P
HIPERTENSI
No. Dok : No.800/ 71 /SOP/PKM-SM/2024
No. Revisi :
SOP
Tanggal : 15 Januari 2024
Halaman : 1 dari 2
Puskesmas
EFRIDAWATI ALI
Siulak Mukai
Hipertensi adalah kondisi terjadinya peningkatan tekanan darah
sistolik lebih dari ≥ 140 mmHg dan atau diastolik ≥ 90 mmHg. Kondisi
1. Pengertian ini sering tanpa gejala. Peningkatan tekanan darah yang tidak
terkontrol dapat mengakibatkan komplikasi, seperti stroke, aneurisma,
gagal jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal dan retinopati.
Sebagai acuan dalam menerapkan langkah - langkah penanganan
2. Tujuan
hipertensi.
Keputusan Kepala Puskesmas Siulak Mukai Nomor 800/ 006
3. Kebijakan /SK/PKM-SM/2024 tentang Pelayanan Klinis
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 tahun
4. Referensi
2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.
1. Petugas memanggil pasien sesuai nomor urut.
2. Petugas mencocokkan identitas pasien sesuai dengan Simpus
rekam medis.
3. Petugas menanyakan dimulai dari tanpa keluhan hingga
bergejala (sakit/ nyeri kepala, gelisah, jantung berdebar-debar,
pusing, leher kaku, penglihatan kabur, sesak, rasa sakit di dada,
mudah lelah dan impotensi.
5. Prosedur 4. Petugas melakukan pemeriksaan vital sign tekanan darah ≥
140/90 mmHg dalam dua kali pengukuran selang 30 menit dan
pemeriksaan fisik jantung paru serta edema tungkai.
5. Petugas melakukan pemeriksaan penunjang berupa urinalisis,
gula darah, profil lipid), funduskopi, EKG dan foto thoraks.
6. Petugas menegakan diagnostik berdasarkan anamnesis dan
pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang.
7. Petugas memberikan terapi bagi pasien berupa :
1/2
a. Golongan tiazid : hidroklorotiazid, furosemid,
spironolakton.
b. Calcium Canal Bloker : amlodipin, nifedipin, adalat oros
c. Beta bloker : bisoprolol
d. ACE inhibitor : kaptopril, lisinopril
e. Angotensin Renin Bloker : candesartan
8. Petugas memberi edukasi berupa perilaku CERDIK
a. Cek kesehatan berkala, menjaga berat badan ideal,
minum obat teratur
b. Enyahkan asap rokok
c. Rajin olahraga dan aktivitas fisik minimal 30 menit perhari
d. Diet rendah garam, rendah gula dan rendah lemak.
Perbanyak konsumsi air putih, sayur dan buah.
e. Istirahat cukup
f. Kelola stres
9. Petugas melengkapi Simpus rekam medis.
6. Diagram Alir -
7. Unit Terkait Semua unit pelayanan klinis
2/2