0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
124 tayangan5 halaman

Busana Anak

Diunggah oleh

oktvina0110
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
124 tayangan5 halaman

Busana Anak

Diunggah oleh

oktvina0110
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BUSANA ANAK

Busana anak adalah pakaian yang dibuat untuk anak-anak yang belum tumbuh tinggi
secara penuh/maksimal. Kebutuhan pakaian untuk anak didasarkan pada pertumbuhan,
gerakan yang konstan, serta perkembangan mereka untuk dapat memakai baju sendiri. Balita
merupakan tahapan masa yang dinamakan saat berjalan tertatih-tatih/toddlers, dan masa
prasekolah/preschools. Tahap-tahap perkembangan anak yang mempengaruhi bentuk busana
yang dikenakannya yaitu :
1. Masa bayi(infants)
Yaitu dari masa anak itu lahir sampai anak berusia 1 tahun
2. Masa jalan tertatih-tatih(toddlers)
Yaitu masa dimana anak usia 1 tahun sampai 2,5 tahun, mereka sudah bisa bergerak
bebas, hanya belum tentu bisa berjalan
3. Masa pra sekolah (preschoolers)
Yaitu diantara usia 2,5 – 6 tahun
4. Masa anak laki-laki dan perempuan(boys and girl)
Yaitu diantara usia 6 – 12 tahun, mereka mulai memasuki sekolah dasar
Mengingat pertumbuhan anak yang begitu pesatnya sehingga mempengaruhi model
pakaiannya. Umumnya model busana anak sangat praktis dan lebih banyak variasinya mulai
dari bermacam-macam garis leher, lengan, rok, celana, garis hias, sulaman, motif dan warna
sehingga terkesan lucu dan menarik. Berikut ini adalah macam-macam busana anak,
khususnya anak perempuan, diantaranya adalah :
1. Bebe gantung (A line)

2. Model busana dengan garis empire


3. Model busana dengan lengan sayap

4. Model Busana dengan rok kerut

5. Model busana dengan kerah rebah

6. Model Busana dengan kerah kelasi


7. Model busana dengan rok lipit

8. Model busana dengan rok kembang

Dan masih banyak lagi model-model busana anak yang sangat bervariasi.

Model busana anak banyak sekali variasinya dibandingkan dengan busana orang dewasa.
Akan tetapi, sebelum kita membuat atau memakainya, sebaiknya disesuaikan dengan
kesempatan. Demikian juga dengan usia, misalnya toodlers belum banyak memerlukan
pakaian seperti halnya preschooler, baik anak laki-laki maupun perempuan. Macam-macam
busana anak yang diperlukan sesuai dengan kesempatan, antara lain :
1. Pakaian bermain/dirumah
Jenis bahan yang dipilih untuk pakaian bermain adalah bahan yang mudah menghisap
keringat, kuat dan tahan cuci. Contohnya : bahan poplin, birkolin,tetoron,katun polos,
ataupun katun corak
2. Pakaian sekolah
Jenis bahan yang dipilih untuk pakaian sekolah adalah bahan yang tidak mudah kusut,
tidak panas dan menyerap air. Contohnya : bahan poplin, tetoron, arrow,oxfort,
denim, dan batik katun
3. Pakaian olah raga/rekreasi
Jenis bahan yang dipilih untuk pakaian olah raga adalah bahan yang menyerap
keringat. Contohnya : bahan rajutan dari katun(triko) merupakan bahan yang mulur
dan mengikuti gerakan badan
4. Pakaian tidur
Jenis bahan yang dipilih untuk pakaian tidur adalah bahan yang lembut dan tahan
cuci. Contohnya : bahan poplin, flanel, arrow dan trikom
5. Pakaian pesta
Jenis bahan yang dipilih untuk pakaian pesta adalah bahan yang agak mewah.
Contohnya : kain renda, voile, silky, sutra, cifon, organdie dan tule.
Menentukan tipe bahan yang sesuai untuk suatu pakaian yang khas berpedoman pada
kriteria berikut :
1. Kekuatan
Ketahanan pakaian seharusnya dapat seimbang antara pemakaian dan kerusakan
dalam keaktifan bermain. Untuk faktor kekuatan, carilah bahan-bahan yang
tenunannya kuat seperti drill/denim dan terusan polos atau bahan rajut yang kuat,
seperti rajutan interlock dan rajutan dobel.
2. Mudah pemeliharaannya
Pakaian bayi cenderung mudah kotor dan harus sering dicuci. Agar mudah
pemeliharaannya carilah bahan yang mudah dicuci dan setrika, tidak luntur dan tidak
mengkerut.
3. Keamanan
Keamanan pada anak sangatlah penting, karena anak belum bisa membedakan antara
situasi yang aman dan yang berbahaya. Untuk keamanan, bahan penghambat api
adalah suatu hal yang penting, khususnya baju tidur. Pilihlah serat bahan yang
mengandung penghambat api, seperti wool atau bahan-bahan yang memiliki
penghambat api pada finishingnya.
4. Kenyamanan
Kenyamanan fisik dalam berpakaian sangatlah penting. Anak selalu banyak bergerak
untuk meraih sesuatu dan senang menyelidiki(rasa ingin tahu). Untuk kenyamanan,
cobalah cari bahan yang mulur (stretch) yang memudahkan apabila anak bergerak,
seperti drill/denim dan bahan rajut(knits). Atau carilah bahan yang terasa lembut pada
kulit, yang mempunyai daya serap, seperti flanel, katun, batiste, rajutan katun
campuran, rayon dan tricot
5. Warna
Pada umumnya anak menyukai warna-warna yang cerah, warna primer khususnya
merah. Warna cerah cenderung menyenangkan, sedangkan warna pucat mudah
terlihat kotor. Adapun warna gelap cenderung kurang disukai oleh anak-anak karena
kurang menarik.
6. Motif pada bahan
Desain bahan untuk pakaian anak seharusnya dalam proporsi pada ukuran yang setara.
Pemakaian bahan-bahan untuk anak sebaiknya bermotif huruf-huruf, angka-angka,
flora-fauna dan polkadot.
Berikut ini adalah karakteristik busana anak
1. Toddlers, meliputi :
- Modelnya praktis, seperti pakaian satu potong (one piece)
- Untuk garis leher pilihlah yang tanpa kerah
- Berlengan baju reglan, kimono atau tanpa lengan
2. Pra sekolah, meliputi :
- Model yang bisa memberi keleluasaan dalam bergerak/melompat, contoh jump
suits
- Celana dan rok dengan model celana pendek, rok lipit, rok kerut, dan gembung.
Adapun untuk pinggang berelastik karena garis pinggang sudah lebih berbentuk
- Model baju yang bersaku sangat cocok karena mereka sangat senang
mengumpulkan/menyimpan benda-benda atau sesuatu yang menurut mereka unik
dan lucu
- Garis leher memakai kerah rebah atau setengah tegak, atau hanya berbentuk garis
leher saja
- Model lengan yang dipilih adalah lengan balon, sayap, lonceng dan lengan licin
yang umumnya tidak bermanset
- Model baju mempunyai garis hias (princes, empire) seperti jahitan setikan
3. Usia sekolah, meliputi :
- Model yang praktis karena mereka cenderung fleksibel dalam beraktifitas sehari-
hari
- Celana maupun rok dengan model yang lebih sederhana
- Model baju dengan sedikit variasi hiasan yang memiliki nilai estetika maupun
fungsional. Misalnya saku
- Krah sudah mulai bermacam-macam bentuknya karena anak usia ini sudah mulai
bisa menentukan pilihannya sendiri

Anda mungkin juga menyukai