Anda di halaman 1dari 6

KOMPONEN PERENCANAAN USAHA PENGOLAHAN

MAKANAN KHAS DAERAH YANG DIMODIFIKASI DARI


BAHAN PANGAN NABATI DAN HEWANI

OLEH : KELOMPOK V
LUTFI APRIANTI
MARYATI ULFA
NOLA NALURITA
RIDHO FERNANDES
RIDHO ZALFI RAMADHAN
A. LATAR BELAKANG

Perencanaan usaha merupakan langkah awal yang menunjukkan


bahwa seseorang serius untuk berwirausaha dan untuk menghindari
factor-faktor yang menyebabkan kegagalan, serta mengantisipasi
setiap tantangan yang akan dihadapi dalam menjalankan usaha.
Rencana usaha harus dibuat karena perencanaan merupakan titik
awal dari suatu kegiatan, sekali gagal dalam perencanaan maka akan
mengalami kesulitan dalam pelaksanaan. Disamping itu pembuatan
rencana usaha menunjukkan sikap yang kurang sungguh-sungguh
dalam berusaha dan komitmen yang kuat untuk menjalankan
usahanya sehingga tidak mudah menyerah dan putus asa ketika
menghadapi setiap kendala dan resiko usaha.
Oleh karena itu diperlukan suatu gerakan untuk memberikan
sosialisasi tentang cara untuk mampu memulai dan menyiapkan
usaha baru.
B. PERENCANAAN USAHA PENGOLAHAN MAKANAN
KHAS DAERAH

Memulai bisnis usaha dapat memberikan keuntungan bagi yang


menjalankannya. Mempelajari dan memahami cara-cara khusus yang harus
dilakukan untuk mencapai keberhasilan memungkinkan kita untuk memulai
berwirausaha produk makanan khas daerah dengan cara yang benar. Di
bawah ini merupakan langkah-langkah untuk memulai usaha :
1. Buatlah rencana bisnis dan strategi pemasaran serta petakan sumber daya
keuangan.
2. Pilih struktur bisnis, urus izin usaha, dan daftarkan usaha kamu pada
instansi terkait yang tepat.
3. Tentukan usaha barang atau jasa yang diminati konsumen.
4. Buatlah jaringan kerja dengan produsen lain.
5. Carilah pasar yang tepat.
.
Memulai bisnis usaha produk makanan khas daerah dapat memberikan
keuntungan cukup besar. Dengan mempelajari dan memahami cara-cara
untuk mencapai keberhasilan, memungkinkan kita untuk memulai
mengolah produk makanan khas daerah dengan cara yang benar.
Keberhasilan wirausaha makanan khas daerah bergantung pada rencana
bisnis (bussinis plan) yang dibuat. Berikutini adalah hal yang perlu
diperhatikan saat membuat rencana bisnis pengolahan makanan khas
daerah.
a. Pemilihan Jenis Usaha
Tentukan jenis usaha yang akan dilakukan, contohnya keripik sanjai.Keripik
sanjai merupakan salah satu produk makanan khas daerah Sumatra Barat
yang banyak digemari konsumen. Rasanya gurih, renyah, dan harga
terjangkau menjadi alasan mengapa produk ini digemari oleh banyak orang.
Bahan baku singkong sangat mudah didapat, dan pengolahannya pun tidak
memerlukan banyak investasi peralatan. Pemilihan bahan baku dan bahan
kemasan yang baik, akan meningkatkan daya simpan (keawetan) dari
produk ini.
b. Nama Perusahaan
Perusahaan ini diberi nama CV. Bercahaya,
dengan pendiri perusahaan terdiri atas 3 orang
atau lebih.
c. Lokasi perusahaan
Lokasi usaha ditentukan di daerah yang dekat dengan bahan baku, tidak jauh dari
lokasi rumah pengelola, dan tidak terlalu jauh dari jangkauan pasar yang akan
dituju. Tahap awal bisa menggunakan salah satu ruangan di rumah atau menyewa
rumah sekitar tempat tinggal.
d. Perizinan usaha
Izin usaha yang disiapkan, antara lain NPWP dari kantor pajak, akte notaris dari
kantor notaris, SIUP/TDP dari Dinas Perindustrian Kota/Kabupaten, dan izin PIRT
dari Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten.

e. Sumber daya manusia


Sumber Daya Manusia (SDM) yang dipersiapkan terdiri atas 3 orang pendiri, yang
mempunyai tugas masing-masing sebagai:
•penanggung jawab produksi
•penanggung jawab pemasaran
•penanggung jawab administrasi dan keuangan
f. Melakukan survei pasar
g. Memperhatikan aspek produksi
Hal-hal yang harus diperhatikan pada aspek produksi ialah bahan baku dan
bahan tambahan yang digunakan.
•Peralatan yang digunakan.
•Jumlah tenaga kerja yang diperlukan.
•Hasil produksi.

h. Aspek keuangan
Hal-hal yang harus diperhatikan pada aspek keuangan adalah seperti berikut.
•Biaya variabel, seperti: pembelian bahan baku, membayar gaji, dan lain-lain
•Biaya tetap.
•Total biaya.
•Penerimaan kotor.
•Pendapatan bersih.