Anda di halaman 1dari 3

Anggi Apriliana

210210140083
Kelompok 06

KENDALA DALAM KOMUNIKASI MASSA


Film The Kings Speech menceritakan tentang seorang Raja Inggris Raja
George VI yang sulit berbicara di depan orang banyak. Sedangkan rakyatnya
menginginkan seorang raja yang mempunyai kewibawaan dan kepandaian
berbicara. Raja George VI sudah mencoba terapis rekomendasi kerajaan tetapi
belum berhasil. Akhirnya Raja George VI bertemu Lionel mantan aktor yang
membuka praktek terapi bicara. Hubungan Raja George VI dan sang terapis
semakin memburuk karena Raja George VI merasa sang terapis terlalu
memaksanya untuk menghilangkan rasa gugupnya saat berbicara di depan orang
banyak. Setelah terdengar kabar bahwa Hitler akan menyerang Inggris, barulah
Raja George VI bahwa rakyat Inggris sangat bergantung padanya. Raja George
VI pun menemui sang terapis kembali, ia belajar keras agar dapat berpidato di
depan rakyatnya. Pidato pertamanya pun berjalan dengan lancar dan disiarkan
melalui radio. Dan pidatonya tentang tidak setujunya Raja George VI terhadap
tindakan Jerman merubah pemikiran rakyatnya dan kondisi negaranya.
Dalam film The Kings Speech telah jelas tergambarkan pentingnya
komunikasi terutama bagi seorang pemimpin. Pemimpin setidaknya memiliki
kemampuan berbicara di depan orang banyak. Kemampuan berbicara seorang
pemimpin mempunyai retorika yang menakjubkan. Pemimpin yang cakap
berpidato dapat menarik simpati public, hal seperti ini sangat di butuhkan ketika
negara sedang tidak kondusif. Hal ini berbanding terbalik dengan sosok
pemimpin dalam film The Kings Speech. Jika sang raja tidak berubah menjadi
lebih baik, apakah raja dalam film The Kings Speech dapat memimpin negaranya
dengan baik? Tentu saja tidak, karena komunikasi yang baik di depan publik
sangat berperan besar untuk seorang pemimpin, tanpa komunikasi yang baik
seorang pemimpin tidak akan bisa memimpin rakyatnya dengan baik, dan dapat
di pastikan negara itu tidak akan berkembang dan maju karena tidak memiliki
hubungan dengan negara lain tanpa komunikasi yang baik.
Banyak hal-hal yang dapat membuat seorang pemimpin gugup jika
berbicara di depan orang banyak memiliki beberapa faktor, diantaranya adalah
pengalaman negatif di masa lalu seperti yang di hadapi oleh Raja George VI

Sumber referensi : http://eprints.upnjatim.ac.id/2179/1/2011_allen_coverbab1.pdf

Anggi Apriliana
210210140083
Kelompok 06

dalam film The Kings Speech ini. Selain hal tersebut juga masih banyak faktor,
diantaranya kurangnya rasa percaya diri, lemahnya kesadaran kemampuan diri
sendiri, takut membuat kesalahan di depan orang banyak, takut di tertawakan,
merasa berada di situasi yang asing, takut lupa dengan apa yang harus
dikatakan dan takut menjadi pusat perhatian. Ketika merasa seperti dan
dipaksakan berbicara di depan publik yang akan muncul adalah rasa gugup,
suara bergetar, mual, nafas cepat, panik, anggota tubuh bergetar, keringat
dingin, tegang, salah tingkah, sakit perut, wajah pucat dan jantung berdebardebar. Hasil yang akan di hasilkan adalah tampil dengan gagap dan parahnya
tidak dapat mengatakan sepatah kata pun seperti kasus Raja George VI dalam
film The Kings Speech.
Menurut saya kemampuan berkomukasi seorang pemimpin akan sangat
berpengaruh untuk kemajuan negara dan kesejahteraan rakyatnya. Kekuatan
retorika seorang pemimpin dapat membangkitkan semangat rakyat dan
memotivasi rakyatnya. Selain itu kekuatan retorika seorang pemimpin dapat
mempengaruhi negara-negara lain untuk ikut membantu dalam memajukan
bangsanya sendiri dan dapat digunakan sebagai kekuatan menghadapi
persaingan dengan negara-negara lain. Contohnya seperti Presiden pertama kita
Ir. Soekarno, pidatonya dapat mencuri perhatian ribuan rakyat Indonesia untuk
bangkit melawan para penjajah bangsa kita. Tanpa kemampuan berkomunikasi
yang dimiliki Ir. Soekarno untuk membujuk rakyat Indonesia melawan penjajah
dan membujuk bangsa-bangsa lain mengakui kemerdekaan Indonesia, mungkin
saat ini kita belum terbebaskan dari para penjajah.
Banyak yang dapat kita lakukan untuk memperbaiki hal yang di alami
oleh Raja George VI di film The Kings Speech. Mulai dari percaya diri sendiri,
dapat menghargai diri sendiri, percaya akan kemampuan diri, melupakan
pengalaman-pengalaman negatif yang dapat melemahkan diri kita dan jangan
pernah takut untuk mengatakan dan melakukan sesuatu selama itu tidak
melanggar norma dan agama. Selain itu juga kita harus peduli kepada orang lain,
kepada lingkungan sekita, apa peran kita terhadap lingkungan sekitar, apa lagi
jika kita seorang pemimpin. Lihat peran kita terhadap keadaan sekitar, jika
lingkungan sekitar bergantung pada kita, kita harus memotivasi diri kita sendiri

Sumber referensi : http://eprints.upnjatim.ac.id/2179/1/2011_allen_coverbab1.pdf

Anggi Apriliana
210210140083
Kelompok 06

untuk memperbaiki lingakungan sekitar kita seperti yang di alami oleh Raja
George VI dalam film The Kings Speech. Sebenarnya semua ada pada diri kita
sendiri, bagaimana cara pikir kita terhadap kita dan orang lain. Jika rasa gugup
berbicara di depan umum kita sudah tingkat akut seperti Raja George VI, maka
yang harus dilakukan adalah menemui seorang terapis bicara. Ikuti terapi-terapi
secara rutin, cari terapis yang memiliki cara-cara unik untuk menerapi pasien,
karena hal tersebut dapat mempermudah kita untuk menjalani terapi. Atau kita
juga bisa mengikuti Hypnotherapy yang sedang trend dan di anggap lebih cepat
menghilangkan rasa gugup. Selain itu harus rajin mengikuti kursus-kursus public

speaking, dengan begitu kita akan di ajarkan juga berbicara di depan secara teori
dan praktek. Jangan lupa juga semua cara ini tidak akan berhasil jika diri kita
sendiri tidak mempunyai motivasi yang kuat dan kemauan ingin berubah. Jadi
semua harus dari diri sendiri. Ingat komunikasi adalah hal penting, karena
dengan kemampuan berkomunikasi yang baik kita dapat mengajak orang lain
untuk menjadi lebih baik dan menjadikan bangsa kita maju dan dapat bersaing
dalam dunia Internasional.

Sumber referensi : http://eprints.upnjatim.ac.id/2179/1/2011_allen_coverbab1.pdf