Anda di halaman 1dari 12

OHMMETER

Dua instrumen yang paling umum digunakan untuk memeriksa kontinuitas (sirkuit lengkap), atau untuk mengukur ketahanan suatu rangkaian atau elemen sirkuit, adalah ohmmeter dan MEGGER (megom meter). Ohmmeter secara luas digunakan untuk mengukur resistansi dan memeriksa kontinuitas sirkuit listrik dan perangkat. Rentang ukur ohmmeter biasanya hanya beberapa megohms. Sedangkan megger digunakan untuk mengukur resistansi isolasi, seperti antara kawat dan permukaan luar isolasi, dan resistansi insulasi kabel dan isolator. Kisaran dari megger dapat diperbesar untuk mengukura lebih dari 1.000 megohms. Ohmmeter terdiri dari ammeter dc, dengan beberapa fitur yang ditambahkan. Fitur yang ditambahkan adalah: 1. Sebuah dc sumber potensial (biasanya baterai 3-volt) 2. Satu atau lebih resistor (salah satunya adalah variabel) 3. Sebuah rangkaian ohmmeter sederhana ditunjukkan pada Gambar 1.

Gambar 1. Rangkaian pada Ohmmeter

Defleksi pointer ohmmeter adalah dipengaruhi oleh jumlah arus yang melalui PMMC. Sebelum mengukur resistensi dari sebuah resistor atau kontinuitas rangkaian listrik, perlu dilakukan uji awal pada ohmmeter. Uji ini dilakukan dengan cara menghubungkan dua kabel tes (tes lead) seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1. Saat uji ini dilakukan,

11

Pengukuran Besaran Listrik Dicky Arinanda Arifin ST,MT

Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana

ohmmeter dikalibrasi terlebih dahulu dengan cara menset pointer pada nilai terendah (nol). Hal ini menunjukkan bahwa resistansi antar kedua kabel adalah nol. Setelah melakukan uji awal kedua kabel harus dipisahkan supaya voltase baterai tidak cepat turun. Gambar 1 menunjukkan ohmmeter tipe seri dimana nilai nol berada pada skala maksimum (sisi kanan). Pada alat ukur lain (ammeter dan voltmeter) skala maksimum adalah nilai maksimum dari besaran yang diukur. Saat kedua kabel uji dipisahkan maka pointer akan menuju skala minimum yaitu besaran tak hingga. Hal ini dikarenakan sebuah rangkaian yang terbuka sama dengan sebuah rangkaian tertutup dengan resistor dengan besar resistansi tak hingga. Rentang Ukur Ohmmeter

Besar resitansi rangkaian memiliki variasi yang sangat luas. Pada satu waktu pengukuran dilakukan dengan nilai 10 ohm, di waktu lain pengukuran dilakukan dengan nilai 1.000.000 ohm (1 Megaohm). Agar alat ukur dapat mengukur dengan rentang yang luas dan dengan error yang kecil, multiplikasi skala rentang ukur ohmmeter sangat perlu dimiliki oleh alat ukur tersebut. Rangkaian ohmmeter yang memiliki variasi rentang ukur dapat dilihat pada gambar 2.

Gambar 2. Rangkaian ohmmeter dengan variasi rentang ukur

11

Pengukuran Besaran Listrik Dicky Arinanda Arifin ST,MT

Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana

Beberapa ohmmeters dilengkapi dengan knop pemilih skala rentang ukur, sehingga cukup hanya dua jack (kabel uji) diperlukan. Meter lainnya memiliki jack terpisah untuk rentang ukur masing-masing, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2. Skala rentang ukur digunakan dalam mengukur tahanan yang tidak diketahui (Rx dalam gambar 2) tergantung pada perkiraan nilai tahanan yang tidak diketahui. Sebagai contoh, asumsikan ohmmeter pada gambar 2 dikalibrasi dalam rentang dari 0 sampai 1.000. Jika Rx adalah lebih besar dari 1.000 ohm, dan skala R x 1 kisaran sedang digunakan, tahanan tidak dapat terukur. Hal ini terjadi karena resistansi seri gabungan dari resistor R '1 dan Rx terlalu besar untuk memungkinkan baterai yang cukup arus mengalir untuk membelokkan pointer jauh dari nilai tak terhingga. Jack harus dicolokkan ke kisaran berikutnya, Rx10. Setalah dilakukan, anggaplah pointer menunjuk angka 375 ohm. Ini akan menunjukkan bahwa Rx memiliki 10x375 ohm, atau tahanan sebesar 3.750 ohm. Perubahan rentang disebabkan defleksi karena resistor R x10 memiliki sekitar 1 / 10 resistansi dari resistor Rx1. Jadi, memilih resistansi seri yang lebih kecil mengakibatkan baterai memiliki daya yang cukup untuk menyebabkan defleksi pada pointer. Jika digunakan kisaran Rx100 untuk mengukur resistor 3750 ohm- yang sama, pointer akan terdefleksi lebih jauh, ke posisi 37,5-ohm. Dfleksi ini terjadi karena resistor Rx100 memiliki sekitar 1 / 10 tahanan dari resistor Rx10. Ohmmeter Seri

Merupakan rangkaian ohmmeter yang paling sederhana Terdiri atas sumber tegangan yangg dihubungkan secara seri dengan sepasang terminal, sebuah resistansi standar Dan sebuah instrumen PMMC arus-rendah. Resistansi yang akan diukur (R) dihubungkan ke terminal kanan dan kiri seperti pada gambar

11

Pengukuran Besaran Listrik Dicky Arinanda Arifin ST,MT

Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana

Ohmmeter Pararel (Shunt Ohmmeter)

Tipe ohmmeter ini, sesuai dengan namanya, Resistansi yang akan diukur parallel terhadap instrument PMMC Konstruksi Shunt Ohmmeter dapat dilihat seperti pada gambar

11

Pengukuran Besaran Listrik Dicky Arinanda Arifin ST,MT

Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana

MEGGER (MEGA OHMMETER)

Megger atau Mega Ohm Meter adalah alat untuk mengukur besar tahanan isolasi. Isolasi yang dimaksud adalah isolasi antara bagian yang bertegangan dengan bertegangan maupun dengan bagian yang tidak bertegangan seperti body/ground. Jenis Megger 1. Megger dengan engkol sbg pembangkit tegangan. Sumber tenaga pada megger jenis ini berasal dari generator pembangkit tenaga listrik yang ada dalam alat ukur ini dan untuk membangkitkannya poros megger harus diputar; dengan alat

penunjukannya jarum. 2. Megger dengan sumber tenaga dari baterai dan alat penunjukkanya berupa jarum juga. Salah satu contoh penggunaan dari alat ukur ini adalah untuk mengukur kemungkinan gangguan lain adalah terjadinya hubung singkat pada belitan antar phasa, antara phasa dengan bodi dan antar belitan pada phasa yang sama. Megger digunakan untuk mengukur tahanan isolasi instalasi tegangan menengah maupun tegangan rendah. Untuk instalasi tegangan menengah digunakan Megger dengan batas ukur Mega sampai Giga Ohm dan tegangan alat ukur antara 5.000 sampai dengan 10.000 Volt arus searah. Untuk instalasi tegangan rendah digunakan Megger dengan batas ukur sampai Mega Ohm dan tegangan alat ukur antara 500 sampai 1.000 Volt arus searah. Ketelitian hasil ukur dari Megger ditentukan oleh cukup tidaknya tegangan generator/ baterai yang dipasang pada alat ukur tsb. Dewasa ini telah banyak pula Megger yang mengeluarkan tegangan tinggi, yang didapatkan dari baterai sebesar 8 12 volt (megger dengan sistem elektronis). Megger dengan bateri umumnya membangkit kan tegangan tinggi yang jauh lebih stabil dibanding megger dengan generator yang diputar dengan tangan.

11

Pengukuran Besaran Listrik Dicky Arinanda Arifin ST,MT

Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana

Meter Tahanan Isolasi

Prinsip pengukuran Megger sama dengan ohm meter, yaitu memberikan tegangan dari alat ukur ke isolasi peralatan, dan karena nilai resistance isolasi ini cukup tinggi maka diperlukan tegangan yang cukup tinggi pula agar arus dapat mengalir. Tegangan pengukuran yang digunakan tergantung pada tegangan kerja dari alat yang akan diukur. Tegangan untuk mengetes isolasi dapat diubah-ubah tergantung pada kelas isolasi yang digunakan seperti:

Tegangan DC 500 Volt untuk mengukur rangkaian tegangan rendah Tegangan DC 1000 Volt s/d DC 5000 Volt untuk mengukur rangkaian tegangan sampai dengan 6000 Volt.

Besar tegangan tersebut pada umumnya adalah : 500, 1000, 2000 atau 5000 volt. Batas pengukuran dapat bervariasi antara 0,02 sampai 20 ohm dan 5 sampai 5000 ohm dll, sesuai dengan sumber tegangan dari megger tersebut. Dengan demikian, maka sumber tegangan megger yang dipilih tidak hanya tergantung dari batas pengukur, akan tetapi juga terhadap tegangan kerja (system tegangan) dari peralatan ataupun instansi yang akan diuji isolasinya. Besar tahanan isolasi yang memenuhi persyaratan secara umum, ditentukan oleh tegangan kerja dari peralatan tersebut. Harga tahanan isolasi bervariasi tergantung dari kelembaban udara, kotoran dan kwalitas material isolasi. Ada pun untuk mengetahui standart harga minimal hasil pengukuran tahanan isolasi suatu peralatan dapat dihitung dengan menggunakan rumus pendekatan :

11

Pengukuran Besaran Listrik Dicky Arinanda Arifin ST,MT

Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana

R (1000 U ) U 2,5 Q
Dimana : R U Q = Tahanan isolasi minimal. = Tegangan kerja. = Tegangan Megger.

1000 = Bilangan tetap. 2,5 Contoh : Pengukuran yang menggunakan Megger dengan tegangan DC 500 Volt, 1000 Volt dan 5000 Volt, dengan memasukkan faktor keamanan (2,5), bila tegangan kerja 400 V, maka: = Faktor Keamanan (apabila baru).

R (1000 U ) U 2,5
Q R

(1000 400)
0,80M 5000

400 2,5

DAFTAR PENGUKURAN TAHANAN ISOLASI MINIMAL No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. URAIAN Generator I Generator II Generator III Generator IV Kabel Generator I Kabel Generator II TEGANGAN KERJA 400 Volt 400 Volt 6300 Volt 6300 Volt 400 Volt 6300 Volt TEGANGAN MEGGER 500 Volt DC 1000 Volt DC 1000 Volt DC 5000 Volt DC 500 Volt DC 5000 Volt DC TAHANAN OSILASI MINIMAR 0,80 Mega Ohm 0,40 Mega Ohm 99,23 Mega Ohm 19,85 Mega Ohm 0,80 Mega Ohm 19,85 Mega Ohm

Fungsi Megger Selain untuk memeriksa tahanan isolasi Generator atau Motor listrik, Megger digunakan untuk mengukur tahanan isolasi dari alat listrik atau instalasi tenaga listrik misalnya : kabel ,trafo , OCB, Jaring SUTM dll. Tegangan alat ukur ini umumnya tegangan Tinggi arus searah yg besarnya berkisar 500 s/ 10.000 Volt. Tegangan megger dipilih berdasar tegangan kerja daripada sistem tegangan kerja peralatan atau instalasi yang akan diuji

11

Pengukuran Besaran Listrik Dicky Arinanda Arifin ST,MT

Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana

Hasil pengujian ditetapkan bahwa harga penahan isolasi minimum = 1000 X tegangan kerja peralatan yang akan diuji.

Gambar : Megger METRISO 5000 Keterangan gambar : 1. Socket out put + (positip). 3. Socket out put (negatip). 4. Lampu indicator skala pengukuran 3. 5. Lampu indicator skala pengukuran 2. 6. Lampu indicator skala pengukuran 1. 7. Selektor skala pengukuran. 8. Selektor tegangan pengukuran. 9. Switch / tombol On dan Off. 10. Pengatur posisi awal jarum penunjuk. 11. Pengatur posisi jarum Zero Calibrasi pada test hubung singkat. Prosedur Pengukuran. Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melaksanakan pengukuran adalah alat yang diukur harus bebas tegangan AC / DC atau tegangan induksi, karena tegangan tersebut akan mempengaruhi hasil pengukuran. Perhatikan Gambar Megger Metriso 5000 berkikut: 1) Check batere apakah dalam kondisi baik. 2) Mekanikal zero check pada kondisi megger off, jarum penunjuk harus tepat berimpit dengan garis skala. Bila tidak tepat, atur pointer zero (10) pada alat ukur. 3) Lakukan elektrikal zero check: Pasang kabel test pada megger terminal (1) dan (3), serta hubung singkatkan ujung yang lain. Letakkan saklar pemilih (8) di posisi 500.

11

Pengukuran Besaran Listrik Dicky Arinanda Arifin ST,MT

Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana

Letakkan saklar pemilih skala (7) pada posisi skala 1. On-kan megger, jarum akan bergerak dan harus menunjuk tepat keangka nol, bila tidak tepat atur pointer (11). Bila dengan pengaturan pointer tidak berhasil (penunjukan tidak mencapai nol) periksa / ganti batere.

5)

Off-kan megger dan ulangi poin pengecekan elektrikal zero.

4) Pasang kabel test ke peralatan yang diukur . Pilih tegangan ukur melalui saklar (8) sesuai tegangan kerja alat yang diukur. 6) On-kan megger, baca tampilan pada skalanya Bila skala 1 hasil ukur menunjuk, pindahkan ke pemilih skala 2, bila hasilnya sama pindahkan ke skala 3, dan tunggu sampai waktu pengukuran yang ditentukan ( 0,5 1 menit) atau jarum penunjuk tidak bergerak lagi. Catat hasil ukur dan kalikan dengan factor kali alat ukur, bandingkan hasil ukur dengan standard tahanan isolasi. Harga terendah 1 M / kV.

Insulation Tester Elektronik

11

Pengukuran Besaran Listrik Dicky Arinanda Arifin ST,MT

Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana

Insulation Tester Engkol

Bagian-bagian Insulation Tester Elektronik dan fungsinya : 1. Function Selector Switch Sebagai pemilih fungsi pengukuran tegangan AC atau DC Mega Ohm. 2. Line Test Lead with Probe. Kabel test yang pada probenya dilengkapi tombol untuk mengaktifkan alat. 3. Earth Lead : Kabel test ke ground / earth. 4. Tombol lampu pada Skala : Sebagai tombol untuk menghidupkan lampu pada papan skala.

5. Skala Ukur : Sebagai papan skala pembacaan pengukuran.

11

10

Pengukuran Besaran Listrik Dicky Arinanda Arifin ST,MT

Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana

Bagian-bagian Insulation Tester Engkol dan fungsinya adalah : 1. Skala Ukur: Papan pembaca skala pengukuran. 2. Skala Selector Switch: Skala ukur pemilih skala petunjuk / jangkauan. 3. Engkol: Untuk mengaktifkan generator atau sebagai pembangkit sumber tegangan alat ukur. 4. Range Selector Switch: Sakelar pemilih tegangan keluaran. 5. Leod Terminal: Terminal untuk kabel-kabel pengujian / pengukuran.

Gambar Rangkaian Dalam Megger

X
P E
Cara kerjanya: Penahan isolasi dipasang pada apitan A dan E Tangkai generator D diputar dengan cepat

Saklar P dipijat hingga jarum petunjuk menyimpang kekanan ke angka Nol Bila kondisi ini sudah tercapai saklar P dilepas, sambil memutar terus tangkai generator dengan kecepatan yang sama.

11

11

Pengukuran Besaran Listrik Dicky Arinanda Arifin ST,MT

Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana

Maka jarum akan bergerak kembali dan berhenti pada suatu harga penahan isolasi dengan satuan M.Ohm

11

12

Pengukuran Besaran Listrik Dicky Arinanda Arifin ST,MT

Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana