BAB 1
PENDAHULUAN
Peristiwa tsunami yang terjadi di Banyuwangi, Jawa Timur pada tahun 1994
Judul : Laut Pasang 1994
Penulis : Lilpudu
Penerbit : Tekad x Akad
Tahun terbit : 14 Mei 2023
Tempat terbit : Komplek De Fatmawati, Blok A No, 8 Grogol, Limo. Depok 16512
Jumlah halaman : 320 halaman
BAB II
Biodata penulis
Nama : Airinda Nanda Suryadi
Nama panggilan : Lilpudu
Tanggal lahir : 22 Januari 2003
Umur saat ini : 21 tahun
Memulai membuat novel pada tahun 2018
Airinda Nanda Suryadi atau yang lebih sering dipanggil Lilpudu, Kak lil, teh rin, atau Airin
ini. Merupakan perempuan kelahiran 22 Januari 2003. Selain hobi menulis cerita fiksi, Airin
juga mempunyai hobi melukis dan menggambar. Di sela sela waktu senggangnya , Airin lebih
sering menghabiskan waktu untuk menulis cerita, mendengar lagu, menonton film/drama dan
melukis.
Karya Lilpudu :
1. Dari Ayah Untuk Abang
2. Tinta Terakhir
3. Laut Pasang 1994
4. Dierja Gentala 1997
5. Merayakan Kesedihan
BAB III
Isi
Novel ini merupakan kisah sebuah keluarga besar yang terdiri dari 7 saudara laki-laki, bapak,
ibu dan kakek. Bapak dalam keluarga ini merupakan seorang yang bisa membuat mereka
saling lengkap dan bahagia.
Bapak sangat menyayangi anak-anaknya serta bertanggungjawab penuh atas keluarganya.
Namun, bapak memiliki keburukan yang sulit dihilangkan, seperti jajan (main perempuan),
bermain judi, dan minum-minuman di rumah.
Ibu dalam keluarga ini memiliki riwayat TBC dan mati-matian menahan rasa sakit dihatinya
melihat perilaku bapak yang sebenarnya tanpa sepengetahuan anak-anak. Dan semenjak ibu
meninggal, perilaku bapa berubah drastis.
Ia malah menjadi sosok yang egois, tidak mau kalah, dan selalu merasa bahwa anak-anaknya
selalu salah. Bapak sering tidak pulang ke rumah dan anak-anak hanya tinggal bersama si
mbah (kakeknya).
Bapa akan pulang ke rumah ketika emosinya sedang meluap-luap dan menumpahkan
semuanya ke anak-anaknya yang bahkan sama sekali tidak pantas untuk dijadikan samsak
tinju karena masih pada kecil.
Dan untungnya, masih ada kakek yang sabar dan selalu memberikan semangat dan arahan
kepada cucu-cucunya. Meskipun perilaku bapak kasar dan sangat keterlaluan.
Anak-anaknya selalu mengingat pesan terakhir yang ibu berikan untuk tidak membenci bapak
dalam keadaan apa pun.
Dan suatu hari, terjadi gempa bumi yang cukup kuat, bapak yang biasanya tidak pernah
cemas menjadi khawatir dengan keadaan anak-anaknya di rumah. Bapak pulang ke rumah
hanya untuk memastikan keadaan anak-anak.
Namun, karena ketakutan anak-anak terhadap bapaknya yang sering memarahi mereka lagi-
lagi bapak gagal mengendalikan dirinya dan meninggalkan rumah dengan cepat, dan setelah
kejadian itu, bapak merenungi ucapan-ucapan anak-anaknya.
Karena, bapak kedapatan bersama wanita lain di warung tempat biasa nongkrong dan ia
mendapat hukuman dari sahabatnya atas perbuatannya. Setelah mendapatkan dorongan dari
sahabatnya, malam itu bapak memutuskan untuk pulang ke rumah dan meminta maaf ke
anak-anaknya.
Dan ketika pulang bapak membeli 7 harum manis (kembang gula) untuk anak-anaknya.
Tetapi gempa yang kuat terjadi dan mereka berlarian ke luar rumah dan setelah 15 menit
tanah berguncang dengan dahsyatnya dan air laut mulai naik.
Kelebihan
Novel laut pasang 1994 memiliki kelebihan yakni mengangkat kejadian nyata,tragedi tsunami
1994 silam.hal ini menjadi kelebihan yang mendalam dan mampu memikat pembaca.dengan
mengangkat tragedi tsunami 1994.
Ceritanya sangat menguras perasaan dan emosi,seolah olah pembaca ikut serta dalam pristiwa
tersebut.penulis novel ini berhasil membawa para pembaca untuk berimajinasi.
Terdapat banyak pelajaran hidup,salah satunya yaitu mengajarkan tentang kasih sayang
persaudaraan rasa ikhlas,dan rasa penyesalan.
Novel laut pasang 1994 mononjolkan nilai nilai persaudaraan dan kehangatan keluarga
purnomo dengan berbagai permasalahan yang di munculkan serta jalinan hubungan antara
karakter yang kuat dan solidaritas yang timbul diantara mereka, memikat pembaca dengan
menyuguhkan penggambaran melalui teks narasi yang menginspirasi tentang bagaimana
persatuan dan dukungan keluarga dapat mengatasi cobaan yang paling berat sekalipun.
Kekurangan
Alur cerita yang digunakan ialah alur campuran atau maju mundur. Apabila para pembaca
yang belum terbiasa dengan alur tersebut akan merasa sedikit kesulitan untuk mamahami isi
cerita.
Kesimpulan
Moral yang dapat diambil dari novel laut pasang 1994 karya lilpudu mengajarkan bahwa
keluarga memili arti yang sangat penting dalam kehidupan. Kehilangan seseorang yang
paling dicintai merupakan kesedihan yang paling mendalam, namun hidup harus tetap
berlanjut karna masih ada orang yang disekitar yang membutuhkan kita. Kasih sayang dan
persaudaraan yang kuat adalah hal hal yang patut di tekankan, karna dalam kebersamaan
itulah seseorang akan menemukan kekuatan dalam menghadapi cobaan.
Nama Kelompok4 :
1. Ulul Azmi
2. Dita Amelia
3. Nabila Alda Saputri
4. Ica Aulia Pratiwi