Anda di halaman 1dari 30

Rencana Pengembangan Terminal Tipe A Kota Banda Aceh

KELOMPOK 2 Muzwardisyah Putra Mulizar Jufri Isvandy Gustina Fitri Mata Kuliah : Perencanaan Sistem Transportasi Dosen : Dr. Renni Anggraini, ST, M.Eng

STRUKTUR PRESENTASI

Latar belakang Kajian Pemerintah Lokasi Terminal Maksud dan Tujuan Kajian Umum Kajian Terminal Rencana Pengembangan Terminal Kesimpulan

LATAR BELAKANG
Dalam rangka mendukung kebijakan pembangunan
wilayah Kota Banda Aceh, pemerintah kota telah merencanakan untuk mewujudkan fasilitas terminal bus penumpang yang terpadu yang diharapkan dapat menjadi titik pengumpul dan pendistribusi pergerakan angkutan umum di wilayah ini. Terminal ini diharapkan dapat menjadi pendorong tumbuhnya kawasan baru di daerah sekitar terminal. Dengan demikian, beban pusat kota dapat secara bertahap mengalir ke daerah-daerah tepian kota.

KAJIAN PEMERINTAH
Dalam Usulan Revisi RTRW Kota Banda Aceh 20022010 telah direncanakan arah pengembangan kota dimana daerah-daerah kota pada bagian selatan menjadi daerah yang direncanakan untuk pengembangan wilayah. Pembukaan akses baru jalan new town dimaksudkan untuk mendukung arah kebijakan pengembangan wilayah di kota Banda Aceh Pengembangan akses baru (jalan new town) diharapkan ke depan dapat berperan sebagai pembangkit dan pendorong pengembangan wilayah di sisi selatan Kota Banda Aceh, di mana secara spasial, daerah tersebut diarahkan sebagai simpul pengembangan kegiatan administrasi kota.

LOKASI TERMINAL
Lokasi Terminal Bus Tipe A Kota Banda Aceh berada
di Jalan DR. Mr. Muhammad Hasan atau di Jalan Akses New Town, desa Batoh, kecamatan Lueng Bata, kota Banda Aceh Batas-batas Terminal Tipe A Kota Banda Aceh Sebelah Utara - lahan sawah dan permukiman penduduk Sebelah Timur - jalan akses new town Sebelah Barat - lahan sawah dan permukiman penduduk Sebelah Selatan - lahan sawah dan permukiman penduduk

MAKSUD DAN TUJUAN


Untuk mengevaluasi atau mengkaji kelayakan
Terminal Tipe A Kota Banda Aceh. Kajian dilakukan terhadap sistem transportasi yang berkaitan langsung dengan operasional terminal dan juga utilitas / fasilitas terminal yang diperuntukkan untuk publik. Hasil kajian dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk perencanaan pengembangan terminal ke depan yang bertujuan untuk meningkatkan layanan bagi publik pengguna.

KAJIAN UMUM

Aspek Tata Guna Lahan Aspek Transportasi Aspek Sosial dan Lingkungan Aspek Finansial

ASPEK TATA GUNA LAHAN


Perubahan fungsi lahan pada daerah terminal Kondisi fisik lahan eksisting di lokasi terminal berupa
lahan pertanian yang sudah mulai mengering dan tanah lapang dan sebagian kecil adalah berupa permukiman penduduk Pembangunan Terminal ini membutuhkan lahan pada tapak bangunan terminal seluas kurang lebih 5 Ha

ASPEK TRANSPORTASI
Pembangunan jalan akses new town memberikan
konsekuensi adanya perubahan pola pergerakan lalulintas yang selama ini beroperasi Pergerakan dari arah luar kota yang akan menuju ke arah Kota Banda Aceh akan dilewatkan ke jalan akses new town sebelum menuju terminal Dengan adanya jalan akses new town akan membawa implikasi terhadap perubahan rute angkutan umum, khususnya kendaraan besar (bus) yang diharapkan tidak akan memasuki wilayah perkotaan yang sudah mulai padat

ASPEK SOSIAL DAN LINGKUNGAN


Dampak sosial yaitu adanya interaksi antara
pendatang dan pengguna terminal dengan masyarakat setempat. Dampak yang timbul akibat interaksi sosial ini bisa merupakan dampak positif (perubahan etos kerja dan pola pikir) ataupun dampak negatif (bergesernya/berubahnya nilai-nilai budaya masyarakat) Dampak terhadap lingkungan berupa dampak negatif yaitu berubahnya komponen lingkungan geo fisik kimia (tanah, air, kualitas udara serta kebisingan) hal ini mengingat lokasi terminal bus sekarang sebagian besar merupakan tegalan dan relatif dekat dengan lokasi permukiman penduduk

ASPEK FINANSIAL
Biaya atau investasi pembangunan terminal bus : Pembebasan lahan. Pembangunan fisik terminal Pembangunan infrastruktur Manfaat yang dapat diperoleh pemerintah daerah : Penjualan / penyewaan kios-kios atau loket tiket. Perolehan karcis masuk terminal (retribusi) dari angkutan umum. Perolehan pendapatan dari usaha perparkiran. Penjualan ruang iklan (indoor maupun outdoor). Bentuk-bentuk bisnis yang lain yang dapat dikerjasamakan dengan investor (swasta).

KAJIAN TERMINAL
Konsep Perancangan : Konsep Arsitektur Bangunan Konsep Struktur Bangunan Konsep Utilitas Bangunan Konsep Penanganan Lingkungan

KONSEP ARSITEKTUR BANGUNAN


Citra bangunan mengambil presedence arsitektur
tradisional Aceh dengan penonjolan ciri khas pada elemenelemen bangunan yang dapat merepresentasikan ciri khas daerah setempat, antara lain elemen atap, elemen kolombalok, dan ornamen-ornamen khas.

KONSEP STRUKTUR BANGUNAN


Tolok ukur: efisiensi biaya dalam pelaksanaan dan perawatan, mendukung estetika bangunan, filosofi dan fungsi bangunan, kekuatan dan kekokohan dalam menahan bebanbeban yang akan terjadi, memberikan optimalisasi dalam keleluasaan gerak dan pandangan.

Beberapa pilihan jenis struktur

Struktur Membran

Struktur Rangka Kaku

Struktur Kabel

Struktur Cangkang

Analisis struktur
Alternatif Struktur Rangka Kaku Struktur Membran Efektifitas Efisiensi

efektif untuk penggunaan


bentang lebar dan pendek mendukung keleluasaan

cepat dan relatif murah perawatan mudah kuat menahan beban tarik dan
geser (kayu)

efektif untuk bentang lebar tidak efektif untuk bentang


pendek, mendukung keleluasaan

Struktur Cangkang

efektif untuk bentang lebar mendukung keleluasaan efektif untuk bentang lebar tidak mendukung
keleluasaan

mahal dan lama butuh teknologi cukup tinggi perawatan sulit dan mahal kuat menahan beban tarik mahal dan lama perawatan sulit dan mahal kuat menahan beban tekan mahal butuh teknologi cukup tinggi perawatan sulit kuat menahan beban tarik

Struktur Kabel

KONSEP UTILITAS BANGUNAN


Konsep utilitas pada bangunan terminal mencakup : Kelistrikan Telekomunikasi Air Bersih dan Sanitasi Drainase Persampahan

KONSEP PENANGANAN LINGKUNGAN


Komponen lingkungan fisik, meliputi: iklim mikro,
kualitas udara, kebisingan, fisiografi, hidrologi, tata guna / pemanfaatan lahan Komponen lingkungan biotik, meliputi Flora, Fauna Komponen lingkungan sosial-ekonomi-budaya meliputi: kependudukan, fasilitas umum, ekonomi masyarakat, budaya, sarana jalan, adaptasi sosial / persiapan masyarakat, kesehatan masyarakat

RENCANA PENGEMBANGAN TERMINAL


Secara umum untuk saat ini pengelolaan terminal bus Kota Banda Aceh lebih baik dibandingkan terminal sebelumnya yang berada di Jalan Teuku Umar Seutui. Namun demikian ada 2 hal utama yang perlu mendapat perhatian dari pengelola terminal untuk meningkatkan pelayanan bagi publik pengguna. Pertama adalah penyediaan angkutan umum yang berfungsi sebagai feeder dan terintegrasi dengan moda angkutan umum lain Kedua adalah penataan utilitas di terminal tersebut

INTEGRASI ANGKUTAN UMUM


Jalur feeder yang menghubungkan simpul / pusat
pergerakan massal di Kota Banda Aceh

Terminal Bus Tipe A

Batoh
Bandara SIM Blang Bintang Pelabuhan Ulee lheue

Terminal Angkutan Umum Keudah

PENATAAN UTILITAS
Pada saat ini beberapa utilitas penting untuk publik
telah tersedia di kompleks Terminal Bus Penumpang Kota Banda Aceh. Fasilitas tersebut adalah, tempat parkir, ruang tunggu, toilet, mushalla dan kantin. Namun demikian fasilitas yang tersedia tersebut masih tidak layak karena tidak sesuai dengan tipe terminal yang masuk dalam kategori A. Penataan ini dimaksudkan agar pengunjung merasa lebih nyaman dan dapat beristirahat sementara sebelum melanjutkan perjalanan. Penataan utilitas yang perlu dilakukan pada terminal antara lain adalah toilet, coffe shop dan taman untuk ruang terbuka.

Toilet yang ada

Rencana Toilet

Ruang Kosong

Rencana Coffe Shop

Taman yang ada

Rencana Taman

KESIMPULAN
Pengadaan angkutan umum yang berfungsi sebagai
feeder melayani tujuan titik-titik simpul pergerakan yaitu, Pelabuhan Ulee Lheue Terminal Angkutan Umum Keudah Terminal Bus Penumpang Batoh Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang. Penataan utilitas publik seperti kamar mandi, toilet, coffe shop dan taman perlu dilakukan dan disesuaikan dengan standar Terminal Tipe A.