Anda di halaman 1dari 5

SEJARAH SOLARIS

Oleh Babang Juwanto


http://babang.web.id

UNIX merupakan salah satu sistem operasi (operating system, OS) yang
populer sebagai server saat ini. Hal ini disebabkan oleh populernya internet.
Kenapa hal ini terjadi, karena UNIX adalah sistem operasi pertama yang
menerapkan protokol TCP/IP (aturan standard internet) pada proyek yang
sponsori oleh DARPA (departemen pertahanan AS) untuk menghubungkan antar
komputer dalam suatu jaringan. UNIX yang dipakai saat itu adalah UNIX BSD
versi 4.2.1
Unix awalnya dikembangkan oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie
pada tahun 1969 di laboratorium AT&T Bell. Saat itu, ada proyek yang kurang
sukses dengan nama MULTICS. Sistem UNIX yang dikembangkan di atas DEC
PDP-7 ini diberi nama UNIX sebagai sindiran terhadap MULTICS. Pada mulanya
sistem ini dikembangkan dalam bahasa assembly. Akan tetapi, karena
portabilitasnya rendah sehingga sulit dikembangkan di sistem lain, maka oleh
Dennis Ritchie dikembangkan dengan bahasa pemograman baru yang disebut
bahasa C pada tahun 1973. Sistem UNIX kemudian berkembang di lingkungan
perguruan tinggi dan mulai bermunculan variasi dari sistem UNIX ini. Varian
yang utama adalah UNIX BSD, yang merupakan singkatan dari Berkeley
Software Distribution yang dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Berkeley
yang bernama Bill Joy, dan UNIX System V.2
Dari perkembangan UNIX ini lahirlah Solaris dalam kurun waktu sebagai
berikut;
• 1965 : Bell Laborotaries bergabung dengan MIT dan General Electric
mengembangkan Multics
• 1970 : Ken Thompson dan Dennis Ritchie mengembangkan UNIX
• 1971 : Versi B-Language dari sistem operasi jalan pada PDP-11
• 1973 : UNIX ditulis ulang dalam bahasa C
• 1974 : Thomson dan Ritchie mempublikasikan paper dan memacu
                                                        
1  Bab 1—Mengenal Solaris Operating Environment, Sejarah Solaris, hal 13. Kalamullah Ramli & 

Masruri, 
2 Bab 1—Mengenal Solaris Operating Environment, Sejarah Solaris, hal 13. Kalamullah Ramli & 
Masruri, 
antusiasme yang besar terhadap UNIX di kalangan akademisi. Berkeley
mulai mengembangkan BSD.
• 1975 : Versi license pertama UNIX BSD diluncurkan.
• 1979 : Bill Joy memperkenalkan "Berkeley Enhancements" sebagai BSD
4.1
• 1982 : AT&T pertama kali memasarkan UNIX. Sun Microsystem berdiri
(Sun singkatan dari Stanford University Network). Di perusahaan inilah
Bill Joy sang pengembang UNIX BSD bergabung.
• 1983 : Sun Microsystem memperkenalkan SunOS
• 1984 : Sekitar 100.000 situs UNIX tersebar di seluruh dunia.
• 1988 : AT&T dan Sun mengawali pekerjaan pengembangan SVR4
(System V Release 4) yang merupakan versi gabungan dari UNIX (BSD &
System V).
• 1988 : OSF (Open Software Foundation) dibentuk, kemudian sebagai
counternya AT&T, Sun, Data General, dan Unisys membentuk UI (UNIX
International)
• 1989 : AT&T meluncurkan System V, release 4
• 1990 : OSF merluncurkan OSF/1
• 1992 : Sun memperkenalkan Solaris, yang berbasis System V, Release.
SunOS yang berbasis BSDF UNIX, akan di nonaktifkan.
• 1993 : Novell membeli UNIX dari AT&T
• 1994 : Solaris 2.4 tersedia
• 1995 : Santa Cruz Operation membeli UNIXware dari Novell. SCO dan
HP mengumumkan kerja sama untuk mengembangkan UNIX versi 64-bit.
Solaris 2.5 tersedia di pasaran. Pada tahun ini juga Linux, versi UNIX
yang ditulis oleh Linus Tovalds secara aktif dikembangkan dan mengalami
perkembangan yang pesat dengan berkembangnya Internet di mana
komunitas developer dapat dengan mudah saling berhubungan secara
online.
• 1997 : Solaris 2.6 tersedia di pasaran
• 1998 : Solaris 7 tersedia di pasaran
• 2000 : Solaris 8 tersedia di pasaran
• 2001 : Solaris 9 Beta testing Q3
• 2004 : Solaris 10 diluncurkan di pasaran. Pada versi ini Sun berencana
untuk menjadikan Solaris sebagai open source. Pada versi ini Solaris dapat
menjalankan aplikasi-aplikasi yang jalan pada Linux secara native. Pada
versi sebelumnya, untuk dapat menjalankan aplikasi yang jalan di Linux
pada Solaris harus diinstall suatu package yang disebut Janus dan
dijalankan sebagai suatu service. 3

                                                        
3 Bab 1—Mengenal Solaris Operating Environment, Sejarah Solaris, hal 13. Kalamullah Ramli & 
Masruri, 
Dari berbagai macam versi UNIX yang ada saat ini tidak ada yang
menyamai Solaris dari segi penggunaan yang luas dalam segala industri. Hal ini,
disebabkan karena sejak berdirinya pada tahun 1982 Sun Microsystem fokus pada
pengembangan UNIX, dan tampaknya tidak akan pernah berpindah dari UNIX
operating system (lihat HP dan IBM yang juga mengadopsi Windows sebagai O/S
Server mereka). Sun Solaris berbasis System V, release 4 berjalan pada arsistektur
SPARC - teknologi prosesor Sun sendiri - dan juga pada arsistektur Intel X-86.
Untuk mengadopsi pasar server pada small and medium business, Sun
menakuisisi Cobalt (perusahaan yang memasarkan server appliance berbasis
Linux). Saat ini untuk low end server tersedia pilihan untuk menggunakan server
berbasis Linux. Untuk low-end juga tersedia server berbasis Intel AMD Opteron
64 bit dengan default O/S Solaris for Intel namun demikian server ini memiliki
flesibilitas untuk dapat diinstall berbagai macam sistem operasi berbasis Intel
seperti Windows dan Linux.
DAFTAR PUSTAKA

Ramli. Kalamullah, Masruri. SOLARIS OPERATING SYSTEM.


Bandung: Penerbit Informatika, 2008.
_________,UNIX Essentials Featuring the Solaris 10 Operating
System SA-100-S10, Student Guide, Bromfield: Sun Microsystem,
2005.
http://babang.web.id/notes
Stallings. William, Operating Systems: Internals and Design Principles,
Fourth Edition. Prentice Hall, 2000
_______http://babang.web.id/2009/12/pentingnya-mengetahui-
sejarah-solaris-bagi-para-developer/