Anda di halaman 1dari 2

Penatalaksanaan Dengue Shock Syndrome

Dibuat oleh: Mu'allim Hawari,Modifikasi terakhir pada Wed 16 of May, 2012 [05:29] Penatalaksanaan Dengue Shock Syndrome Abstrak Demam dengue (DD) dan demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Infeksi dengue ditularkan oleh nyamuk Aedes, terutama Aedes aegypti1. Dalam 50 tahun terakhir ini insidensinya telah meningkat 30 kali lipat, dan telah terjadi ekspansi geografis ke negara-negara baru terutama di negra sub tropis. Virus Dengue menyebabkan infeksi yang bersifat simptomatik maupun asimtomatik. Infeksi dengue simtomatik merupakan infeksi sistemik dalam perjalanan penyakit yang sangat dinamis3, sulit diramalkan, dengan spectrum penyakit yang luas dan bermanifestasi klinis mulai dari gejala yang ringan sampai berat. Kata kunci : dengue haemorrhagie fever, dengue fever, demam berdarah. Kasus Seorang anak perempuan, 10 tahun datang dengan diantar kedua orang tuanya dengan keluhan utama panas. Panas dirasakan sejak minggu sore (5 hari SMRS), panas langsung tinggi, nyeri perut +, muntah + disertai darah, bapil -, diare-, BAB biasa, warna kuning kecoklatan, mimisan -, dan pusing +. RPD : DF/DHF -, kejang -, TB anak -, Alergi . RPK : kejang -, alergi -, TB paru . Lingkungan : radius 100m banyak yang terkena chikungunya. BB: 20 kg, HR : 120x/menit, RR : 24x/menit, Suhu : 371C, TD: 100/80 mmHg. Kepala : edem palpebra -/-, bibir kering +, Thoraks : pulmo :SDV menurun/ +, amforik +/-. Cor : dbn, Abdomen : NT + semua regio, Asites +, Peristaltik + Normal, hepatomegali , Akral : dingin, nadi lemah Diagnosis DSS hari ke V dengan hematemesis Terapi Terapi cairanuntuk DSS sesuai dengan algoritme WHO 2009 7cc/kgBB/jam 10cc/kgBB/30 menit-1jam Inf. RL 20cc/kgBB/secepatnya 5cc/kgBB/jam. Jika 2X pengulangan 20 cc/kgBB tidak membaik maka diganti dengan cairan koloid max 10 -30cc/kgBB/jam Diskusi Demam dengue (DD) dan demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Infeksi dengue ditularkan oleh nyamuk Aedes, terutama Aedes aegypti1. Dalam 50 tahun terakhir ini insidensinya telah meningkat 30 kali lipat, dan telah terjadi ekspansi geografis ke negara-negara baru terutama di negra sub tropis. Virus Dengue menyebabkan infeksi yang bersifat simptomatik maupun asimtomatik. Infeksi dengue simtomatik merupakan infeksi sistemik dalam perjalanan penyakit yang sangat dinamis3, sulit diramalkan, dengan spectrum penyakit yang luas dan bermanifestasi klinis mulai dari gejala yang ringan sampai berat. Dengue shock syndrome adalah derajat demam berdarah yang paling berat, yang merupakan kumpulan gejala klinis yang mengarah kepada shock. Kriteria diagnosis dengue fever menurut WHO 2009 seperti dibawah ini. Kriteria untuk Dengue warning signs Probable dengue Tinggal / bepergian ke daerah endemik Panas dan 2 kriteria dibawah : Mual, muntah Rash Nyeri sendi RL test positive Leukopenia Warning sign Laboratory-confirmed dengue (important when no sign of plasma leakage) Warning signs* Abdominal pain or tenderness Persistent vomiting Clinical fl uid accumulation Mucosal bleed Lethargy, restlessness Liver enlargment >2 cm Laboratory: increase in HCT concurrent with rapid decrease in platelet count *(requiring strict observation and medical intervention) Severe plasma leakage leading to: Shock (DSS) Fluid accumulation with respiratory distress Severe bleeding as evaluated by clinician Severe organ involvement Liver: AST or ALT >=1000 CNS: Impaired consciousness Heart and other organs Terapi cairan untuk DSS sesuai dengan algoritme WHO 2009 Terapi dimulai dengan Inf. Kristaloids 20cc/kgBB/secepatnya 5cc/kgBB/jam setiap penurunan7cc/kgBB/jam10cc/kgBB/30 menit-1jam dilihat tanda tanda vital pasien (akral, nadi, tekanan darah) dalam who 2009 disertakan pula penilaian HMT untuk melihat kekentalan

darah. Selama resusitasi carian ada beberapa hal yang harus selalu dipantau AT/HMT / 6jam, balance cairan, vital sign, fungsi hati, Ro. Thoraks PA, diit cair. Jika 2X pengulangan 20 cc/kgBB tidak membaik maka diganti dengan cairan koloid max 10 -30cc/kgBB/jam . Kesimpulan Penanganan utama dari DSS adalah resusitasi cairan karena kebocoran plasma yang disebabkan karena reaksi imunitas. Penanganan yang lainnya hanya bersifat simptomatis saja. Daftar pustaka 1. Gibbons RV, Vaughn DW. Dengue: an escalating problem. BMJ 2002;324:1563-6 2. World Health Organization. Dengue, dengue haemorrhagic fever and dengue shock syndrome in the context of the integrated management of childhood illness. Department of Child and Adolescent Health and Development. WHO/FCH/CAH/05.13. Geneva, 2005IDELINES FOR DIAGNOSIS, 3. World Health Organization. DENGUE GUIDELINES FOR DIAGNOSIS, TREATMENT, PREVENTION AND CONTROL.2009 Penulis Muallim Hawari, program profesi pendidikan dokter, bagian Ilmu Kesehatan Anak RSUD Panembahan Senopati.