Anda di halaman 1dari 200

HANDOUT

EKONOMI MANAJERIAL
Semester genap
STIE SBI
Yogyakarta

1
Salam perkenalan......
• Nama : Junaidi Affan
• Asal : Jombang, Jawa Timur
• Alamat rumah : Nusupan Rt 1/28, Trihanggo,
Gamping, Sleman
• Telp : 085-643-874-995
• Email : junaidiaffan@gmail.com

2
Buku acuan
1. Arsyad, Lincoln, Ekonomi Manajerial, edisi 3,
Yogyakarta: BPFE, UGM, 1993
2. T. Sunaryo, Ekonomi Manajerial, edisi 1, Jakarta,
Erlangga, 2001
3. Sukirno, Sadono, Pengantar Teori Ekonomi
Mikro, edisi kedua, Raja Candra Persada,
jakarta, 1994
4. Salvatore, Dominick, Managerial Economics,
Ekonomi manajerial dalam perekonomian
global, buku 1, 2, Salemba, Jakarta, 2004
5. Buku-buku lain yg sejenis.......
3
Pertemuan dan evaluasi...
• Pertemuan tahap I :7x
• Evaluasi : UTS
• Pertemuan tahap II :7x
• Evaluasi : UAS
• Penilaian :
1. UTS : 30%
2. UAS : 30%
3. Tugas : 20%
4. hadir : 20%

4
Rancangan Bahasan Materi
• PENDAHULUAN : • ANALISIS BIAYA DAN
• Pengertian PRODUKSI
• Tujuan Perusahaan • Fungsi produksi
• Teknik Optimisasi • Fungsi biaya
• Proses pengambilan • Penaksiran peramalan biaya
Keputusan
• Risiko, ketidakpastian • STRUKTUR PASAR, PENETAPAN
HARGA
• ANALISIS PERMINTAAN • Pasar Persaingan sempurna
• Analisis perilaku konsumen • Pasar monopoli
• Elastisitas • Pasar persaingan monopolistis
• Penaksiran fungsi permintaan • Pasar oligopoli
• Teknik Penetapan harga dalam
praktik

5
PENDAHULUAN
Pertemuan pertama
Penjelasan tentang :
SILABI, Perkuliahan & Evaluasi dan Gambaran
umum Mata kuliah Ekonomi Manajerial

6
Pertemuan ke 2

PENDAHULUAN PENGERTIAN

7
Pengertian..
• Ekonomi Manajerial merupakan aplikasi
ekonomi mikro untuk bisnis
• Ekonomi manajerial sebagai suatu kerangka
kerja terpadu untuk menganalisis masalah-
masalah pengambilan keputusan dlm dunia
bisnis
• Ekonomi manajerial menerapkan teori dan
metodologi ekonomi dalam pembuatan
keputusan di dunia bisnis dan organisasi

8
PERANAN EKONOMI MANAJERIAL DLM PEMBUATAN KEPUTUSAN
MANAJERIAL

Masalah keputusan
manajemen

Teori Ekonomi kerangka Ilmu Pengambilan


teoritis mengambil Keputusan, alat dan
keputusan teknik analisis

Ekonomi Manajerial
Penerapan teori ekonomi dan metodologi ilmu pengambilan
keputusan untuk memecahkan masalah pengambilan
keputusan

Solusi yg optimal
Untuk memecahkan masalah pengambilan keputusan
manajerial
9
Masalah keputusan manajerial
• Masalah : adalah adanya kesenjangan antara
tujuan yg diinginkan dg keadaan senyatanya.
• Pada umumnya masalah yg dihadapi manajer
terbatasnya sumberdaya yg dimilikinya disatu
pihak dengan keinginan untuk menghasilkan
sumberdaya tsb secara efisien di lain pihak

10
Hubungan.....
• Hubungan antara Ekonomi Manajerial (EM)
dengan Ilmu Pengambilan Keputusan. ======
perlu menggunakan teknik optimasi (diferensial),
teknik peramalan untuk pengambilan keputusan.

• Hubungan antara EM dengan Administrasi Bisnis,


== EM sebagai pemadu/pemanis, yg
menunjukan bagaimana cabang-cabang tsb
berinteraksi satu sama lain , bagaimana
perusahaan berinteraksi dengan lingkungan
dimana perusahaan beroperasi.

11
Kendala dan teori perusahaan
• Untuk memaksimumkan nilai perusahaan,
manajer menemui 3 kendala besar yakni :
1. Kendala Sumberdaya== keterbatasan faktor
produksi
2. kendala kualitas === output harus memenuhi
syarat minimun, prasyarat jml minimum yg
dapat diberikan pelayanan khusus
3. kendala hukum== policy pemerintah ttg UMR,
standar kesehatan, penetapan bunga dll
12
Teori perusahaan...
• Teori perusahaan yg menyatakan bahwa manajer
berusaha untuk memaksimumkan nilai perusahaan dg
tunduk pada kendala-kendala keterbatasan
Sumberdaya, teknologi, masyarakat
• Unsur penting dlm ekonomi manajerial adalah
keterkaitan antara dunia usaha dg masayarakat. Dunia
usaha berperan cukup tinggi artinya tk kesejahteraan
masyarakat cukup meyakinkan adanya peran dunia
usaha. Dunia usaha mampu memantapkan
pertumbuhan ekonomi serta mampu mendistribusikan
manfaat dari pertumbuhan ekonomi tsb

13
Teori perusahaan.....
• Para pemasok modal, tenaga kerja, dan
sumberdaya lainya telah menerima hasil dari
sumbangannya dlm dunia usaha. Konsumen
memperoleh manfaat baik kuantitas dan
kualitas produk dan jasa yg mereka konsumsi.
• Pajak atas laba perusahaan telah
meningkatkan penerimaan pemerintah yg pd
akhirnya akan meningkatkan pelayanan
pemerintah kepada masyarakat.

14
Kesulitan yg dapat menghalangi
kesejahteraan sosial
• Di dalam perekonomian • Pasar oligopoli....
bebas.... Kelompok ttt Beberapa perusahaan
mendapatkan pangsa berkolusi menetapkan
pasar (monopoli) harga dg membatasi
shingga dpt output shngga harga
mengekploitisir tinggi, oleh karenanya
konsumen, perusahaan menurunkan
dpt menetapkan hrga kesejahteraan
tinggi dan dpt laba masyarakat
tinggi

15
Lanjutan...
• Pd kondisi tertentu para • Perusahaan membebani
pekerja dieksploitisir .... biaya kpd masyarakat
Pemerintah buat UU yg melalui kegiatan produksi
menjamin kekuatan tawar perusahaan. Misal
antara pengusaha dan limbah/polusi akibatnya
pekerja. Di indonesia masyarakat keluar biaya
muncul adanya UMR untuk jaga kesehatan,
bersihkan rumah, yg
seharusnya perusahaan
mengeluarkan bea sosial
untuk masyarakat

16
Ilmu pengambilan keputusan
diklasifikasi menjadi dua
Keputusan terprogram Keputusan yg tak terprogram
• Adalah tindakan menjatuhkan • Adalah keputusan yg diambil
pilihan yg berlangsung dalam usaha memecahkan
berulang kali dan diambil masalah-masalah baru yg
secara rutin di dalam belum pernah dialami
organisasi. Biasanya sebelumnya (jarang terjadi),
menyangkut pemecahan tidak terstruktur dan biasanya
masalah yg sifatnya teknis sukar mengenali bentuk dan
serta tidak memerlukan dampaknya. Keputusan yg
pengarahan dari tk manajerial tidak terprogram ini menuntut
yg lebih tinggi . Biasanya daya nalar yg tinggi. Oleh
prosedur dan langkah-langkah karenanya keputusan golongan
yg ditempuh telah dituangkan ini yg lebih banyak dilakukan
dalam buku pedoman / para manajer pd tingkat atas
kebiasaan yg berlaku (top manajer)

17
Proses pengambilan keputusan
1. Mengidentifikasi masalah, membuat definisinya menentukan tujuan
2. Mengumpulkan dan mengolah data sehingga tersedia informasi yg
mutakhir lengkap dapat dipercaya dan tersimpan dg baik
3. Mengidentifikasi berbagai alternatif yg mungkin ditempuh
4. Menganalisa mengkaji setiap alternatif yg telah diindentifikasikan
untuk mengetahui kelebihan dan kekuranganya
5. Menentukan pilihan pada satu alternatif yg terbaik
6. Melaksanakan keputusan yg diambil
7. Menilai apakah hasil yg diperoleh sesuai dengan harapan dan rencana
atau tidak

18
INTERDISIPLINER DLM MENGAMBIL KEPUTUSAN

Filsafat agama Ilmu ekonomi, statistik

Sistem nilai Kemanfaatan


dan estetika probabilitas

psikologi Perilaku Proses Perilaku Sosiologi


individu pengambilan kelompok psikologi
keputusan

Model simulasi lingkungan

Matematika, Hukum, antropologi, ilmu


inforamatika politik

19
Pertemuan ke : 3

OPTIMISASI EKONOMI

20
Optimisasi Ekonomi
• Dalam ekonomi manajerial tujuan pokok manajemen adalah
memaksimumkan nilai perusahaan. Optimisasi merupakan
proses penentuan kemungkinan penyelesaian yg terbaik
suatu masalah.
• Variabel kunci dlm hubungan ekonomis meliputi Nilai Total,
(TR) Nilai Rata-rata (AR), dan Nilai Marginal (MR).
• Analisa optimalitas merupakan penentu nilai
maksimum/minimum dari sebuah fungsi. Dengan kalkulus
dengan cara menghitung turunan suatu fungsi total dan
menyamakan turunan tsb dengan nol (dy/dx= 0) untuk
menentukan titik optimum/minimum.
• Untuk menentukan apakah suatu nilai mks/minim, turunan
kedua harus dihitung yakni jika d2y/dx2 negatif maka nilai
titik tsb adalah maksimum, jika positif maka nilai minimum

21
FORMULA
pendapatan Biaya
• TR = f (Q) • TC = FC + VC
• TR = P . Q • MC = turunan TC
• AR = TR/Q
• TC = total biaya
• MR = turunan TR
• MC = biaya marginal
• TR = pendapatan total
• FC = biaya tetap
• P = harga
• Q = jumlah • VC = biaya variabel
• MR = pendapatan marginal

22
Optimisasi terkendala.....
maksimisasi minimisasi
• Kendala maksimisasi adalah • Kendala Minimisasi adalah
pada Laba, penerimaan pada biaya.
atau output. perusahaan tunduk kepada
• Hal tersebut perusahaan : kendala kualitas dengan
tunduk kepada : kendala output yg bermutu
sumber daya yang ada

23
Quiz 1
• Fungsi produksi yang dihadapi oleh produsen
ditunjukan oleh Y = 150x² – 2x³, dimana Y
adalah jumlah produk yg dihasilkan dan x
jumlah input yg digunakan. Ditanyakan :
1. Bentuklah fungsi produk rata-rata
2. Berapa produk total dan produk rata-rata jika
digunakan 70 unit input
3. Berapa produk marginal jika input 1 unit?

24
Quiz 2
• Biaya total yang dikeluarkan oleh pabrik
ditunjukan oleh persamaan
TC = Q³ – 90Q² + 250Q + 56.500.
ditanyakan :
1. pada tingkat produksi berapa unit biaya
marginalnya minimum?
2. Berapa besarnya biaya marginal minimum tsb?
3. Berapa besarnya biaya total pada produksi tsb?

25
Quiz 3
• Seorang produsen menghadapi fungsi
permintaan P = 100 – 4Q dan biaya totalnya
TC = 50 + 20Q. Ditanyakan :
1. Hitunglah tingkat produksi yang
menghasilkan laba maksimum?
2. Besarnya laba maksimum dan harga jualnya
per unit

26
Optimisasi fungsi dg variabel
majemuk
• Hampir semua hubungan ekonomi
menggunakan 2 variabel atau lebih.
• Untuk menganalisis hub variabel majemuk
yakni bagaimana perubahan dari setiap
variabel independen mempengaruhi variabel
independen dengan menganggap pengaruh
seluruh variabel independen lainya konstan.
Yakni dengan cara turunan parsial untuk
masing-masing variebel (dy/dx dan dy/z)
27
Optimisasi terkendala
• Proses pengambilan keputusan yg dihadapi
manajer ada berbagai kendala yg membatasi
pilihan yg tersedia bagi manajer
• Contoh manajer pemasaran ditugaskan untuk
memaksimumkan penjualan dengan kendala
tidak boleh melebihi anggaran iklan yg
ditetapkan
• Ada 2 cara menghitung nya :
1. Cara substitusi dan
28
2. angka pengganda Lagrange
Kasus
• Sebuah Persh memproduksi barang produk
dengan menggunakan 2 pabrik dan bekerja
dengan fungsi biaya total adalah
• TC = 3X² + 6Y² – XY, dimana :
• X merupakan output untuk pabrik 1
• Y merupakan output pabrik 2
• Manajemen akan berusaha menentukan
kombinasi biaya terendah bahwa produk total
adalah 20 unit.
• Berapa besar output (X) pabrik 1 ....? 29
Jawab :
• Masalah optimisasi terkendala tsb dapat
ditulis sbb :
• Dengan kendala X + Y = 20 ===== X = 20 - Y
• Maka TC = 3(20 – Y)² + 6Y² – (20 – Y)Y
• TC = 1.200 – 140Y + 10Y²
• TC’(turuna 1 TC) = 0 = - 140 + 20Y
• 20Y = 140 Y=7
• Turunan 2 TC = +20 (artinya titik minimum)
• Jadi X + Y = 20. Y = 7 maka X = 13 30
Ketidakpastian, probabilitas dan
nilai harapan
• Probabilitas digunakan untuk mengukur
secara kuantitatif berbagai kemungkinan
kejadian yg tidak pasti.
• Variabel random merupakan variabel yg
memiliki nilai tidak pasti tetapi mempunyai
distribusi probabilitas yg diketahui. Ingat
contoh pada pelemparan dadu, pertandingan
sepakbola, perkiraan laba dlm probabilitas
tertentu.... Perusahaan tidak dapat
memastikan berapa laba yg akan diperolehnya
pada tahun depan, tapi perusahaan tsb yakin
31
Sikap terhadap risiko
• Pelaku ekonomi selalu dihadapkan pada
ketidakpastian. Tidak tahu dg pasti tentang
harga, kondisi pasar, dsb.
• Kelompok manusia ada 3 yakni :
1. Risk averse ( tidak suka ambil risiko)
2. Risk neutral (tidak bisa dipengaruhi untuk
menolak atau mengikuti)
3. Risk seeker (senang mengambil risiko)
32
Perumusan masalah Penentuan tujuan

Peramalan dampak Pemcarian alternatif

Penentuan pilihan Analisis sensivitas

LANGKAH-LANGKAH PENGAMBILAN KEPUTUSAN


33
1. Pembatasan/perumusan
masalah
• Masalah diarahkan pada usaha untuk
menentukan dengan jelas batasan-batasan
keputusan apa yg akan dibuat, mencakup
alternatif-alternatif apa yg ada.
• Biasanya ditanyakan : apa yg dihadapi, siapa
yg akan memutuskan, bagaimana keadaan yg
melatarbelakangi pengambilan keputusan,
bagaimana pengaruhnya thd tujuan-tujuan
manajemen
34
2. Penentuan tujuan
• Biasanya pertanyaan : apa tujuan
pengambilan keputusan, bagaimana
seharusnya pengambil keputusan tsb menilai
hasilnya dibandingkan dengan tujuanya,
bagaimana jika pengambil keputusan tsb ingin
mencapai tujuan yg bertentangan satu sama
lain
• Di sektor swasta hampir semua keputusan
ditujukan untk mendapatkan laba, sementara
di pemerintah mempunyai tujuan yg lebih luas
35
3. Pencarian alternatif
• Pertanyaan : apa alternatif tindakan untuk
pencapaian tujuan, variabel apa saja yg dapat
dikendalikan, apa kendala yg dihdaapi dalam
pencapaian tujuan itu
• Lalu apa yag akan dipilih atas alternatif tsb.
• Pengambil keputusan yg ideal akan
membeberkan semua kemungkinan pilihan
yag ada dan kemudian memilih satu di
antaranya yg akan memberikan hasil yg
terbaik bagi pencapaian tujuanya. Namun 36
4. Peramalan dampak
• Diamati : bagaiamana konsekuensi dari setiap
alternatif pilihan, jika hasil yg diharapkan tidak
pasti bagamaina sifatnya, dapatkan informasi
yg lebih baik diperoleh untuk meramalkan
sauatu hasil
• Dengan menggunakan model statistik
probabilitas jika pengambilan keputusan
dalam keadaan yg mengandung risiko atau
ketidakpastian
37
5. Penentuan pilihan
• Jika semua variabel dlm pengambilan
keputusan bisa dikuantifikasikan maka kita
dapat menggunakan beberapa metode
tertentu untuk mendapatkan keputusan yg
opaling optimal.
• Metode tsb antara lain : analisis marjinal,
programasi linier, analisis manfaat biaya.

38
6. Analisis sensivitas
• Bagaimana sifat dari masalah yg menentukan
pilihan yg optimal, bagaimana pengaruh
perubahan keadaan-keadaan tertentu terhadap
keputusan yg optimal yg diambil, apakah pilihan
tsb peka terhadap perubahan-perubahan variabel
ekonomi utama yg terabaikan oleh pengambil
keputusan tsb
• Menjelaskan bagaimana suatu keputusan yg
optimal akan berubah jika fakta-fakta ekonomi
utama berubah
• Kegunaan analisis ini : 1) beri info faktor-faktor
kunci dlm permasalahan yg mempengaruhi
keputusan. 2) menelusuri pengaruh perubahan- 39
Contoh : optimisasi
Soal 1 jawab
• Biaya total yg dikeluarkan oleh • TC = Q³-90Q²+250Q+56.500
pabrik ditunjukan persamaan TC • MC minimum bila MC’ = 0
= Q³-90Q²+250Q+56.500 • TC’ = 3Q² – 180Q + 250
• Ditanyakan : • TC” = 6Q – 180
1. Pada tingkat produksi berapa • 0 = 6Q – 180 Q = 30
besar biaya marginalnya
minimum? • MC = 3(30)² – 180(30) + 250
2. Berapa besarnya biaya marginal • MC = - 2.450
minimum tsb? • TC = (30)³ – 90(30)² + 250(30) +
3. Berapa besarnya biaya total 56.500
pada tingkat produksi tsb? • TC = 10.000

40
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN

PERILAKU KONSUMEN
TEORI PERMINTAAN
PENAKSIRAN FUNGSI PERMINTAAN

41
Pertemuan ke 4

PERILAKU KONSUMEN

42
PERILAKU KONSUMEN
• Untuk mempelajari permintaan pasar suatu komoditi
tertentu maka perlu mempelajari perilaku konsumen
• Konsumen merupakan Salah satu pelaku ekonomi .
• konsumen diasumsikan selalu memaksimumkan
kepuasanya dengan kendala yg diahdapinya.
Permasalahanya adalah konsumen mengahdapi
banyak pilihan dlm mengalokasikan anggaran untuk
membeli sejumlah barang.
• Konsumen mampu memberikan peringkat thd pilihan-
pilihanya. Konsumen memiliki preferensi dan
keterbatasan anggaran untuk memenuhi harga-harga
barang
• Pendekatan yg digunakan dlm menganalisis penentuan
pilihan konsumen terhadap suatu barang jasa ada 3 : 43
1. Pendekatan utilitas
• Asumsi-asumsi pendekatan utilitas
1. Tingkat kepuasan total konsumen merupakan fungsi
dari kuantitas berbagai barang
2. Konsumen akan memaksimumkan kepuasanya
tunduk pada anggaran
3. Utilitas dapt diukur dengan kardinal (dapat
dilipatgandakan)
4. MU (marginal Utility) : perubahan TU yg disebabkan
oleh tambahan 1 unit barang yg dikonsumsi.
pendekatan ini bahwa kepuasan konsumen yg
maksimum , dengan batasan anggaran yg ada, terjadi
pada waktu perbandingan antara kepuasan marginal
(MU) dan tingkat harga (P) untuk barang yang satu
SAMA BESARNYA dengan perbandingan antara 44
kepuasan marginal dan tingkat harga untuk barang
2. Pendekatan kurve indiferens
• Kurve indeferens adalah kurve yg menunjukan kombinasi konsumsi
barang-barang yg menghasilkan tk kepuasan yg sama.
• Kepuasan konsumen yg maksimum dalam mengkonsumsi barang
dengan batasan anggaran yag ada terjadi pada tingkat konsumsi
dimana kurve indiferen konsumen bersinggungan dengan garis
anggaran. Atau ketika slope kurve idiferen konsumen sama besar
dengan slope garis anggaran

• Asumsi-asumsi :
1. Tingkat kepuasan total konsumen merupakan fungsi dari kuantitas berbagai
barang
2. Konsumen akan memaksimumkan kepuasanya tunduk pada anggaran
3. Konsumen mempunyai skala preferensi
4. Marginal rate of Substitution (MRS) akan menurun seletah melampaui
suatu tingkat utilitas tertentu.
MRS adalah jumlah barang Y yg bisa diganti oleh 1 unit barang X pada
tingkat kepuasan yg sama
45
Kurve indiferens
• Ciri-ciri : • MRS akan menurun sepanjang
1. Semakin kekanan atas kurve indeferens. Jml barang Y
semakin tinggi tk yg bisa diganti oleh 1 unit
kepuasannya barang X, pada kurve
2. Tidak akan berpotongan satu indeferens yg sama, akan
sama lain menurun jika rasio barang X
dan Y naik.
3. Berslope negatif • Besar MRS = nilai negatif slope
4. Cembung ke arah origin kurve indeferens
• MRS = - slope = -dY/dX = - ∆Y/
Kepuasan konsumen yg ∆X
maksimum juga bisa tercapai
bila Marginal rate of
substitution (MRS) antara
barang yg dikonsumsinya
sama besar dengan rasio
antara harga barang tsb
46
QY KURVE INDIFEREN QY
GARIS ANGGARAN
K

II

I L

QX QX
II
I
QY
KESEIMBANGAN

47
QX
Kurve indeferens
• Garis anggaran : garis yg • Persamaan garis anggaran
menunjukan jml barang I = X.Px + Y.Py atau
yg dapat dibeli dg sejmlah • Y = I-X.Px/Py atau
pendapatan tertentu. Ciri-
ciri garis anggaran : • Y = I/PY – Px/Py . X
1. Slope negatif/linier • Slope garis anggaran =
selama harga tetap -Px/Py
2. Nilai semakin ke kanan • Slope = (I/Py)/(I/Px) atau
makin besar –I/Py . Px/I = -Px/Py
3. garis anggaran akan • Jadi I/Py merupakan titik
bergeser jika terjadi potong dg sumbu Y.
perubahan Koefisien hubungan
anggaran/harga kedua (-Px/Py) adalah
slopenya
48
Pilihan konsumen
• Konsumen akan memilih • Syarat keseimbangan adalah
sekelompok barang yg MRS = PX/Py
memaksimumkan • Slope kurve indiferen :
kepuasanya dg tunduk pada (∆Y/∆X) = - MRS
kendala anggaran. • Slope grs anggaran = -Px/Py
Sekelompok barang yg
memberikan tk kepuasan
tertinggi harus memenuhi • MRS sebesar 4, artinya
sarat : konsumen bersedia untuk
1. Kurve indiferen tertinggi menukar 4 unit barang Y
bersinggungan dg garis untuk 1 unit barang X
anggaran • Rasio harga sebesar 2
2. Terjadi titk singgung artinya masyarakat bersedia
antara kurve indiferen mepertukarkan 2 unit
terttinggi dg grs anggaran barang Y untuk 1 unit
barang x
49
3. Pendekatan atribut
• Pendekatan atribut merupakan gabungan 2
pendekatan utilitas dan indiferens.
• Pendekatan atribut didasarkan pada asumsi
bahwa perhatian konsumen bukan pada produk
secara pisik tetapi lebih ditujukan pada atribut
produk tsb. Rumah tangga telah membagi-bagi
anggaran untuk setiap kelompok kebutuhan.
• Seberapa banyak barang yg dibeli ditentukan oleh
besarnya anggaran dan harga barang ybs
• Garis batas efisiensi merupakan batas luar dan
kombinasi atribut yg dapat dicapai konsumen dg
batas anggaran ttt
• Keseimbangan konsumen terjadi manakala peta 50
kenyamanan GARIS BATAS Batas efisiensi
A
EFISIENSI
B
C

kelezatan kerlezatan

Maksimisasi kepuasan

51
Quiz 1... contoh
• Anas dalam mengkonsumsi barang x dan y
memiliki fungsi kepuasan total sbb :
TU = 17X + 20Y – 2X2 – Y2
• Apabila diketahui penghasilanya Rp22.000 per
bulan, harga barang x Rp3.000/unit dan
barang y=Rp4.000/unit maka tentukan :
1. Jml barang x dan y yg harus anas konsumsi agar
anas mendapatkan kepuasan yg maksimum
2. Pada tk pembelian tsb (soal 1) berapa besarnya
kepuasan total (TU), kepusan marginal barang 52
Jawab quiz 1
• TU = 17X + 20Y – 2X² – Y²
• Harga X(Px) = 3.000 Harga Y(Py) = 4.000
• Pendapatan anas (I) : 22.000
• Kendala :
• X.Px + Y.Py = I
• 3.000X + 4.000Y = 22.000
• 3X + 4Y=22 ............................................ >
persamaan 1
• Kepuasan maximum diperoleh bila :
• Mux/Px = Muy/Py
• Besar MUx = 17 – 4X Muy= 20 – 2Y 53
Lanjutan....
• Persamaan 1 dan persamaan 2 disubstitusikan
:
• 3X + 4Y=22 .........> dikali 3 9X + 12Y = 66
• 16X – 6Y = 8 .......> dikali 2 32X – 12Y = 16
+
• Ditemukan : 41X = 82 x=2
• Sehingga jika X = 2 pada 3X + 4Y=22 Maka Y =
4
• Jadi anas memperoleh kepuasan yg maximum 54
Lanjutan....
• Kepuasan marginal barang X adalah MUx
• dTU/dX = turunan TU(x) = 17 – 4X Untuk X =
2, maka MU(x) = 17 – 4.2 = 9
• dTU/dY = turunan TU(y) = 20 – 2Y untuk Y =
4, maka MU(y) = 20 – 2.4 = 12
• Jadi anas memperoleh kepuasan marginal
barang x sebesar 9 dan kepuasan marginal
barang y sebesar 12

55
Quiz 2...
• Seorang konsumen dalam berkonsumsi
menikmati utilitas sbb :
U=f(x,y)=20+2x+3xy+4y dan menghadapi
Pendapatan (M)=80, harga barang x (Px)=10
dan barang y (Py)=8
• Ditanyakan :
1. Berapa jml barang x dan y yg harus dibeli agar
utilitasnya maksimum?
2. Berapakan besarnya utilitas maksimum tsb?
3. Apabila Px menjadi 8 (ceteris paribus) berapa jml56
Jawab quiz 2
• Diketahui :
• harga barang X (Px) = 10
• Harga barang Y (Py)=8
• Pendapatan (M) = 80
• Kendala X.Px + Y.Py=M
• yakni 10X + 8Y=80 .............................(1)
• Kepusasan maximum tercapai bila MUx/Px = MUy/Py
• Mux = 2 + 3Y
• Muy = 4 + 3X jadi
• (2+3Y)/10 = (4 + 3X)/8
• 8(2+3Y)=10(4+3X)
• 16 + 24Y = 40 + 30X
57
• 30X – 24Y = - 24 ..................... (2)
Lanjutan....
• 10X + 8Y = 80 ..................... Di kali 3
• 30X – 24Y = - 24 ................ Di kali 1
• 30X + 24Y = 240
• 30X – 24Y = - 24........ +
• 60X = 216 X = 3,6..............................................................
Jwb : 1
• Jadi banyaknya X yhg harus dikonsumsi adalah 3,6
• Untuk X = 3,6 maka Y dicari dg dimasukan ke persamaan (1)
• 10X + 8Y = 80
• 10(3,6) + 8Y = 80 Y = 5,5................................................ Jwb
:1
• Besarnya TU pada X = 3,6 dan Y = 5,5 adalah
• TU = 20 + 2X + 3XY + 4Y
• TU = 20 + 2(3,6) + 3(3,6)(5,5) + 4(5,5) 58
Lanjutan......
• Kendala :
• X.Px + Y.Py = M
• 8X + 8Y = 80....... (1)
• Kepuasan max tercapai bila harga barang X (Px)
berubah men jadi 8 akan terjadi pada Mux/Px =
Muy/Py
• (2+3Y)/8 = (4+3X)/8
• 16 + 24Y = 32 + 24 X
• 2 + 3Y = 4 + 3X
• 3X – 3Y = -2 ........ (2)

59
Persamaan 1 dan 2 disubstitusikan
Lanjutan....
• 24X + 24Y = 240
• 24X – 24Y = - 16....... +
• 48X = 224 X=
4,7................................... Jwb : 3
• Untuk X = 4,7 maka
• 8(4,7) + 8 Y = 80
• 37,6 + 8Y = 80
• Y = 42,4/8 Y = 5,3
....................................... Jwb : 3
• TU = 20 + 2X + 3XY + 4Y
• TU = 20+2(4,7)+3(4,7)(5,3)+4(5,3)
60
Quis...
• Kepuasan seorang konsumen dari
mengkonsumsi barang X dan Y dicerminkan
oleh fungsi Utilitas U = X2Y3. jumlah
pendapatan konsumen Rp1.000, harga barang
X Rp 25/unit dan barang Y Rp 50/unit.
Ditanyakan :
1. Bagaimana fungsi marginal utilitasnya?
2. Berapa utilitas marginal tsb jika konsumen
menkonsumsi X sebanyak 14 unit dan 13 unit
barang Y?
3. Jelaskan apakah dengan mengkonsumsi 14 61
Jawab...
1. Fungsi MU x = 2XY3 Fungsi MU y = 3X2Y2
2. Jika x = 14 dan y = 13, maka Mu x = 61,516
dan Mu y = 99,372
3. Karena Mux ≠ Muy. ... Berarti kombinasi
konsumsi 14 unit X dan 13 unit Y tidak
memberikan kepuasan optimum

62
Pertemuan ke 5

TEORI PERMINTAAN

63
Permintaan

• Permintaan menunjukan jml barang dan jasa yg


akan dibeli konsumen pd periode wkt dan
keadaan tertentu
• Variabel penentu permintaan ada 3 golongan
yakni
1. variabel strategis : harga barang, advertensi, kualitas,
desain barnag saluran distribusi barang,
2. variabel konsumen : tk pendapatan, selera, harpan
terhadap harga dimasa mendatang,
3. variabel pesaing : harga br substitusi, barnag
komplementer, promosi br lain, kualitas, desain dll.
• Permintaan pasar adalah Jumlah permintaan- 64
permintaan individu terhadap suatu barang
P

10
KURVE PERMINTAAN
Q = 30 – 3P atau
P = 10 - Q

30
Q

65
Elastisitas
• Salah satu ukuran derajat kepekaan yg sering
digunakan dalam analisis permintaan adalah
Elastisitas.
• Elastisitas yakni persentase perubahan
kuantitas yg diminta sebagai akibat dari
perubahan nilai salah satu variabel yg
menentukan permintaan sebesar 1 persen.
• Elastisitas = ∆Q/∆X * X/Q
• Q = jml barang yg diminta,
• X = variabel dlm fungsi permintaan,
66
Macam elastisitas
• Elastisitas titik mengukur elastisitas pd titik tertentu yakni € X =
∂Q/ ∂X * X/Q. Pada limitnya yakni jika X sangat kecil maka ∆Q/∆Y =
∂Q/ ∂X (ini merupakan turunan parsial fungsi tsb pada X).
• Jadi elastisitas titik ditentukan melalui perkalian turuna fungsi
parsial dg fungsi permintaan pd suatu titik tertentu dengan
perbandingan X/Q pd titik tsb
• Contoh :
• Q = -3P + 1,5Y + 0,05Pend + 1.500C + 0,05I
• Artinya : permintaan akan mobil akan turun 3 unit untuk setiap
kenaikan harga rata-rata sebesar 1jt; permintaan akan naik
sebanyak 1,5 unit untuk setiap kenaikan pendapatan disposibel
rata-rata sebesar 1jt; permintaan akan naik sebanayk 0,05 unit
setiap tambahan penduduk sebanyak 1 orang; permintaan akan
naik sebesar 1.500 unit jika indek ketersidaan kredit naik 1 unit;
permintaan akan naik sebesar 0,05 unit setiap 1 jt yg digunakan
untuk beaya iklan
• Elastititas titik iklan sebesar ∂Q/ ∂I * I/Q = 0,05 * 67
100.000/8.504.000 = 0,58 artinya satu persen perubahan biaya iklan
lanjutan
• Elastisitas busur mengukur elastisitas rata-
rata pada kisaran tertentu dari sebuah fungsi
dengan formula : Elast busur = ∆Q/∆X * (X2 +
X1)/(Q2+Q1). Elast iklan sebesar 0,52 artinya
perubahan biaya iklan rata-rata 1% dlm
kisaran tertentu akan menyebabkan
perubahan permintaan akan barang sebesar
0,52%

68
Elastisitas harga
• Elastisitas harga adalah elastisitas yg menunjukan derajat kepekaan jml
produk yg diminta thd perubahan harga. Ceteris paribus.
• €p (titik) = ∂Q/∂ P * P/Q
• €p (busur) = (Q2-Q1)/(P2-P1) * (P2+P1)/(Q2+Q1)

• Misal Kurve Permintaan sbb


• Q = -3P+1,5Y+0,05Pend+1.500C + 0,05I....
• Jika P1=Rp9jt Q1=8.504.500 unit
• Jika P2=Rp9,5jt, Q2=7.004.500 unit.
• Maka : €p1 (titik)= (-3)*9.000.000/8.504.500 = -3,17. artinya 1% kenaikan
harga dari Rp9jt menghakibatkan penurunan kuantitas yg diminta 3,17%.
Tetapi pada
• Dan €p2 (titik) = (-3)*9.500.000/7.004.500 = - 4,07. pada tk harga 9,5jt,
1%kenaikan hatrga mengkibatkan penuruna kuantitas yg diminta 4,07%
• Ep (busur) = (7.004.500-8.504.500)/(9,5jt – 9.jt)*(9.5jt
+9jt)/7.004.500_8.504.500 = -1.500.000/500.000*18.500.000/15.509.000
= -3,58 artinya secara rata-rata 1% perubahan harga akan menyebabkan
perubahan kunatitas yg diminta sebesar 3,58% pd tingkat antara 9jt sd 69
9,5jt
Elastisitas harga
• Ada 3 kisaran elastisitas harga :
• I€pI > 1, permintaan yg elastis, TR turun jika harga
naik, TR naik jika harga turun
• I€pI = 1, permintaan yg elastis uniter. TR tidak
terpengaruh oleh peruabahan harga
• I€pI < 1, permintaan yg inelastis. TR naik jika
harga naik, TR turun jika harga tuirun
• Permintaan elastis yakni menunjukan prosentase
peeubahan kuantitas > prosentase perubahan
harga, maka suatu prpsentase kenaikan hargha
akan menyebabkan prosentase penurunan harga
lebih besar. Jadi jika permintaan elastis satu
kenaikan harga akan menurunkan TR 70
Harga/unit Elastisitas sepanjang kurve pernintaan linier

I€p I > 1

I€p I = 1

I€p I < 1

Kurve permintaan
P=a+bQ

Jml br yg dimintta
71
Hub antara Elastisitas dg
permintaan
P Q TR = P*Q MR=TR’ Elastisitas
100 1 100 - -
90 2 180 80 -6.33
80 3 240 60 -3,4
70 4 280 40 -2,14
60 5 300 20 -1,44
50 6 300 0 -1,00
40 7 280 -20 -0,69
30 8 240 -40 -0,47
20 9 180 -60 -0,29
10 10 100 -80 -0,16

72
Elastisitas pendapatan
• Elastisitas pendapatan merupakan suatu
ukuran kepekaan dari kuantitas yg diminta
terhadap perubahan pendapatan, (ceteris
paribnus)
• € I (titik) = ∂Q/∂I * I/Q
• € I (busur) = [(Q2-Q1)/(Q2+Q1)]/(I2-I1)/(I2+I1)
artinya menunjukan ukuran derajat kepekaan
rata-rata sec relatif dari permintaan akan
suatu produk tertentu terhadap perubahan
pendapatan pada kisaran I1 sampai I2 73
Elastisitas silang
• Elastisitas silang digunakan untuk melihat derajat
kepekaan dari permintaan akan suatu produk terhadap
perubahan harga produk lain.
• € Px (titik) = ∂Qy/∂Px * Px/Qy. ..... X, Y dua barang yg
berbeda
• Elastisitas silang untuk barang substitutif € Px > 0..... (+)
• Elastisitas silang untuk barang komplementer : € Px <0
.... (-)
• Mis : Qy=5000-0,3Pw+0,2Px-0,5Py+0,00001Pz+0,0037
• Turunan parsial Qy pada harga-harga barang lainya
• ∂Qy/∂Pw=-3 Barang W dan Y komplementer
• ∂Qy/∂Px=+0,2, Barang X dan Y substitutif 74
Quiz
• Soal 3 :
seorang konsumen dalam berkonsumsi
menikmati utilitas sbb :
U=f(x,y)=20+2x+3xy+4y dan menghadapi
Pendapatan (M)=80, harga barang x (Px)=10
dan barnag y (Py)=8
• Ditanyakan :
1. Berapa jml barang x dan y yg harus dibeli agar
utilitasnya maksimum?
2. Berapakan besarnya utilitas maksimum tsb?
3. Apabila Px menjadi 8 (ceterism paribus) berapa 75
Jawab quiz 3
• Diketahui : • 10X + 8Y = 80 ..................... Di kali 3
• harga barang X (Px) = 10 • 30X – 24Y = - 24 ................ Di kali 1
• Harga barang Y (Py)=8 • 30X + 24Y = 240
• Pendapatan (M) = 80 • 30X – 24Y = - 24........ +
• Kendala X.Px + Y.Py=M • 60X = 216 X = 3,6
• yakni 10X + 8Y=80 • Jadi banyaknya X yhg harus
.............................(1) dikonsumsi adalah 3,6
• Kepusasan maximum tercapai bila • Untuk X = 3,6 maka Y dicari dg
MUx/Px = MUy/Py dimasukan ke persamaan (1)
• Mux = 2 + 3Y • 10X + 8Y = 80
• Muy = 4 + 3X jadi • 10(3,6) + 8Y = 80 Y = 5,5
• (2+3Y)/10 = (4 + 3X)/8 • Besarnya TU pada X = 3,6 dan Y = 5,5
• 8(2+3Y)=10(4+3X) adalah
• 16 + 24Y = 40 + 30X • TU = 20 + 2X + 3XY + 4Y
• 30X – 24Y = - 24 ..................... (2) • TU = 20 + 2(3,6) + 3(3,6)(5,5) + 4(5,5)
• Persamaan 1 dan 2 disubstitusikan • TU = 108,6

76
Lanjutan jawaban quiz 3
• Kendala : • 24X + 24Y = 240
• X.Px + Y.Py = M • 24X – 24Y = - 16....... +
• 8X + 8Y = 80....... (1) • 48X = 224 X = 4,7
• Kepuasan max tercapai bila harga • Untuk X = 4,7 maka
barang X (Px) berubah men jadi 8 • 8(4,7) + 8 Y = 80
akan terjadi pada Mux/Px = Muy/Py • 37,6 + 8Y = 80
• (2+3Y)/8 = (4+3X)/8 • Y = 42,4/8 Y = 5,3
• 16 + 24Y = 32 + 24 X • TU = 20 + 2X + 3XY + 4Y
• 2 + 3Y = 4 + 3X • TU = 20+2(4,7)+3(4,7)(5,3)+4(5,3)
• 3X – 3Y = -2 ........ (2) • TU = 125,33
• Persamaan 1 dan 2 disubstitusikan • Elastisitas harga barang X adalah :
• 8X+8Y = 80 dikali 3 • ∆Qx/ ∆Px * Px/Qx
• 3X-3Y = -2........+ dikali 8 • (4,7 – 3,6)/(8 – 10) * 8/4,7 = - 0,936
• Jadia elastisitas harga barang x = -
0,936

77
Quiz
• Soal 4 :
• Diketahui fungsi permintaan barang X sbb : Qx = 50-2Px+1,5Py-
0,8Pz+0,05M.
• Apabila besarnya Px=10 satuan, Py=8 satuan dan Pz=6 satuan serta M=56.
• Qx : jml barang x yg diminta, Px : harga barang x, Py : harga barang y, Pz :
harga barang z
• M : pendapatan
• Ditanya :
1. Besarnya jml barang x yg diminta
2. Elastisitas harga akan barang x
3. Elastisitas silang antara barang x dan y
4. Elastisitas silang barang x dan z
5. Elastisitas pendapatan akan barnag x
6. Apakah permintaan barang x elastis/inelastis/unitery elastyis?
7. Apakah hubungan antara barang x dan y merupakan barang
substitusi/komplementer?
8. Apakah hubungan antara barang x dan z merupakan barang 78
substitusi/komplementer?
Jawab quiz 4
• Qx = 50-2Px+1,5Py-0,8Pz+0,05M
• Px=10 Py=8 Pz=6 M=56
• Qx = = 50-2(10)+1,5(8)-0,8(6)+0,05(56) = 40
• Jadi jml barang yg diminta sebanyak 40
• Elastisitas harga barang x : dQx/dPx * Px/Qx
• €xx = -2 * 10/40 €xx = - ½
• Elastisitas harga barang x dan y : dQx/dPy *
Py/Qx
• €xy = 1,5 * 8/40 €xy = 0,3
• Elastisitas harga barang x dan z : dQx/dPz * Pz/Qx
79
Lanjutan jawaban quiz 4

• Elastisitas harga barang x = ½. Karena < 1


maka permintaan barang adalah inelastis
• Elastisias silang antara barang x dan Y = 0,3,
karena positif maka barang x dan y saling
mengganti
• Elastisitas silang antara barang x dan z = -0,12,
karena negatif maka antara barang x dan z
saling komplementer
• Elastisitas pendapatan barang x = 0,07. karena 80
Quiz... 221D
• Fungsi permintaan akan suatu barang
ditunjukan oleh persamaan Qd=25 – 3P2.
• Ditanyakan :
• Tentukan elastisitas permintaannya pada
tingkat harga P=5

81
Jawab... 221D

• Qd=25 – 3P2.
• dQ/dP = Qd’ = - 6 P
• Elastisitas permintaan = dQ/dP * P/Qd =
• -6.P * 5/(25 – 3P2) =
• - 6.5 * 5/(25 – 3.52) = 3 (elastis)
• ep = 3 berarti bahwa apabila, dari kedudukan
P = 5, harga naik (turun) sebesar 1 persen
maka jml barang yg diminta aka berkurang
(bertambah) sebanyak 3 persen 82
Quis... 221D
• Permintaan akan suatu barang dicerminkan
oleh D=4 – P, dimana D melambangkan jumlah
barang yg diminta dan P adalah harga per unit.
• Ditanyakan :
• Hitunglah elastisitas permintaan pada timgkat
harga P=3 dan pada tingkat permintaan D = 3?

83
Jawab...
• dD/dP = - 1
• Pada P=3, D = 4 – 3 = 1
• maka elastisitas permintaannya = dD/dP * P/D
= -1 . 3/1 = - 3 (elastis)

• Pada D = 3, P = 1
• maka elastisitas permintaanya dD/dP * P/D =
• -1 . 1/3 = - 1/3 (inelastis)
84
Pertemuan ke 6

PENAKSIRAN FUNGSI PERMINTAAN

85
Penaksiran fungsi permintaan
• Kita mengetahui bahwa yang mempengaruhi
perubahan harga adalah pendapatan konsumen, harga
produk-produk yg berhubungan, selera, iklan, disain
produk dll
• Sayangnya informasi tsb tidak selalu tersedia, maka
dari itu pembuat keputusan harus mengumpulkan data
dengan menggunakan teknik riset dan analisis statistik.
Tentu saja tidak semua variabel independen dapat
dikendalikan
• Biasanya variabel yg dapat dikendalikan : Price,
Promotion, Place dan Disain produk
• Variabel yg tidak dapat dikendalikan : pendapatan
konsumen, selera, polapreferensi konsumen, tindakan
pesaing, penduduk, cuaca, kejadian politik, olah raga ,
86
sosial
Faktor yg mempengaruhi Harga
( faktor yg sulit dikendalikan)

Pendapatan

Selera Penduduk

Politik , dll Harga Desain

Iklan Pesaing

Cuaca

87
Marketing mix (4-P)
(faktor yg bisa dikendalikan)
Product

Place
Harga Price

Promotion

88
Fungsi permintaan dapat ditaksir
melalui riset pasar
Eksperimen
Survey
pasar

Wawancara Simulasi
Fungsi
Permintaan

89
Penaksiran fungsi permintaan
• Disain questioner adalah penting bagi ketepatan prediksi , wawancara dan
survey. Biasnya pewawancara dan kurangnya minat konsumen atau
informasi juga membuat distorsi taksiran yang diperoleh
• Pasar simulasi dan eksperimen pasar langsung, memungkinkan observasi
konsumen selama proses keputusan konsumsi dan kesimpulan dapat
ditarik dari perilaku aktual konsumen
• Teknik pemasaran langsung memberikan kesempatan yg ideal untuk
menguji dampak berbagai tingkat-tingkat harga yg berbeda atau variabel
strategik dan pasar uji regional berguna untuk mengetahui dampak dari
berbagai strategi dari tingkat pengecer
• Analaisis regresi dari data yg dikumpulkan memungkinkan perhitungan
koefisiensi fungsi permintaan juga perhitungan beberapa statistik yg
menunjukan keyakinan yg biasa digunakan untuk mendapatkan taksiran
• Analisis regresi adalah suatu alat untuk menaksir parameter-parameter
fungsi permintaan berdasarkan statistik antara 2 atau lebih variabel.

90
Metode penaksiran permintaan
• Metode Langsung Adalah metode yg melibatkan
konsumen, misalnya melalui wawancara, survey,
pasar simulasi dan eksperimen psar terkendali
• Metode tidak langsung Adalah dilakukan
berdasarkan data yg telah dikumpulkan dan
kemudian dilakukan upaya untuk menemukan
hubungan statistik anatar variabel dependen dan
independen (teknik korelasi sederhana dan
analisis regresi berganda)

91
Metode penaksiran permintaan

LANGSUNG Metode
TAK LANGSUNG
Penaksir (menggunakan data
(melibatkan an yg terkumpul, alat
konsumen, Perminta analisis regresi da
survey dll) an korelasi )

92
Metode riset pasar
VALS :
Values Penekanan
Citra diri
and pertanyaan :
Lifestyle 1. Siapa
oleh konsumennya
Stanford 2. Bagaimana
Research gaya hidupnya
Institute
(RSI) VALS 3. Mengapa beli
produk tsb

Produk yg
digunakan

93
Analisis regresi
• Analisis Regresi merupakan teknik statistik yg
digunakan untuk menemukan derajat
ketergantungan satu variabel terhadap variabel
lainya.
• Dalam analisis regresi membutuhkan observasi
untuk variabel independen/bebas X dan variabel
dependend/terikat Y yang berhubungan.
• Hasil analisis regres untuk menarik kesimpulan
dari pola hubungan yg ditunjukan oleh hasil
observasi.
94
persamaan regresi

Linier : Y = a + b1X1 + b2X2 + ....... bnXn + e

Kuadratik Y = a + b 1 X1 + b 2 X1 2 + b 3 X1 3

95
Contoh
Trend penjualan tiap tahun
penjulan Trend Y = a + bX

Y = penjualan th
X = Skala tahun

X tahun

96
Trend dicari metode least square
• Y = a + bX
• Rumuas Mencari :
• a = ∑Y/n b = ∑XY/ ∑X2

• Y = penjualan tiap tahun


• X = skala tahun dengan tahun ditengah = 0
• n = lama penjualan
• a = konstanta

97
Quis... Berapa penjualan th 2016,
2020..?
Tabel
Th
hitungan
Penjualan (Y)
metode
X XY
least
2
X
square
Y‘
2009 110 -3 -330 9 109,46
2010 112 -2 -224 4 116,64
2011 125 -1 -125 1 123,82
2012 135 0 0 0 131
2013 140 1 140 1 138,18
2014 145 2 290 4 145,36
2015 150 3 450 9 152,54
jml 917 0 201 28
(∑Y) (∑X) (∑XY) (∑X2)

2016 ........?
2020 ........?
98
jawab
• Cari nilai a
• yakni : ∑Y/n === 917/7 = 131
• Cari nilai b
• yakni : ∑XY/ ∑X2 ==== yaitu : 201/28 = 7,18
• Jadi persamaan peramalan : Y’ = 131 + 7,18 X
• Persamaan ini untuk menaksir penjualan untuk tahun yang
akan datang maupun th sebelumnya
• Jadi untuk tahun 2016, maka X nya 4, jadi jumlah penjualan
peramalan Y sebesar
• Y’ = 131 + 7,18 . 4 = 159,72
• Untuk peramalan penjualan tahun 2020 sebesar Y’ = 131 +
7,18 . 8 = 188,44

99
Analisis perilaku produsen

Teori produksi
Teori biaya

100
Pertemuan ke 7

TEORI PRODUSEN

101
teori produksi
• Fungsi produksi menghubungkan input dengan output. Fugsi produksi
menentukan tingka output maksimum yg bisa diproduksi dengan
sejujmlah input tertentu atau sebaliknya jumlah input minimum yg
diperlukan untuk memproduksi suatu tingkat output tetentu
• Keputusan yg perlu dipertimbangakn oleh produsen dalam berproduksi
adalah berapa output diproduksi dan berapa serta dalam kombinasi
bagaimana faktor-faktor produksi (input) digunakan
• Faktor-faktor produksi yg akan digunakan untuk memproduksi sejumlah
barang tertentu biasanya secara matematik digambarkan dalam bentuk
fungsi (persamaan) yakni fungsi produksi.
• Fungsi produksi adalah suatu persamaan matematis yg menunjukan
hubungan fungsional antara jml keluaran output maksimum yg dapat
dihasilkan dalam satu propses produksi tertentu dan satu set masukan
(faktor produksi) yg digunakan oleh produsen pada tingkat teknologi
tertentu pula
• Fungsi produksi berbetuk Q = f(X,Y)

102
teori produksi
• Masukan atau input atau faktor produksi dikelompokan menjadi 2 yakni :
input tetap dan input variabel.
1. Input tetap : tidak bisa diubah jumlahnya secara cepat dlm periode
waktu relatif singkat
2. Input variabel : dapat diubah jmlahnya secara cepat dalam waktu yg
relatif singkat
Dalam proses produksi jangka pendek yakni proses dimana produsen
tidak sempat mengubah input tetapnya, penambahan input variabel
secara terus menerus akan mengakibatkan output total bertambah
dengan tingkat tambahan yang semakin kecil. Dan pada waktu
penggunaan input tsb telah mencapai tingkat yg maksimal maka
tambahan input variabel tidak lagi akan menambah output total. Bahkan
selebihnya dari penggunaan input tsb malah justru akan mengurangi
output total. Pola hubungan input-output seperti itu merupakan
pencerminan dari prinsip tambahan hasil produksi yang semakin
berkurang “the principle of diminishing marginal physical return”

103
Produksi rata-rata
• Produksi rata-rata (AP) dari suatu faktor produksi
variabel produksi tertentu adalah produksi rata-
rata yang dapat dihasilkan dari penggunaan 1
faktor produksi variabel tsb di dalam suatu proses
produksi. AP dapat diperoleh dengan membagi
TP yang dihasilkan dengan jumlah faktor produksi
variable yang digunakan dalam proses produksi
• APL = TP/L dimana :
• APL = besarnya produksi rata-rata tenaga kerja (L)
• TP = besarnya produksi total
• L = faktor produksi tenaga kerja (input variabel)
104
Produksi marginal
• Produksi Marjinal (MP) suatu faktor produksi adalah
menunjukan berubahnya produksi total secara rata-
rata dari pertambahan satu satuan faktor produksi
variabel. MP dapat diperoleh dengan jalan membagi
besarnya perubahan produksi total dengan besarnya
perubahan faktor produksi variabel yang digunakan di
dalam proses produksi
• MPL = ∆TP/∆L
• MPL = produksi marginal tenaga kerja L
• ∆TP = perubahan prodiksi total
• ∆L = perubahan faktor produksi tenaga kerja sebagai
faktor produksi variabel

105
Garis isoquant
• Dalam proses produksi yang menggunakan 2 faktor produksi variabel, alat analisis yuang digunakan
untuk melihat hubungan fungsional antara output dan faktor produksi adalah garis isoquant
• GARIS ISOQUANT adalah garis yang menunjukan berbahgai kemungkinan kombinasi dua faktor
produksi yang menghasilkan jumlah produksi (output) yang sama besar
• Ciri-cirinya :
1. Pada daerah tertentu berlereng negatif
2. Cembung ke arah nol
3. Tidak saling berpotongan antara isoquant yang satu dg yang lain
4. Isoquant yang letaknya semakin jauh dari skala o menunjukan jumlah utput yang semakin besar
• Bentuk cembung garis isoquant ke arah skala nol menunjukan bahwa kemampuan mengganti
secara teknik antara faktor produksi yang lain itu semakin lama semakin berkurang
• Kurva isoquant diperoleh dari fungsi produksi
• Kurve isoquant dapat digunakan untuk menentukan kombnasi penggunaan input-input untuk
menghasilkan suatu tingkat output tertentu dengan ongkos total yang minimum (least cost
combination/LCC)

106
Garis isoquant
• LCC dari penggunaan x1, x2......xn dapat dicapai apabila
perbandingan antara produksi marjinal dari masing-
masing input dengan harga masing-masing input sama
besar
• MPPx1/Px1 = MPPx2/Px2=.........MPPxn/Pxn
• Produsen yg berproduksi pada LCC belum tentu
berproduksi pada tingkat keuntungan maksimum. Pada
keadaan LCC produsen hanya dapat mencapai biaya
minimum saja. Untuk mencapai keadaan yang
optimum apabila outputnya dipilih sedemikian rupa
sehingga MPP/P untuk semua input sama dengan 1/PQ
• Dalil keuntungan maksimum .......MPPxn/Pxn = 1/PQ

107
Garis isocost
• Kemampuan produsen dalam membeli faktor produksi yang digunakan dalam
proses produksi dibatasi oleh dana yang tersedia. Kemampuan produsen ini
biasanya ditunjukan oleh garis isocost.
• Garis isocost adalah garis yang menujukan berbagai kombinasi faktor produksi
yang dapat dibeli produsen pada tingkat dana tertentu dan harga faktor produksi
tertentu pula.
• Garis isocost menunjukan batasan seberapa jauh produsen dapat membeli faktor-
faktor produksi yang dibutuhkan
• Kombinasi faktor produksi yang optimal dalam artian yang menghasilakn output
maksimum dengan dana yang optimum/tertentu yang memerlukan pengeluaran
terkecil (least cost combination) untuk menghasilkan sejumlah output tertentu,
terjadi pada waktu garis isoquant tepat bersinggungan dengan garis isocostnya
• MRTS of L for K = w/r
• MRTS of L for K = marjinal rate of tecnical substitution atau tingkat batas
penggantian secara teknis
• W = tingkat harga tenaga kerja (upah)
• R = tingkat harga modal (bunga)

108
Fungsi produksi Cobb-Douglas
• Dalam fungsi produksi yang menggunakan 2 input variabel, ada sebuah bentuk
fungsi produksi yang unik yakni fungsi produksi cobb douglas. Fungsi produksi ini
homogen dan dapat bersifat menurun, tetap dan naik.
• Kelebihan fungsi produksi cobb-douglas adalah dapat dengan mudah mengetahui
aspek-aspek produksi marjinal, produksi rata-rata, tingkat kemampuan batas untuk
mengganti aspek-aspek antara input yang satu dengan yang lain, intensitas
penggunaan faktor produksi dan efisiensi proses produksi secara keseluruhan
• Bentuk fungsi produksi Cobb-Douglas Q = AL bKc
• Q = output
• L, K = input
• A, b dan c = konstanta

• Fungsi cobb-douglas dapat diturunkan beberapa aspek produksi sbb :


• Produksi Marjinal (MP) :
• Dari L(MPL) = dQ/dL Dari K (MPK) = dQ/dK

109
Fungsi produksi Cobb-Douglas
• Tingkat batas produksi penggantian secara teknis (marginal rate of tecnical
substitution antara faktor produksi L terhadap K/MRTSL for K
• MRTS L for K = (dQ/dL)/(dQ/dK)
• Intensitas penggunaan faktor produksi. Dalam model fungsi produksi cobb-
douglas, intensitas penggunaan faktor produksi dapat dilihat dari rasio antara b
dan c :
1. Semakin besar nilai b/c maka proses produksi itu cenderung banyak
menggunakan faktor produksi tenaga kerja (Labor intensive)
2. Semakin kecil nilai b/c maka proses produksi itu cenderung lebih banyak
menggunakan faktor produksi modal (capital intensive)
• Derajat perubahan output apabila semua input berubah dengan proporsi yang
sama (return to scala) :
1. Bila b + c > 1, fungsi produksi menujukan perubahan yang lebih dari sebanding
terhadap skala (increasing return to scala)
2. Bila b + c = 1, fungsi produksi menujukan perubahan yang sebanding terhadap
skala (constan return to scala)
3. Bila b + c < 1, fungsi produksi menujukan perubahan yang kurang sebanding
terhadap skala (decreasing return to scala)

110
Quiz teori produksi....
• Soal 1
• Diketahui fungsi produksi jangka pendek seorang produsen adalah
Q = 3L + 2L2 – 0,1 L3
• Q = jumlah output
• L = input L(tenaga kerja)
• Ditanyakan :
1. Bagaimana bentuk fungsi produksi rata-rata (APL)?
2. Bagaimana bentuk fungsi produksi marjinal (MPL) ?
3. Apabila produsen menghendaki produksi total TP maksimum,
tentukan besarnya input L yang harus digunakan?
4. Apabila produsen menghendaki produksi rata-rata (APL)
maksimum tentukan berapa input L yg harus digunakan?

111
Quiz teori produksi
• Soal 2 :
• Tabel di bawah ini menunjukan produksi marjnal (MP) dari input A dan input B yg
digunakan dlm proses produksi :
• Input A MP-A input B MP-B
• 4 9 7 6
• 5 8 8 5
• 6 7 9 4
• 7 6 10 3
• 8 5 11 2
• Bila diketahui harga input A (Pa) Rp2,- per unit dan harga B (Pb) Rp 1,- per unit
sedangkan anggaran yg tersedia untuk membeli kedua input tsb sebesar Rp19,-
maka tentukan :
1. Besarnya input A dan input B yang harus digunakan agar perusahaan tsb
berproduksi pd tingkat biaya terendah (least cost combination?
2. Tingkat harga output agar produsen memperoleh keuntungan yang maksimum

112
Jawab quiz 1
• TP = 3L + 2L2 – 0,1 L3
• APL = TP/L = 3+2L – 0,1 L2
• MPL = dTP/dL = 3+4L – 0,3 L2
• Produksi TP maksimum bila dTP/dL = 0
• Maka dTP/dL = 3+4L – 0,3 L2 = 0
• Diperoleh L1 = - 0,67 dan L2 = 14,02
• Karena jml input tidak mungkin negatif, maka yg diambil
nilai L2, jadi TP max pd tingkat penggunaan L sebanyak 14
• Produksi rata-rata L (APL) maksimum bila dAPL/dL = 0
• APL = TP/L = 3+2L – 0,1 L2
• dAPL/dL = 2 – 0,2 L = 0 maka L = 10

113
Jawab quiz 2
• Besarnya input A dan B yug harus digunakan agar berproduksi pd tingkat
biaya terendah (LCC)
• Harga input A(Pa) = Rp2
• Harga input B (Pb) = Rp1
• Anggaran (I) = Rp19
• Syarat LCC MP-A/Pa = MP-B/Pb dan A*Pa + B*Pb = I
• Lihat tabel soal : MPA = 8 pd penggunaan input A =5
• MP-B = 4 pd penggunaan input B = 9
• 8/2 = 4/1 dan 5*2 + 9*1 = 19 ..... Ini terbukti
• Jadi kombinasi input dengan biaya produksi minimum tercapai pada
penggunaan input A sebanhyak 5 unit dan input B sebanyak 9 unit
• Syarat optimum (keuntungan max ) MPA/Pa = MPB/Pb = 1/Pq dimana Pq
adalah harga output = 8/2 = 4/1 = 1/Pq Pq = ¼
• Jadi agar meperoleh laba yg maksimum, prlodusen harus menjual output
pada harga (Pq) = 1/4

114
Latihan
• Quiz (151)
• Penerimaan total yg diperoleh sebuah peruahaan
ditunjukan oleh persamaan TR = - 0,10Q² + 20Q. Sedangkan
TC= 0,25Q³ – -3Q² + 7Q + 20. hitung profit perusahaan tsb
jika dihasilkan dan terjual barang sebanyak 10 unit dan 20
unit?
• Quiz (153)
• Fungsi produksi yg dihadapi oleh seorang produsen
ditunjukan oleh persamaan P=9X² – X³. bentuklah
persamaan produk rata-rata serta hitunglah produk total
dan produk rata-rata jika digunakan masukan sebanyak 6
unit. Berapa produk marjinalnya jika masukan yg digunakan
ditambah 1 unit?

115
• Quiz (221)
• Fungsi permintaan akan suaru barang ditunjukan oleh persamaan Qd=25 –
3P². tentukan elastisitas permintaanya pad atingkat harga P=5
• Quiz (221)
• Permintaan akan suatu barang dicerminkan oleh D=4 – P, dimana D adalah
jml barang yg diminta dan P adalah harga per unit. Hitung elastisitas
permintaanya pada tingkat harga P=3 dan pada permintaan D=3
• Quiz (223)
• Fungsi produksi suatu barang ditunjukan oleh persamaan P=6X2 – X3.
hitung elastisitas produksinya pada tingkat penggunaan faktor produksi
sebanyak 3 unit dan 7 unit
• Quiz (236)
• Andaikan C=Q3 – 6Q2 + 15Q. Buktikan bahwa biaya rata-rata minimum
sama dengan biaya marginal

116
• Quiz (259)
• Kepuasan seorang konsumen dari mengkonsumsi barang x
dan y dicerminkan oleh fungsi utilitas U=X2Y3. jumlah
pendapatan konsumen Rp1.000, harga barang X Rp25/unit
dan harga barang Y Rp50/unit. Ditanya :
1. Bentuklah fungsi utilitas marginal untuk masing-masing barang
2. Berapa utilitas marginal tsb jika konsumen mengkonsumsi 14
unit X dan 13 unit Y?
3. Jelaskan apakah dengan mengkonsumsi 14 unit X dan 13 unit Y
kepuasan konsumen optimum atau tidak ?
4. Hitung kombinasi konsumsi X dan Y yang memberikan
kepuasan optimum, serta besarnya nilai kepuasan optimum?

117
Ujian Tengah Semester

Bahan dari awal sampai pertemuan


ke 7

118
Pertemuan ke 8

TEORI BIAYA

119
Teori biaya
• Yang dimaksud biaya adalah semua beban yang harus ditanggung
oleh produsen untuk menghasilkan barang / jasa agar siap
digunakan oleh konsumen. Salah satu biaya yang harus ditanggung
oleh produsen dalam proses produksi adalah biaya yang harus
dikeluarkan untuk membeli faktor-faktor produksi yg akan
digunakan dalm proses produksi. Dengan demikian apabila harga
faktor produksi dimasukan ke dalam fungsi produksi maka diperoleh
fungsi biaya produksi.
• Fungsi biaya produksi adalah sebuah fungsi yg menunjukan
hubungan antara besar kecilnya biaya produksi yg dikeluarkan
produsen dengan sedikit-banyaknya output yg dapat dihasilkan per
satu kegunaan produksi
• Ada 2 jenis biaya : biaya tetap (FC) dan biaya variabel (VC). Jumlah
keduanya adalah Total Cost (TC ). Besar TC = FC + VC

120
Makna Biaya-biaya....
• Biaya relevan adalah biaya yang digunakan untuk suatu
penggunaan tertentu. Misal biaya bahan baku untuk proses
produksi, biaya pengisian formulir pajak oleh tenaga kerja, dll
• Biaya tumbal (opportunity cost) adalah semua keputusan
didasarkan pada pilihan-pilihan diantara tindakan-tindakan
alternatif. Biaya tumbal dari sebuah sumberdaya ditentukan oleh
nilai penggunaan alternatif yg terbaik dari sumberdaya tsb
• Biaya inkremental : perubahan biaya secara keseluruhan yang
disebabkan oleh suatu keputusan. Mencakup biaya variabel, biaya
setiap perubahan biaya tetap.
• Sunk cost merupakan biaya yang dikeluarkan karena potensi atau
kekayaan yang melatarbelakangi usulan suatu proyek
• Biaya eksplisit merupakan biaya yang dikeluarkan jelas untuk
keperluan tertentu (mis : bea lsitrik, tenaga kerja dll)

121
• Biaya implisit biaya yang dikeluarkan berkenaan dengan
setiap keputusan yang diambil dan lebih sulit dihitung.
• Biaya Jangka pendek : periode dimana bebrapa faktor
produksi yg digunakan perusahaan tidak bisa diubah-
ubah...., dan sebaliknya jk panjang
• Biaya tetap/Fixed Cost: biaya-biaya yang tidak tergantung
pada tingkat oputput. Misal biaya sewa, pinjaman modal,
gaji direksi, pajak kekayaan dll
• Biaya Variabel/variable Cost : biaya yang berubah-ubah
sesuai denagn perubahan output. Misal biaya tenaga kerja,
biaya komisi penjualan. Dalam jangka panjang semua biaya
adalah variabel

122
MC dan AC
• Biaya Marginal (MC ) adalah perbandingan antara
perubahan biaya dengan perubahan output.
MC=dTC/dQ
• Biaya rata-rata (AC) adalah biaya yg dikeluarkan untuk
memproduksi setiap unit output. AC = TC/Q
• Biaya tetap (FC) adalah pengeluaran produsen untuk
membiayai faktor produksi tetap seperti tanah, sewa
gedung dll.
• Biaya produksi variabel (VC) pengeluaran produsen
untuk membiayai faktor-faktor produksi yang bersifat
variabel seperti bahan baku, tenaga kerja dll

123
Analisis pulang pokok (BEP)
• Average Fixed Cost AFC = TFC/Q
• Average Variable Cost AVC = TVC/Q
• Average Total Cost AC = TC/Q
• Marginal Cost MC = ∆TC/ ∆Q = dTC/dQ

• Pulang pokok/BEP terjadi manakala TR=TC


• TR = P*Q = TFC + AVC*Q TFC = (P – AVC)
• Q = TFC/P - AVC

124
Rp Decreasing productivity
Increasing productivity FC

TC

TVC
VC

FC
FC

Q Q
125
Rp BEAYA PER UNIT

MC
AC

AVC

AFC

Q
126
GRAFIK BEP
Rp TC

rugi

TR
laba laba

rugi
TC

bep Laba max Q

127
Quiz teori biaya....
• Kuis 1 • Kuis 2
• Sebuah perusahaan • Perusahaan Usaha maju
mempunyai fungsi biaya mempunyai fungsi biaya
total jangka pendek sbb ; total jk pendek sbb :
TC = 1000 + 240Q – 4Q2 + TC=800+60Q-4,5Q2 +
(1/3) Q3 0,15Q3
• Ditanyakan : • Ditanyakan :
1. Cari fungsi MC, AVC, AC 1. Berapa AFC jika output
2. Cari tk output pada saat 20unit
MC minimum
2. Berapa tk output ketika
3. Cari tk output pada saat
AVC minimum MC minimum
3. Berapa nilai AC minimu?

128
Jawab quiz teori biaya
• Quiz 1 • Quiz 2
• MC = 240 – 8Q + Q2 • FC = 800
• AVC = 240 – 4Q + (1/3) Q2 • AFC = 800/20 = 40
• AC = (1000/Q) + 240 – 4Q + • MC min dihitung dari MC’’=0
(1/3) Q2 • MC = 60 – 9Q + 0,45 Q2
• MC min, maka dMC/dQ • MC’’ = - 9 + 0,9Q
(turunan ke 2) = 0 • Q = 9/0,9 Q = 10
• MC’’ = 8 + 2Q = 0 • AVC min maka AVC ‘’ = 0
• 2Q = 8 Q=4 • AVC = 60 – 4,5Q + 0,15 Q2
• AVC min, maka AVC’ (turunan • AVC ‘’ = -4,5 + 0,3Q
ke 2)= 0
• AVC ’ = - 4 +(2/3)Q = 0 • Q = 4,5/0,3 Q= 15
• (2/3)Q = 4 Q = 6 • AVC = 60 – 4,5(15) + 0,15(15) 2
• AVC = 26,25

129
Quiz
• Quiz 3 • Jawab :
• Perusahaan ABC mempunyai • Untuk mencari kuantitas yg
funsgi biaya total jangka pendek memaksimumkan laba digunakan
sbb : kaidah MR = MC
TC = 500 + 20Q + 0,05 Q2. berapa • MC = 20 + 0,1Q
jumlah output yg • TR = P*Q = 40Q
memaksimumkan laba • MR = 40
perusahaan ABC jika perusahaan
tsb menghadapi tingkat harga • MR = MC
pasar sebesar Rp40 untuk • 40 = 20 + 0,1Q Q
produksinya? Berapa jumlah laba = 200
yang diperoleh tsb? • Laba diperoleh dari TR-TC
• TR = 40*200 = 8.000
• TC = 500 + 20(200) + 0,05(200) 2 =
6.500
• Laba = 8.000 – 6.500 = 1.500

130
• Quis 4 (112) • Quis 5 (114)
• Sebuah pabril sepatu beropreasi
dengan ongkos tetap total TFC • Fungsi biaya total TC suatu proses
sebesar 40, sedangkan ongkos produksi TC = Q3 – 12 Q2 + 40Q + 12
variabel totalnya TVC ditunjukan oleh • Ditnayakan :
persamaan TVC = Q2 – 4Q
• Ditanyakan : 1. Tentukan fungsi biaya marginalnya
• Tunjukan kurve TC-nya 2. Tentukan fungsi biaya rata-ratanya
1. Apabila sepatu dapat dijual dengan 3. Tentukan besarnya biaya total pada
harga Rp10/pasang, tentukan MC minimum
berapa jumlah pasang sepatu yang 4. Apabila tingkat output pada biaya
harus diproduksi agar variabel rata-rata AVC minimum di
mendatangkan keuntungan yang mana pada tingkat tersebut, output
maksimum. dapat dijual dengan harga Rp5/unit
2. Tentukan keuntungan maksimum tentukan apakah produsen tsb
yang dapat diperoleh harus terus berproduksi atau
menutup usahanya
3. Tentukan jumlah pasang sepatu
yang diproduksi pada tingkat
pulang pokok (BEP

131
Jawab quis 4
• TC = TFC + TVC == TC = Q2 – 4Q + 40
• Keuntungan TR – TC = ∏
• TR = P*Q P = 10 TR = 10Q
• ∏ = TR – TC ∏ = 10Q – (Q2 – 4Q + 40)
• ∏ = 10Q - Q2 + 4Q - 40 ∏ = 14Q - Q2 - 40
• Keuntungan maksimum tercapai bila d∏/dQ = 0
• 14 – 2Q = 0 2Q = 14 maka Q = 7
• Keuntungan max yang diperoleh dg memproduksi Q = 7 maka
• ∏ = - Q2 + 14Q - 40 ∏ = -(7)2 + 14(7) – 40 ∏=9
• Pulang pokok (BEP) terjadi bila TR = TC
• TR = 10Q TC = Q2 – 4Q + 40
• 10Q = Q2 – 4Q + 40 Q2 – 14Q + 40 = 0
• Dengan menggunakan rumus ABC ditemukan Q1 = 4 Q2 = 10.
• jadi BEP terjadi apabila berproduksi sebanyak 4 pasang dan 10
pasang 132
Jwb quis 5
• MC = 3 Q2 – 24Q + 40
• AC = Q2 – 12Q + 40 + 12/Q
• Besarnya TC pada MC minimum , bila MC
minimum maka dMC/dQ = 0
• dMC/dQ = 6Q – 24 = 0 Q=4
• Maka TC = (4)3 – 12(4)2 + 40(4) + 12 TC = 44
• Apabila P > AVC maka produsen masih bisa
meneruskan usahanya dan sebaliknya. AVC = Q2 –
12Q + 40
• AVC minimum bila dAVC/dQ = 0
• dAVC/dQ = 2Q – 12 = 0 Q=6
• AVC = (6)2 – 12(6) + 40 AVC = 4 133
STRUKTUR PASAR

134
Pertemuan ke 9

PASAR PERSAINGAN SEMPURNA

135
Struktur pasar

Persaingan
Sempurna

Oligopoli Struktur pasar Monopoli

Persaingan
Monopolistik

136
struktur pasar
• Struktur pasar menggambarkan tingkat persaingan di suatu
pasar barang/jasa tertentu.
• Suatu pasar terdiri dari seluruh perusahaan dan individu yg
ingin dan mampu untuk membeli serta menjual suatu
produk tertentu
• Fungsi permintaan dan biaya secara bersama-sama
berinteraksi menentukan struktur pasar.
• Ada 2 unsur utama yg menentukan struktur pasar yakni
jumlah pembeli dan penjual di pasar dan tingkat kebakuan
produk. Faktor-faktor tsb dipengaruhi oleh sifat produk,
bentuk fungsi produksi industri dan karakteristik konsumen
• Karakteristik suatu produk bisa mempengaruhi struktur
pasar di mana produk tsb diperjualbelikan. Jika produk tsb
subsitut yang baik, maka tingkat persaingan semakin ketat.
Karakteristik pisik produk juga bisa mempengaruhi struktur137
persaingan dari pasar produk tsb. Sementara itu untuk
1. Pasar Persaingan Sempurna
• Ciri-ciri pasar persaingan sempurna :
1. Jml produsen banyak dan produk yg dihasilkan tiap
produsen merupakan bagian kecil dari jml produk yg ada
di pasar
2. Produk yg dijual belikan homogen, sehingga produk yg
dihasilkan seorang produsen merupakan substitut yg
sempurna dari produk yg dihasilkan produsen lain
3. Adanya kebebasan dari produsen keluar masuk dari pasar
4. Pengetahuan penjual dan pembeli tentang keadaan pasar
harus cukup sempurna
5. Mobilitas sumber-sumber ekonomi cukup sempurna
• Syarat keuntungan maksimum
1. dTR/dQ = dTC/dQ atau MR = MC,
2. d2TR/dQ2 < d2TC/dQ2 atau slope MR < slope MC 138
KOMB INASI HARGA/OUTPUT YG OPTIMAL DLM
PERSAINGAN SEMPURNA
MC

AC
M
P

P = AR = MR
C
N

Q 139
Lanjutan...
• Maksimisasi laba perusahaan pada output MR = MC. Pada tingkat
harga yg konstan, penerimaan rata-rata (AR) atau harga (P) pasti
akan selalu sama dengan MR. Oleh karena itu syarat maksimisasi
laba untuk perusahaan dlm persaingan sempurna P = MC.

• Laba diatas normal bisa terjadi dlm jk pendek. Misal dlm gambar
diatas, perusahaan memproduksi dan menjual output Q unit pd
tingkat harga rata-rata C rupiah, dan dengan harga pasar P,
perusahaan tsb akan memperoleh laba ekonomis sebesar (P – C)
rupiah per unit. Laba ekonomis total sebesar (P – C)Q yang
ditunjukan oleh segi empat PMNC.

• Namun demikian dlm jk panjang, laba ekonomis tsb akan


mengundang perusahaan baru untuk memasuki industri tsb dan
akan merangsang perusahaan lama untuk memperbesar outputnya.
Jika penawaran industri output semakin besar maka akan terjadi
penurunan harga pasar dalam industri tsb, secara keseluruhan
output tsb bisa diperbesar hanya dengan cara menawarkan harga 140
KESEIMBANGAN JK PANJANG DLM
PERSAINGAN SEMPURNA

MC
AC

P
P=AR=MR

141
Lanjutan...
• Keseimbangan jangka panjang pada output yg
memaksimumkan laba P atau AR = AC sehingga
perusahaan tidak memperoleh laba tetapi juga tidak
menderita kerugian. Jika keadaan ini terjadi pada
semua perusahaan dalam indutri tsb maka perusahaan
baru tidak akan tertarik untuk memasuki industri tsb
dan juga tidak ada satu perusahaanpun yang terpaksa
keluar dari industri tsb
• Jika P < AVC maka perusahaan tsb tidak akan
berproduksi dan menderita kerugian sebesar biaya
tetap totalnya, jika berproduksi terus maka kerugian
semakin besar
• Jika P > AVC, maka setiap unit output yg terjual masih
bisa memberikan kontribusi laba yg bisa digunakan
untuk menutup biaya tetap. 142
Pertemuan ke 10

PASAR MONOPOLI

143
2. Pasar monopoli
• Kebalikan ps persaingan sempurna adalah pasar
monopoli. Pasar monopoli ini dalam keanyataanya
sangat jarang terjadi bahkan tidak ada barang yang
dihasilkan oleh 1 produsen saja dan bebas dari
persaingan. Contoh PT KAI, secara khusus monopoli
tetapi KAI menghadapi persaingan dari bus, pesawat
terbang atau mobil pribadi.
• Dalam pasar monopoli, kurve permintaan industri
identik dengan kurve permintaan perusahaan.
• Karena kurve permintaan industri berslop/gradien
menurun maka monopolis juga menghadapi kurve yg
berslop menurun pula
• Monopolis bisa menetapkan harga atau kuantitas suatu
144
harga Kurve permintaan dalam monopoli
Keputusan penetapan harga/output

10

permintaan

100 150 output


145
Pasar monopoli
• Ciri-ciri :
1. Dalam pasar tsb hanya ada satu penjual
2. Tidak ada penjual lain yg dapat menggantikan monopolist
3. Ada halangan bagi perusahaan lain untuk masuk
• Penyebab timbulnya ps monopoli :
1. Produsen memiliki faktor produksi yg strategis
2. Pemilik hak paten
3. Adanya ijin khusus pemerintah
4. Ukuran pasar yg kecil sudah bisa mencukupi pasar
5. Penetapan harga yg rendah, maka produsen baru tidak
bisa masuk
Keutungan maksimum terjadi jika
1. MR = MC
2. dMR/dQ < dMC/dQ 146
Produsen bebas menentukan harga output, dimana
P harga yg ditentukan berlawanan arah dg jml output.
Inginya jual ouput banyak maka dia harus menurunkan
harga jualnya.
Fungsi MR mempunyai intersep yang sama dengan
fungsi permintaan dan membagi 2 sama besar dg garis
permintannya.

P* P
MC AC

AVC

C C

Q*
Q
MR demand
147
Lanjutan...
• Pengaturan monopoli
• Adanya monopoli menimbulkan suatu dilema, disatu pihak
efisiensi ekonomi bisa dicapai melalui pembatasan jml
perusahaan yg memproduksi menjadi satu saja, tetapi
dilain pihak jika hanya ada satu perusahaan yg melayani
pasar maka kemungkinan pengeksploitasian secara
ekonomis akan terjadi. Biasanya perusahaan yg monopolis
cenderung memperoleh laba yg berlebihan dan membatasi
produksinya.
• Laba mempunyai fungsi yang sangat berguna dalam
memberikan rangsangan dan dalam mengalokasikan
sumberdaya, tetapi sulit untuk membenarkan adanya laba
diatas normal yg merupakan akibat dari penguasaan pasar.
• Laba ekonomis yg positif yg diterima monopolis biasanya
akan mengundang datangnya pemasok baru ke pasar.
Monopolis memperoleh laba di atas normal & dapat 148
Faktor penghalang masuk pasar
M
O
N
Penguasaan O
akan suatu P
Skala sumber O
produksi yg daya L
ekonomis I
Hak paten &
hak monopoli

149
Lanjutan...
• Perusahaan baru sulit masuk pada pasar
monopoli. Ada Faktor-faktor penghalang masuk
pasar monopoli sbb :
1. Hak paten dan monopoli.
hak paten : hak monopoli yg diberikan pemerintah
kepada seorang penemu/investor atau pencipta
hak monopoli : hak yg diberikan oleh pemerintah
kepada seseorang/perusahaan untuk menjadi
pemasok/supplier tunggal atau menjadi salah satu
dari beberapa pemasok yg sangat terbatas jmlnya
untuk suatu barang pd suatu daerah tertentu.
Hampir semua perusahaan listrik, telepon, jasa pos
bersifat monopolistik
2. Skala produksi yg ekonomis 150
Diskriminasi harga
• Diskriminasi harga, monopolis mempunyai
kemampuan membeda-bedakan para pembeli
dengan menetapkan harga yg berbeda-beda
pula produksinya.
• Diskriminasi harga : penetapan harga yg
berbeda-beda untuk para pembeli barang yg
sama
• Diskriminasi harga : penetapan tingkat harga
dimana perbandingan antara harga dan MC
berbeda-beda diantara pembeli 151
Monopoli bilateral
• Monopoli bilateral terjadi jika pembeli yag
bersifat monopolis dan penjual yg bersifat
monopolis pula.
• Harga dan kuantitas yg terjadi tidak dapat
ditentukan dengan teori ekonomi. Penyelesaian
akan tergantung pada perbandingan kekuatan
tawar menawar dan strategi antar pembeli dan
penjual tsb
• Ukuran kekuatan monopoli diukur dengan
1. Indeks lerner
2. Berdasarkan Diskriminasi harga
152
3. Berdasarkan Rasio konsentrasi
P

Pengeluaran
marginal
S

Ps

Pb

D
MR

Q* Q
153
Pertemuan ke 11

PERSAINGAN MONOPOLISTIK &


OLIGOPOLI

154
3. Persaingan monopolistik & oligopoli
• Monopolistik adalah suatu pasar dimana terdapat
lebih dari satu produsen
• Apabila ada 2 produsen, pasar tsb disebut
duopoli, sedangkan lebih dari 2 produsen disebut
oligopoli
• Syarat optimum pasar monopolistik :
1. MR = MC
2. Slope MR < slope MC
• Walaupun dalam pasar monopolistik terdapat
beberapa produsen tetapi setiap produsen masih
mampu mempengaruhi pasar, yaitu dengan cara
155
differensiasi product (misal pembedaan merk,
Lanjutan...
• Posisi optimum dibedakan 3 hal :
1. Usaha untuk mencapai posisi optimum dengan masuknya
produsen baru
2. Usaha untuk mencapai posisi optimum melalui
persaingan harga
3. Usaha mencapai posisi optimum melalui persaingan dan
bebas keluar-masuk pasar
• Dalam pasar oligopoli masing-masing perusahaan tidak
tahu persis reaksi apa yg akan diambil oleh produsen
lain apabila salah satu produsen yg ada di dalam pasar
melakukan kebijaksanaan. Oleh karena itu ada
beberapa macam model yg menggambarkan pasar
oligopoli yakni :
1. Coournot, Bertrand, Chamberlin, permintaan patah
(kinked-demand) dan Stackelberg untuk model oligopoli 156
Lanjutan...
• Model Cournot :
• Bahwa barang yg dihasilakn bersifat homogen
dan struktur biaya produksinya sama dengan
produksi marjinal = nol. Apabila di pasar terdapat
n perusahaan maka masing-masing perusahaan
akan menghasilkan output sebanyak 1/(n + 1)
dari seluruh permintaan pasar. Secara
keseluruhan produsen-produsen akan
menghasilkan output sebanyak n/(n + 1) atau
n*1/(n+1)
• Semakain banyak perusahaan yg terdapat dalam 157
Lanjutan....
• Model Bertrand :
• Bahwa masing-masing perusahaan
memperkirakan perusahaan pesaingnya tetap
mempertahankan tingkat harga jual output,
apapun yg kebijaksanaan yg dilakukan
pesaingnya. Posisi keseimbangan ditentukan oleh
perpotongan antara 2 kurve reaski yg dimiliki oleh
perusahaan masing-masing.
• Dalam model ini tidak mengarah pada tingkat
keuntungan pasar yg maksimum, karena
anggapan bahwa masing-masing produsen tidak 158
Lanjutan...
• Model Chamberlin :
• Bahwa keseimbangan stabil di pasar terjadi bila di
pasar tsb disepakati hanya ada 1 tingkat harga,
karena menganggap bahwa produsen menyadari
di antara mereka ada saling tergantung satu sama
lain.
• Penetapan harga ini bertujuan untuk
memaskimumkan keuntungan perusahaan
masing-masing, tidak ada perusahaan baru yg
masuk ke dalam pasar. Apabila ada perusahaan
yg baru masuk ke dalam pasar maka 159
Lanjutan..
• Model kurve patah :
• Model ini keseimbangan perusahaan ditentukan pd
waktu garis permintaan yg dihadapi produsen
berbentuk patah. Hal ini artinya adanya perubahan
struktur biaya produski yang tidak akan berpengaruh
thd tingkat output dan harga keseimbangan
• Kurve permintaan yg berbentuk patah mencerminkan
perilaku oligopolis di pasar, yaitu apabila ia
menurunkan tingkat harga jual maka dia
mengharapkan produsen pesaingnya akan mengikuti
kebijakanya, tetapi sebaliknya apabila dia menaikan
harga jual, maka dia mengharap pesingnya tidak akan
mengikuti kebijakanya.
• Bentuk kurve patah adalah perwujudan adanya
ketidakpastian oligopolis terhadap perkiraan pesaing, 160
Lanjutan...
• Model Stackelberg :
• Beranggapan bahwa adanya salah satu produsen
yg cukup kuat posisinya sehingga dia dapat
memaksa produsen lain untuk mengikuti segala
ketentuanya.
• Perusahaan yg kuat ini berfungsi sebagai
pemimpin untuk menentukan posisi
keseimbangan yg stabil.
• Namun bila ada 2 perusahaan yg kuat maka posisi
keseimbangan stabil akan terganggu. Dalam
keadaan ini kedua perusahaan tsb bersaing untuk
menjadi pemimpin di pasar, yakni dengan jalan
perang harga (price war). Perang harga ini akan 161
Lanjutan...
• Kartel :
• Kartel adalah gabungan dari beberapa produsen
yg menjual outputnya di pasar oligopoli. Tujuan
kartel adalah memaksimumkan keuntungan
perusahaan-perusahaan anggotanya, dengan
jalan menentukan kebijakan-kebijakan yg berlaku
bagi seluruh perusahaan anggota kartel.
• Dengan membentuk kartel maka kebijaksanaan-
kebijaksanaan dapat diarahkan menyerupai pasar
oligopoli.
• Kalau ditinjau dari segi tujuanya, kartel dibedakan
jadi 2 : 162
Lanjutan...
• Keberhasilan kartel biasanya tergantung kewibawaan
dari kartel di mata perusahaan para anggotanya, bila
kewibawaan ini tidak ada maka adakecederungan dari
perusahaan anggota melanggar perjanjian yg telah
disepakati, keadaan ini yg akan mengakibatkan
kegagalan kartel mencapai tujuannya.
• Bentuk lain dari penggabungan produsen adalah
kepemimpinan harga (price leadership) ada 3 macam :
1. Penggabungan dg model kepemimpinan harga oleh
perusahaan yg dengan struktur ongkos terendah
2. Penggabungan dengan model kepemimpinan harga
oleh perusahaan yg dominan
3. Penggabungan dengan model kepemimpinan harga 163
Quiz 1
• Diketahui seorang produsen dlm menjual
outputnya menghadapi fungsi permintaan Q = 14
– P. Dalam produksi dia mengeluarkan beaya
tetap 35 dan biaya variabelnya VC = - 16Q + 2Q2
• Ditanyakan :
1. Apabila produsen tsb ingin memperoleh laba maksimum,
berapakah jumlah output harus dia hasilkan?
2. Berapa besar penerimaan marjinal pd output tsb
3. Berapa besarnya biaya rata-rata per output pd tingkat output soal
1
4. Berapa besarnya laba yg diperoleh produsen tsb pada tk output
soal 1?

164
Jawab Q 1
• Fungsi demand : Q = 14 – P TFC = 35

• TVC = - 16Q + 2Q2


Laba maksimum MR = MC
MR = dTR/dQ MC = dTC/dQ
TR = P * Q TC = TFC + TVC
TR = (14 – Q) Q TC = 35 + (- 16Q +
2Q2 )
TR = 14Q – Q2 TC = 35 - 16Q + 2Q2
MR = 14 – 2Q MC – 16 + 4Q 165
Lanjutan....
• Besarnya penerimaan MR = 14 – 2Q untuk Q = 5
maka besarnya MR adalah 4
Besarnya AC = TC/Q === 35 - 16Q + 2Q2 / Q
untuk Q = 5 maka TC = (35 – 16*5 + 2*52 )/5= 7 –
16 + 10 = 1
Jadi pada Q = 5, maka AC = 1
Besarnya SHU = TR- TC
Laba = TR – TC == (14Q – Q2 )– (35 - 16Q + 2Q2 )

Laba = 14Q – Q2 – 35 + 16Q - 2Q2


Laba = 14*5 – 52 – 35 + 16*5 – 2*52 166
Quiz 3
• Dalam memproduksi suatu jenis barang
tertentu seseorang monopolis menghadapi
fungsi permintaan P = 84 – 4Q dan fungsi
biaya rata-rata AC = Q + 4
• Ditanyakan :
1. Tingkat harga yg harus ditentukan oleh
monopolis tsb agar keutnungan/kerugian yg
diperoleh maksimum/minimum
2. Besarnya keuntungan maksimum/minimm
tsb 167
Jawab Q3
• MR = MC
• TR = P*Q TR = 84Q – 4Q2 MR = 84 – 8Q
• TC = AC*Q TC = Q2 + 4Q MC
= 2Q + 4
• MR = MC === Q = 8, maka P = 84 – 4Q
P = 52
• ∏ = TR – TC == dengan Q = 8 maka ∏ = 512.
karena positif maka keuntungan maksimum
sebesar 512
• €p = dQ/dP * P/Q bila P=52 Q= 8 168
Pertemuan ke 12

SISTEM PASAR BEBAS DAN


KEBIJAKAN PEMERINTAH

169
Lanjutan...
• Menurut Adam Smith, apabila setiap individu
dalam masyarakat diberi kebebasan untuk
melakukan kegiatan ekonomi yg diingini mereka
maka kebebasan ini akan mewujudkan efisiensi
yg tinggi dalam kegiatan ekonomi negara dan
dalam jangka panjang kebebasan tsb akan
mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang
tangguh.
• Pemerintah peranannya terbatas hanya kepada
menyediakan dan mengembangkan infrastruktur
dan menjalankan administrasi pemerintahan saja.
Campur tangan pemerintah yang aktif dlm
kegiatan perekonomian akan mengurangi 170
efisiensi kegiatan ekonomi
Sistem-sistem ekonomi :

Ekonomi pasar bebas

Ekonomi campuran

Ekonomi perencanaan terpusat

171
Masalah dlm ekonomi
• Ada 3 masalah pokok dalam suatu
perekonomian :
1. Apakah jenis-jenis barang yang perlu diproduksi
dan berapakan banyaknya?
2. Bagaimanakah berbagai jennis barang tsb
diproduksi?
3. Untuk siapakah barang-barnag tsb diproduksi?

172
Kebaikan ekonomi pasar bebas
• Faktor-faktor produksi akan digunakan dg
efisien
• Kegiatan-kegiatan ekonomi dalam pasaran
diatur dan diselaraskan
• Pertumbuhan ekonomi yg tangguh akan dapat
terwujud
• Pelaku kegiatan ekonomi diberi kebebasan
untuk melakukan kegiatan ekonomi yang
disukainya
173
Kegagalan pasar bebas
1. Akibat-akibat ekstern yang merugikan
(ongkos soisial melebihi ongkos pribadi)
2. Kekurangan barang publik
3. Kewujudan kekuasanaan monopoli dlm pasar
4. Kegagalan membuat penyesuaian dg efisien
5. Distribusi pendapatan tidak merata

174
Bentuk campur tangan pemerintah
1. Mengawasi agar akibat-akibat ekstern
kegiatan ekonomi yg merugikan dpt dihindari
2. Menyediakan barang-barnag publik yg cukup
3. Mengawasi perusahaan-perusahaan
terutama yg dpat mempengaruhi pasar agar
tidak monopoli
4. Menjamin agar kegiatan ekonomi tdk
menimbulkan penindasan/ketidaksetaraan di
dlm masyrakat
175
5. Memastikan pertumbuhan ekonomi dapat
3 bentuk campur tangan pemerintah
• Membuat dan melaksanakan peraturan dan
Undang-undang
• Secara langsung melakukan beberapa
kegiatan/membuat perusahaan
• Melakukan kebijakan fiskal dan moneter

176
Penetapan harga dalam praktik

Pertemuan ke 13

177
Penentuan harga dalam praktik
• Perusahaan umumnya kekurangan informasi yg
lengkap tentang fungsi biaya dan penghasilan dan
harus memutuskan apakah mengeluarkan atau
tidak mengeluarkan biaya riset untuk
memperoleh informasi permintaan dan biaya
untuk menyusun harga yg optimal sesua denagn
tujuan-tujuanynya.
• Jika biaya riset diperkirakan kurang dari nilai
informasi yg diperoleh, pertama-tama
perusahaan harus mengestimasi kurve
permintaan dan biaya-biaya dan kemudian
menyusun harga yg memaksimumkan laba jangka 178
Lanjutan...
• Jika biaya riset sangat mahal perusahaan dap;at
memperoleh laba yg besar dengan penentuan
tanpa pengetahuan dengan menggunakan
beberapa kebijakana harga yang mendekati yg
mungkin tidak memberikan harga yg tepat tetapi
tidak membutuhkan biaya riset untuk
implementasinya, sehingga tujuan perusahaan
dijakin lebih baik jika penghasilan yg hilang
karena harag “yg tidak tepat” tsb kurang dari
biaya yg dihindari.
• Penentuan harga Markup digunakan dlm praktik 179
Lanjutan...
• Penentuan harga markup dapat
memaksimumkan laba bila dipilih pada tingkat
yg sepadan dengan elastisitas harga
permintaan produk tsb
• Bila maksimisasi laba jangka panjang yg
dikendaki maka prosentase markup ada
kalanya lebih rendah daripada maksimisasi
laba jangka pendek, sebab elsatisitas harga
jangka panjang cenderung lebih tinggi dari
elastisitas harga jangka pendek. 180
Lanjutan....
• Ada suatu kisaran di mana markup dapat
diterima jika perusahaan tidak mengeluarkan
biaya riset dan bahwa setiap tingkat ini
memungkinkan laba yg lebih tinggi atai pangsa
pasar lebih besar dibanding dg penentuan
harga optimum sesudah biaya riset
• Tingkat markup optimum tetap optimum
walaupun ada pergeseran kurve biaya dan
permintaan pada kondisi tertentu
• Akktifitas riset periodik dianjurkan untuk
meyakinkan apakah tingkat markup masih 181
Lanjutan..
• Pada pasar produk yang sudah mapan, tingkat
harga umum ditetapkan dan masalahnya
adalah untuk menjamin bahwa setiap produk
ditempatkan pada kisaran harga yg ada
sehingga menjamin tujuan-tujuan
perusahaan.
• Pemilihan harga harus mencerminkan ada
tidaknya atau tingkat/derajat atribut-atribut
yg dikehendaki pd setiap produk, dihubungkan
dengan harga-harga dan atribut-atribut yg 182
Lanjutan...
• Penentuan harga lini produk sebenarnya
menyangkut masalah yg sama, kecuali bahwa
persh tertentu menghasilkan beberapa produk
bersaing atau komplementer dan harus juga
mempeetimbangkan interdependensi
permintaan.
• Harga-harga dapat ditetapkan lebih tinggi untuk
menunjukan kualitas produk yg lebih tinggi jika
harga merupakan indikator terbaik yg dapagt
dibeli pembeli. Metode ini dap[at diterapkan atas
produk-produk baru, produk yg dibuat dg
teknilogi tinggi mengandung yg disebut 183
Lanjutan...
• Penentuan harga promosi atau pengobralan
produk tertentu sesaat juga diharapkan
meningkatkan penghasilan dan laba perusahaan
walaupun ada beberapa masalah yg harus
diwaspadai.
• Penetapan harga promosi seperti persaingan
harga pd umumnya, nampaknya lebih baik untuk
produk-produk yg bterdiri dari “atribut riset”
yakni atribut yag dapat diobservasi/diukur oleh
konsumen dg biaya riset yg relatif lebih rendah
• Berdasarkan pikiran yg sehat produk yg
mengandung atribut “pengalaman” dan
“kepercayaa” kurang cocok untuk persaingan 184
Penilaian Investasi

Pertemuan ke 14

185
Konsep penilaian investasi
• Kita tentu lebih menghargai rupiah saat ini
daripada rupiah di waktu nanti
• Hal yg demikian itu, Sebenarnya uang memiliki
nilai waktu (time value of money)
• Time value of money ditunjukan dengan adanya
bunga majemuk (compound interest) dan nilai
sekarang (present value)
• Present value dihitung dg cara membagi suatu
aliran kas dengan 1 + r, dimana r adalah tingkat
bunga relevan atau mengalikannya dg discount
factor tertentu
186
• Besarnya Discount faktor adalah 1/(1+r)
Lanjutan...
• Net present value (NPV) = present value kas
masuk – present value kas keluar
• Perusahaan seharusnya mengambil usulan
investasi yg memberikan NPV positif
(terbesar)

187
Quiz 1...
1. Arif menyimpan uang sebesar Rp1.000.000 di
bank selama 2 tahun. Apabila suku bunga per
tahun 16%, berapa nilai uangnya pada akhir
tahun kedua, apabila bunga tsb majemuk?
2. Anna menyimpan Rp500.000 saat ini. Tahun
depan ia juga akan menyimpan Rp500.000
lagi. Berapa nilai simpananya apabila diambil
pada akhir tahun ke-2 sedangkan suku bunga
yg dianggap relevan adalah 16% per tahun?
188
Jawab quiz 1...
1. Nilai uang tsb pd akhir tahun ke-2 bisa dihitung
sbb
Nilai Tahun ke-2(NT2) = Rp1.000.000 (1+0,16)² =
Rp1.345.600. jadi nilai akhir pada tahun ke-2
uang tsb sebesar Rp1.345.600,-

2. Nilai simpanan Anna pd tahun ke-2 sbb :


Rp500.000(1+0,16)² = Rp672.800
Rp500.000(1+0,16) = Rp580.000 +
total = Rp1.252.800 189
Quiz 2....
• Nana akan menerima Rp100.000 pada akhir
tahun ke-1, Rp500.000 pada akhir tahun ke-2,
dan Rp800.000 pada akhir tahun ke-3. Tingkat
bunga yg dianggap relevan pertahun 18%. Berapa
nilai sekarang penerimaan-penerimaan Nana?
• Kalau sebaliknya dia akan menerima Rp800.000
pd akhir tahun ke-1, Rp500.000 pd akhir tahun
ke-2 dan Rp100.000 pda akhir tahun ke-3, berapa
nilai sekarang penerimaan-penerimaan tsb
apabila tingkat bunga per tahun 18%
• Apa yg menyebabkan perbedaan nila sekarang pd 190
Jawab quiz 2 .....
• Present Value (PV )=
100.000/(1+0,18)+500.000/(1+0,18)²+800.000/(1
+0,18)³ = Rp930.743

• Present Value (PV )=


800.000/(1+0,18)+500.000/(1+0,18)²+100.000/(1
+0,18)³ = Rp1.097.921

• Perbedaan tsb disebabkan oleh waktu


penerimaan kas tsb. Soal 2, akan menerima
jumlah uang yg lebih banyak pada waktu yg lebih191
awal, dengan demikian present value penerimaan
Quiz3....
1. Ali meminjam uang Rp1.000.000. bunga yg
harus dibayar per tahun 20%, ia harus
melunasi hutangnya dala waktu 3 th dimana
angsuran pertamanya adalah sama. Berapa
besar angsuran tsb pada setiap tahunya?

192
Jawab quiz3...
• 1.000.000 = x/(1+0,2) + x/(1+0,2)² + x/(1+0,2)³
=
• 1.000.000 = x(1/(1,2) + 1/(1,2)² + 1/(1,2)³) =
• 1.000.000 = 2,16x
• x = 1.000.000/2,16
• X = Rp474.800
• Jadi besar angsuran tiap tahun sebesar
Rp474.800
193
Quiz 4...
• Suatu obligasi mempunyai nilai nominal
Rp100.000. bunga yg dibayar per tahun 16%.
Kalau investor menginnginkan tingkat
keuntungan per tahun sebesar 18% dari
investasi semacam ini, berapakah harga
obligasi tsb di pasar? Catatan obligasi tsb
dilunasi pada akhir tahun ke 5

• Kalau tingkat keuntungan yg diminta oleh


investor hanya 15% per tahun berapa nilai 194
Jawab quiz 4

• Po =
16.000/(1+0,18)+16.000/(1+0,18)²+16.000/(1
+0,18)³ + ....... 16.000/(1+0,18)⁵ +
100.000/(1+0,18)⁵ = 93.746
• jadi harga obligasi tsb sebesar Rp93.746

• Po =
16.000/(1+0,15)+16.000/(1+0,15)²+16.000/(1
195
+0,15)³ + ....... 16.000/(1+0,15)⁵ +
Quiz 5...
• Perusahaan FALA sedang dihadapkan pada
pilihan 2 investasi yg mutualisme
exclusive(saling meniadakan) yaitu usulan A
dan B. Usulan A memerlukan investasi
Rp100.000 an memberikan keuntungan kas
bersih Rp30.000 per tahun selama 5 tahun.
Usulan B memerlukan investasi sebesar
Rp50.000 dan memberikan keuntungan kas
bersih Rp16.000 per tahun selama 5 tahun.
Perusahaan FALA mempunyai persyaratan
keuntungan sebesar 10% setelah pajak.
196
Jawab quiz5...
• PV-A = - 100.000 + 30.000/(1+0,1) +
30.000/(1+0,1)² + 30.000/(1+0,1)³ +
30.000/(1+0,1)⁴ + 30.000/(1+0,1)⁵ =
• PV-A = - 100.000 + 113.700
• PV-A = 13.700

• PV-B = - 50.000 + 16.000/(1+0,1) +


16.000/(1+0,1)² + 16.000/(1+0,1)³ +
16.000/(1+0,1)⁴ + 16.000/(1+0,1)⁵ =
• PV-B = - 50.000 + 60.640 197
Quiz 6...
• Proyek A diperkirakan akan menghasilkan laba
bersih sebesar Rp120jt per tahun, selamanya.
Karena proyek berusia tidak terhingga maka
beban penysutan per tahun sama dengan nol
rupiah. Karena itu ;laba bersih sama dengan kas
masuk bersih. Proyek B diperkirakan
menghasilkan laba bersih sebesar Rp`150jt per
tahun, selamanya, sama seperti proyek A.
Pemodal berpendapat bahwa proyek B lebih
beresiko daripada proyek A dan karenanya
mereka menggunakan tingkat bunga yag relevan198
Jawab quiz 6
• PV-A =
120/(1+0,18)+120/(1+0,18)²+120/(1+0,18)³+
........ 120/(1+0,18)∞ =
• PV-A = 120/0,18
• PV-A = Rp666,666.000

• PV-B =
150/(1+0,23)+150/(1+0,23)²+150/(1+0,23)³+
...... 150/(1+0,23) ∞ =
199
......Selesai......

Semoga bermanfaat

200