Anda di halaman 1dari 14

HAKIKAT MATERI AJAR, TUJUAN DAN FUNGSI

PERMASALAHAN
Buku ajar yang paling tepat sebaiknya dibuat oleh guru yang bersangkutan, di sekolah tempat guru mengajar, dan disesuaikan dengan karakter lingkungan sekolah tersebut. Namun, saat ini banyak buku ajar yang dibuat oleh orang lain, dari tempat yang jauh, dan sangat tidak kontekstual. Akibat dibuat oleh orang lain, buku ajar yang digunakan tidak mengena dan tidak tepat. Contohnya: Buku ajar dengan topik pertanian di pegunungan padahal siswa pengguna buku ajar berada di kawasan pertanian dekat pantai. hasilnya siswa lebih mengenal pertanian pegunungan daripada pertanian dekat pantai di daerahnya. Siswa menjadi terasing di bumi sendiri. Hal demikian menyalahi prinsip belajar, yakni dari yang dekat ke yang jauh, dari konkret ke abstrak, dari mudah ke yang sulit, dari sederhana ke yang kompleks, dari diri sendiri ke lingkungan luarnya. Penyimpangan peruntukan tersebut terjadi karena kelangkaan buku ajar yang kontekstual, dominasi penerbitan, sentralisasi kebijakan dan kemalasan guru dalam membuat buku ajar. Jika hal tersebut tidak segera diatasi, ke depan pendidikan tidak dapat memenuhi harapannya yaitu membumi sesuai persepsi siswa dan kontekstual. Untuk itu guru perlu memahami makna serta manfaat materi ajar bagi dirinya serta peserta didik.

TUJUAN
1. Setiap guru mampu membuat materi ajar sesuai dengan karakter lingkungan sekolah. 2. Setiap siswa mampu mempraktekkan materi ajar yang diperolehnya sesuai dengan karakter lingkungan sekolah. 3. Setiap siswa lebih memahami materi ajar serta mencapai tujuan dari materi ajar tersebut.

TEORI YANG DIPEROLEH


Pemikiran analisis kebutuhan telah ada di dunia pendidikan lebih dari seabad, berasal dari kesejahteraan sosial (misalnya, perumahan, ketenagakerjaan, pencegahan kejahatan, dan program pendidikan kemiskinan, program kesehatan dan penelitian kebijakan sosial. (Cohen, Lawrence dan Morrison 2001) Dalam standar isi (permen 22/2006) terbuka untuk ditambah dan dijabarkan sehingga menjadi lebih mendalami SK dan KD rambu-rambu yang perlu diperhatikan adalah acuan operasional penyusunan KTSP, di antaranya : tuntutan dunia kerja, kebutuhan pembangunan daerah dan nasional, dan keragaman potensi.

PEMBAHASAN
1. Pengertian Materi Ajar Materi ajar adalah segala bentuk materi yang digunakan untuk membantu guru atau instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar Materi ajar merupakan seperangkat materi atau substansi pelajaran yang disusun secara sistematis, menampilkan sosok utuh dari kompetensi yang akan dikuasai siswa dalam kegiatan pembelajaran Materi ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis sehingga tercipta lingkungan atau suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar

1.

2.
3. 4.

Materi ajar dikelompokkan ke dalam empat bagian : Materi Ajar Cetak (Handout, Buku, Modul, Evaluasi, Lembar Kegiatan Siswa, Brosur, Leaflet, Wallchart, foto/gambar, model/market) Materi Ajar Dengar (Kaset dan radio) Materi Ajar Pandang dan Dengar (Video dan orang / narasumber) Materi Ajar Interaktif (Teks dan grafik)

Untuk mendapatkan materi ajar yang sesuai ada beberapa hal yang harus dilakukan : 1. Analisis Kurikulum 2. Analisis Sumber Belajar 3. Pemilihan dan Penentuan Materi Ajar

Penyusunan materi ajar cetak Dalam menyusun materi yang perlu diperhatikan adalah judul atau materi yang disajikan harus berintikan kompetensi dasar atau materi pokok yang harus dicapai oleh peserta didik

Penyusunan materi ajar audio Radio dan kaset adalah media yang dapat dimanfaatkan sebagai materi ajar, melalaui alat tersebut guru merencanakan sebuah program pembelajaran

Penyusunan Materi Ajar Audi Visual Melalui video siswa dapat menguasai satu atau lebih kompetensi dasar dan melalui narasumber keterampilan seseorang dapat dijadikan materi belajar Penyusunan Matei Ajar Interaktif Dalam menyiapkan materi ajar interaktif diperlukan pengetahuan dan keterampilan pendukung yang memadai terutama dalam mengoperasikan peralatan seperti komputer, kamera video, kamera foto

2. Tujuan Materi Ajar : Materi ajar bertujuan untuk membantu siswa dalam mempelajari sesuatu, menyediakan berbagai jenis pilihan materi ajar, memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran, serta kegiatan pembelajaran menjadi lebih menarik

3. Fungsi Materi Ajar Materi ajar berfungsi untuk membantu pelaksanaan belajar mengajar, dan dapat diajukan sebagai karya yang dinilai untuk menambah angka kredit guru untuk keperluan kenaikan pangkat, selanjutnya akan menambah penghasilan guru apabila karangannya diterbitkan

KESIMPULAN
Materi ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis sehingga tercipta lingkungan atau suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar Materi ajar dikelompokkan ke dalam empat bagian : 1. Materi Ajar Cetak 2. Materi Ajar Dengar 3. Materi Ajar Pandang dan Dengar 4. Materi Ajar Interaktif

Materi ajar bertujuan untuk membantu siswa dalam mempelajari sesuatu, menyediakan berbagai jenis pilihan materi ajar, memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran, serta kegiatan pembelajaran menjadi lebih menarik
Materi ajar berfungsi untuk membantu pelaksanaan belajar mengajar, dan dapat diajukan sebagai karya yang dinilai untuk menambah angka kredit guru untuk keperluan kenaikan pangkat, selanjutnya akan menambah penghasilan guru apabila karangannya diterbitkan

SARAN
1. Hendaknya guru mampu membuat materi ajar sesuai dengan karakter lingkungan sekolah sehingga pemahaman siswa sesuai dengan konteks lingkungannya 2. Setiap siswa seharusnya mempraktekkan materi ajar yang diperolehnya sesuai dengan karakter lingkungan sekolah. 3. Guru seharusnya memahami kebutuhan peserta didik berdasarkan konteks lingkungannya