Anda di halaman 1dari 5

Konversi Rangkaian RL Seri-Paralel

Sebagaimana pembahasan pada artikel sebelumnya, sebuah induktor akan selalu memiliki nilai
resistansi dimana nilai resistansi ini adalah resistansi dari kawat/kumparan induktor. Walaupun
resistansi dari kawat induktor ini pada umumnya sangat kecil sekali dibandingkan reaktansi induktor,
tetapi resistansi kawat ini akan cukup berpengaruh terhadap respon rangkaian resonansi paralel.
Kita memulai dengan mengkonversi rangkaian RL seri seperti ditunjukkan pada gambar 1 menjadi
rangkaian RL paralel ekivalennya. Namun, yang perlu diperhatikan disini, konversi rangkaian seri ke
paralel ini hanya berlaku untuk suatu frekuensi saja, . Apabila frekuensinya diubah, maka konversi
ini tidak berlaku lagi.
Gambar 1 Konversi rangkaian RL seri
menjadi rangkaian paralel ekivalennya
Rangkaian pada gambar 1 akan menjadi saling ekivalen apabila impedansi total, ZT, atau admittansi
totalnya, YT, memiliki nilai yang sama. Impedansi total dari rangkaian pada gambar 1a adalah
ZT = Rs + jXLS
sedangkan admittansi totalnya adalah
YT = 1/ZT = 1/Rs + jXLS
Dengan mengalikan pembilang dan penyebutnya dengan bilangan kompleks konjugatenya, kita
dapatkan
persamaan 1
Dari gambar 1b, admittansi total dari rangkaian paralel tersebut adalah
YT = Gp jBLP
bisa juga ditulis
persamaan 2
Admittansi dari persamaan 1 dan 2 hanya akan menjadi ekivalen apabila bagian real dan
imajinernya memiliki nilai yang sama. Sebagai hasilnya, untuk frekuensi tertentu, persamaan berikut
ini bisa digunakan untuk konversi rangkaian seri RL menjadi rangkaian ekivalen paralelnya:
persamaan 3 persamaan 4
Apabila kita memiliki suatu rangkaian paralel RL, ini juga memungkinkan untuk konversi rangkaian
paralel tersebut menjadi rangkaian seri ekivalennya dengan menggunakan persamaan :
persamaan 5 persamaan 6
Persamaan 3 hingga 6 dapat disederhanakan dengan menggunakan nilai faktor kualitas dari
induktor/koil (Qkoil). Dengan mengalikan persamaan 3 dengan variabel Rs/Rs lalu
persamaan 7
Dengan cara yang sama kita sederhanakan persamaan 4 menjadi
persamaan 8
Faktor kualitas dari rangkaian paralel hasilnya harus sama dengan rangkaian seri aslinya karena
daya reaktif dan daya aktifnya harus memiliki nilai yang sama. Dengan menggunakan komponen
paralel, faktor kualitasnya adalah
persamaan 9
Contoh Soal 1
Untuk rangkaian seri pada gambar 2, hitung faktor kualitas rangkaian, Q, dari koil pada frekuensi
= 1000 rad/s dan konversikan rangkaian RL seri menjadi rangkaian paralel ekivalennya. Lakukan hal
yang sama untuk frekuensi = 10 krad/s.
Gambar 2Rangkaian seri RL yang akan dikonversikan ke bentuk
paralelnya
Solusi
Untuk = 1000 rad/s,
Hasil rangkaian paralel ekivalennya untuk = 1000 rad/s ditunjukkan
pada gambar 3
Gambar 3 Rangkaian paralel RL ekivalen dari rangkaian gambar 2
untuk = 1000 rad/s
Untuk = 10 krad/s,
Hasil rangkaian paralel ekivalennya untuk = 10 krad/s ditunjukkan
pada gambar 4
Gambar 4 Rangkaian paralel RL ekivalen dari rangkaian
gambar 2 untuk = 10 krad/s
Contoh Soal 2
Hitunglah faktor kualitas, Q, dari masing-masing rangkaian pada gambar 5 lalu konversi rangkaian
paralel RL tersebut menjadi rangkaian seri ekivalennya
Gambar 5 Rangkaian paralel RL
yang akan dikonversikan ke bentuk rangkaian seri ekivalennya
Solusi
Untuk rangkaian pada gambar 5a,
Untuk rangkaian pada gambar 5b,
Rangkaian seri RL ekivalennya ditunjukkan pada gambar 6 berikut
ini
Gambar 6 Rangkaian ekivalen dari
rangkaian pada gambar 5