Anda di halaman 1dari 4

Pelumas Padat / Gemuk / Grease

Dalam pembuatan pelumas padat untuk industri dengan automotive tidak banyak berbeda,
yang membedakannya hanyalah additive yang di campurkan dalam pelumas padat tersebut.
Lembaga yang membuat spesifikasi teknik mengenai pelumas padat adalah NLGI
National Lubricating Grease Institute International technical trade association yang
melayani industri pelumas gemuk dan pelumas roda gigi

Definisi

Gemuk / grease / pelumas padat adalah sebuah pelumas dengan kekentalan tinggi. Gemuk
secara umum digunakan untuk menyebut pelumas dengan viskositas lebih tinggi dibanding
minyak. Gemuk pada awalnya tersusun dari kalsium, adonan sabun sodium/ lithium dengan
pengemulsi minyak mineral.
Gemuk merupakan jenis pelumas yang paling tua/ lama. Grease dari bahan dasar lemak
hewan dipergunakan telah dipergunakan dari jaman Mesir kuno untuk melumasi bantalan
poros mesin-mesin perang mereka. Sementara grease pertama kali terbuat dari lemak
binatang, mampu digunakan untuk pelumasan dengan kecepatan dan beban sedang,
sementara untuk tehnology saat ini sudah tidak bisa diaplikasikan lagi.Beban yang tinggi,
kecepatan tinggi dan temperature tinggi, dan beberapa persyaratan khusus lainnya harus dapat
dipenuhi oleh grease modern. Umumnya gemuk dibuat dari bahan oli pelumas cair yang
diberi tambahan pengental (thickening agent). Ada dua tipe utama dari bahan pengental
(thickening agent) yang biasa dipergunakan, yaitu metalic soap dan non soap. Tipe metalic
soap dipakai untuk mayoritas gemuk.

Klasifikasi berdasarkan thickener


Grease diklasifikasikan berdasarkan pada type soap atau thickener yang digunakan pada saat
proses pembuatan, karena unsur ini yang paling berpengaruh terhadap performance grease.
Beberapa type grease secara umum yang sering digunakan adalah sebagai berikut :

Sodium Soap Base - Grease dengan kandungan serat tinggi didesain untuk digunakan pada
komponen dengan temperatur kerja yang tinggi seperti untuk bearing roda. Grease type ini
sekarang tidak banyak lagi digunakan arena kemampuannya yang terbatas dan dayatahan
terhadap air sangat buruk

Calcium Soap Base Lebih lembut, dengan ketahanan terhadapa air yang cukup baik, akan
tetapi daya tahan terhadap temperature sangat terbatas. Grease ini juga sebagian besar sudah
jarang ditemukan dan tidak diproduksi lagi, bebera juga telah diperbaiki kualitasnya
.
Lithium Soap Base - Lithium soap greases are secara umum disebut juga grease serbaguna
atau multi-purpose greases. Dengan water resistance yang bagus, dapat juga digunakan
seperti sodium grease. Mempunyai sifat penyimpanan aditive yang baik dan akan membentuk
semacam grease collar pada bagian luar bearing untuk melundungi grease dari kotoran dan
air.

Bentonite (Clay) Base Greases dengan bentonite secara umum didesain sebagai grease
tahan temperature tinggi dan biasa digunakan untuk bearing roda pada unit yang dilengkapi
dengan disc brake. Bahan dasar bentonite tidak memiliki drop point (indikator
performance grease untuk maximum temperature grease) dan ini yang membuat grease ini
lebih cocok untuk aplikasi tersebut.

Complex Soap Base Perkembangan tehnology pembuatan grease menghasilkan


beberapa additive kimia tambahan yang kemudian disebut dengan complexgrease. Grease
type ini menggunakan convensional soaps dengan beberapa proses tambahan, dan type
secara umum disebut sebagai lithium complex. Type lain dari complex grease termasuk
calcium complex dan aluminium complex.
Penambahan istilah complex menunjukkan bahan additive grease (grease properties) untuk
memperbaiki karakteristik grease, ermasuk didalamnya daya tahan terhadap temperature

Calcium Complex Greases dengan water resistance tang baik dan daya tahan terhadap
temperature tinggi, akan tetapi tidak cocok untuk jalur pemompaan yang panjang.

Aluminium Complex Grease serbaguna termasuk untuk industri baja dimana kapasitas
dayatahan beban sangat tinggi, dikombinasikan dengan daya rekat yang tinggi, sehingga
sangat cocok untuk aplikasi mesin industri dengan beban berat.

Lithium Complex - Grease ini hampir sama dengan conventional lithium greases dimana
dapat digunakan untuk banyak aplikasi. Mempunyai daya tahan terhadap air yang sempurna,
daya tahan terhadap temperature tinggi juga sangat baik, daya tahan beban baik, dapat

dipompakan melalui lubang pelumasan, pipa kapiler dan mempunyai daya rekat yang baik
sehingga tidak mudah meleleh.

Polyurea Base - Polyurea greases mempunyai daya tahan yang sangat baik terhadap oxidasi
dan digunakan untuk aplikasi long life dan fill-for-life. Mempunyai daya tahan beban
yang tinggi dan tahan temperature tinggi. Dan juga baik untuk putaran tinggi, pilihan yang
tepat untuk ball bearing atau roller bearing dengan kecepatan yang sangat tinggi.

Klasifikasi berdasarkan tingkat kekentalan (Viscocity)


Selain diklasifikasikan berdasar thickener, grease juga diklasifikasikan berdasarkan pada
tingkat kekerasan dan kelembutannya. NLGI ( National Grease Lubrication Institute) telah
mengeluarkan beberapa klasifikasi angka yang menunjukkan tingkat kekentalan grease.

NLGI
number

ASTM worked (60 strokes)


penetration at 25 C tenths of
a millimetre

Appearance

Consistency food analog

000

445-475

Fluid

Cooking oil

00

400-430

Semi

Fluid aple sauce

355-385

very soft

brown mustard

310-340

Soft

tomato paste

265-295

normal grease

peanut butter

220-250

firm

vegetable shortening

175-205

very firm

frozen yogurt

130-160

hard

smooth pate

85-115

very hard

cheddar cheese

Kelebihan fungsi gemuk yang bersifat padat


Kelebihan gemuk adalah pelumasannya bersifat tahan lama tanpa perlu penambahan karena
gemuk tidak dapat mengalir atau menyebar. Kemudian gemuk juga bersifat perapat sempurna
untuk pencegah menempelnya benda-benda asing seperti kotoran, gas, dan air pada
permukaan yang dilumasi. Alasan lainnya karena gemuk mempunyai daya tahan yang bagus
terhadap beban tinggi. Juga dapat untuk memperpanjang umur pakai komponen yang
dilumasi.

Prinsip pembuatan gemuk pelumas secara umum :


1.) Menentukan komposisi gemuk : menentukan perbandingan antara base oil, thickener,
dan additive agent
2.) Mereaksikan antara bahan baku dengn reaksi saponifikasi
3.) Pendinginan : Gemuk yang terbentuk masih kasar
4.) Homogenisasi : proses homogenisasi secara komposisi maupun ukuran partikel
Secara singkat pembuatan pelumas Pelumas padat adalah sebagai berikut :
- Penambahan base oil, additive dan komponen lain
- Proses pembuatan sabun (Saponification)
- Penghalusan struktur/serat
- Pengeringan/penguapan air dan material lain
- Proses Homogenisasi