Anda di halaman 1dari 24

PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

BIODATA SINGKAT

NAMA : EDWARD MEIDRIANSYAH


TTL : SERANG, 07 MEI 1984
NIP : 8407006 CLG
JABATAN : TERAMPIL OPERASI LOKAL
HRSG & TURBIN

RIWAYAT SEKOLAH :
SD : SDN WALANTAKA IV
SMP : SLTPN 4 SERANG
SMA : SMUN 1 CIPOCOK JAYA SERANG
PTN : TEKNIK MESIN, POLITEKNIK
NEGERI BANDUNG

RIWAYAT PEKERJAAN :
PT. PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN PLTGU CILEGON

RIWAYAT KURSUS/SERTIFIKASI :
KURSUS DIKLAT & PRAJABATAN D1 BIDANG THERMAL
KURSUS BASIC ENGLISH COMBINE BASIC 2 & 3
SERTIFIKASI KOMPETENSI SISTEM PELUMASAN

SERANG, 4 AGUSTUS 2008


PENGOPERASIAN TURBIN GAS PADA UNIT PLTGU CILEGON

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

PRINSIP KERJA OPERASI

PENGAMATAN
PENGOPERASIAN

OPERATOR

PELAPORAN KOORDINASI

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTRO; ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

PRINSIP KERJA OPERASI PLTGU

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

Open Cycle

Pengoperasian tanpa Turbin Uap, hanya Turbin Gas


Efisiensi lebih rendah (output maks 240 MW/GT)
Di operasikan pada saat terjadi pemeliharaan Turbin Uap,
kekurangan pasokan bahan bakar gas dan atau permintaan dari P3B
(region)

Combine Cycle

Pengoperasian 1/2 Block (1:1:1) atau Full Block (2:2:1) dg Fasilitas


APS (Automatic Power Plant Start Up/Shut Down System)
Efisiensi lebih besar (Output maks 740 MW)
Pengoperasian lebih rumit karena melibatkan pengoperasian Alat
Bantu yang lebih banyak

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

Prinsip Dasar Turbin Gas

• Udara dikompresi oleh Kompresor diperlukan untuk proses


pembakaran dengan gas di dalam ruang bakar.
• Semburan gas panas hasil pembakaran digunakan untuk memutar
Turbin Gas.
• Putaran Turbin Gas dimanfaatkan untuk memutar Generator.
• Putaran Generator menghasilkan listrik yang kemudian disalurkan
kepada pelanggan melalui jaringan transmisi.

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

STRUKTUR DASAR TURBIN GAS M701F

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

PROSEDUR PENGOPERASIAN TURBIN GAS

Persiapan dan Pelaksanaan, sebelum operasi Gas Turbine


peralatan berikut ini sudah operasi normal :
• Lube oil system
• Control oil system
• CCW system
• Gen. seal oil/H2­ system
• Turbine cooling air system
• Inlet & exhaust duct
• Package ventilation system
• Circulating demi water system
• Instrument air system
• Service air for back up system
• HP purge air system
• Water injection system
• Fuel gas and Fuel oil system
• CO2 fire fighting system

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

Persiapan Start, pastikan kondisi Gas Turbin unit normal pada bagian :

MECHANICAL
Pastikan semua pompa, fan, motor, control valve pada posisi REMOTE/AUTO
CONTROL MODE
Pastikan H2 gas system dalam kondisi siap dioperasikan dan tekanan H2 di dalam
Gas Turbine Generator normal.
Periksa status operasi CO2 Fire Fighting system bekerja dengan normal.
Pastikan seluruh instalasi pada masing-masing system sudah terpasang dengan
benar sesuai dengan P& ID
CONTROL & INSTRUMENT
Pastikan semua signals and communications dari lokal Gas Turbine system beserta
peralatan bantunya masuk ke control unit
Semua alarms dan trip interlock system sudah dinormalkan.
Pastikan Air instrument system beroperasi dengan normal.
ELECTRICAL
Pastikan semua MV/LV switch gear & MCC dalam kondisi bertegangan.
Pastikan Generator protection relay and inter-trip test antara Generator dengan
Turbine system bekerja dengan normal

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

MODE OPERASI GAS TURBINE UNIT

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

MODE OPERASI GAS TURBINE UNIT

­ select [NORMAL]
­ select [ALR ON] jika GT dipersiapkan u/ start­up dari APS( Combined
Cylce operation)
­ select [ALR OFF] jika GT dipersiapkan u/ Simple operation
­ select [LOAD LIMIT] jika pengaturan beban dibatasi dari CRT
­ select [CHANGE AVAIL] jika Fuel Gas/Oil dalam kondisi siap operasi
­ select [GAS SELECT] unit dioperasikan pertama kali dengan bahan
bakar GAS
­ water injection select [ ON] jika unit beroperasi kontinu dengan Fuel
OIL( load up > 75%)
­ advanced CPFM Auto adjustment control [ON] u/ mengontrol
combustor press. secara Auto
­ select [CCR] semua mode operasi GT dilakukan/dieksekusi dari CCR

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

START _exec on CRT


GT Master siganl ON
GT Starting Motor akan running 5 detik kemudian
Starting Device Run [ON] akan aktif sebagai indikasi aktual GT Starting Motor run
Starting Device Run[OFF] akan aktif sebagai indikasi aktual GT Starting Motor
stop

GT SYNCHRONIZING
- setelah RTD Speed [3000 rpm] tercapai penuh
- pastikan 41E Excitation CB CLOSE dan out put tegangan GT GENERATOR
tercapai pada ±14.5 V
AUTO SYNCHRO MODE
- Generator Control diposisikan [REMOTE]
- [52G SELECT] GT GMCB status open atau close
Gen. Sync MODE AUTO _exec on CRT
GT GMCB akan close setelah syarat-syarat untuk Synchronizing
sudah terpenuhi (estimasi waktu ±6 sec)
Gas Turbine diposisikan pada 12 MW *Minimum Load (5% load)
Normal Loading Rate 5%/min (12 MW/min)
Maximum Loading Rate 6.7%/min (16 MW/min)

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

BATASAN OPERASI

Speed Up Rate : 135 rpm/min


Load change rate : 6,7 % /min
Purge period : 5 min
Speed increase rate : 135 rpm/min
Over speed setting : Mechanical over speed 110±1% of
rated speed ( 3270 ~ 3330 rpm )

Vibration Limits Setting Value ( peak to peak) :


Alarm > 125 µm
Trip > 200 µm

Lube Oil Pressure Setting:


Lube oil supply pressure control : 1.5 kg / cm2
Lube oil supply pressure alarm < 1.08 kg / cm2
Lube oil supply pressure trip < 0.88 kg / cm2
Turning interlock < 0.41 kg / cm2
Lube oil filter differential pressure high alarm > 1.0 kg / cm2

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

Lube Oil Temperature Setting :


Lube oil supply temperature control : 460 C
Lube oil supply temperature alarm > 600 C
Journal bearing metal temperature alarm > 1070 C
Thrust bearing metal temperature alarm > 990 C
Bearing drain oil temperatur alarm > 770 C

Cooling Air Temperature Setting :


Rotor cooling air alarm > 2600 C
No. 2 disc cavity temperature alarm > 4600 C
No. 3 disc cavity temperature alarm > 4600 C
No. 4 disc cavity temperature alarm > 4600 C
Down stream of No. 4 turbine disc temp. Alarm > 4100 C

Exhaust Gas Pressure Setting


Exhaust gas pressure alarm > 500 mmH2O
Exhaust gas pressure trip > 600 mmH2O

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

Blade Path And Exhaust Temperature Alarm Settings :


Blade path temp. High trip > 6800 C
Blade path temp. control deviation high trip > 450 C
Exhaust gas temp. High trip > 6200 C
Exhaust gas temp. control deviation high trip > 450 C
Blade path temp. spread alarm, untuk gas fuel : -30 / +200 C dan oil fuel : ±600 C
Blade path temp. spread shut down, untuk gas fuel : -40 / +250 C dan oil fuel :
±700 C
Blade path temp. spread trip, untuk gas fuel : -60 / +300 C dan oil fuel : ±800 C

Low Frequency Operation Interlock Summary


Alarm : 47.5 Hz + 0 sec
Generator breaker off : 47.5 Hz + 15 sec
Trip : 47.5 Hz + 0.1 sec

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

REAL TIMING CHART for GT START-UP


Estimasi Deskripsi GT Speed
Run Up
Time
GT Continuous Turning 3 RPM
START executed on CRT
GT MASTER signal ON
zero TCOP operation
Comp. IGV 0 % open to 39.5%
TCA cooler fan A_B_C operation
Comp. HP bleed valve CLOSE

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

+ 10 sec GT Starting Motor operation


+ 23 sec GT Turning Motor OFF (Comp. IGV open 39.5 %) 300 RPM
+ 17 sec Purging operation (High 180 sec, Low 120 sec) 750 RPM (hold
300 sec)
Comb. By Pass valve control opening 100%
Fuel request
+ 300 sec Igniter insert Down to 550
RPM
Fuel gas vent valve close, Fuel gas shut-off valve open
Ignition ON for fuel gas firing 10 sec, oil firing 300 sec
+ 10 sec Flame ON Up to 600
RPM
+ 5 sec Acceleration ON

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

+ 650 sec GT Starting Motor OFF 2010 RPM


+ 325 sec Comp. IGV 39.5% close to 0% is min open 2745 RPM
+ 35 sec Comp. LP bleed valve CLOSE 2815 RPM
+ 5 sec Comp. MP bleed valve CLOSE
GT RTD speed is completed 3000 RPM
+ 85 sec Aux Oil pump OFF
Comb. By pass valve closing
Comp. IGV close to 0% is min open
Continous RTD speed operation 3000 RPM
Total estimasi RUN UP time 1465 sec
( 25 min)

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

GT synchroning
- Circuit Breaker 41 E Close
- Circuit Breaker GMCB 52G Close 3000 RPM
GT in partial load up 100% (240MW)
- Comb. By pass valve opening in control
position (max.open 100%)
- Comp. IGV opening in control position
(max.open 39.5%)

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

Ilustrasi Dasar Rotor Cooling

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

Spin Cooling Operation

Spin Cooling Operation


2.Dilakukan setelah Turbin Gas shutdown untuk mengurangi Casing Thermal
Distortion
3.Spin Cooling dilaks jika GT shutdown 6 s/d 30 jam, jika GT shutdown 1,5 s/d 6
jam atau > 30 jam maka GT boleh direstart tanpa spin cooling
4.Shutdown < 1,5 jam GT tdk boleh distart, utk menghindari kerusakan
compressor blade tip karena oval deformation

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

SEKIAN
TERIMA KASIH

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM


PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN CILEGON

JOB POSTING JUNIOR OPERATOR CONTROL ROOM