UANG
Lembaga Keuangan dan Pasar Uang
Sanjayanto Nugroho, S.A., M.M.
Sejarah Uang
1. Barter
2. Ternak, tembakau, kulit, bulu,minyak, alkohol, besi tembaga,
emas, perak, intan berlian, mutiara, kerang
3. Logam dibentuk seperti harimau, kerbau, kambing dan
binatang lain dengan berat dan ukuran yang berbeda-beda
4. Emas & Perak
5. Uang Kertas
6. Uang Giral Cek
7. Kartu Kredit, Kartu Debit dll
Barter Pertukaran antara barang dengan
barang
Syarat :
1. Orang yang diajak bertukar barang memiliki barang yang
dibutuhkan oleh orang yang mengajak bertukar barang.
2. Orang yang diajak bertukar barang membutuhkan barang
yg dimiliki oleh orang yang mengajak bertukar barang.
3. Barang yang akan dipertukarkan sama nilainya.
Sejarah Uang
• Setelah mengalami kesulitan dengan cara barter,
manusia mulai memikirkan alternatif benda (alat)
yang dapat digunakan untuk mempermudah
pertukaran. Alat tersebut dikenal sebagai uang.
• Pertama kali manusia menggunakan
barang/benda yang digunakan sebagai uang
sehingga dinamakan uang barang. Barang yang
digunakan sebagai alat tukar bisa bermacam-
macam, misalnya kerang, tembakau, gading, dan
garam.
4
Sejarah Uang
• Manusia kemudian memakai emas dan perak untuk
membuat uang dalam bentuk koin.
• Uang koin diciptakan oleh Croesus di Yunani sekitar 560–
546 SM.
• Dalam sejarah pemakaian uang kertas sebagai bahan
uang, Cina dianggap sebagai bangsa yang pertama
menemukannya, yaitu sekitar abad pertama Masehi pada
masa Dinasti T’ang.
• Sedangkan di abad modern, Benjamin Franklin ditetapkan
sebagai Bapak Uang Kertas karena ia yang pertama kali
mencetak dolar dari bahan kertas yang semula digunakan
untuk membiayai perang kemerdekaan Amerika Serikat.
5
Sejarah Uang
6
Uang Barang Barang yang dipergunakan
sebagai uang
Syarat uang barang :
Barang itu dapat diterima dan dibutuhkan semua orang.
Barang itu setiap saat dapat ditukarkan kepada siapapun.
Ternak
Teh Beras
Garam Uang barang
Kerang
Tembakau Senjata
Kesulitan uang barang :
Sukar untuk disimpan
Sukar untuk dibawa kemana-mana
Tidak dapat dibagi menjadi bag. kecil
Tidak tahan lama
Nilainya tidak tetap
Ditemukan uang dari logam mulia (emas & Perak )
Memiliki sifat-sifat :
1. dapat diterima oleh siapapun.
2. tahan lama
3. mudah disimpan.
4. mudah dibawa kemana-mana.
5. dapat dibagi menjadi bagian kecil dengan tidak
mengurangi nilainya.
6. jumlahnya terbatas.
7. nilai uang tetap.
Sejarah Jenis-Jenis Uang di Indonesia
• Perkembangan jenis uang yang beredar di
Indonesia setelah 1945 beragam
• Setelah tahun 1951, ditetapkan alat
pembayaran yang sah adalah rupiah
(Hukum Darurat No. 20 tanggal 27
September 1951 kemudian diperkuat
dengan UU Pokok Perbankan No. 13
Tahun 1968)
10
Sejarah Jenis-Jenis Uang di Indonesia
• Jenis-jenis mata uang sebelum tahun 1951:
– ORI (Uang Republik Indonesia) di pulau Jawa
– URIDAB (Uang Republik Indonesia Daerah Banten)
– URIPS (Uang Republik Indonesia Provinsi
Sumatera)
– URITA (Uang Republik Indonesia Tapanuli)
– URIPSU (Uang Republik Indonesia Provinsi
Sumatera Utara)
– URIBA (Uang Republik Indonesia Baru Aceh)
– UDMP (Uang Dewan Mandat Pertahanan Daerah
Palembang).
11
Definisi & Arti Penting Uang
• Definisi : Sesuatu yang secara umum diterima di
dalam pembayaran untuk pembelian barang
dan jasa serta pembayaran utang.
• Arti Penting :
– Dalam Produksi
– Dalam Pertukaran & Konsumsi
– Pada Masyarakat
Kriteria Uang
• Acceptability & Cognizability
• Stability of Value
• Elasticity of Supply
• Portability
• Durability
• Divisibility
Kriteria Uang
• Acceptability & Cognizability
– Diterima dan diketahui secara umum
• Stability of Value
– Nilainya stabil/fluktuasi secara kecil
• Elasticity of Supply
– Cukup memenuhi kebutuhan usaha (tidak
terlalu banyak/kurang)
• Portability
– Mudah dibawa
Kriteria Uang
• Durability
– Tidak mudah rusak
• Divisibility
– Dapat dibagi
FUNGSI UANG
Sbg alat tukar menukar
Fungsi Asli
Sbg Satuan Hitungan
Fungsi Turunan
Sbg penunjuk harga
sbg alat pembayaran
sbg alat menyimpan / menabung
sbg pendorong kegiatan ekonomi
sbg pembentuk dan pemindah kekayaan
sbg standar pembayaran utang
sbg alat pencipta kesempatan kerja
Jenis Uang
• Berdasarkan Bahan :
– Uang Logam & Kertas
• Berdasarkan Nilai :
– Uang bernilai penuh (full bodied money) & Uang yang tidak
bernilai penuh (representative full bodied money)
• Berdasarkan Lembaga Pembuatnya :
– Uang Kartal & Uang Giral
• Berdasarkan Kawasan Berlakunya :
– Uang Domestik & Uang Internasional.
JENIS-JENIS
UANG
Uang Kartal Uang Giral
Uang
Kertas
Uang
Logam
Uang
Pemerintah
Uang
Kertas
Uang Kartal Uang Bank
Uang
Logam
Permintaan seseorang yg Surat perintah dari seseorang yg
mempunyai rekening di bank Mempunyai rekening di bank
supaya bank membayar dg cara Agar bank membayarkan sejum
memindahkan sebagian/ seluruh Cek Lah uang kepada orang yg di
rekeningnya kepada rekening Sebut dalam cek tsb.
pihak yg dibayar
Telegraphic
Giro Uang Giral
Transfer
Orang yang mempunyai
rekening di bank, memerin
Orang yang mempunyai
tahkan bank agar memba
rekening di bank,
memerintahkan secara
Perintah yarkan sejumlah uangnya
langsung untuk membayar membayar kepada seseorang dg cara
memindahkan/ mentransfer
kepada seseorang dg tunai
rek.melalui telegram
Netralitas Uang
• Uang dikatakan netral jika perubahan jumlah
uang beredar tidak mengubah nilai
keseimbangan riil dari investasi konsumen,
kesejahteraan/pendapatan.
• Uang dikatakan tidak netral jika model yang
digunakan tidak memenuhi syarat di atas.
Motif yang mendorong masyarkat memegang (meminta)
uang :
1. Motif Transaksi (Transaction Motive) : merupakan
kebutuhan masyarakat akan uang untuk melancarkan
transaksi sehari-hari
2. Motif Berjaga- jaga (Precautionary Motive) : merupakan
kebutuhan masyarakat akan uang untuk mengantisipasi
kejadian yang tidak bisa diramalkan sebelumnya
3. Motif Spekulasi (Speculative Motive) : motif ini muncul
setelah permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga
terpenuhi
Nilai bahan pembuat Nilai yang tertulis
NILAI
mata uang pada mata uang itu
NOMINAL
sendiri
NILAI NILAI
NILAI UANG
INTRINSIK EKSTERNAL
Nilai suatu mata uang
Nilai yg diukur dari
yang diukur dg mata
jumlah barang yang
NILAI uang negara lain
dapat ditukar oleh
INTERNAL
suatu mata uang
Berapa nilai uang kertas Rp. 5.000,- ?
Sama dengan harga kertas yg digunakan ! Berapa ?
Tidak ada harganya. (nilainya nol)
Meskipun uang kertas tidak mempunyai nilai intrinsik;
nasyarakat mau menerima uang kertas, hal ini disebabkan
masyarakat percaya bahwa pemerintah mau menerima
uang kertas.
masyarakat percaya bahwa pemerintah mengeluarkan
uang kertas dengan jaminan emas di bank sirkulasi.
masyarakat percaya bahwa uang kertas mempunyai
daya beli.
Uang kertas Uang kepercayaan/ fiduciary
Contoh mata uang beberapa negara :
1. Amerika Serikat : Dollar AS ( US $ )
2. Arab Saudi : Riyal Saudi ( R/SR )
3. Australia : Dollar Australia ( $A )
4. Brunai Darussalam : Dollar Brunei ( Br$ )
5. Negara-negara Eropa : Euro ( Zone Euro )
6. Denmark : Krona ( Dkr )
7. Swedia : Krona ( Skr )
8. Hongkong : Dollar Hongkong(HK$)
9. Cina : Renminbi/ Yuan ( Y )
10. Iran : Rial ( RI )
11. Jepang : Yen ( ¥ )
12. Korea Selatan : Won ( W )
13. Federasi Rusia : Rubel
14. Mesir : Paun mesir ( E )
15. Portugal : Escudo ( Esc )
Terima Kasih.
Ada Pertanyaan?