0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
531 tayangan7 halaman

Perkalian Vektor

Dokumen ini membahas dua jenis perkalian vektor: perkalian dot dan perkalian silang. Perkalian dot menghasilkan nilai skalar sedangkan perkalian silang menghasilkan vektor baru. Kedua jenis perkalian ini penting dalam berbagai bidang seperti matematika, fisika, dan komputer.

Diunggah oleh

Akbar Prasetyo
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
531 tayangan7 halaman

Perkalian Vektor

Dokumen ini membahas dua jenis perkalian vektor: perkalian dot dan perkalian silang. Perkalian dot menghasilkan nilai skalar sedangkan perkalian silang menghasilkan vektor baru. Kedua jenis perkalian ini penting dalam berbagai bidang seperti matematika, fisika, dan komputer.

Diunggah oleh

Akbar Prasetyo
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Materi: Perkalian Vektor

Pengantar:
Perkalian vektor adalah operasi
matematika yang digunakan untuk
menghasilkan nilai atau vektor baru dari
dua vektor yang diberikan. Ada dua jenis
perkalian vektor yang umum digunakan:
perkalian dot (dot product) dan perkalian
silang (cross product). Kedua jenis
perkalian ini memiliki karakteristik dan
aplikasi yang berbeda. Mari kita bahas
satu per satu.
1. Perkalian Dot (Dot Product):
Perkalian dot, juga dikenal sebagai
perkalian skalar atau perkalian titik,
menghasilkan sebuah nilai skalar (bukan
vektor). Hasil dari perkalian dot adalah
jumlah dari perkalian dua vektor dalam
setiap koordinatnya. Perkalian dot antara
dua vektor a dan b dituliskan sebagai a ·
b.

Rumus Perkalian Dot:


a · b = a1 * b1 + a2 * b2 + a3 * b3

Aplikasi Perkalian Dot:


- Menentukan sudut antara dua vektor:
Sudut θ antara dua vektor a dan b dapat
ditentukan menggunakan rumus: θ =
cos^(-1)((a · b) / (|a| * |b|)). Hal ini
berguna dalam geometri analitik dan
dalam perhitungan sudut dalam fisika
dan grafika komputer.
- Menghitung pekerjaan (work) dalam
fisika: Pekerjaan yang dilakukan oleh
sebuah gaya F pada benda yang
bergerak sejauh vektor jarak s dapat
dihitung menggunakan rumus: W = F · s.
- Menentukan proyeksi vektor: Proyeksi
vektor a pada vektor b dapat ditentukan
menggunakan rumus: proj_b(a) = (a · b /
|b|) * (b / |b|).

2. Perkalian Silang (Cross Product):


Perkalian silang, juga dikenal sebagai
perkalian vektorial, menghasilkan
sebuah vektor baru yang tegak lurus
terhadap dua vektor yang dikalikan.
Perkalian silang antara dua vektor a dan
b dituliskan sebagai a × b.
Rumus Perkalian Silang:
a × b = (a2 * b3 - a3 * b2) i + (a3 * b1 -
a1 * b3) j + (a1 * b2 - a2 * b1) k

Aplikasi Perkalian Silang:


- Menentukan arah dan magnitudo vektor
hasil: Dalam ilmu fisika, perkalian silang
digunakan untuk menentukan arah dan
magnitudo momen torsi (torque) dalam
sistem mekanika.
- Menghitung luas segitiga: Luas segitiga
yang dibentuk oleh dua vektor a dan b
dapat dihitung menggunakan rumus:
luas = 0.5 * |a × b|.
- Menentukan vektor normal: Vektor hasil
dari perkalian silang dua vektor dalam
bidang dapat digunakan untuk
menentukan vektor normal terhadap
bidang tersebut.
Perkalian vektor
Perkalian vektor adalah operasi perkalian dengan dua operand (obyek yang
dikalikan) berupa vektor. Terdapat tiga macam perkalian vektor, yaitu
perkalian titik (dot product), perkalian silang (cross product) dan perkalian
langsung (direct product).

Perkalian titik

Perkalian titik dua buah vektor akan menghasilkan sebuah skalar. Jenis
perkalian ini bersifat komutatif.

Untuk vektor satuan terdapat hubungan-hubungan yang khusus dalam


operasi perkalian titik, yang merupakan sifat-sifat yang digunakan dalam
perkalian titik, yaitu

dan

Atau dapat pula dituliskan dengan menggunakan notasi delta


Kronecker , yaitu
Perkalian silang

Hasil suatu perkalian silang dua buah vektor adalah juga sebuah
vektor. Perkalian silang bersifat tidak komutatif.
Untuk vektor-vektor satuan terdapat pula hubungan yang mendasari
operasi perkalian silang, yaitu

Dan atau jika SAMA=1 dan jika BEDA=1

 [Perkalian langsung
Hasil perkalian langsung dua buah vektor adalah sebuah tensor atau
matriks. Perkalian ini tidak bersifat komutatif.

Perkalian dua buah vektor tidak memiliki hubungan yang khusus.

Kesimpulan:
Perkalian vektor merupakan operasi
matematika yang penting dalam
berbagai bidang, termasuk matematika,
fisika, dan komputer. Perkalian dot
menghasilkan nilai skalar dan digunakan
untuk menghitung sudut, proyeksi vektor,
dan pekerjaan dalam fisika. Perkalian
silang menghasilkan vektor baru yang
digunakan untuk menentukan arah
momen torsi, luas segitiga, dan vektor
normal. Pemahaman tentang kedua jenis
perkalian vektor ini penting dalam
memahami konsep-konsep yang lebih
kompleks dalam ilmu pengetahuan dan
teknik.

Anda mungkin juga menyukai