Anda di halaman 1dari 8

Laboratorium Petrologi 2010

GENESA BATUAN BEKU GABRO DAN


PENDESKRIPSIANNYA

A. Pendahuluan
Batuan beku adalah batuan yang terjadi dari pembekuan larutan silikat
cair, pijar, bersifat mudah bergerak yang kita kenal dengan nama
magma. Berdasarkan susunan mineraloginya batuan beku dapat
dibagi menjadi :
1. Batuan Beku Extrusi
Batuan beku sebagai hasil pembekuan magma yang keluar di atas
permukaan bumi tersebut baik di darat maupun di bawah
permukaan air laut.
2. Batuan Beku Intrunsi
Batuan hasil pembekuan magma di bawah permukaan bumi.

A. Klasifikasi Batuan
1. Berdasarkan Tempat Terbentuknya
a. Batuan Beku Volkanik

Nama : Muhammad Rabbaani Shibghatullah


1
NIM : 111.090.027
Plug :3
Laboratorium Petrologi 2010

Batuan beku yang terbentuk diatas atau di dekat permukaan


bumi (intrunsi dangkal ). Menurut (Williams 1983 ), batuan
beku yang berukuran kristal kurang dari 1 mm adalah kelompok
batuan volkanik, terutama kehadiran masa gelas.
b. Batuan Plutonik
Batuan beku yang terbentuk pada kedalaman yang sangat
besar dan mempunyai ukuran kristal > 1 mm.

1. Berdasarkan Komposisi Kimiawinya


a. Batuan Beku asam
Bila batuan beku tersebut mengandung > 66 % SiO2.
Contoh : Granit, Rhiolyt, Granidorit.
b. Batuan Beku Intermediet ( Menengah )
Bila batuan tersebut mengandung 52 % - 66 % SiO2.
Contoh : Diorit dan Andesit.

Nama : Muhammad Rabbaani Shibghatullah


2
NIM : 111.090.027
Plug :3
Laboratorium Petrologi 2010

c. Batuan Beku Basa


Bila batuan tersebut mengandung 45 % - 52 % SiO2.
Contoh : Batuan ini adalah Gabro dan Basalt.
d. Batuan Beku Ultra Basa
Bila batuan beku tersebut mengandung < 45 % SiO2.

A. Skema Sifat Batuan Berdasarkan Bowen’s Reaction Series

Nama : Muhammad Rabbaani Shibghatullah


3
NIM : 111.090.027
Plug :3
Laboratorium Petrologi 2010

B. Batuan Beku Gabro

Kelompok batuan dalam yang sering disebut Gabro,yang


memiliki warna hitam kehijauan,dengan sifat batuannya tergolong
basa,strukturnya masif atau pejal,derajat kristalisasi yang dimiliki oleh
gabro yaitu hilokristalin dimana mineral penyusun dari gabro yaitu
mayoritas adalah semuanya mineral kristalin,tekstur faneritik,susunan
mineralnya seragam kasar.Gabro terbentuk sebagai tubuh intrusi dan
merupakan batuan yang umum terdapat dimana-mana,berwarna

Nama : Muhammad Rabbaani Shibghatullah


4
NIM : 111.090.027
Plug :3
Laboratorium Petrologi 2010

gelap karena sebagian besar mineral penyusunya adalah piroksen


dan olivine.Di Pulau Jawa,batuan ini terdapat di selatan
Ciletuh,Pegunungan Jiwo,Serayu,dan Pemalang.Gabbro adalah
padat, kehijauan atau berwarna gelap dan mengandung pyroxene,
plagioclase, amphibole, dan olivin (olivin olivin gabbro ketika hadir
dalam jumlah besar).The pyroxene ini kebanyakan clinopyroxene;
sejumlah kecil orthopyroxene mungkin hadir. Jika jumlah
orthopyroxene secara substansial lebih besar daripada jumlah
clinopyroxene, batu kemudian sebuah norite. Quartz gabbros juga
diketahui terjadi dan mungkin berasal dari magma yang sudah
selesai-jenuh dengan silika. Essexites mewakili magma gabbros yang
orangtuanya berada di bawah jenuh dengan silika, menyebabkan
pembentukan feldspathoid mineral nepheline.(Silica kejenuhan dari
batu dapat dievaluasi oleh normatif mineralogi)Gabbros mengandung
jumlah kecil, biasanya beberapa persen, dari besi-titanium oksida
seperti magnetit, ilmenite, dan ulvospinel.

Gabbro umumnya berbutir kasar dengan ukuran kristal dalam


kisaran 1 mm atau lebih besar. Finer grained equivalents of gabbro
are called diabase , although the vernacular term microgabbro is often

Nama : Muhammad Rabbaani Shibghatullah


5
NIM : 111.090.027
Plug :3
Laboratorium Petrologi 2010

used when extra descriptiveness is desired. Berbutir lebih halus


ekuivalen gabbro disebut diabase, meskipun istilah vernakular
microgabbro sering digunakan ketika descriptiveness tambahan yang
diinginkan.Gabbro mungkin sangat kasar berbutir untuk pegmatitic,
dan beberapa pyroxene-plagioclase cumulates dasarnya gabbro
berbutir kasar, meskipun ini mungkin menunjukkan kristal acicular
kebiasaan.Gabbro biasanya equigranular dalam tekstur, meskipun
mungkin porphyritic di kali, terutama ketika plagioclase telah
berkembang lebih awal dari groundmass mineral.

C. Pendeskripsian Batu Beku Gabro

Jenis Batuan : Batuan beku basa plutonik


Warna : Hitam
Struktur : Masif
Tekstur : D. Kristal : Holokristalin
Granularitas : Fanerik Kasar ( 5mm – 30mm )

Nama : Muhammad Rabbaani Shibghatullah


6
NIM : 111.090.027
Plug :3
Laboratorium Petrologi 2010

Kemas :
– B. Kristal : Anhedral
– Relasi : Equigranular – Allotiomorfik
Komposisi Mineral : - Kuarsa 10 % - K. Feldspar 10 %
- Plagioklas 45 % - Pyroxin 35 %
Nama Batuan : Gabro
Petrogenesa : Batuan beku ini terbentuk langsung dari
pembekuan magma. Warnanya yang gelap
mengindikasikan bahwa batuan ini terbentuk dari
magma yang bersifat basa.Batuan ini membeku pada
kedalaman dangkal atau merupakan intrusi dangkal
sehingga termasuk pada batuan beku hypabisal,
biasanya dalam bentuk tubuh batuan beku dyke atau sill.
Batuan ini pejal atau massif karena tidak mengalami
gaya endogen yang mengakibatkan adanya retakan.

Kegunaan : Kegunaan basalt sebagai bahan baku industri


poles (tegel, ornamen, dll), bahan bangunan /
pondasi bangunan (gedung, jalan, jembatan, dll)
dan Sebagai agregat.

Nama : Muhammad Rabbaani Shibghatullah


7
NIM : 111.090.027
Plug :3
Laboratorium Petrologi 2010

Nama : Muhammad Rabbaani Shibghatullah


8
NIM : 111.090.027
Plug :3