Anda di halaman 1dari 8

MAKALAH

Sistem Operasi Linux

Oleh : Nama NPM Prodi : Nurmala dewi : 13753045 : Manajemen Informatika (B)

JURUSAN EKONOMI DAN BISNIS POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG BANDAR LAMPUNG 2014

1. Sejarah Linux
Linux pertama kali dibuat oleh Linus Torvalds di universitas Helsinki, Finlandia. Kemudian Linux dikembangkan lagi dengan bantuan dari banyak programmer dan hacker UNIX diseluruh dunia. Kernel yang digunakan adalah sama-sama Linux kernel, sedangkan perbedaannya hanyalah paket-paket aplikasi yang disertakan, sistem penyusun direktori, init style, dll. Pada hakekatnya sama-sama baik, tergantung kesenangan dan kebiasaan kitadalam penggunaan Linux. Linux dulunya adalah proyek hobi yang dikerjakan oleh Linux Torvalds yang memperoleh inspirasi dari Minix. Minix adalah sistem Unix kecil yang dikembangkan oleh Andrew S. Tanenbaum, seorang profesir yang menggeluti penelitian masalah OS dari Vrije Universiteit, Belanda. Disuoen Tasavalta, Republik Finlandia, seorang mahasiswa bernama Linux Torvalds mengikuti mata kuliah Unix dan bahasa pemograman C. Saat itu Linux menggunakan sistem operasi mini berbasis Unix bernama Minix. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada bulan Oktober 1991 tanggal 5, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu 0.02 yang hanya dapat menjalankan bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler). Logo Linux adalah berupa gambar Pinguin seperti disamping ini. Ada cerita menarik yang menyebabkan Linus menggunakan Pinguin sebagai logo dari sistem operasi Linux. Saat itu Linus sedang berjalan-jalan bersama Andrew Tridgell disebuah taman. Tiba-tiba Linus dipatok pinguin, dan semenjak itu dia mengalami demam selama berhari-hari. Dia pikir, karakter ini cocok untuk mewakili Linux, maka jadilah pinguin sebagai lambang Linux.

2. Perkembangan Distro linux


Sebuah distribusi linux, yang umum disebut dengan Distro, adalah sebuah

proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi installasi dari sebuah sistem operasi Linux. Distro-distro Linux tersebut mirip satu sama lain, yang membedakan adalah paket aplikasi yang disertakan pada masing-masing distro. Diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Linux IGOS (Indonesia Go Open Source)

Lahirlah IGOS pada tanggal 30 juni 2004. IGOS dideklerasikan oleh 5 kementrian di Indonesia, yaitu : a. Kementrian Negara Riset dan teknologi b. Departemen Komunikasi dan Informatika c. Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia d. Kementrian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara e. Departemen Pendidikan Nasional

2. Linux Ubuntu

Nama ubuntu diambil dari bahasa Afrika yang berarti rasa prikemanusiaan terhadap sesama manusia. Ubuntu dapat pula diartikan sebagai aku adalah aku karena keberadaan kita untuk semua. Komunitas Ubuntu memiliki : a. Perangkat lunak/software haru tersedia secara gratis b. Perangkat lunak asli harus mendukung bahasa lokal setempat c. Penggunaan Linux atau User dapat mengubah perangkat lunakya sesuai kebutuhannya lunaknya sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

3. Linux Mandriva

Linux Mandriva pada mulanya bernama Mandrake. Sistem operasi Linux ini terkenal karena kemudahannya digunakan dan antarmukanya yang user friendly. Mandriva secara tidak langsung merupakan salah satu varian dari Linux Redhat.

4. Linux Suse

Merupakan sistem operasi Linux yang diproduksi di Jerman oleh perusahaan bernama NOVEL, ada dua jenis Linux Suse, yaitu Linux Suse Dekstop dan Linux Suse Server.

5. Linux Redhat

Redhat merupakan salah satu distro Linux yang paling banyak digunakan khususnya di Indonesia. Selain karena kompatibilitasnya dengan hardware yang ada, Redhat juga dikenal mudah digunakan dan sangat baik untuk sistem operasi server.

6. Linux Fedora

Fedora Linux merupakn pengembangan dari sistem operasi Redhat. Fedora ini dikembangkan oleh tim Fedora Project yang didukung oleh komunitas programer dan disponsori oleh Redhat.

7. Linux Debian

Linux Debian dibuat oleh seorang mahasiswa universitas Purdue, Amerika Serikat bernama Ian Murdoch. Debian pertama kali dikembangkan pada tanggal 16 agustus 1993. Nama Debian sendiri berasal dari kata Debra dan Ian, pada tahun 1996, Ian Mudroch selaku pemimpin projeck debian digantikan oleh Bruce Perens.

8. Linux Slackwere

Linux Slackwere merupakan salah satu distro Linux yang paling awal, Distro ini dirilis oleh Patrick Volkerding pada tahun 1993, tepatnya pada tanggal 16 Juli 1993. Linux Sleckwere sangat mengutamakan kestabilan dan kesederhanaan sehingga menjadi distro Linux yang paling mirip dengan UNIX.

3. Sistem Partisi Di Linux


Partisi dilakukan untuk dapat memudahkan saat melakukan perbaikan. Misalkan ada salah satu partisi yang rusak. Partisi juga dapat mempercepat akses ke hard disk. Berikut jenis-jenis partisi pada Linux : / Menunjukan hirarki tertinggi dari sistem direktori Linux, dimana direktori ini membawahi direktori /usr,/home,/mnt dan direktori lainnya.

/home Berisi data dari user yang terdaftar dari komputer / mesin yang bersangkutan.

/boot Berisi informasi yang berkaitan dengan Device dan Service yang dijalankan ketika komputer melakukan bootinng.

/usr Berisi paket program, dokumentasi, konfigurasi, aplikasi, library dan source aplikasi Linux.

/var Direktori ini berisi data yang bermacam-macam. Perubahan data dalam sistem yang aktif sangatlah cepat. Data seperti ini ada dalam waktu yang singkat. Karena yang sifatnya yang selalu berubah tidak memungkinkan disimpan didalam direktori seperti /etc. Oleh kraena itu data-data seperti ini disimpan didirektori /var.

/tmp Direktori ini disediakan ketika dibutuhkan ruang sementara dalam melakukan pekerjaan, contoh: ketika melakukan proses burn CD.

/opt Direktori ini berisi aplikasi yanng dapat diakses oleh semua user.

/swap Jenis partisi ini berguna untuk membantu kinerja dari memori utama (kapasitasnya 2 kali dari kapasitas RAM).

a. Partisi Primary Jenis partisi ini merupakan jenis partisi utama dihard disk untuk sistem operasi umumnya. Partisi Primary hanya bisa dibuat makasimal 4 partisi, hal ini sangat berbeda dedngan sistem DOS yang hanya mengajikan 1 jenis partisi primary untuk system.

b. Partisi Extended Merupakran partisi perluasan untuk mengatasi kekurangan partisi primary dimana hanya dimungkinkan adanya 4 partisi. Jika ingin memiliki lebih dari 4 partisi extended dibutuhkannya yaitu dengan cara mengorbankan salah satu jenis partisi primary.

c. Partisi Logikal Jenis Partisi Logikal selalu dibuat didalam partisi extended, nomor partisi selalu milai dari 5 sampai seterusnya. Misalnya ada 3 jenis partisi logikal di sda maka masingmasing menempati sda5, sda6 dan sda7.