Anda di halaman 1dari 15

Disusun Oleh

1. Berti Ageng Kurniasih 1603016


2. Ilham Barry Amrulloh 1603036
3. Vievie Yanarista 1503090

PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KARYA HUSADA
SEMARANG
2018
virus yang menyerang sistem kekebalan
tubuh manusia, didalam sistem kekebalan
tubuh yang berfungsi untuk melindungi
tubuh terhadap serangan benda asing
seperti virus, bakteri, parasit dan jamur. ™
HIV adalah virus penyebab AIDS.
Acquired (ditularkan dari orang ke orang)
Immune (Sistem kekebalan tubuh)
Deficiency (Tidak berfungsi dengan baik)
Syndrome (Kumpulan tanda/gejala)
AIDS adalah kumpulan gejala yang
disebabkan oleh HIV yang menyebabkan
kerusakan pada sistem kekebalan tubuh.
AIDS bukan merupakan penyakit
keturunan, tetapi disebabkan oleh virus.
• HIV terdapat dalam cairan tubuh
orang yang tertular, seperti dalam:
 darah
 cairan air mani
 cairan vagina
 air susu ibu yang tertular HIV
Darah

Cairan Air Mani

Cairan Vagina

Air Susu Ibu


Tidak ada tandanya ™
Sebelum HIV berubah menjadi AIDS, penderitanya
akan tampak sehat dalam waktu kira-kira 5-10
tahun. ™
Penderita HIV tidak dapat dikenali hanya dengan
melihat secara langsung. Untuk mengetahui
seseorang tertular HIV atau tidak, hanya tes darah
untuk membuktikan HIV tidak.
o Menggunakan jarum suntik yang sama
dengan penderita HIV ™
o Alat tato atau alat luka lain yang dapat
menembus kulit dan digunakan secara
bergantiaan dengan penderita HIV ™
o Transfusi darah yang mengandung HIV ™
o Berciuman dengan pernderita HIV, jika
ada luka terbuka disekitar mulut dapat
menyebabkan tertular
 Dari ibu hamil ke janin ™
 Pada saat persalinan normal, tertular melalui
cairan vagina ™
 Melalui cairan ASI ketika menyusui ™Melalui
hubungan seksual dengan orang yang telah
terkena HIV
 Genital (kelamin dengan kelamin)
 Oral (mulut dengan kelamin)
 Anal (dubur dengan kelamin)
HIV TIDAK MENULAR MELALUI ™
Gigitan nyamuk ™
Bersalaman atau bersentuhan ™
Menggunakan peralatan minum/makan bersama ™
Tinggal serumah ™
Menggunakan jamban yang sama
Jadi meskipun kita melakukan kegiatan sosial
dengan orang yang terpapar HIV, tidak perlu
khawatir tertular jika kita tidak melakukan hal-hal
yang berisiko untuk tertular HIV