Anda di halaman 1dari 9

KELOMPOK 4

1. VEVIA RISA PUTRI


(2016.01.00.02.007)
2. INTANIA PERTIWI
(2016.01.00.02.011)
3. DIAN SARTIKA (2016.01.00.02.028)
4. NIA OKTARI (2016.01.00.02.034)
A sensitive spectrophotometric method for the determination of
sulfonamides in pharmaceutical preparations

atau

Sebuah​​metode​​spektrofotometri​​sensitif​ ​untuk​​penentuan​
turunan ​sulfonamid​​dalam​​sediaan  farmasi 
Definisi Sulfonamid

Sulfonamid adalah analog penting dari asam benzoat p-


amino, digunakan dalam pengobatan infeksi saluran
kemih, infeksi mata dan sebagai pengobatan demam
rematik.
Turunan dari sulfonamid
Metode Yang Digunakan Untuk
Penentuan Derivatif Sulfonamide.
1. Metode Nitrit
2. GC
3. HPLC
4. HPTLC
5. Metode Elektroanalitik
6. Kekebalan Uji Kimia
7. Trofluorimetry Spec-
8. Diferensial Scanning Kalorimetri
9. Permukaan Ditingkatkan Raman Spec- Trometry
10. Spektrofotometri .                    
Pada penelitian ini, metode yang digunakan yaitu metode
Spektrofotometri model 2100 uv-vis.
Spektrofotometri merupakan suatu metode analisa yang
didasarkan pada pengukuran serapan sinar monokromatis oleh
suatu lajur larutan berwarna pada panjang gelombang spesifik
dengan mengguankan monokromator prisma atau kisi difraksi
dengan detector Fototube
Spektrofotometri UV-Vis merupakan gabungan antara
spektrofotometri UV dan Visible. Menggunakan dua buah
sumber cahaya berbeda, sumber cahaya UV dan sumber cahaya
visible. Meskipun untuk alat yang lebih canggih sudah
menggunakan hanya satu sumber sinar sebagai sumber UV dan
Vis, yaitu photodiode yang dilengkapi dengan monokromator.
Persiapan sampel
 Tablet : Formulasi tablet berikut dibeli dari sumber komersial lokal
dan digunakan untuk analisis . Septran tablet masing-masing
mengandung 400 mg SFMx, sulfadiazin tablet masing-masing
mengandung​​500​​mg​​SFD. 
 Dua puluh tablet dijadikan bubuk dan dicampur secara menyeluruh.
Jumlah yang setara dengan 50 mg sulfonamide kemudian   dilarutkan
dalam 20 mL asam sulfat (1 mol L-1) dan disaring. Filtrat dibuat
hingga 100 mL kemudian lakukan​​prosedur​​umum. 
 Obat tetes mata : Formulasi tetes mata berikut dibeli dari sumber-
sumber lokal dan digunakan untuk analisis , mengandung 10 mg​​SFA​​
mL​​-1. Sebanyak 5 ml obat tetes mata (setara dengan 50 mg SFA)
diencerkan dengan 2 mL asam sulfat (10 mol L-1) dan dibuat hingga​​
100​​mL​​dengan​​air.kemudian lakukan prosedur umum. 
Reagen yang di gunakan
 Larutan standar sulfonamide (1000 mg mL-1) dibuat
dengan melarutkan 100 mg setiap sulfonamide dalam 2.0
ml asam sulfat (10 mol L-1), kemudian menipiskan
dengan air untuk menandai dalam labu ukur 100 mL.
Sebuah solusi standar kerja masing-masing sulfonamide
mengandung 25 mg mL-1 disiapkan oleh pengenceran
lebih lanjut dan distandarisasi oleh metode British
Pharmacopoeia) dan metode yang dilaporkan . Sebuah
solusi 8-HQ (0,5%, m / V), natrium nitrit (1,0%, m / V)
asam​​sulphamic​​(2%,​​m​​/​​V),​​natrium​​hidroksida​​(5​​mol​​
L-1)​​dan​​asam​​sulfat​​(10​​mol​​L-1)​​disusun​​dalam​​air .
Prosedur umum
 Aliquotsdari solusi sulfonamide standar (SFMx, SFD, SFA, SFMt,
SFMr dan SFG) dipindahkan ke dalam 25 ml labu dikalibrasi
diikuti oleh 1,0 mL asam sulfat untuk masing-masing. Setelah
pendinginan dalam penangas es, 1,5 mL natrium nitrit (1,0% m /
V) ditambahkan di bawah ing swirl-. Solusi diizinkan untuk
berdiri selama 5 menit dan kemudian 2,5 ml asam sulphamic
(2,0%, m / V) ditambahkan, diaduk dan didiamkan selama 5
menit. Kemudian 2,0 mL 8-HQ (0,5%, m / V) ditambahkan,
bersama dengan 2,0 ml natrium hidroksida (5 mol L-1). Tion solu-
dibuat sampai tanda dengan etanol (95%), dicampur secara
menyeluruh dan setelah 5 menit absorbansi diukur pada 500 nm
terhadap kosong reagen, dan grafik kalibrasi  dibangun.