Menggenggam Dunia tapi bukan Dunia yang di kejar
Dalam meraih dan menggapai masa depan, semua orang selalu diarahkan untuk berfikir cerdas,
untuk lebih fokus dan mengutamakan urusan akhirat. Sukses urusan dunia itu penting, tetapi urusan
akhirat itu wajib. Bila seseorang tidak mendapatkan sesuatu yang sesuai dengan angan-angan dan
harapannya, maka seseorang disadarkan bahwa yang telah didapatkannya itu adalah yang terbaik
untuk hidup dan kehidupannya. Maka harus tetap disyukuri dan meningkatkan ibadah serta semakin
mendekat kepada allah SWT, sambil terus berusaha, berdoa,selalu bersangka baik, dan pasrah
kepada allah SWT. Bahkan terus di motivasi bahwa selama mengutamakan urusan akhirat, allah
menjamin akan mencukupi urusan dunianya. Sebuah hadist yang diriwayatkan dari Ibnu Majah
menjelaskan bahwa “barang siapa yang menjadikan beberapa cita-citanya pada satu cita-cita
akhiratnya maka allah akan mencukupi apa-apa yang ia cita-citakan dari urusan dunia”. Jika semua
ini sudah ditanamkan sejak dini maka dalam pembelajaran apapun itu akan terasa lebih mudah dan
tidak mudah untuk putus asa. Karena seseorang akan selalu ingat kepada sang pencipta bahwa apa
yang dia pelajari dan dia dapat adalah yang terbaik untuknya.
Allah SWT berfirman didalam Q.S al-mujadalah ayat 11 yang berbunyi” bahwa allah akan
mengangkat derajatnya orang-orang yang beriman dari kalian dan orang-orang yang di beri ilmu,
dan allah waspada terhadap apa yang kalian kerjakan”. Penguasaan ilmu, baik agama maupun ilmu
pengetahuan umum merupakan pijakan penting yang harus kokoh tertanam dalam diri manusia.
Sebab ilmu itu merupakan pijakan dasar sekaligus sebagai rambu-rambu bagi manusia untuk
mencapai derajat dan mencapai tujuan perbaikan diri yang diharapkan serta menjadi dasar dalam
menjalani kehidupan beragama dan bermasyarakat termasuk di dalam Upaya mewujudkan cita-cita.
Dengan begitu generasi juga harus memiliki keterampilan (skill) serta kecakapan hidup (life skill)
sehingga mendapatkan hasil sebagai modal untuk memperjuangkan hidup dan kehidupannya.
Dengan menguasai keterampilan, generasi akan tampil lebih percaya diri dalam menjalani hidup dan
kehidupannya.