Anda di halaman 1dari 1

Indekos Mahasiswa: Aman, Nyaman, dan Dekat Kampus

Indekos merupakan rumah kedua bagi mahasiswa setelah rumah di kampung halaman
masing-masing. Namun, hal ini hanya dialami mahasiswa yang memilih merantau ke kota
lain atau jarak rumah dan kampus yang jauh. Di setiap lingkungan dekat kampus sudah dapat
dipastikan bahwa akan banyak indekos. Indekos yang ada memiliki sistem pengelolaan yang
berbeda-beda. Hal inilah yang harus mahasiswa pertimbangkan lebih matang. Apabila
mahasiswa tidak mempertimbangkannya, ada kemungkinan indekos yang dipilih tidak sesuai
dengan ekspektasi sebelumnya.
Aman, nyaman dan jarak yang dekat dengan kampus menjadi hal utama yang harus
dipertimbangkan oleh mahasiswa, terutama mahasiswa baru dalam memilih indekos. Indekos
yang aman akan menjadi pertimbangan pertama saat memilih indekos. Hal ini dikarenakan
setiap mahasiswa pasti memiliki barang-barang berharga, misalnya handphone, laptop, dll.
Apabila hal ini tidak dipertimbangkan, resiko kehilangan akan lebih besar.
Hal kedua yang perlu dipertimbangkan adalah indekos yang nyaman. Kata nyaman
disini memiliki makna yang sangat luas, dari nyaman dengan fasilitas yang ada, nyaman
dengan teman, nyaman dengan pemilik indekos atau nyaman dengan harganya, dll. Apabila
salah satunya tidak terpenuhi, dapat dipastikan mahasiswa tersebut akan tidak betah dengan
indekosnya sendiri dan akan sering main ke indekos atau kontrakan temannya atau bahkan
lebih senang seharian di kampus. Setiap mahasiswa memiliki rasa nyaman yang berbedaberbeda.
Hal ketiga yang perlu di pertimbangkan yaitu jarak indekos dengan kampus. Jarak perlu
dipertimbangkan karena apabila jarak dari indekos ke kampus lebih jauh, berarti mahasiswa
memiliki waktu yang lebih lama untuk sampai ke kampus apabila mau kuliah. Hal ini harus
diperhitungkan dengan baik oleh mahasiswa karena apabila tidak diperhitungkan dengan
baik, resiko telat masuk kuliah akan lebih besar. Hal ini berlaku bagi mahasiswa yang
membawa kendaran maupun yang tidak.

Robiatul Adawiyah
Pendidikan Biologi
2012