Anda di halaman 1dari 5

COP SURAT

KEPUTUSAN DIREKTUR
RUMAH SAKIT UMUM BHAKTI RAHAYU DENPASAR
NOMOR : 446 / 702a / 402.212/ /2009

TENTANG

PEMBENTUKAN KELOMPOK STAFF MEDIS FUNGSIONAL
RUMAH SAKIT UMUM BHAKTI RAHAYU DENPASAR


DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM BHAKTI RAHAYU DENPASAR

Menimbang :
a) bahwa dalam rangka mewujudkan visi dan mencapai misi Rumah Sakit
Umum Daerah Kabupaten Madiun yang ditetapkan, perlu upaya
peningkatan kinerja dan mutu pelayanan oleh seluruh jajaran di Rumah
Sakit Umum Daerah yang ditujukan untuk masyarakat;
b) bahwa guna peningkatan kinerja dan mutu pelayanan yang dapat
dipertanggungjawabkan serta diterima oleh masyarakat, perlu didukung
dengan penataan peranan kelembagaan proIesi pelaku pelayanan;
c) bahwa untuk operasionalisasi tata kerja kelembagaan sebagaimana
dimaksud dalam konsideran (a) dan (b) diatas dari jajaran Tenaga Medis
perlu diatur dalam bentuk Kelompok StaII Medis Fungsional (SMF) dan
menetapkannya dengan Keputusan Direktur.

Mengingat :
1. Undang Undang Nomor 23 Tahun 1992 Tentang Kesehatan (Lembaran
Negara Tahun 1992 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Nomor
3209);
2. Undang Undang Nomor 29 Tahun 2009 Tentang Praktek Kedokteran;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan
(Lembaran Negara Tahun 1996 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara
Nomor 3637)
4. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor : 159.b/Menkes/Per/II/1988 tentang
Rumah Sakit
5. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : 983/SK/Menkes/XI/1992 pasal
42 tentang Komite Medis
6. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor : 1333/Menkes/SK/XII/1999
Tentang Standar Pelayanan Rumah Sakit
7. Peraturan Daerah Kabupaten Madiun Nomor 10 Tahun 2008 Tentang
Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Madiun;
8. Peraturan Daerah Kabupaten Madiun Nomor 54 Tahun 2008 Tentang
Tugas Pokok dan Fungsi Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Madiun.

MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM BHAKTI
RAHAYU DENPASAR TENTANG PEMBENTUKAN KELOMPOK
STAFF MEDIS FUNGSIONAL RUMAH SAKIT UMUM BHAKTI
RAHAYU DENPASAR
KESATU : Menetapkan Anggota Kelompok StaII Medis Fungsional sebagaimana
terlampir dalam lampiran keputusan ini;
KEDUA : Kepala Satuan Medis Fungsional (SMF) yang tersebut dalam lampiran
keputusan ini berhak untuk menetapkan Dokter Penanggung Jawab
Pelayanan (DPJP) dalam perawatan pasien.
KETIGA : a. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan;
b. Akan diadakan peninjauan kembali apabila di kemudian hari terdapat.





Ditetapkan di : Denpasar
Tanggal : 15 Juni 2011

Direktur Rumah Sakit Umum
Bhakti Rahayu Denpasar



dr. Made Sukanegara








LAMPIRAN I : SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR RSU BHAKTI RAHAYU DENPASAR
NOMOR : 446/720a/402.212/2009
TANGGAL : 15 JUNI 2009


SUSUNAN KELOMPOK STAF MEDIS FUNGSIONAL (SMF)

1. KELOMPOK SMF BEDAH
KETUA : NAMA
ANGGOTA : 1. NAMA
2. NAMA
2. KELOMPOK SMF NON BEDAH
KETUA : NAMA
ANGGOTA : 1. NAMA
2. NAMA
3. KELOMPOK SMF UMUM
KETUA : NAMA
ANGGOTA : 1. NAMA
2. NAMA
3. NAMA








Direktur Rumah Sakit Umum
Bhakti Rahayu Denpasar



dr. Made Sukanegara








LAMPIRAN II : SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR RSU BHAKTI RAHAYU DENPASAR
NOMOR :
TANGGAL :

URAIAN TUGAS STAF MEDIS FUNGSIONAL

FUNGSI :
StaII Medis mempunyai Iungsi sebagai pelaksana pelayanan medis, pendidikan, dan
pelatihan serta penelitian dan pengembangan di bidang medis

TUGAS :
1) Melaksanakan kegiatan proIesi yang meliputi prosedur diagnosis, pengobatan,
pencegahan penyakit, peningkatan, dan pemulihan;
2) Meningkatkan kemampuan proIesinya melalui program pendidikan/pelatihan
berkelanjutan;
3) Menjaga agar kualitas pelayanan sesuai dengan Standar ProIesi, Standar Pelayanan
Medis, dan Etika Kedokteran yang telah ditetapkan;
4) Menyusun, mengumpulkan, menganalisa, dan membuat laporan pemantauan
Indikator Mutu Klinis.

KEWA1IBAN :
1. Menyusun Standar Operasional Prosedur Pelayanan Medis yang terdiri dari :
a. Standar Operasional Prosedur Bidang Administrasi/Manajerial antara lain
meliputi pengaturan tugas rawat jalan, pengaturan tugas rawat inap, pengaturan
tugas jaga, pengaturan tugas rawat intensiI, pengaturan tugas di kamar operasi,
kamar bersalin, dan lain sebagainya, pengaturan visite/ronde, pertemuan klinik,
presentasi kasus (kasus kematian, kasus sulit, kasus langka, kasus penyakit
tertentu), prosedur konsultasi, dan lain-lain. Penyusunan Standar Operasional
Prosedur di bawah koordinasi Direktur Rumah Sakit
b. Standar Operasional Prosedur Pelayanan Medis Bidang Keilmuan/KeproIesian
adalah Standar Pelayanan Medis. Masing-masing kelompok menyusun Standar
Pelayanan Medis minimal untuk 10 (sepuluh) jenis penyakit. Penyusunan Standar
Operasional Prosedur ini di bawah koordinasi Komite Medis









2. Menyusun Indikator Mutu Klinis
Masing-masing Kelompok StaII Medis Fungsional menyusun minimal 3 (tiga) jenis
indikator mutu output atau outcome.
3. Menyusun uraian tugas dan kewenangan untuk masing-masing anggotanya.





Direktur Rumah Sakit Umum
Bhakti Rahayu Denpasar



dr. Made Sukanegara