Transformasi Kesehatan Rujukan NTT 2024
Transformasi Kesehatan Rujukan NTT 2024
Juni 2024
Kemenkes berkomitmen melakukan transformasi di sektor kesehatan
Pelayanan pada penyakit yang menjadi layanan prioritas
Jantung
Perubahan pola penyakit penyebab kematian tertinggi selama 10 tahun terakhir Stroke
Uronefrologi Kanker
Gastro- Tuberkulosis
hepatologi
Diabetes Mellitus
Kesehatan Jiwa
Ablasi 3D
RSJPD Harapan Kita 600 Kardiologi Pembiayaan
pada Aritmia Atrial Fibrilasi
RSUP dr. Kariadi 300 Urologi Ekstirpasi Spermatocele+Sirkumsisi Keterbatasan Sarana Prasarana
EP Ablasi (konvensional)
RSUP dr Hasan Sadikin 270 Kardiologi Keterbatasan Sarana
pada Aritmia
RSUP dr. Ciptomangunkusumo 240 Urologi Rekonstruksi cakut Keterbatasan SDM, Sarana Prasarana
RSUP Prof. Ngoerah 165 Onkologi radiasi Radiasi eksterna Keterbatasan Sarana
Sumber: Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 12-13 Desember 2023 (https://link.kemkes.go.id/DataAntrianLayanan)
Tugas Utama Dirjen Pelayanan Kesehatan
dalam Transformasi Pelayanan Kesehatan
Target
50% kabupaten/kota sebelum 2024 dan
50 100%
100% sebelum 2027 2022
%2024 2027
Program jejaring rujukan mengelompokkan RS menjadi Madya, Utama, dan
Paripurna, di mana masing-masing memiliki kapabilitas yang berbeda
Jantung dan Mampu diagnostik invasif dan intervensi Mampu melakukan bedah jantung terbuka Mampu melakukan pelayanan bedah dan
non-bedah, misal pasang ring dan dan bedah syaraf terbuka/clipping intervensi non-bedah jantung dan saraf
Stroke trombektomi/coiling advanced
Mampu melakukan bedah tumor dasar Mampu melakukan terapi radiasi, bedah Mampu melakukan terapi kanker
Kanker dan kemoterapi kanker stadium lanjut, dan kemoterapi komprehensif dan mutakhir, misal
microsurgery, proton therapy
Mampu melayani hemodialisis dan CAPD Mampu melayani hemodialisis dan CAPD Mampu melakukan transplantasi ginjal
anak dewasa
Uronefrologi dewasa
Mampu melakukan terapi batu saluran Mampu melayani hemodialisis teknik Mampu melakukan biopsi ginjal dengan
kemih dan prostat dewasa dengan teknik khusus imunofluoresensl
invasif minimal Mampu skiring calon transplantasi ginjal Mampu pelayanan bedah kelainan
Mampu terapi keganasan urologi kongenital ginjal
Mampu skrining dan diagnosis penyakit
gagal ginjal kronis, keganasan urologi Mampu melakukan biopsi ginjal Mampu terapi keganasan urologi dan
dan CAKUT CAKUT dengan teknik invasif minimal
Minimal mampu melakukan persalinan Minimal mampu melakukan persalinan Mampu melakukan tindakan bendah
Kesehatan Ibu Caesar dengan berat bayi >1800 gr atau Caesar dengan berat bayi >1000 gr atau jantung anak kompleks
& Anak usia kehamilan >34 minggu, bantuan usia kehamilan >28 minggu, bantuan
napas non invasif, bedah sederhana napas invasif, bedah kompleks Mampu memberikan bantuan invasif &
penunjang pernapasan
Minimal mampu melakukan pelayanan Minimal mampu melakukan pelayanan
kehamilan dengan masalah obstetrik kehamilan dengan kelainan medis lain Mampu pelayanan kelainan metabolik
bawaan (rare disease)
Program jejaring rujukan mengelompokkan RS menjadi Madya, Utama, dan
Paripurna, di mana masing-masing memiliki kapabilitas yang berbeda
RS Madya RS Utama RS Paripurna
• Mampu melakukan pelayanan Layanan • Mampu melakukan pelayanan komplikasi DM • Mampu melakukan pelayanan transplantasi
Diabetes DM Dasar, perawatan kaki DM, HD dan intervensi KV bedah, terapi laser mata dan ginjal, pump clinic, metabolic surgery, layanan
Mellitus intervensi KV non bedah prostesa kaki DM DM presisi , genetika
• Mampu melakukan pelayanan • Mampu melakukan pelayanan • Mampu melakukan deteksi berbasis genomic, kultur
Penyakit biomolekuler terbatas dan kultur bakteri biomolekuler, kultur bakteri&jamur virus, bakteri, jamur dan parasit
Infeksi • Mampu pelayanan biorepository pathogen spesifik
• Mampu melakukan terapi suportif standar • Mampu pelayanan terapi suportif lanjutan,
Emerging biorepositori pathogen non spesifik • Mampu pelayanan terapi suportif lanjutan dgn life
support
• Mampu melakukan pelayanan TB sensitif • Mampu melakukan pelayanan intervensi paru • Mampu melakukan pelayanan
Respirasi & obat rawat jalan dan rawat inap non bedah dan bedah komprehensif dan pelayanan mikrobiologi
Tuberkulosis • Mampu melakukan pelayanan TB resisten • Mampu pelayanan Paru Kerja Lingkungan
(lab. mandiri)
obat rawat jalan dan rawat inap dan Upaya Berhenti Merokok • Mampu pelayanan Asma dan PPOK,
onkologi paru
• Minimal mampu melakukan diagnostik • Minimal mampu melakukan diagnostik • Mampu melakukan transplantasi hati
Gastro- dan pengobatan hepatitis dan sirosis hati dan penganangan kanker hati dan
hepatologi serta diagnosis kanker hati kanker hati kasus kompleks
• Minimal mampu melakukan layanan IGD, • Minimal mampu melakukan standar strata ▪ Minimal mampu melakukan standar strata
Kesehatan rawat jalan dan inap akut Psikiatri, hotline madya ditambah rawat inap psikiatri dan 2 utama namun dengan 3 jenis layanan
Jiwa service (gadar psikiatri) dan layanan CLP jenis layanan subspesialis psikiatri subspesialistik psikiatri
• Layanan MPE, rehab NAPZA dan rehabi
psikososial dan keswamas (untuk RSJ dan
RS dg unggulan jiwa).
Skema Pengampuan
1 RS Koordinator Pengampu untuk masing-masing penyakit, dan diturunkan ke RS regional
Rumah Sakit Kriteria Rumah Sakit Contoh
RS Pengampu • RS Kelas A dengan strata Paripurna • RSJPD Harapan Kita
Nasional • RS Pendidikan • RSUPN Cipto Mangunkusumo
(Koordinator • Pelayanan spesialistik dan subspesialistik di lingkup yang • RS PON
Pengampu) diampu • RS Kanker Dharmais
RS • RS milik Pemerintah Pusat / Daerah dengan strata minimal • RSUP Prof I.G.N.G Ngoerah
Pengampu Utama • RSUP Dr. Hasan Sadikin
Regional • RS Pendidikan • RSUD Dr. Soetomo
• Pelayanan spesialistik dan/atau subspesialistik di lingkup • RSUD Ulin Banjarmasin
yang diampu
RS Diampu • Memiliki pelayanan dasar dari program pelayanan prioritas • RSUD Bandung Kiwari
• Belum sesuai target strata dalam hal: standar pelayanan, SDM, • RSUD Sekayu
sarana prasarana, alat kesehatan • RSUD dr. Soediran Wonogiri
• RSUD Manambai Abdul Kadir
Bentuk dan Komponen Pembiayaan Kegiatan Pengampuan
Bentuk Kegiatan Output Metode Komponen Sumber pembiayaan
Visitasi dan Kesiapan fasilitas (SDM, SPA & Luring • Transportasi • APBN
Alkes) RS. • Uang harian
advokasi Dukungan Pemda dalam program • Penginapan
pengampuan.
Proctorship Peningkatan keilmuan dan Luring • Transportasi & akomodasi • APBD/ RS Diampu
keterampilan tenaga • Jasa pendampingan • Sumber pendanaan lain
pendampingan di RS diampu • BMHP
Pelatihan/ Peningkatan keilmuan dan Blended (luring • Transportasi & akomodasi • APBN
workshop keterampilan tenaga medis di RS & daring) • Paket pelatihan • APBD/ RS Diampu
diampu • Honor fasilitator • Sumber pendanaan lain
• Honor penceramah (external)
RSCM sebagai Pengampu Layanan DM, RSAB Harapan Kita sebagai Pengampu
Ginjal, Hepar, dan KIA* Layanan KIA*
RSJPD Harapan Kita sebagai Pengampu RSJ Marzoeki Mahdi sebagai Pengampu
Layanan Jantung Layanan Kesehatan Jiwa
* RSAB dan RSCM menjadi Pengampu Nasional Bersama pada Layanan KIA
Pengampu Regional Provinsi NTT
Kanker
Jantung
Surat Direktur Jenderal Pelayanan
Stroke Kesehatan tentang Pemberitahuan
Regionalisasi Pelaksanaan Kegiatan
Uronefrologi Pengampuan Layanan Prioritas
RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah
Kesehatan Ibu dan Anak dapat diakses melalui:
Diabetes Mellitus
https://link.kemkes.go.id/Regi
Penyakit Infeksi Emerging onalisasiPengampuan
Gastrohepatologi
Keterangan:
• Pengampu Regional di Layanan Jantung akan mengampu untuk tindakan Diagnosis dan Intervensi Non Bedah (DINB).
• Bagi Rumah Sakit Target Utama di Layanan Jantung, untuk tindakan Bedah Jantung Terbuka akan diampu langsung oleh RSJPD Harapan Kita.
Jejaring RS Layanan Prioritas di Provinsi NTT (1/2)
Strata target berdasarkan KMK pengampuan
Stroke PIE
Dokumen Regulasi terkait Program Jejaring Pengampuan Pelayanan Prioritas dapat diakses melalui : https://link.kemkes.go.id/RegulasiPengampuan
PEDOMAN
PENGAMPUAN
Dokumen Regulasi terkait Program Jejaring Pengampuan Pelayanan Prioritas dapat diakses melalui : https://link.kemkes.go.id/RegulasiPengampuan
PETUNJUK TEKNIS PENGAMPUAN
Telah terbit pula Keputusan Direktur Jenderal
Pelayanan Kesehatan tentang Petunjuk Teknis
Penyelenggaraan RS Jejaring Pengampuan Kanker,
Jantung, dan Uronefrologi*
3
*Draft Kepdirjen Juknis Layanan Stroke & KIA dalam proses pembahasan dengan Tim Hukum Setditjen Yankes
Dokumen Regulasi terkait Program Jejaring Pengampuan Pelayanan Prioritas dapat diakses melalui : https://link.kemkes.go.id/RegulasiPengampuan
1
Pemetaan jejaring RS dan penambahan
fasilitas sesuai strata
Kami telah membuat
rencana detail mengenai
kebutuhan fasilitas dan
SDM
2
Kebutuhan tambahan SDM misal dokter
spesialis dan penunjang
19
Kemenkes memberikan bantuan penyediaan Alkes dan SDM user di RS
jejaring jantung, stroke, kanker, dan uronefrologi
Paripurna Utama Madya
CT Simulator
IHK set Sp.PA Alkes yang digunakan bersama di beberapa layanan penyakit
SPECT CT Sp.KN K, J, S, U CT Scan 128 Sp.Rad
PET CT Scan CT Scan 64 Sp.Rad
Cyclotron K, S MRI Sp.Rad
2023
• 234 alat diadakan melalui DAK 2023
Penyediaan1030 Alat Penyediaan 138 Alat
KJSU di 338 RS KJSU di 35 RS dengan total anggaran Rp 2.4
Penyediaan 234
Alat KJS di 109 melalui SIHREN, 668 melalui DAK & 93 Triliun.
RS melalui DAK Sarana di 218 RS Sarana di 35 RS
melalui DAK melalui DAK
2024-2027
2022 2023 2024 2025 2026 2027 • Pendanaan bersumber dari DAK dan
465 Alat KJSU KIA Penyediaan 1685 Penyediaan 504 Alat dukungan superloan (program
di 172 RS melalui Alkes KJSU di 364 KJSU di 180 RS
melalui SIHREN &
SIHREN)
skema Banper RS melalui
SIHREN, 2071 368 Sarana di 169 RS
Sarana di 473 RS melalui DAK
melalui DAK
23
Bantuan Pemerintah Pusat dalam rangka pemenuhan kebutuhan Jejaring RS di
Provinsi NTT untuk mencapai strata yang ditargetkan
PEN 2022 Dari total 11 alkes alokasi PEN 2022 & DAK 2023, terdapat 1
Nama RS Alat Kesehatan alkes yang masih proses operasional
Mohon update progress pengadaan dan operasional alkes DAK 2023 melalui https://link.kemkes.go.id/monevDAK23
Strategi pemenuhan kebutuhan SDM
Jangka Pendek
• Pemenuhan SDM melalui fellowship/pelatihan (6 – 12 bulan) dengan
SDM Penambahan center dan kuota fellowship/pelatihan (peserta SDM eksisting RS Tindak lanjut
jejaring)
• Penugasan dokter melalui skema kontrak/honor BLU-D (Menggunakan SIP Perlu dukungan Pemerintah
ataupun Surat Tugas dari Kemenkes) Daerah dan Fasilitas
• Penugasan Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS) Kesehatan untuk
• mempercepat pemenuhan
Program penempatan residen senior (penugasan khusus tenaga Kesehatan)
kebutuhan SDM
• Penugasan dokter melalui Pendayagunaan Nakes WNI LN/ WNA (Khusus
Dokter Spesialis yang memiliki supply sedikit misal, Sp.KN) Perlu dukungan percepatan
regulasi terutama untuk
pembukaan fellowship baru
Perlu dukungan Kolegium
Jangka Panjang terutama untuk penempatan
• Program pendidikan dokter spesialis dan subspesialis (2 – 5 tahun) melalui lulusan baru
beasiswa Kemenkes dan LPDP
• Rekrutmen ASN (PPPK)
• Pemenuhan SDM melalui program college based
• Penambahan center dan kuota pendidikan dokter spesialis dan subspesialis
Progress penandatanganan MoU dengan Kepala Daerah
Provinsi J K S U KIA TB DM GH PIE KJ Provinsi J K S U KIA TB DM GH PIE KJ
1 Aceh ● ● ● ● ● ● ● ● ● ● 21 Kalimantan Timur ● ● ● ● ● ● ● ● ● ●
2 Sumatera Utara ● ● ● ● ● ● ● ● ● ● 22 Kalimantan Selatan ● ● ● ● ● ● ● ● ● ●
3 Sumatera Barat ● ● ● ● ● ● ● ● ● ● 23 Kalimantan Tengah ● ● ● ● ● ● ● ● ● ●
4 Riau ● ● ● ● ● ● ● ● ● ● 24 Kalimantan Utara ● ● ● ● ● ● ● ● ● ● ● Sudah
5 Kepulauan Riau ● ● ● ● ● ● ● ● ● ● 25 Sulawesi Utara ● ● ● ● ● ● ● ● ● ●
● Belum
6 Bengkulu ● ● ● ● ● ● ● ● ● ● 26 Gorontalo ● ● ● ● ● ● ● ● ● ● J : Jantung
7 Jambi ● ● ● ● ● ● ● ● ● ● 27 Sulawesi Barat ● ● ● ● ● ● ● ● ● ● K : Kanker
8 Sumatera Selatan ● ● ● ● ● ● ● ● ● ● 28 Sulawesi Tengah ● ● ● ● ● ● ● ● ● ● S : Stroke
9 Bangka Belitung ● ● ● ● ● ● ● ● ● ● 29 Sulawesi Selatan ● ● ● ● ● ● ● ● ● ● U : Uro-nefrologi
27
Jl. H. R. Rasuna Said No.Kav 4-9 Blok X-5, RT.1/RW.2, Kuningan, Kecamatan
Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12950