Proposal Farhan Revisi Ok
Proposal Farhan Revisi Ok
Oleh :
FARHAN
NIM 21253232017
Oleh :
FARHAN
NIM 21253232017
Oleh :
FARHAN
NIM 21253232017
Menyetujui:
Mengesahkan:
Oleh :
FARHAN
NIM 21253232017
Proposal ini akan diseminarkan dihadapan dosen pembimbing dan dosen nara
sumber Program Studi Teknologi Produksi Ternak Jurusan Peternakan Dan
Kesehatan Hewan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh pada tanggal
Mei 2024.
TIM PENGUJI
Pembimbing I
2 Debby Syukriani, S.Pt, MP
Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah Swt. yang telah
melimpahkan segala rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan proposal
tugas akhir berjudul ”Pengaruh Penambahan Ekstrak Daun Kacang Tujuh
Jurai (Phaseolus Lunatus, L) Fermentasi dalam Air Minum Terhadap
Performa Broiler”.
Proposal ini disusun guna memenuhi persyaratan mengerjakan skripsi pada
program studi Teknologi Produksi Ternak di Jurusan Peternakan dan Kesehatan
Hewan, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh.
Penulis menyadari kelemahan serta keterbatasan dalam menyelesaikan
proposal ini sehingga dalam pengerjaannya tak lepas dari bantuan berbagai pihak.
Dalam kesempatan ini, penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada:
Ayahanda dan Ibunda tercinta yang telah memberikan dukungan moril maupun
materil, dorongan semangat, bimbingan serta do’a demi kesuksesan penulis. Pada
kesempatan ini penulis juga mengucapkan terima kasih kepada ibu Debby
Syukriani, S.Pt, MP selaku Pembimbing 1 dan ibu Ir. Nelzi Fati, M.P. selaku
Pembimbing II dan tidak lupa semua pihak yang telah membantu baik secara moril
maupun spiritual dalam penyusunan proposal tugas akhir ini.
Penulis juga menyadari bahwa proposal ini masih banyak kekurangan baik isi
maupun susunannya. Semoga proposal ini dapat bermanfaat tidak hanya bagi
penulis juga bagi para pembaca.
(F)
i
DAFTAR ISI
ii
3.6.3 Aplikasi ekstrak fermentasi daun kacang tujuh jurai .............................12
3.6.4 Pemeliharaan broiler ..............................................................................12
3.7 Formulasi Ransum ........................................................................................12
BAB IV. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN ................................................14
4.1 Anggaran Biaya ............................................................................................14
4.2 Jadwal Kegiatan............................................................................................16
DAFTAR PUSTAKA ...........................................................................................17
iii
DAFTAR GAMBAR
Nomor Halaman
iv
DAFTAR TABEL
Nomor Halaman
v
1
BAB I PENDAHULUAN
sebagai feed additive alami untuk meningkatkan daya tahan tubuh ayam dan
meningkatkan nilai ekonomi dan manfaatnya. Untuk meningkatkan daya simpan
dan manfaat daun kacang tujuh jurai, tanaman herbal ini harus difermentasi.
Selama proses fermentasi, mikroorganisme dapat memanfaatkan bahan
EM4, yang mengandung jamur ragi dan bakteri asam laktat yang membantu
mengurai bahan organik. Saat mereka bekerja, bakteri anaerob ini menggunakan
enzim, sehingga proses fermentasi tertutup tidak menghasilkan suhu panas yang
tinggi (Tahalele et al., 2018). Menurut pendapat (Ali et al., 2019) EM4 yang
mengandung sebagian besar bakteri fotosintetik (Rhodopseumonas spp), bakteri
asam laktat (Lactobacillus spp), yeast (Saccharomyces spp) yang menguntungkan
bagi pertumbuhan produksi ternak.
Berdasarkan hal tersebut maka akan dilakukan penelitian dengan judul
Pengaruh Penambahan Ekstrak Daun Kacang Tujuh Jurai (Phaseolus lunatus, L)
Fermentasi dalam Air Minum Terhadap Performa Broiler. Dengan senyawa aktif di
dalamnya, penambahan ekstrak daun kacang tujuh jurai fermentasi ke air minum
diharapkan dapat meningkatkan efisiensi ransum dan kesehatan ternak. Sehingga
tubuh ayam akan menyerap nutrisi dengan lebih baik dan efisiensi ransum akan
lebih baik, sehingga akan menghasilkan performa produksi yang baik .
2. Berapakah level terbaik penambahan ekstrak daun kacang tujuh jurai fermentasi
terhadap performa broiler.
2.1 Broiler
Daun kacang tujuh jurai adalah salah satu jenis kacang yang mudah
dibudidayakan dan sering tumbuh di alam. Salah satu jenis tanaman semak yang
menjalar adalah kacang tujuh jurai. Daunnya berjumlah 7 helai dan berbentuk
lonjong runcing ke ujungnya dengan berambut halus dan tulang menyirip. Buahnya
seperti polong dengan 3-4 biji di dalamnya dan panjang 3-5 cm. Daunnya tua
berwarna putih kecoklatan dan muda berwarna putih kehijauan (Susanty & Saputra,
2020). Daun kacang tujuh jurai dapat dilihat pada Gambar 1.
5
2.3 Fermentasi
Feed additive adalah bahan yang ditambahkan ke dalam pakan yang dapat
mempengaruhi produktivitas, kesehatan, dan keadaan gizi ternak, meskipun bahan
tersebut tidak mencukupi kebutuhan zat gizi ternak. Industri peternakan sudah lama
menggunakan imbuhan pakan seperti antibiotik, enzim, prebiotik, probiotik, asam
organik, rasa, pewarna, dan antioksidan (Sulistyoningsih et al., 2014).
Peternak telah menggunakan pakan tambahan seperti antibiotik untuk
meningkatkan produksi dan kualitas ternak, namun penambahan antibiotik pada
pakan ternak dapat meninggalkan residu pada tubuh ternak yang berbahaya bagi
kesehatan manusia. Probiotik, prebiotik, asam organik (acidifier), enzim, dan
mineral organik merupakan pengganti antibiotik (Haryati, 2011).
Menurut (Kurniawan et al., 2021), semua bahan-bahan feed additive
memiliki tujuan yang sama, yaitu menekan pertumbuhan bakteri patogen sehingga
dapat mengoptimalkan konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan, dan dapat
juga digunakan sebagai pengganti antibiotik dalam pakan.
Nilai konversi dikatakan baik apabila nilai konversi kurang dari 2, semakin kecil
nilai konversi pakan maka semakin efisien pula konversi pakan menjadi dagingnya.
Konsumsi air minum merupakan jumlah air yang diminum dalam jangka
waktu tertentu selama periode pemeliharaan ( Marsaban et al., 2020). Konsumsi air
minum merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh tubuh ternak.Karena, sebagian
besar komposisi dari tubuh ternak ditopang oleh air. Air mengisi tubuh ternak
hingga 60-70% (Nikmah, 2020).
Konsumsi air minum yang sering naik turun disebabkan oleh banyak faktor,
baik faktor internal dari ayam itu sendiri maupun faktor lingkungan ayam yang
memengaruhi kondisi ayam. Konsumsi air minum dapat dipengaruhi oleh Suhu di
dalam kandang, strain ayam, konsumsi ransum dan lain lain (Nikmah, 2020). Hal
ini sejalan dengan pendapat (Wijayanti et al., 2011), bahwa untuk mengurangi
penimbunan panas ayam berusaha mengurangi konsumsi pakan dan meningkatkan
konsumsi air minum.
P0 = Perlakuan tanpa feed additive ekstrak daun kacang tujuh jurai fermentasi.
P1 = Penambahan 0,5% feed additive ekstrak daun kacang tujuh jurai fermentasi.
P3 = Penambahan 1,5% feed additive ekstrak daun kacang tujuh jurai fermentasi.
perlakuan, data yang diperoleh dianalisis dengan ragam dan dilanjutkan uji
DNMRT jika terdapat perbedaan diantara perlakuan.
Variabel riset yang diukur dalam penelitian ini adalah : pertambahan bobot
badan, konsumsi ransum, konversi ransum, konsumsi air minum, deplesi, dan
indeks performance.
1. Pertambahan bobot badan
Pertambahan Bobot badan = Bobot badan akhir (g) – Bobot badan awal (g)
2. Konsumsi ransum
𝑅𝑎𝑛𝑠𝑢𝑚 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑏𝑒𝑟𝑖𝑘𝑎𝑛 (𝑔)−𝑅𝑎𝑛𝑠𝑢𝑚 𝑠𝑖𝑠𝑎 (𝑔)
Konsumsi ransum = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑎𝑦𝑎𝑚 (𝑒𝑘𝑜𝑟)
3. Konversi ransum
Jumlah ransum yang dikonsumsi (g)
Konversi ransum = 𝑃𝑒𝑟𝑡𝑎𝑚𝑏𝑎ℎ𝑎𝑛 𝑏𝑜𝑏𝑜𝑡 𝑏𝑎𝑑𝑎𝑛 (𝑔)
6. Indeks Performance
(100 − Persentase Deplesi) x Rata − rata bobot panen (kg)
IP = 𝑥 100
𝐹𝐶𝑅 𝑥 𝑈𝑚𝑢𝑟 𝑃𝑎𝑛𝑒𝑛
Pengeluaran gas
Fermentasi selama Hasil fermentasi
dengan membuka
2 minggu dalam daun kacang tujuh
tutup jerigen
keadaan an-aerob jurai disaring
secara berkala
Nilai gizi yang terkandung dalam formulasi ransum diatas dapat dilihat pada
Tabel 3.
Tabel 3 Kandungan gizi pakan
Harga Total
No Jenis pengeluaran Volume Satuan
Satuan (Rp )
( Rp )
1 Belanja Bahan
Bibit DOC broiler 100 ekor 8500 850000
Jagung 132 kg 6000 792000
Bungkil kedelai 60 kg 11000 660000
Bungkil kepala sawit 5 kg 3000 15000
Minyak makan 7 kg 15000 105000
Tepung ikan 24 kg 7000 168000
Dedak 12 kg 3500 42000
Mineral 1 kg 20000 20000
Pakan komersil 311 34 kg 11000 374000
Kapur 5 kg 7000 35000
Sekam 5 karung 10000 50000
Bola lampu 22 unit 6000 132000
Fitting 22 unit 3000 66000
Plastik bening 30 m 5000 150000
Molases 1 kg 10000 10000
EM4 1 botol 35000 35000
Kabel 30 m 4000 120000
Waring 30 m 5000 150000
Tali 1 unit 5000 5000
Colokan 1 unit 35000 35000
Desinfektan 1 botol 20000 20000
Koran 5 kg 10000 50000
Daun kacang tujuh
2 kg 0 0
jurai
SUB TOTAL 3884000
2 Belanja sewa
Jasa analisa
proksimat bahan 1 kali 200000 200000
pakan
15
Jasa analisa
proksimat daun 1 kali 200000 200000
kacang tujuh jurai
Jasa analisa
2 kali 150000 300000
antioksidan
Jasa analisa total
2 kali 50000 100000
fenol
Jasa analisa
2 kali 50000 100000
flavanoid
SUB TOTAL 900000
3 Perjalan local
Kegiatan
pengumpulan daun 2 kali 50000 100000
kacang tujuh jurai
Kegiatan penyiapan
2 kali 50000 100000
bahan pakan
Kegiatan penyiapan
1 kali 50000 50000
DOC
Kegiatan persiapan
2 kali 50000 100000
kandang
Kegiatan pembuatan
ekstrak daun kacang 1 kali 50000 50000
tujuh jurai fermentasi
SUB TOTAL 400000
4 Lain – lain
Kertas A4 1 rim 50000 50000
Spidol permanen 5 unit 5000 25000
Kertas karton 3 lembar 5000 15000
SUB TOTAL 90000
GRAND TOTAL 5274000
16
Minggu
Kegiatan
1 2 3 4 5
Pengumpulan alat
dan bahan.
Pembuatan feed
additive ekstrak
daun kacang tujuh
jurai fermentasi.
Persiapan dan
sanitasi kandang.
Pemesanan DOC
broiler.
Pengadukan ransum.
Pemeliharaan dan
pengambilan data.
Pengolahan dan
analisis data.
Penyusunan laporan.
Seminar.
17
DAFTAR PUSTAKA
Ali, N., Agustina, A., & Dahniar, D. (2019). Pemberian Dedak Yang Difermentasi
Dengan EM4 Sebagai Pakan Ayam Broiler. AGROVITAL : Jurnal Ilmu
Pertanian, 4(1), 1. https://doi.org/10.35329/agrovital.v4i1.298
Antioksidan, D. A. N., & Alternatif, S. (2023). Pengaruh Penambahan Tepung
Daun Kacang Tujuh Jurai ( Phaseolus Lunatus , L ) Pada Pembuatan Sponge
Cake Terhadap Mutu Organoleptik , Kadar Serat Pmt Anak Usia Sekolah Oleh :
Devi Rahma Yuni Nim : 1913211019 Program Studi S-1 Gizi Fakultas Ilmu
Kesehatan U.
Damara, D., Berata, I. K., Ardana, I. B. K., Setiasih, N. L. E., & Sulabda, I. N.
(2021). Hubungan Berat Badan dengan Berat Hati serta Gambaran Histologi
Hati Broiler yang Diberikan Tepung Maggot. Indonesia Medicus Veterinus,
10(5), 714–724. https://doi.org/10.19087/imv.2021.10.5.714
Dhelly Susanty, S., & Ade Saputra, H. (2020). Uji Potensi Ekstrak Metanol Kacang
Tujuh Terhadap Bakteri ISPA (S.pneumoniae dan S.aureus). Jurnal
Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 5(3), 419–429.
Etha, Hasiib, A., Riyanti, & Hartono, M. (2015). Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun
Binahong (Anredera Cordifolia (Ten.) Steenis) Dalam Air Minum Terhadap
Performa Broiler. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 3(1), 14–22.
Fadli, C. (2015). Pertambahan Bobot Badan Ayam Broiler DenganPemberian
Ransum Yang Berbeda. Lentera, 15(16), 36–44.
Fitro, R., Sudrajat, D., & Dihansih, E. (2015). Performa Ayam Pedaging Yang
Diberi Ransum Komersial Mengandung Tepung Ampas Kurma Sebagai
Pengganti Jagung the Performance of Broiler Chickens Fed Commercial
Ration Containing Date Press Cake Meal As a Substitute for Corn. Jurnal
Peternakan Nusantara, 1(1), 1–10.
Gultom, R., Sjofjan, O., & Sudjarwo, E. (2022). Evaluasi Penambahan Buah Pare
(Momordica Charantia) Pada Pakan Terhadap Penampilan Produksi Ayam
Pedaging. Ternak Tropika Journal of Tropical Animal Production, 23(1), 1–6.
https://doi.org/10.21776/ub.jtapro.2022.023.01.1
Haroen, U., Budiansyah, A., Jl Jambi-Ma Bulian, J. K., & Darat Jambi, M. (2018).
Penggunaan Ekstrak Fermentasi Jahe (Zingiber officinale) Dalam Air Minum
Terhadap Kualitas Karkas Ayam broiler (The use of fermented
ginger(Zingiber officinale) extract in the drinking water on the carcass quality
of broiler). Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan, 21(2), 86–97.
Hersoelistyorini, W., Sumanto, D., & Najih, L. (2010). Pengaruh Lama Simpan
Pada Suhu Ruang Terhadap Kadar Protein Dodol Tape Kulit Umbi Ubi Kayu.
Jurnal Pangan Dan Gizi, 1(1), 116073.
18
Irwani, N., & Candra, A. A. (2016). Ekstrak Daun Gedi (Abelmoschus manihot)
pada Ayam Broiler. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi
Pertanian, September, 281–285.
Julendra, H., Zuprizal, & Supadmo. (2010). Penggunaan Tepung Cacing Tanah
(Lumbricus rubellus) Sebagai Aditif Pakan Terhadap Penampilan Produksi
Ayam Pedaging, Profil Darah, dan Kecernaan Protein. Buletin Peternakan,
34(1), 21–29. https://journal.ugm.ac.id/buletinpeternakan/article/view/103
Khodijah, E. S., Abun, & Wiradimadja, R. (2012). Imbangan Efisiensi Protein
Broiler yang Diberi Ransum Mengandung Ekstrak Kulit Jengkol
(Pithecellobium jiringa (Jack) Prain). Peternakan UNPAD, 1–6.
Kurniawan, J., Tugiyanti, E., & ... (2021). the Effect of Additive Feeding As a
Substitute for Antibiotics Against Feed Consumption and Body Weight Gain
Broiler Chicken. ANGON: Journal of Animal …, 3(2), 134–140.
Lestariningsih, L., Sjofjan, O., & Sudjarwo, E. (2015). Pengaruh Tepung Tanaman
Meniran (Phyllanthus niruri Linn) Sebagai Pakan Tambahan Terhadap
Mikroflora Usus Halus Ayam Pedaging. Jurnal Agripet, 15(2), 85–91.
https://doi.org/10.17969/agripet.v15i2.2305
Listyasari, N., Soeharsono, & Purnama, M. T. E. (2022). Peningkatan Bobot Badan,
Konsumsi dan Konversi Pakan dengan Pengaturan Komposisi Seksing Ayam
Broiler Jantan dan Betina. Acta Veterinaria Indonesiana, 10(3), 275–280.
https://doi.org/10.29244/avi.10.3.275-280
Nikmah, A. (2020). Pengaruh Pemberian Air Minum Dan Herbal Berbasis
Magnetic Water Treatment Terhadap Performa Ayam Pedaging. Jurnal Ilmiah
Fillia Cendekia, 5(1), 30. https://doi.org/10.32503/fillia.v5i1.972
Nuryati, T. (2019). Performance Analysis of Broiler in Closed House and Opened
House. Jurnal Peternakan Nusantar. https://doi.org/10.30997/jpnu.v5i2.1931
Oktafiyanti, K., Anisa, C. D., Rafa, U., & Rahmawati, Y. (2024). Efektivitas Whey
sebagai Feed Additive pada Broiler Antibiotic Growth Promotor berfokus
menjaga unggas dari patogen , menjaga kesehatan ,. 15(1), 1–9.
Pambayun, F. P. M., Hidayati, S. G., Syafrizal, Dianti, D., & Nazaruddin. (2023).
Analisis Perbandingan Indeks Peformance Ayam Broiler Kandang Semi Close
House Dan Kandang Close House Di Herawati Farm Kecamatan Kutasari
Kabupaten Purbalingga (Studi Kasus). Stock Peternakan, 5(2), 194–204.
http://ojs.universitasmuarabungo.ac.id/index.php/Sptr/index
Pamungkas, W. (2011). Teknologi Fermentasi, Alternatif Solusi Dalam Upaya
Pemanfaatan Bahan Pakan Lokal. Media Akuakultur, 6(1), 43.
https://doi.org/10.15578/ma.6.1.2011.43-48
Rosmiati, W. O., Sandiah, N., & Aka, R. (2017). Penampilan Produksi Ayam
Broiler Yang Diberi Tepung Gambir (Uncaria Gambir Roxb) Sebagai Feed
Additive Dalam Pakan. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Tropis, 4(1),
1. https://doi.org/10.33772/jitro.v4i1.2679
19