MAKALAH
” PERSOALAN PENELITIAN PENDIDIKAN ”
( Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Metodologi Penelitian Pendidikan )
Dosen Pengampu : Dr. H. Achmad Juhaeni, M,Pd
Disusun oleh kelompok 1
Ihyaur Rizki zamzami 2022010144
Hilal Fauzi Romdon 2022010108
Wildan Mujahidin 2022010137
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEKOLAH TINGGI ILMU
TARBIYAH AL-KHAIRIYAH CILEGON
TAHUN 2024-2025
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Kami
mengucapkan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-
Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul "Persoalan
penelitian pendidikan" guna memenuhi tugas mata kuliah Metodologi Penelitian Pendidikan.
Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai
pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan
banyak terima kasih kepada Bapak Dr. H. Achmad Juhaeni, M,Pd selaku dosen mata kuliah
Metodologi Penelitian Pendidikan dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan
makalah ini. Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada
kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya.
Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari
pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini. Demikian penyusun mengharapkan
semoga dari makalah ini dapat diambil hikmah dan manfaatnya sehingga dapat memberikan
inspirasi terhadap pembaca.
Cilegon, 11 Januari 2025
Kelompok 1
ii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ......................................................................................................... ii
DAFTAR ISI ...................................................................................................................... iii
BAB I ................................................................................................................................... 1
PENDAHULUAN ................................................................................................................ 1
Latar belakang ................................................................................................................... 1
Rumusan Masalah ............................................................................................................. 1
BAB II .................................................................................................................................. 2
PEMBAHASAN ................................................................................................................... 2
Pengertian Penelitian ......................................................................................................... 2
Persoalan Penelitian Pendidikan ........................................................................................ 3
BAB III ................................................................................................................................ 5
PENUTUP ........................................................................................................................... 5
Kesimpulan ....................................................................................................................... 5
DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................................... 6
iii
BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar belakang
Penelitian memiliki peranan penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan
pemecahan masalah di berbagai bidang, termasuk pendidikan. Sebagai sebuah kegiatan
ilmiah, penelitian dilakukan secara sistematis, objektif, dan terorganisasi untuk mencari,
menemukan, mengembangkan, atau menguji kebenaran suatu pengetahuan. Kata "penelitian"
yang berasal dari kata research menekankan pada proses pencarian kembali informasi atau
pengetahuan untuk menjawab permasalahan yang ada.
Beragam definisi penelitian telah diungkapkan oleh para ahli, yang pada intinya
menunjukkan bahwa penelitian bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap
pengembangan teori, dalil, atau prinsip-prinsip umum yang bermanfaat. Proses penelitian
juga mencakup langkah-langkah ilmiah seperti identifikasi masalah, formulasi hipotesis,
pengumpulan data, analisis, serta pengujian hasil secara cermat dan dapat
dipertanggungjawabkan.
Dalam konteks pendidikan, penelitian menjadi sarana untuk memahami fenomena
kependidikan, menjelaskan kejadian yang teramati, serta menawarkan solusi atas
permasalahan yang dihadapi. Permasalahan dalam pendidikan sering kali muncul sebagai
kesenjangan antara apa yang diharapkan (das Sollen) dan kenyataan yang ada (das Sein).
Faktor ini mendorong perlunya pendekatan sistematis dan empiris untuk mengeksplorasi,
menganalisis, dan memecahkan persoalan-persoalan tersebut.
Penelitian pendidikan juga memiliki cakupan yang luas, mulai dari karakteristik peserta
didik, metode pembelajaran, hingga kualitas keluaran pendidikan. Masalah-masalah yang
menjadi objek penelitian dapat bersumber dari berbagai aspek, seperti hasil pengamatan
lapangan, kajian literatur, atau hasil penelitian sebelumnya. Semua ini menunjukkan betapa
pentingnya penelitian sebagai instrumen untuk memperbaiki, meningkatkan, dan
memperkaya proses pendidikan demi mencapai tujuan yang lebih baik.
Melalui penelitian yang terarah dan berbasis pada metode ilmiah, diharapkan muncul
berbagai temuan yang relevan untuk menjawab tantangan pendidikan masa kini dan masa
depan.
B.Rumusan Masalah
1. Bagaimana definisi penelitian menurut para ahli ?
2. Bagaimana Persoalan Penelitian Dalam Pendidikan ?
1
BAB II
PEMBAHASAN
A.Pengertian Penelitian
Penelitian adalah suatu penyelidikan terorganisasi, atau penyelidikan yang hati-hati dan
kritis dalam mencari fakta untuk menentukan sesuatu. Kata penelitian adalah terjemahan dari
kata research yang berasal dari bahasa Inggris. Kata Research terdiri dari dua kata yaitu re yang
berarti kembali dan to search yang berarti mencari. Jadi dapat disimpulkan bahwa pengertian
research (penelitian) adalah mencari kembali suatu pengetahuan. Tujuan penelitian adalah
untuk mengubah kesimpulan yang telah diterima secara umum, maupun mengubah pendapat-
pendapat dengan adanya aplikasi baru pada pendapat tersebut. Suatu penelitian dengan
menggunakan metode ilmiah dinamakan sebagai penelitian ilmiah. Dari pengertian penelitian
(research) secara umum tersebut, terdapat beberapa pengertian penelitian yang dikemukakan
oleh para ahli antara lain sebagai berikut (Dr. Sandu siyoto, 2015) :
1. Parson: Menurut parson bahwa pengertian penelitian adalah pencarian atas sesuatu (inkuiri)
secara sistematis dengan penekanan bahwa pencarian ini dilakukan terhadap masalah-masalah
yang dapat dipecahkan.
2. John: Pengertian penelitian menurut John bahwa arti penelitian adalah pencarian fakta
menurut metode objektif yang jelas untuk menemukan hubungan antara fakta dan
menghasilkan dalil atau hukum tertentu.
3. Woody: Pengertian penelitian menurut woody adalah suatu metode untuk menemukan
sebuah pemikiran kritis. Penelitian meliputi pemberian definisi dan redefinisi terhadap
masalah, memformulasikan hipotesis atau jawaban sementara, membuat kesimpulan, dan
sekurang-kurangnya mengadakan pengujian yang hati-hati atas semua kesimpulan yang
diambil untuk menentukan apakah kesimpulan tersebut cocok dengan hipotesis.
4. Donald Ary: Menurut Donald Ary, pengertian penelitian adalah penerapan pendekatan
ilmiah pada pengkajian suatu masalah untuk memperoleh informasi yang berguna dan dapat
dipertanggungjawabkan.
5. Hill Way: Menurut Hill Way, pengertian penelitian adalah suatu metode studi yang bersifat
hati-hati dan mendalam dari segala bentuk fakta yang dapat dipercaya atas masalah tertentu
guna membuat pemecahan masalah tersebut.
6. Winarno Surachmand: Pengertian penelitian menurut Winarno Surachamnd adalah kegiatan
ilmiah mengumpulkan pengetahuan baru yang bersumber dari primer-primer, dengan tekanan
tujuan pada penemuan prinsip-prinsip umu, serta mengadakan ramalan generalisasi di luar
sampel yang diselidiki.
7. Soetrisno Hadi: Menurut Soetrisno hadi bahwa pengertian penelitian adalah usaha untuk
menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan, usaha mana
dilakukan dengan eggan menggunakan metode ilmiah.
2
Dari berbagai pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa penelitian adalah suatu
kegiatan sistematis, objektif, dan ilmiah yang bertujuan untuk mencari, mengembangkan, dan
menguji fakta atau kebenaran. Penelitian dilakukan untuk menyelesaikan masalah, menemukan
hubungan antar fakta, dan menghasilkan dalil, prinsip, atau generalisasi. Proses penelitian
melibatkan langkah-langkah seperti identifikasi masalah, formulasi hipotesis, pengumpulan
data, analisis, dan pengujian hasil dengan pendekatan yang dapat dipertanggungjawabkan.
B.Persoalan Penelitian Pendidikan
Masalah merupakan suatu pernyataan yang memerlukan pembahasan, pemecahan,
informasi yang menyiratkan adanya kemungkinan pengumpulan dan analisis data secara
empiris. Pada umumnya peneliti dalam bidang pendidikan memfokuskan kajiannya pada usaha
untuk mendeskripsikan fenomena kependidikan, menjelaskan kejadian yang terobservasi, dan
mengembangkan suatu pemecahan masalah kependidikan. Masalah adalah kesenjangan antara
harapan akan sesuatu yang seharusnya ada (das Sollen) dengan kenyataan yang ada (das sein),
antara kebutuhan dengan yang tersedia, antara yang seharusnya (what should be) dengan
yang ada (what it is ) (Emy Sohilait, 2020).
Masalah terjadi apabila 1). Ada hambatan dalam memperoleh tujuan/mencapai sesuatu 2).
Apa bila kenyataan tidak sesuai dengan harapan. Tidak sesuainya antara das-sein yang
merupakan "kenyataan" berupa realitas empirik, fakta, hasil observasi, bukti dilapangan
dengan das-sollen yang merupakan "seharusnya" berupa teori, dalil, konsep, standar, pedoman
pelaksanaan. Dengan demikian, masalah adalah sesuatu keadaan yang bersumber dari
gabungan dua factor atau lebih yang menghasilkan situasi yang membingungkan atau
menimbulkan tanda tanya sehingga tidak dapat dipahami dan dijelaskan pada waktu itu.
Menurut (Iwan Hermawan, 2019)Ungkapan yang sering muncul dalam penelitian adalah
No Problem no. research. Ungkapan ini menunjukkan tentang pentingnya posisi masalah dalam
suatu penelitian. Ada beberapa indikator dalam mengangkat sebuah masalah yang dapat
dijadikan sebagai bahan penelitian, antara lain:
a) Apabila sesuatu, peristiwa, atau fenomena yang terjadi menimbulkan keraguraguan
atau ketidakpastian.
b) Apabila terjadi kesenjangan antara harapan (das solen) dengan kenyataan (das sein).
c) Apabila cara-cara berpikir yang berbeda menghasilkan kesimpulan- kesimpulan
yang berlawanan.
d) Apabila terjadi peristiwa-peristiwa yang mengancam (seperti epidemic, banjir,
longsor, dekadensi moral,
(Iwan Hermawan, 2019) menambahkan Adapun masalah-masalah pendidikan yang potensial
dapat menjadi objek penelitian adalah:
a) Komponen raw input (karakteristik pribadi peserta didik, siswa, mahasiswa) seperti:
kecerdasan, motivasi belajar, kemampuan berkonsentrasi dalam belajar, kebiasaan
belajar, dan sikap belajar.
b) Komponen instrumental input (karakteristik pribadi guru, kurikulum dan sumber
belajar).
3
c) Komponen environmental input (iklim lingkungan keluarga, lingkungan sekolah,
kelompok teman sebaya, kehidupan beragama, fasilitas pembelajaran, dan kondisi
kehidupan sosial-ekonomi-politik.
d) Komponen proses (kualitas interaksi guru-siswa, penerapan metode- metode
pembelajaran, dan pemanfaatan teknologi pendidikan dalam pembelajaran).
e) Komponen output (kualitas indek prestasi belajar, kualitas sikap dan prilaku dan
keterampilan/kecakapan).
Selain itu, masalah penelitian dapat bersumber dari hasil bacaan literature (buku,
majalah, makalah), hasil seminar, hasil penelitian orang lain (laporan penelitian, skripsi,
tesis atau disertasi), dan hasil pengamatan di lapangan (di lingkungan keluarga, sekolah,
kelas, dan lingkungan masyarakat).
4
BAB III
PENUTUP
A.Kesimpulan
Penelitian merupakan aktivitas ilmiah yang sistematis, objektif, dan terorganisasi untuk
mencari, mengembangkan, atau menguji kebenaran suatu pengetahuan. Penelitian bertujuan
untuk memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori, prinsip, atau solusi atas
permasalahan yang dihadapi, termasuk dalam bidang pendidikan. Definisi penelitian yang
diungkapkan oleh para ahli menegaskan pentingnya pendekatan ilmiah melalui langkah-
langkah seperti identifikasi masalah, formulasi hipotesis, pengumpulan data, analisis, dan
pengujian hasil.
Dalam konteks pendidikan, penelitian menjadi sarana untuk memahami fenomena,
menjelaskan kejadian yang diamati, dan menawarkan solusi atas masalah yang muncul,
seperti kesenjangan antara harapan dan kenyataan (das Sollen dan das Sein). Masalah
penelitian pendidikan meliputi berbagai komponen, mulai dari karakteristik peserta didik
(raw input), kurikulum dan guru (instrumental input), lingkungan (environmental input),
proses pembelajaran, hingga kualitas hasil belajar (output).
Masalah-masalah tersebut dapat bersumber dari hasil pengamatan lapangan, kajian
literatur, seminar, atau penelitian sebelumnya. Dengan mengedepankan pendekatan
sistematis dan empiris, penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan untuk
meningkatkan kualitas pendidikan dan menjawab tantangan masa kini maupun masa depan.
5
DAFTAR PUSTAKA
Dr. Sandu siyoto, S. M. (2015). Dasar Metodologi penelitian. Yogyakarta: Literasi media
publishing.
Emy Sohilait, S. M. (2020). METODOLOGI PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA.
Bandung: Cakra.
Iwan Hermawan, S. M. (2019). Metodologi Penelitian Pendidikan Kualitatif, Kuantitatif dan
Mixed Metode. Kuningan : Hidayatul Quran.