Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH Pengaruh Globalisasi dalam Kehidupan Sehari-Hari terhadap Bangsa dan Negara Indonesia

Untuk Memenuhi Tugas Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas XII Tahun Pelajaran 2012/2013

Disusun oleh: Eko Satriyo Nugroho Khairani Dian Anisa Rizki Prastina Dewanti Muhammad Fatkhur Riza (12) (13) (18) (29)

RSMA BI 1 BAE KUDUS Jln. Jend. Sudirman Km. 04 Kudus

Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah menciptakan alam semesta ini. Dengan ciptaan-Nya manusia dapat mengembangkan teknologi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Daftar Isi

Kata Pengantar Daftar Isi Bab I Pendahuluan A. B. C. D. Bab II Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Manfaat

Pembahasan A. Pengertian Globalisasi B. Pengaruh Globalisasi dalam Kehidupan Sehari-Hari terhadap Bangsa dan Negara Indonesia

Bab III Penutup A. Simpulan B. Saran Daftar Pustaka Lampiran

BAB I PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang Saat ini kita telah memasuki era globalisasi, dimana waktu, ruang, dan jarak bukan lagi

menjadi pembatas. Globalisasi dapat berpengaruh terhadap perubahan nilai-nilai budaya suatu bangsa. Yang mau tidak mau, suka tidak suka telah datang dan menggeser nilai-nilai yang telah ada. Nilai-nilai tersebut, ada yang bersifat positif ada pula yang bersifat negatif. Semua ini merupakan ancaman, tantangan, dan sekaligus sebagai peluang bagi bangsa ini untuk berkreasi dan berinovasi di segala aspek kehidupan, khususnya pada generasi muda Indonesia. Di era globalisasi, pergaulan antarbangsa semakin kental. Batas antarnegara hampir tidak ada artinya, batas wilayah tidak lagi menjadi penghalang. Di dalam pergaulan antarbangsa yang semakin kental itu, akan terjadi proses akulturasi, saling meniru, dan saling mempengaruhi di antara budaya masing-masing. Adapun yang perlu dicermati dari proses akulturasi tersebut adalah proses lunturnya nilai budaya suatu bangsa itu sendiri, sebagai contoh yaitu : munculnya sikap individualisme, konsumerisme, semakin menonjolnya sikap materialistis, dan lunturnya budaya leluhur dari semulanya. Arus informasi yang semakin pesat mengakibatkan akses masyarakat terhadap nilai-nilai asing yang negatif semakin besar. Apabila proses ini tidak segera dibendung, akan berakibat lebih serius ketika pada puncaknya masyarakat tidak bangga lagi pada bangsa dan negaranya. Pada genersi muda hal ini merupakan masalah yang serius karena mereka adalah tunas penerus bangsa, yang jika tidak dibendung akan mengancam eksistensi dan ciri luhur bangsa ini B. Rumusan Masalah 1. Apa yang dimaksud dengan globalisasi, jika ditinjau dari berbagai sudut pandang? 2. Pengaruh apa saja yang timbul akibat adanya globalisasi di Indonesia, jika ditinjau dari berbagai bidang? 3. Contoh apa saja yang dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari akibat adanya globalisasi di indonesia? Tujuan Manfaat

C. D.

BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Globalisasi Globalisasi berasal dari kata GLOBE yang artinya tiruan bola bumi atau peta bumi berbentuk bola. Kemudian menjadi global yang secara umum berarti (garis besar, bulat) dan meliputi seluruh dunia. Mengglobal berarti meluas ke seluruh dunia atau mendunia. Dapat pula diartikan sebagai hal-hal kejadian secara menyeluruh dalam berbagai bidang kehidupan sehingga tidak tampak lagi batas-batas yang mengikat secara nyata. Globalisme artinya paham kebijakan nasional yang memperlakukan seluruh dunia sebagai lingkungan yang layak diperhitungkan, terutama untuk bidang ekonomi dan politik. Menurut Kamus Bahasa Indonesia, globalisasi adalah proses masuk ke ruang lingkup dunia. Secara umum, globalisasi adalah suatu keadaan yang mendunia dimana hubungan sosial dan saling ketergantungan antar negara dan antar manusia semakin besar, batas-batas kedaulatan suatu negara dan bangsa menjadi kabur serta keputusan atau kegiatan dibelahan dunia yang satu dapat mempengaruhi keputusan belahan dunia yang lain. Ada yang memandang globalisasi itu sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat. Di sisi lain, ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negaranegara adikuasa, sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Dari sudut pandang ini, globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Sebab, globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia, bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama.

B.

Pengaruh Globalisasi dalam Kehidupan Sehari-Hari terhadap Bangsa dan Negara Indonesia Pengaruh globalisasi dalam kehidupan sehari-hari, sangat kental dirasakan pada aspek

ekonomi dan sosial budaya. Karena pada kedua aspek tersebut, kita dapat merasakan pengaruh dari globalisasi dalam kehidupan sehari-hari. Globalisasi ekonomi adalah suatu proses terbentuknya tatanan kehidupan ekonomi yang mendunia dan tidak mengenal batas batas wilayah. Globalisasi ekonomi memandang dunia sebagai suatu kesatuan dimana sisi perdagangan dan investasi bergerak menuju pada liberalisasi perdagangan dan investasi dunia secara

keseluruhan instrumen atau terminologi yang berkaitan dengan globalisasi ini antara lain negara tanpa batas, liberalisasi ekonomi, perdagangan bebas, integrasi ekonomi dunia, dan lain-lain. Pengaruh globalisasi pada bidang ekonomi adalah hadirnya barang impor, masyarakat diperkenalkan dengan berbagai kemajuan teknologi yang canggih dan modern. Ini cenderung membawa pengaruh positif. Adapun pengaruh negatifnya, dengan adanya makanan impor maka sebagian besar generasi muda kita lebih merasa bergengsi dapat menikmati makanan bermerek internasional tersebut, sehingga tidak mengenal lagi makananmakanan tradisional. Selain dibidang ekonomi dampak globalisasi juga sangat kental dirasakan oleh masyarakat Indonesia di bidang sosial budaya. Sebab, globalisasi mampu membuka cakrawala masyarakat secara global. Apa yang di luar negeri dianggap baik memberi aspirasi kepada masyarakat kita untuk diterapkan di negara kita. Jika terjadi maka akan menimbulkan dilematis. Bila dipenuhi belum tentu sesuai di Indonesia. Bila tidak dipenuhi akan dianggap tidak aspiratif dan dapat bertindak anarkis sehingga mengganggu stabilitas nasional, ketahanan nasional bahkan persatuan dan kesatuan bangsa. Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda. Pengaruh globalisasi terhadap anak muda juga begitu kuat. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejala-gejala yang muncul dalam kehidupan sehari-hari anak muda sekarang. Contohnya yaitu dari cara berpakaian banyak remaja-remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya barat. Mereka menggunakan pakaian yang minim bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan. Padahal cara berpakaian tersebut jelas-jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Pendek kata orang lebih suka jika menjadi orang lain dengan cara menutupi identitasnya. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa. Globalisasi juga mengakibatkan munculnya budaya yang bersifat materiil, contohnya berkembangnya korupsi yang dilakukan aparat dan pejabat pemerintahan, aparat pemerintah yang mau untuk disuap terhadap suatu kasus. Selain itu, globalisasi mengakibatkan munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa. Globalisasi juga mengakibatkan adanya goncangan budaya. Goncangan budaya adalah ketidaksesuaian unsur-unsur budaya yang saling berbeda sehingga menimbulkan suatu pola kehidupan sosial yang tidak serasi fungsinya bagi masyarakat yang bersangkutan. Sebagai contohnya, pernah diuji cobakan dalam dunia pendidikan Indonesia, bahwa hari belajar di sekolah atau universitas dibuat menjadi lima hari kerja. Hal ini dimaksudkan untuk efisiensi kerja dan belajar. Namun, kenyataannya tidak sesuai dengan yang diharapkan

Teknologi internet merupakan teknologi yang memberikan informasi tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. Apalagi bagi generasi muda internet sudah menjadi santapan mereka sehari-hari. Jika digunakan secara semestinya tentu akan memperoleh manfaat yang berguna. Tetapi jika tidak, akan mendapat kerugian. Dan sekarang ini, banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. Misalnya untuk membuka situs-situs porno. Bukan hanya internet saja, ada lagi pegangan wajib mereka yaitu handphone. Rasa sosial terhadap masyarakat menjadi tidak ada karena mereka lebih memilih sibuk dengan menggunakan handphone. Dilihat dari sikap, banyak anak muda yang tingkah lakunya tidak kenal sopan santun dan cenderung cuek tidak ada rasa peduli terhadap lingkungan. Karena globalisasi menganut kebebasan dan keterbukaan sehingga mereka bertindak sesuka hati mereka. Contoh riilnya adanya geng motor anak muda yang melakukan tindakan kekerasan yang menganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat, jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan tentu saja malah akan merugikan masyarakat dan diri mereka sendiri. Dengan adanya globalisasi, mempercepat masuknya unsur budaya asing yang akan memperkaya kebudayaan bangsa. Hal ini dapat merubah pola pikir tradisional menjadi pola pikir rasional. Contohnya, dalam masyarakat tradisional pekerjaan masih dibagi-bagi sesuai dengan jenis kelamin. Misalnya, kaum laki-laki mencangkul sawahnya, sedangkan kaum wanita yang menanam padi. Pejabat diangkat berdasarkan keturunan. Dengan globalisasi yang ada, hal-hal tersebut sudah banyak mengalami perubahan. Misalnya pekerjaan sudah didasarkan atas profesi bukan atas dasar jenis kelamin, demikian juga dalam pengangkatan pejabat.

BAB III PENUTUP


A. Simpulan Globalisasi membawa pengaruh positif dan negatif bagi kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Pengaruh globalisasi dalam kehidupan sehari-hari sangat kental kita rasakan pada bidang ekonomi dan sosial-budaya. Pada bidang ekonomi, globalisasi mengakibatkan masuknya barang impor dengan mudah, sehingga masyarakat dapat mengenal teknologi canggih dan modern. Namun, hal ini mengakibatkan banyak generasi muda yang lebih memilih makan makanan impor daripada makanan lokal. Karena mereka merasa lebih bergengsi jika makan makanan impor. Hal ini justru membuat generasi muda tidak begitu mnegenal makanan tradisional. Pada bidang sosial-budaya, globalisasi mengakibatkan masyarakat Indonesia lebih mengenal teknologi dan mengenal berbagai budaya asing. Namun, globalisasi juga mengakibatkan munculnya sikap individualisme, budaya hidup materiil, goncangan budaya dan acuh pada lingkungan sekitar. B. Saran Globalisasi membawa dampak positif dan negatif bagi kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Untuk menanggulangi dampak negatif dari globalisasi sebagai warga negara Indonesia, sebaiknya kita menanamkan sikap selektif. Kita tidak bisa serta-merta menerima berbagai pengaruh dari luar negeri sebagai akibat dari globalisasi. Perlu ada filtrasi (penyaringan) terhadap pengaruh-pengaruh dari luar negeri tersebut. Kita bisa melakukan upaya-upaya berikut untuk menyaring pengaruh-pengaruh dari luar negeri : a. Meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa b. Mempertebal kepribadian / jati diri bangsa c. Menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi agar tidak tertinggal dengan bangsa lain d. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan e. Mempertahankan, mengembangkan dan melestarikan budaya daerah / tradisional dan budaya nasional agar tidak musnah dan diganti dengan budaya asing f. Meningkatkan hasil produk dalam negeri agar mampun bersaing dengan produk asing g. Menumbuhkan dinamika yang terbuka, berwawasan luas, inovatif serta memiliki etos kerja yang bersemangat tinggi

DAFTAR PUSTAKA
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20110119051329AATTd0C http://www.romadhon-byar.com/2011/12/dampak-globalisasi.html LKS PKn Prasasti Kelas XII Semester Genap

LAMPIRAN