Anda di halaman 1dari 1

Fuad Rahman N 37969

Aspek-aspek yang berhubungan dalam perancangan berpusat pada pengguna dalam antarmuka aplikasi berbasis web untuk ditayangkan pada peranti bergerak (mobile device). Berfokus pada pengguna Antarmuka aplikasi web harus sesuai dengan karakteristik pengguna baik secara kognitif, perilaku, antromorpik, maupun atitudinal. Iterative design Sistem yang sedang dikembangkan harus didefinisikan, dirancang dan ditest berulangkali berdasarkan hasil test kelakuan dari fungsi, antarmuka, sistem bantuan, dokumentasi pengguna, dan pendekatan pelatihannya. Integrative Perancangan harus mencakup antarmuka pengguna, sistem bantuan, rencana pelatihan, dokumentasi pengguna, dukungan teknis. Testing: pengukuran penggunaan produk secara empiris Salah satu pengukuran kesuksesan dalam perancangan aplikasi web adalah mengumpulkan umpan balik dari pengguna. Dari umpan balik yang diterima, dapat dilakukan evaluasi, dan menuju pada pemecahan masalah yang ada. Karena fokus ke pengguna, fitur-fitur yang disediakan harus berfokus ke kepentingan pengguna, tanpa ditambahi fitur-fitur tambahan bagi pihak lain seperti developer atau pemasang iklan. Fitur-fitur tersebut dapat dipisah di aplikasi lain yang terhubung ke aplikasi utama. Sesuaikan dengan kemampuan perangkat pengguna Setiap jenis perangkat bergerak memiliki kemampuan yang berbeda. Dalam pengembangan aplikasi, sesuaikan dengan kemampuan tiap perangkat, misalnya terdapat perangkat layar sentuh yang mendukung multi-touch, namun ada juga yang tidak mendukungnya. Media yang digunakan untuk berhubungan dengan aplikasi Aplikasi berbasis web memiliki webserver yang mengatur kinerja aplikasi, menentukan bagaimana pengguna dapat terhubung dengan webserver dapat mempengaruhi bagaimana aplikasi bekerja. Aplikasi web yang diakses menggunakan koneksi internet harus memperhatikan alokasi bandwidth dari koneksi internet pengguna, hal ini tidak berlaku bila koneksi melalui jaringan lokal. Tentukan platform pengembangan Berbagai platform tersedia dalam pengembangan aplikasi web, contohnya seperti HTML5, Microsoft Silverlight, Adobe Flash, Adobe Air, WAP dsb. Setiap perangkat biasanya memiliki dukungan tertentu terhadap platform pengembangan aplikasi web dengan kelebihan, kekurangan, dan keterbatasan masing-masing.