Anda di halaman 1dari 39

PENINGKATAN KUALITAS

PELAYANAN LANSIA MELALUI


AKREDITASI PUSKESMAS
DISAMPAIKAN PADA WORKSHOP
PENINGKATAN KEMAMPUAN SUMBER DAYA PENGGERAK LANSIA
TAHUN 2017
12
KEMENTERIAN KESEHATAN RI

DEFINISI PUSKESMAS

Fasyankes yang menyelenggarakan upaya kesehatan


masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan
tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya
promotif dan preventif, untuk mencapai derajat
kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di
wilayah kerjanya.
KEMENTERIAN KESEHATAN RI

TUJUAN PUSKESMAS
Pembangunan kesehatan yang diselenggarakan di Puskesmas
bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang:
a. Memiliki perilaku sehat yang meliputi kesadaran,
kemauan dan kemampuan hidup sehat;
b. Mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang
bermutu;
c. Hidup dalam lingkungan yang sehat;
d. Memiliki derajat kesehatan yang optimal, baik individu,
keluarga, kelompok dan masyarakat.

Pembangunan kesehatan yang diselenggarakan Puskesmas


mendukung terwujudnya Kecamatan sehat. 13
TUGAS DAN FUNGSI PUSKESMAS
• Melaksanakan kebijakan kesehatan untuk
mencapai tujuan pembangunan kesehatan di
wilayah kerjanya dalam rangka mendukung
TUGAS terwujudnya kecamatan sehat.

• Penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat


tingkat pertama di wilayah kerjanya;
• Penyelenggaraan upaya kesehatan perseorangan
FUNGSI tingkat pertama di wilayah kerjanya

Selain menyelenggarakan fungsi diatas, Puskesmas dapat berfungsi sebagai


wahana pendidikan tenaga kesehatan.
PARADIGMA SEHAT :
Mengutamakan promotif -preventif

Sehat (70%) Mengeluh Sakit (30%)

Self care (42%) Yankes (58%)

KIE, Self care


Promosi Kesehatan
Self care Sarana
Nasional Kesehatan

UKBM( Posyandu, Posyandu Lansia,


Posbindu PTM, Polindes, Poskesdes,
Desa Siaga, SBH, Dokter kecil, dll
Kualitas Yankes
Sumber : Susenas 2010 15
MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA
PUSKESMAS

70% SEHAT 30% SAKIT

UKM UKP

 Sehat tetap sehat  Sakit menjadi sehat


 Sehat tidak menjadi sakit  Sakit tidak tetap sakit

PENGUATAN UPAYA PROMOTIF &


PREVENTIF

SEHAT ADALAH HARTAKU


YANG HARUS KUJAGA DAN KUPELIHARA
16
KEBIJAKAN PENGELOLAAN PUSKESMAS
1. MANAJEMEN PUSKESMAS (Permenkes 44 Tahun
2016)
2. MANAJEMEN PENGELOLAAN SUMBER DAYA
PUSKESMAS (Permenkes 75 Tahun 2014)
UNTUK MELAKSANAKAN UKM DAN UKP TINGKAT PERTAMA
• KIA PUSKESMAS HARUS MENYELENGGARAKAN :
1. MANAJEMEN (SUMBER DAYA, OPERSIONAL, DAN MUTU)
• GIZI 2. PELAYANAN KEFARMASIAN
UKM • KESLING 3. PELAYANAN KEPERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT
4. PELAYANAN LABORATORIUM
ESENSIAL • PROMKES
UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT esensial harus
• P2P diselenggarakan oleh setiap Puskesmas untuk mendukung
pencapaian SPM kabupaten/kota bidang kesehatan
• PERKESMAS

• LANSIA UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT PENGEMBANGAN


merupakan upaya kesehatan masyarakat yang kegiatannya
UKM • KESEHATAN KERJA memerlukan upaya yang sifatnya inovatif dan atau bersifat
ekstensifikasi dan intensifikasi pelayanan, disesuaikan
PENGEM • KESEHATAN OLAH dengan prioritas masalah kesehatan, kekhususan wilayah
BANGAN
RAGA kerja dan potensi sumber daya yang tersedia di masing-
masing Puskesmas
• DLL
Mutu (Kemenkes)
• Mutu pelayanan kesehatan adalah kinerja
yang menunjuk pada tingkat kesempurnaan
pelayanan kesehatan, yang disatu pihak
dapat menimbulkan kepuasan pada setiap
pasien sesuai dengan tingkat kepuasan rata-
rata penduduk, serta dipihak lain tata cara
penyelenggaraannya sesuai dengan standar
dan kode etik profesi yang telah ditetapkan
APA YANG TERJADI BILA PELAYANAN LANSIA
DI PUSKESMAS TIDAK TERSTANDAR
Penyebab masalah mutu: Variasi Proses

1 Proses tidak diukur dg baik

2 Proses tidak dimonitor dg baik

3 Proses tidak dikendalikan dg baik

4 Proses tidak dipelihara dg baik

5 Proses tidak disempurnakan

6 Proses tidak didokumentasi dg baik


Mengukur Indikator

Memonitor

Standar/
Mengendalikan
SPO

Ringkas, Rapih, Resik,


Memelihara
Rawat, Rajin

CQI:
Menyempurnakan
Siklus PDCA
Penyelenggaraan
Pelayanan
Peraturan (Produksi):
Kebijakan
Perundangan -mengukur
Pedoman Outcome
Pedoman Kr.Acuan -memonitor
Prosedur Pelayanan
Acuan -mengendalikan
Manual Kepuasan
Standar -memelihara
-menyempurnakan
-mendokumentasikan

Akreditasi

Standar
Akreditasi
AKREDITASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU
PELAYANAN PUSKESMAS TERMASUK PROGRAM LANSIA
DAN KESELAMATAN PASIEN
APA YANG HARUS DILAKUKAN
?????
SIKLUS PELAKSANAAN PROGRAM

PLAN
D0
CHEK
ACTION
Tahapan Perencanaan

Analisa Situasi

Penyusunan RUK

Penyusunan RPK
Identifikasi Masalah

Penilaian Cakupan Indikator


Survei Kebutuhan Masyarakat
Kinerja

Mencari akar SMD


Merumuskan
penyebab
masalah
masalah MMD

Diagram sebab
Pohon Masalah
Akibat
KOTAK SARAN,
DLL
Identifikasi Masalah

Membuat daftar masalah

Berisi target, pencapaian, dan masalah


IDENTIFIKASI MASALAH PROGRAM LANSIA
NO INDIKATOR TARGET PENCAPAIAN KESENJANGAN TREND

10
MENETAPKAN URUTAN PRIORITAS MASALAH

Permasalahan banyak

Kemampuan mengatasi masalah terbatas

Ketidaktersediaan teknologi yang memadai

Keterkaitan dengan masalah lain


• Seberapa mendesak masalah
URGENCY tersebut untuk diselesaikan

• Akibat yang ditimbulkan


Seriousness
• Seberapa maslah tersebut
Growth berkembang
Menetapkan Urutan Prioritas Masalah

Metode USG:
Menggunakan skala likert 1-5
5 = sangat besar
4 = besar
3 = Sedang
2 = Kecil
1 = sangat kecil
MENCARI AKAR PENYEBAB MASALAH

Setelah ditentukan masalah yang menjadi prioritas, selanjutnya dicari akar


penyebab dari masalah tersebut. Penyebab masalah agar dikonfirmasi dengan
data di Puskesmas.

1) Diagram sebab akibat dari Ishikawa


(diagram tulang ikan/ fish bone)

2) Pohon Masalah (Problem Trees)


Contoh Grafik Sebab Akibat
Manusia Metode

Sarana Dana Lingkungan


Analisis masalah dari sisi pandang masyarakat,
yang dilakukan melalui
Survey Mawas Diri/Community Self Survey (SMD/CSS)

• (1) Survei Mawas Diri adalah kegiatan untuk mengenali keadaan dan masalah yang
dihadapi masyarakat, serta potensi yang dimiliki masyarakat untuk mengatasi
masalah tersebut. Potensi yang dimiliki antara lain ketersediaan sumber daya, serta
peluang-peluang yang dapat dimobilisasi. Hal ini penting untuk diidentifikasi oleh
masyarakat sendiri, agar selanjutnya masyarakat dapat digerakkan untuk berperan
serta aktif memperkuat upaya-upaya perbaikannya, sesuai batas kewenangannya.

• (2) Tahapannya dimulai dari pengumpulan data primer dan data sekunder,
pengolahan dan penyajian data masalah dan potensi yang ada dan membangun
kesepakatan
Analisis masalah dari sisi pandang masyarakat, yang dilakukan melalui
Survey Mawas Diri/Community Self Survey (SMD/CSS) 2)

(3) Instrumen SMD/CSS disusun Puskesmas sesuai masalah yang dihadapi dan masalah yang akan ditanggulangi
Puskesmas. Instrumen yang disusun mencakup format pendataan yang dilakukan wakil masyarakat yang dapat
mengidentifikasi masalah kesehatan masyarakat dan dapat memberi informasi tentang:

Kepemilikan Kartu Menuju Sehat (KMS) balita;

Status imunisasi dan status gizi balita;

Kondisi lingkungan permukiman/rumah tempat tinggal;

Kondisi rumah, ketersediaan air bersih layak konsumsi, cakupan jamban sehat, Sarana Pembuangan Air Limbah (SPAL) di rumah tangga;

Perawatan balita sehat dan sakit;

Upaya pemenuhan kebutuhan kesehatan balita (tumbuh kembang, gizi seimbang, imunisasi, Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS), dll);

Peranan keluarga dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan di Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM);

Peranan keluarga pada kegiatan UKBM; dan atau

Pertanyaan lain yang dianggap perlu untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Contoh ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH
No Permasalahan Penyebab Masalah Alternatif Pemecahan Rencana Intervensi
Masalah
1
2
3
4
5
6
7
Contoh Peyusunan RUK
Kebutuhan Waktu
N Target Mitra Kebutuhan Indikator Sumber
Kegiatan Tujuan Sasaran PJ Sumber pelaksa
o sasaran Kerja Anggaran Kinerja Pembiayaan
Daya naan

2
Contoh Peyusunan RPK
Rincian
Target Volume Lokasi
No Kegiatan Tujuan Sasaran PJ Jadwal Pelaksan Biaya
sasaran Kegiatan Pelaksanaan
aan

2
RUK mengakomodir semua kegiatan
yang diperlukan untuk mengatasi
permasalahan yang diperoleh dari
hasil identifikasi masalah dan
Penetapan Prioritas Masalah

RPK adalah kegiatan- kegiatan yang


ditetapkan yang di danai (ada sumber
dananya) sumber kegiatan tersebut
berasal dari usulan (RUK)yang

RENCANA KERJA
BULANAN DAN
TAHUNAN PROGRAM
DO
PEDOMAN PROGRAM

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

SOP

KOORDINASI DAN SOSIALISASI LP/LS

MANAJEMEN RESIKO

LAPORAN BULANAN DAN LAPORAN KEGIATAN


CHECK
DAFTAR TILIK KEGIATAN

PWS BULANAN

IDENTIFIKASI MASALAH

RENCANA TINDAK LANJUT

PERUBAHAN RENJA BULANAN


ACTION

PELAKSANAAN KEGIATAN

LAPORAN KEGIATAN
LAKUKAN YANG SEHARUSNYA
BUKAN YANG BIASANYA
SELAMAT BEKERJA