nasal canul
Conj anemis: -/-, sklera ikterik -/-
Sp ves, rh-/-, wh-/-
Cor S1,2 reg, m(-), glp(-)
Abdomen: soepel, BU(+) N, nyeri tekan (-), ascites (+)
Akral hangat, crt <2 detik
Ekstremitas: akral hangat
Pemeriksaan Laboratorium:
Hb/Ht/Leukosit/trombosit : 15/40,1/14.100/85.000
Hitung jenis : 0/0/2/78/16/4
GDS : 63
Ur/Cr : 27/1,3
Th/
O2 nasal canul 5 lpm
Pasang DC
Instopper
Inj OMZ 1x40 mg
Inj furosemid 40 mg
Inf PCT 500 mg/8 jam
15. Sumiati
Sumiati,
31 Desember 1955 (66 tahun),
Jl Wonosari Tengah
Dx : penurunan kesadaran ec sepsis + dm type 2 + gastropati dm+hhd , cad+hipokalemi,
hiponatremi
Anamnesis:
Pasien gelisah saat dipantau diigd, sebelumnya pasien mengeluh sakit kepala sejak 1 hari SMRS,
memberat hari ini. Pusing berputar(+). Mencret 6x, intake makan menurun. Mata bengkak sejak
pagi ini. Nyeri ulu hati(+), muntah(-), mual(+). Hari ini mencret keluar sedikit2.
Demam(-), batuk (-) sesekali, pilek(-), sesak (-), nyeri tenggorokan (-), hilang penghidu/pengecap
(-), riw kontak covid (-), riw. Berpergian (-).
Pemeriksaan Fisik:
KU: sedang
Kes: E4V4M5
TD: 110/80 mmhg
HR: 110x
RR: 26x
T: 36,5
Spo2: 98% room air
Mata: anemis(-/-), [Link] (-/-)
Thorax: vesikuler (+/+), rh(+/+), wh(-/-)
Abd: soepel, bu(+)n , nyeri tekan epigastrik(+)
Ekst: akral hangat, edem pretibial (-)
Pemeriksaan Laboratorium:
Hb/Ht/Leukosit/trombosit : 11,9/31,8/31.200/378.000
Hitung jenis : 0/0/1/85/12/2
GDS : 217
Na/K/Cl : 123/2,7/82
Ur/Cr : 31/0,7
Th/
Monitor
Pasang NGT,dc
O2 nasal kanul 3 liter/i
Ivfd Rl +drip KCL 2 flc 1000 cc/24 jam
Inj. Omz 1 amp/12 jam
Inj. Meropenem 3x1 gr
[Link] 1x750 mg
[Link] 3x4 mg
Metformin 2x500 mg
Ksr 1x1
Bisoprolol 1x1/4 mg
Diet susu diabetasol 6x200 cc via ngt
Aspilet 1x80 mg
[Link] 1 amp(ekstra bolus pelan)
Rawat icu