qwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui
opasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfgh
jklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvb
nmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwer
STUDIO PERANCANGAN 3
tyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopas
NAMA: ALYSSA T DAMI
NIM : 0806093257
4/27/2010
dfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzx
Acer
cvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmq
wertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuio
pasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghj
klzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbn
mqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwerty
uiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdf
ghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxc
vbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrty
uiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdf
ghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxc
KONSEP DASAR
Tujuan dan fungsi perencanaan dan perancanan kawasan wisata pantai ini adalah untuk
menciptakan suatu daerah wisata yang rekreatif, dimana dari semua kalangan dan profesi dapat
menikmati keindahan pantai, kenyamanan serta kelengkapan fasilitas yang disediakan di kawasan
tersebut, sehingga diharapkan mampu menunjang pendapatan pereknomian daerah.
SKALA PELAYANAN
Kawasan adalah sebuah tempat yang mempunyai ciri serta mempunyai kekhususan
untuk menampung kegiatan manusia berdasarkan kebutuhannya dan setiap tempat
yang mempunyai ciri dan identitas itu akan lebih mudah untuk dicari ataupun ditempati
untuk lebih melancarkan segala hal yang berhubungan dengan kegiatannya .
Pantai adalah sebagian dari daratan atau pesisir yang berbatasan dengan laut yang
mempunyai ketinggian tertentu dapat berupa pantai landai serta dapat pula berupa pantai
curam. Sedangkan wisata berarti kegiatan berlibur atau berekreasi.
Pantai wisata adalah suatu tempat kegiatan berlibur atu berekreasi yang berada di pesisir
pantai.
Dalam suatu kawasan wisata pantai tersedia beberapa fasilitas untuk mendukung kegiatan
yang terjadi didalam, antara lain :
Cottage
Cottage adalah tempat penginapan yang disiapkan oleh pengelola untuk para
pengunjung yang ingin menginap atau para pengunjung yang datang dari jauh
Taman
Taman adalah suatu tempat atau area yang dipenuhi oleh tanaman
Plaza
Plaza adalah sebuah kata dari bahasa Spanyol yang berhubungan dengan "lapangan"
yang menggambarkan tempat terbuka untuk umum (ruang publik) di perkotaan, seperti
misalnya lapangan atau alun-alun.
Restoran
Restoran suatu usaha komersial yang menyediakan jasa pelayanan makanan dan
minuman bagi masyarakat umum yang di kelola secara provesional.
Kantor Pengelola
Kantor yang mengurus dan mengelola kawasan wisata pantai
STATUS KEPENGELOLAAN
Pengelolaan taman wisata pantai ini merupakan milik swasta.
KONSEP TATA TAPAK
Letak bangunan dalam tapak dibagi dalam empat zona yaitu;
1. zona penerima (tempat parkir, pos jaga,plaza,taman,tiket box)
2. zona aktivitasa rekreasi (panggung terbuka, taman bermain, lopo-lopo)
3. zona akomodasi (cottage, kolam renang, taman restoran)
4. zona servis (kantor pengelola, gudang.
SIRKULASI DAN ENTRANCE
ANALISA SIRKULASI
Sirkulasi sangat dibutuhkan dalam suatu perencanaan dan perancanagan. Dalam hal ini
sirkulasi di bagi menjadi tiga bagian yaitu :
Sirkulasi bagi pejalan kaki
Sirkulasi bagi kendaraan roda 2
Sirkulasi bagi kendaraan roda 4
pada perencanaan ini mengunakan pola:
Pola grid
Pola ini berfungsi sebagai pengikat orientasi masa serta lingkungan sekitar,
yang mana memiliki sifat-sifat lebih terikat pada orientasi massa tertentu.
Hubungan antara aktifitas dapat dipisahkan menurut fungsi.
Sirkulasi
Sirkulasi
Faktor - faktor yang perlu ditinjau dalam perencanaan sirkulasi
Pencapaiannya mudah.
Adanya pengarah yang jelas.
Adanya pemisah yang jelas antara pejalan kaki dan kendaraan.
Jumlah kendaraan yang ditampung.
Ada kejelasan jalur kendaraan.
Susunan dan distribusi ruang yang ada.
Konsep parkiran menggunakan 2 macam pola yaitu:
Pola parkir lurus pola parkir sudut
KONSEP RUANG LUAR
Tata ruang luar dijadikan pembatas ruang dari kegiatan. Hal ini sangat
penting karena ruang luar merupakan pembatas langsung antara berbagai
fasilitas kawasan yang ada.
Ruang Luar yang dapat menampung kegiatan seperti :
Activiti Core
Pemusatan pengunjung yang dilakukan dengan menempatkan fasilitas yang
lebih menarik perhatian pada tengah site.
Sarana Parkiran
Diproyeksikan untuk pengguna yang memakai kendaraan.
Sarana Pejalan Kaki (Pendistrian)
Pedistrian dihadirkan untuk memfasilitasi pengunjung/pembeli dengan
menggunakan perkerasan.
Taman / Bufer
Merupakan elemen penunjang seperti yang ditunjukkan oleh pengolahan land
scape.
KONSEP PERANCANGAN BANGUNAN
KONSEP BENTUK MASSA BANGUNAN
Menganut konsep geometrika (permainan bentuk persegi, segitiga dan lingkarang atau
bentuk yang beraturan dengan bentuk yang tidak beratuan).
Pengembangan dari bentuk dasar.
Sifat dari masing-masing bentuk adalah :
- Bentuk persegi memberi kesan stabil, formal mengarah ke arah monotn dan pasif.
- Bentuk segitiga memberi kesan aktif, enerjik, tanjakan serta mengarah.
- Bentuk bulat memberi kesan tuntas, bulat, labil dan bergerak.
KONSEP TAMPILAN BANGUNAN
Sebagai wadah kegiatan wisata yang rekreatif dengan menampilkan ciri khas arsitektur
vernakuler yang telah mengalami transformasi, maka mengingat kawasan perencanaan
terletak didaerah Kota Kupang, maka akan diterapkan pada beberapa tampilan bangunan
dalam kawasan wisata ini, tampilan beberapa bangunan adalah arsitektur Atoni yang telah
mengalami perubahan. Misalnya arsitektur Atoni diterapkan pada lopo.
Beberapa contoh tampilan cottage yang akan
dipakai dalam perancangan:
TATA LETAK
restoran BANGUNAN
DALAM SITE
plazaaa
k pengelolah
Panggung terbuka
KONSEP TATA LETAK BANGUNAN DALAM SITE (POLA-POLA
MASSA BANGUNAN)
KONSEP ORIENTASI BANGUNAN
pada orientasi bangunan tidak perlu lagi mengajukan alternatif pilihan karena
orientasi bangunan Utara-Selatan dianggap sangat efektiv karena arah selatan
menghadap ke jalan utama sedangkan arah utara menghadap ke arah laut yang
dapat memberikan panorama pantai yang indah bagi para pengunjung tempat wisata
pantai ini maupun para pengguna tempat penginapan atau cottage.
keuntungan dari orientasi tersebut:
- Bukaan pada arah Utara-Selatan menghindari sinar matahari langsung.
- Bukaan pada 2 sisi memungkinkan sirkulasi udara yang baik.
- Arah utara memiliki view yang menarik yaitu pemandangan laut.
KONSEP STRUKTUR
Analisa Sistem Struktur Bangunan
Didalam pemilihan struktur pada bangunan harus dapat dipertimbangkan secara baik
bahan-bahan yang akan dipakai, baik pada Upper, Supper dan sub struktur, kriteria pemilihan
dalam rancangan ialah bahan harus tahan lama, mudah didapat dan mendukung konsep
arsitektur seperti kayu, baja, alumunium, beton, kaca dan lain-lain.
Struktur yang dipilih harus kuat dan kokoh, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi
penggunanya dalam beraktifitas.
a. Sub Struktur:
Sub struktur adalah struktur yang menopang bangunan dan menyalurkan ‘gaya’ dari
supper struktur ke dalam tanah, sub struktur biasanya disebut pondasi, berikut jenis-
jenis sistem sub struktur.
Pondasi Lajur
Jenis pondasi ini umumnya digunakan pada bangunan satu lantai, dan
juga memunyai fungsi sebagai penyalur gaya atau pemikul beban dari tembok
(dinding)
Pondasi Foot Plat
Pondasi Foot Plat adalah pondasi setempat yang menyalurkan beban
ketanah, tetapi jika kondisi tanah merupakan tanah rawa, atau kedalaman
tanah keras lebih dari 3 m, maka harus dikombinasikan dengan jenis pondasi
lain.
b. Upper Struktur :
Fungsi atap:
Melindungi bangunan dari air, angin, dan panas.
Menyalurkan air hujan.
Material penutup atap:
Material alami (lokal), seperti: sirap, alang- alang dan ijuk.
Material pabrikasi seperti :,ondeline, genteng dan lain- lain.
KONSEP MATERIAL STRUKTUR
A. Penggunaan bahan
Bahan-bahan yang digunakan harus dapat menyerap dan menyimpan radiasi matahari
sekurang-kurangnya 50% dan bersifat dapat mengoptimalkan banyaknya radiasi matahari
yang diserap untuk menangkal panas.
Alumunium
Alumunium dapat digunakan sebagai bahan untuk sunscreen, rangka kusen pintu dan
jendela, ataupun sebagai bahan penutup atap karena alumunium merupakan bahan yang
tahan terhadap korosi/karat, bahan ini juga ringan dan tidak menyerap panas, sehingga
cocok untuk digunakan sebagai sunscreen / penangkal sinar matahari langsung yang
masuk ke dalam bangunan, karena bahan ini tahan hujan, alumunium tidak mahal, mudah
didapat di pasaran.
Kayu
Bahan kayu sangat mudah didapat dipasaran, mempunyai tekstur yang estetis dan
membutuhkan pengawetan serta dapat menyerap panas, kemampuan pengisolasian panas
sedang, tahan terhadap angin. Kemampuan pemantulan ratarata sekitar 50 % (pada kayu
berwarna gelap lebih kecil)
Material kaca
Sangat mendukung di dalam unsur estetika, penerangan di dalam ruangan dan
memberikan view yang baik dari dalam bangunan ke luar bangunan, serta memberikan
kesan modern pada bangunan,
o Kaca nako
Kaca nako fungsinya tidak hanya memberikan ruang luas untuk udara langsung
masuk ke ruangan, dapat menjadi pengganti teralis, kaca film kaca ini juga dapat menahan
serpihan pecahan kaca akibat getaran yang tinggi karena bentukanya yang berupa
lempengan-lempengan kecil, sehingga untuk keamanan dan kenyamanan ruang kaca ini
bisa jadi pilihan (majalah idea edisi 14/02, hal 70).
ANALISA UTILITAS
ANALISA PENGHAWAAN
Penghawaan alamiah
Cara yang digunakan untuk mengalirkan udara pada ruang adalah dengan
mendesain bukaan – bukaan yang disesuaikan dengan kubutuhan kenyaman dalam
beraktivitas pada ruangan tersebut.
Penghawaan buatan
Digunakan pada ruang yang mempunyai tuntutan penghawaan khusus dengan
menggunakan AC seperti ruangan direktur (Pimpinan) dan ruang lainnya yang dianggap
perlu.
• ANALISA PENCAHAYAAN
- LISTRIK
Listrik atau penerangan diperoleh dari PLN dan jika terjadi pemadaman listrik oleh PLN
maka di gunakan genset sebagai sumber listrik alternatif.
• ANALISA KEBAKARAN
Dalam pencegahan terhadap kebakaran didalam ataupun diluar bangunan maka perlu
menggunakan alat-alat kebakaran yang bersifat otomatis yang diletakkan didalam
banguanan/ruang (untuk didalam banguanan).sedangkan untuk diluar bangunan dapat
mengunakan Hydran (sarana pemadam kebakaran yang terletak dihalaman
perumahan).
• ANALISA PENANGKAL PETIR
menggunakan system
DISTRIBUSI AIR BERSIH, AIR KOTOR, DAN AIR HUJAN
Air Bersih
Sumber air bersih berasal dari PAM kemudian di suplai kebagian-bagian yang membutuhkan.
sisitem yang digunakan adalah system down feed Distribution ( Sistem Distribusi ke Bawah )
Reserfoir atas
PDAM Meteran Tandon Bawah Meteran
Fasilitas
Air Kotor
Untuk distribution air kotor sisitem yang digunakan adalah sbb:
Septictank Sumur
WC Saluran Kotoran
Peresapan
Saluran Air kotor Sumur
Wastafel Peresapan
Air Hujan
Sedangkan untuk distribution air hujan system yang digunakan adalah sbb:
Bak Kontrol
Atap Saluran Kontrol
Sistem Pembuangan Luar Bangunan
Saluran pembuangan terdiri dari :
Saluran pembuangan air di atas tanah
Untuk saluran di atas tanah, dikenal adanya saluran primer (saluran utama), saluran sekunder
(saluran penghubung), dan saluran tersier (saluran penampung).
• Saluran primer merupakan saluran induk atau saluran utama dalam tapak yang
berhubungan dengan saluran buangan air di luar tapak atau saluran kota. Saluran ini
menampung debit air yang berasal dari seluruh tapak untuk dialirkan ke luar tapak.
• Saluran sekunder adalah saluran yang berhubungan dengan saluran induk di dalam tapak.
Merupakan saluran penampung dari saluran tersier.
• Saluran tersier merupakan saluran penampung air buangan yang terdekat dengan genangan air
atau sumber air buangan.
Saluran pembuangan ini dapat dibuat dengan perkerasan agar mendapatkan kesan visual yang
lebih baik. saluran tersebut dapat ditutup dengan penutup beton ataupun dengan grill besi di
sepanjang saluran atau tempat-tempat tertentu seperti perpotongan dengan lintasan kendaraan
dengan manusia.
Saluran tertutup dengan
grill besi
PERSAMPAHAN
Faktor – faktor yang perlu diperhatikan untuk perencanaan tempat sampah antara lain :
Letak tempat sampah harus mudah di capai (untuk pembuangan dan pengangkutan)
Penempatan tempat sampah dikategorikan menjadi dua bagian yaitu : Untuk sampah
basah dan sampah kering sehingga mudah di kontrol.
Yang perlu diperhatikan juga adalah tempat sampah dalam ruang dan sampah di luar
ruang
Tempat sampah Gerobak sampah Pola Truk sampah
Parkir