Bagaimana Central Processing Unit (CPU) Bekerja
Oleh : Salsabila (230211078)
Definis dan Fungsi CPU
CPU kepanjangannya adalah Central Processing Unit. CPU
bertanggung jawab untuk melakukan semua dari perhitungan matematika
yang diperlukan oleh komputer agar dapat berfungsi dengan baik.
Dikarenakan komputer tidak dapat berfungsi tanpa CPU (yang mungkin juga
disebut sebagai central processor atau hanya prosesor saja), tidak jarang
terdengar orang merujuk ke CPU sebagai "otak" dari sebuah komputer.
Jadi CPU adalah otak dari komputer . Kadang-kadang disebut hanya
sebagai prosesor pusat, tetapi lebih lazim disebut prosesor , CPU adalah
tempat yang paling perhitungan berlangsung. Dalam hal daya komputasi,
CPU adalah elemen yang paling penting dari sebuah sistem komputer . Di
dalam CPU sendiri, terdapat empat tahap operasi yang terjadi, yaitu: fetch,
Decode, Execute, dan Store.
Fungsi utama CPU adalah menjalankan program-program yang
disimpan di memori utama. Hal ini dilakukan dengan cara mengambil
instruksi-instruksi dari memori utama dan mengeksekusinya satu persatu
sesuai dengan alur perintah. Pekerjaan ini dilakukan dalam dua tahapan yaitu
membaca instruksi (fetch) dan melaksanakan instruksi tersebut (execute).
Proses membaca dan melaksankan ini dilakukan berulang-ulang sampai
semua instruksi yang terdapat di memori utama dijalankan atau komputer
dimatikan. Proses ini dikenal juga sebagai siklus fetch-eksekusi.
Siklus fetch-eksekusi bisa dijelaskan sebagai berikut
a. di awal setiap siklus, CPU akan membaca dari memori utama,
b. sebuah register, yang disebut Program Counter (PC), akan mengawasi
dan menghitung instruksi selanjutnya,
c. ketika CPU membaca sebuah instruksi, Program Counter akan menambah
satu hitungannya,
d. lalu instruksi-instruksi yang dibaca tersebut akan dimuat dalam suatu
register yang disebut register instruksi (IR), dan akhirnya
e. CPU akan melakukan interpretasi terhadap instruksi yang disimpan dalam
bentuk kode binari, dan melakukan aksi yang sesuai dengan instruksi
tersebut.
Menjalankan program-program yang disimpan dalam memori utama dengan
cara mengambil instruksi-instruksi, menguji instruksi tersebut dan
mengeksekusinya satu persatu sesuai alur perintah.
Pandangan paling sederhana proses eksekusi program adalah dengan
mengambil pengolahan instruksi yang terdiri dari dua langkah, yaitu : operasi
pembacaan instruksi (fetch) dan operasi pelaksanaan instruksi (execute).
Siklus Fetch - Eksekusi
Pada setiap siklus instruksi, CPU awalnya akan membaca instruksi dari
memori.
Terdapat registers dalam CPU yang berfungsi mengawasi dan menghitung
instruksi selanjutnya, yang disebut Program Counter (PC).
PC akan menambah satu hitungannya setiap kali CPU membaca instruksi.
Instruksi-instruksi yang dibaca akan dibuat dalam register instruksi (IR).
Instruksi-instruksi ii dalam bentuk kode-kode binner yang dapat
direpresentasikan oleh CPU kemudian dilakukan aksi yang diperlukan.
Aksi CPU
CPU - Memori, perpindahan data dari CPU ke memori dan sebaliknya.
CPU - I/O, perpindahan data dari CPU ke modul I/O dan sebaliknya.
Pengolahan Data, CPU membentuk sejumlah operasi aritmatika dan logika
terhadap data.
Kontrol, merupakan instruksi untuk pengontrolan fungsi atau kerja. Misalnya
instruksi pengubahan urusan eksekusi.
Siklus Eksekusi
Instruction Address Calculation (IAC), yaitu mengkalkulasi atau menentukan
alamat instruksi berikutnya yang akan dieksekusi. Biasanya melibatkan
penambahan bilangan tetap ke alamat instruksi sebelumnya. Misalnya, bila
panjang setiap instruksi 16 bit padahal memori memiliki panjang 8 bit, maka
tambahkan 2 ke alamat sebelumnya.
Instruction Fetch (IF), yaitu membaca atau mengambil instruksi dari lokasi
memorinya ke CPU.
Instruction Operation Decoding (IOD), yaitu menganalisa instruksi untuk
menentukan jenis operasi yang akan dibentuk dan operand yang akan
digunakan.
Operand Address Calculation (OAC), yaitu menentukan alamat operand, hal
ini dilakukan apabila melibatkan referensi operand pada memori.
Operand Fetch (OF), yaitu mengambil operand dari memori atau dari modul
I/O.
Data Operation (DO), yaitu membentuk operasi yang diperintahkan dalam
instruksi.
Operand Store (OS), yaitu menyimpan hasil eksekusi ke dalam memori.
Fungsi Interupsi
Mekanisme penghentian atau pengalihan pengolahan instruksi dalam CPU
kepada routine interupsi.
Hampir semua modul (memori dan I/O) memiliki mekanisme yang dapat
menginterupsi kerja CPU.
Tujuan Interupsi
Secara umum untuk manajemen pengeksekusian routine instruksi agar efektif
dan efisien antar CPU dan modul-modul I/O maupun memori.
Setiap komponen komputer dapat menjalankan tugasnya secara bersamaan,
tetapi kendali terletak pada CPU di samping itu kecepatan eksekusi masing-
masing modul berbeda.
Dapat sebagai sinkronisasi kerja antar modul.
Kelas Sinyal Interupsi
Program, yaitu interupsi yang dibangkitkan dengan beberapa kondisi yang
terjadi pada hasil eksekusi program. Contohnya : aritmatika overflow,
pembagian nol, operasi ilegal.
Timer, adalah interupsi yang dibangkitkan dengan pewaktuan dalam prosesor.
Sinyal ini memungkinkan sistem operasi menjalankan fungsi tertentu secara
reguler.
I/O, sinyal interupsi yang dibangkitkan oleh modul I/O sehubungan
pemberitahuan kondisi error dan penyelesaian suatu operasi.
Hardware Failure, adalah interupsi yang dibangkitkan oleh kegagalan daya
atau kesalahan partas memori.
Proses Interupsi
Dengan adanya mekanisme interupsi, prosesor dapat digunakan untuk
mengeksekusi instruksi-instruksi lain.
Saat suatu modul telah selesai menjalankan tugasnya dan siap menerima tugas
berikutnya, maka modul ini akan mengirimkan permintaan interupsi ke
prosesor.
Kemudian prosesor akan menghentikan eksekusi yang sedang dijalankannya
untuk meng-handle routine interupsi.
Setelah program interupsi selesai maka prosesor akan melanjutkan eksekusi
programnya kembali.
Saat sinyal interupsi diterima prosesor ada dua kemungkina tindakan, yaitu
interupsi diterima/ditangguhkan dan interupsi ditolak.
Interupsi ditangguhkan :
Apa yang dilakukan prosesor ?
Prosesor menangguhkan eksekusi program yang dijalankan dan menyimpan
konteksnya. Tindakan ini adalah menyimpan alamat instruksi berikutnya yang
akan dieksekusi dan data lain yang relevan.
Prosesor menyetel Program Counter (PC) ke alamat awal routine interrupt
handler.
Sistem Operasi Kompleks
Interupsi ganda (multiple interrupt).
o Misalnya suatu komputer akan menerima permintaan interupsi saat
proses pencetakan dengan printer selesai, disamping itu dimungkinkan
dari saluran komunikasi akan mengirimkan permintaan interupsi setiap
kali data tiba.
Dapat diambil dua buah pendekatan untuk menangani interupsi ganda ini.
Pendekatan Interupsi Ganda
Ada 2 pendekatan :
Pendekatan ini disebut pengolahan interupsi berurutan/sekuensial.
o Menolak atau tidak mengizinkan interupsi lain saat suatu interupsi
ditangani prosesor.
o Setelah prosesor selesai menangani suatu interupsi maka interupsi lain
baru ditangani.
Pengolahan interupsi bersarang yaitu mendefinisikan prioritas bagi interupsi.
o Interrupt handler mengizinkan interupsi berprioritas lebih tinggi
ditangani terlebih dahulu.
Contoh Kasus
Suatu sistem memiliki tiga perangkat I/O : printer, disk dan saluran
komunikasi, masing-masing prioritasnya 2, 4, dan 5. Bagaimana proses
interupsinya ?
Pada awal sistem melakukan pencetakan dengan printer, saat itu terdapat
pengiriman data pada saluran komunikasi sehingga modul komunikasi
meminta interupsi.
Proses selanjutnya adalah pengalihan eksekusi interupsi modul komunikasi,
sedangkan interupsi printer ditangguhkan.
Saat pengeksekusian modul komunikasi terjadi interupsi disk, namun karena
prioritasnya lebih rendah maka interupsi disk ditangguhkan.
Setelah interupsi modul komunikasi selesai akan dilanjutkan interupsi yang
memiliki prioritas lebih tinggi, yaitu disk.
Bila interupsi disk selesai dilanjutkan eksekusi interupsi printer. Selanjutnya
dilanjutkan eksekusi program utama.
1. Komponen-Komponen Utama dari CPU
Bagian-Bagian CPU Di dalam CPU terdapat beberapa bagian dengan fungsinya
masing-masing yang saling berkaitan. Diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Power Supply
Power Supply adalah sebuah perangkat yang ada di dalam CPU yang berfungsi untuk
menyalurkan arus listrik ke berbagai peralatan computer. Perangkat ini memiliki 5
connector atau lebih, yang dapat disambungkan keberbagai peralatan seperti
Motherboard, Harddisk, Floppy Disk Drive, CD ROM
2. Motherboard
Motherboard ialah papan utama, atau papan sirkuit yang berfungsi untuk
menghubungkan setiap komponen pada komputer. Motherboard yaitu papan PCB
yang mempunyai jalur - jalur sistematis yang menghubungkan satu komponen dengan
komponen lainnya. Motherboard bisa disebut juga Mainboard. Pada mainboard
terdapat bagian - bagian input maupun output berupa socket ataupun slot. Seperti
socket processor, slot memory, konektor IDE, socket Catu daya, Slot peripheral, I/O
port, dll. Jadi semua tempat untuk komponen sudah tersusun rapi di dalam
motherboard ini. Motherboard disimpan atau ditempatkan di Casing (Kotak
Komputer).
3. Hardisk
Hardisk atau bisa disebut juga hard drive, fixed disk, HDD, atau cukup hard disk saja,
adalah media yang digunakan untuk menyimpan file sistem dan data dalam komputer.
Hard disk terdiri atas tiga bagian utama, yaitu piringan magnetik, bagian mekanis,
serta head untuk membaca data. Piringan tersebut digunakan untuk menyimpan data,
sedangkan bagian mekanis bertugas memutar piringan tersebut. Jenis-jenis Hardisk
diantaranya ATA, SATA, SCSI .
4. Processor
Processor sering disebut sebagai otak dan pusat pengendali computer yang didukung
oleh kompunen lainnya. Processor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan
jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari
komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas.
Processor terletak pada socket yang telah disediakan oleh motherboard, dan dapat
diganti dengan processor yang lain asalkan sesuai dengan socket yang ada pada
motherboard. Salah satu yang sangat besar pengaruhnya terhadap kecepatan
komputer tergantung dari jenis dan kapasitas processor.
5. VGA Card
Kartu VGA adalah komponen yang tugasnya menghasilkan tampilan secara visual
dari komputer kalian. Hampir semua program menghasilkan keluaran visual, kartu
VGA adalah hardware yang memberikan perintah kepada monitor untuk
menampilkan keluaran visual yang dapat kita lihat.
6. CD Room
CD-ROM (singkatan dari Compact Disc - Read Only Memory) adalah sebuah
piringan kompak dari jenis piringan optik (optical disc) yang dapat menyimpan data.
Ukuran data yang dapat disimpan saat ini bisa mencapai 700 MB atau 700 juta bita.
CD-ROM bersifat read only (hanya dapat dibaca, dan tidak dapat ditulisi). Untuk
dapat membaca isi CD-ROM, alat utama yang diperlukan adalah CD Drive.
Perkembangan CD-ROM terkini memungkinkan CD dapat ditulisi berulang kali (Re
Write / RW) yang lebih dikenal dengan nama CD-RW.
7. Kabel HDD
Kabel data mempunyai fungsi penting juga yakni untuk menghubungkan 1 komponen
komputer dengan komponen lainnya, sebagai contoh kabel data ini dapat
menghubungkan antara motherboard dan hardisk, tujuannya adalah Hardisk kita
dapat terbaca dan melewati sistem yang ada pada motherboard.
8. LAN Card (Local Area Network)
LAN Card mempunyai fungsi sebagai penghubung antara komputer 1 dengan
komputer yang lainnya, selama kita mempunyai LAN Card ini sangat memungkinkan
kita dapat terhubung dengan internet (tentunya jika kita mempunyai jaringan ADSL)
ataupun bisa terkoneksi dengan komputer yang lainnya (jika terhubung ke dalam
HUB/Switch).
9. Kabel UTP
Kabel UTP mempunyai fungsi untuk menghubungkan komputer 1 dengan komputer
lainnya, jika kita memiliki LAN Card, tapi tidak memiliki kabel UTP maka sangatlah
mustahil kita dapat melakukan koneksi antara 1 komputer dengan komputer yang
lainnya.
10. RAM (Random Access Memory)
Memory adalah perangkat yang berfungsi mengolah data atau intruksi. Semakin besar
memori yang disediakan, semakin banyak data maupun intruksi yang dapat
mengolahnya. RAM adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk menyimpan data.
RAM bersifat sementara atau data yang tersimpan dapat dihapus.lain halnya dengan
ROM. ROM mempunyai fungsi yang sama dengan RAM tetapi ROM bersifat
permanen atau data yang tersimpan tidak dapat dihapus.
2. Cara Kerja CPU
Adapun cara kerja dari CPU (central processing unit) dapat dilihat dari urutannya
sebagai berikut:
1. Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali
diletakkan di RAM (melalui Input-storage);
2. Apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage,
namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage).
3. Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan
mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction
Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di
Program Counter.
4. Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk ditampung
di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar
instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan
mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan.
5. Hasilnya ditampung di Accumulator.
6. Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil
pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working-storage.
7. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil
pengolahan dari Working-storage untuk ditampung ke Output-storage. Lalu
selanjutnya dari Output-storage, hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-
devices.
Cara kerja CPU ini dapat dilihat dengan lebih singkat pada gambar di bawah ini:
3. Contoh penerapan CPU dalam Kehidupan sehari-hari
CPU telah digunakan dalam komputer dan sistem tertanam selama beberapa dekade.
Seiring berjalannya waktu, CPU telah berevolusi menjadi jauh lebih bertenaga, serta
ukurannya lebih kecil, sehingga memungkinkan CPU dirancang menjadi perangkat
yang jauh lebih ringkas. Perangkat saat ini juga semakin banyak yang menggunakan
prosesor multi-core untuk membantu meningkatkan kinerja sekaligus mengurangi
konsumsi daya. Prosesor multi-inti adalah prosesor komputer pada satu sirkuit
terintegrasi dengan dua atau lebih unit pemrosesan terpisah. Pada masa konsepsi awal
komputer, sebagian besar CPU memiliki satu inti pemrosesan. Saat ini, CPU dapat
terdiri dari beberapa inti, seperti dua, empat, enam, atau lebih, yang
memungkinkannya melakukan banyak instruksi sekaligus. CPU dapat ditemukan di
hampir semua aspek kehidupan kita, dan seiring dengan kemajuan teknologi, kita
dapat mengharapkan peningkatan lebih lanjut dalam kemampuan unit-unit ini. Dalam
kehidupan sehari-hari, perangkat komputer dapat dimanfaatkan sebagai sarana kerja
atau bisnis, sarana komunikasi, sarana hiburan, sarana pendidikan, sarana informasi,
sarana usaha dan sarana kontrol terhadap suatu hal. CPU adalah sebuah perangkat
keras yang memiliki andil besar dalam pengoperasian sebuah sistem komputer.
Pada komputer, CPU biasanya berupa perangkat keras yang dikoneksikan dengan
layar monitor untuk mendapatkan perintah-perintah sistem. Pada Laptop atau
notebook, CPU sudah terpasang didalam perangkat laptop atau notebook itu sendiri,
tanpa adanya CPU maka teknologi tersebut tidak dapat bekerja dan berguna untuk
sehari-hari. CPU merupakan otak dari sebuah komputer. Jika salah satu bagian dari
CPU mengalami kerusakan, maka dapat dipastikan bahwa kinerja komputer juga
tidak dapat maksimal.
REFERENSI
https://www.liputan6.com/tekno/read/3911527/fungsi-cpu-pada-komputer-jangan-
cuma-asal-pakai?page=2
https://www.academia.edu/32009154/MAKALAH_Central_Processing_Unit_CPU_
https://www.jetorbit.com/blog/komponen-komponen-cpu-komputer-dan-fungsinya/