Anda di halaman 1dari 4

RESUME IX

PROBLEMATIKA PENDIDIKAN BIOLOGI

Judul resume: Permasalahan investigasi inkuiri autentik dalam pembelajaran sains/biologi


Keperluan ditulisnya resume: Untuk memenuhi tugas terstruktur Problematika Pendidikan
Biologi pada pokok atau sub pokok bahasan permasalahan investigasi inkuiri autentik dalam
pembelajaran sains/biologi
Nama penulis resume: Robiatul Adawiyah / Kelas C – 170341864507
Tempat dan waktu penulisan resume: Malang, 09 April 2018

HASIL RESUME
Pembelajaran Inkuiri
Inkuiri merupakan proses bervariasi dan meliputi kegiatan-kegiatan mengobservasi,
merumuskan pertanyaan yang relevan, mengevaluasi sumber-sumber informasi secara kritis,
merencanakan penyelidikan atau investigasi, mereview hal yang telah diketahui,
melaksanakan percobaan atau eksperimen dengan menggunakan alat untuk memperoleh data,
menganalisis dan menginterpretasi data, serta membuat prediksi dan mengkomunikasikan
hasilnya (Sanjaya, 2008). Inkuiri merupakan suatu proses bagi siswa untuk memecahkan
masalah, merencanakan dan melakukan eksperimen, mengumpulkan dan menganalisis data,
dan menarik kesimpulan, dengan demikian siswa akan menjadi terbiasa berperilaku sebagai
saintis (objektif, jujur, kreatif, dan menghargai yang lain) (Kemendiknas, 2010).
Menurut Marzano (1993), pembelajaran inkuiri memiliki beberapa ciri utama
diantaranya:
 Pembelajaran inkuiri berorientasi pada aktivitas dan kegiatan proses belajar siswa dalam
mencari dan menemukan informasi.
 Aktivitas dan kegiatan siswa diarahkan dan dibantu untuk mencari dan menemukan
jawaban dari suatu permasalahan yang dipertanyakan siswa sendiri.
 Pembelajaran inkuiri bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, logis,
sistematis dan ilmiah.
Model pembelajaran inkuiri menurut Mulyasa (2015) dibagi menjadi 3, yaitu:
1. Inkuiri Terpimpin (Guided Inquiry), siswa memperoleh pedoman sesuai dengan yang
dibutuhkan. Pedoman tersebut berupa pertanyaan yang membimbing.
2. Inkuiri Bebas (Free Inquiry), pada inkuiri bebas siswa melakukan penelitian sendiri
bagaikan seorang ilmuan.
3. Inkuiri Bebas yang Dimodifikasi (Modified Free Inquiry), pada inkuiri ini guru
memberikan permasalahan atau problem dan kemudian peserta didik diminta untuk
memecahkan permasalahan tersebut melalui pengamatan, eksplorasi, dan prosedur
penelitian.
Pujiastuti (2012) menjadi 3 level, sebagaimana dapat dilihat pada Tabel 2.1.
Tabel 2.1 Gambaran level inkuiri

Tahapan Inkuiri Level 1 Level 2 Level 3


Identifikasi masalah Oleh guru atau buku Oleh guru atau buku Oleh siswa
pelajaran (textbook) pelajaran (textbook)
Proses pemecahan Diputuskan oleh guru Diputuskan oleh siswa Diputuskan oleh
masalah atau buku pelajaran siswa
(textbook)
Identifikasi solusi Diselesaikan oleh siswa Diselesaikan oleh Diselesaikan oleh
sementara siswa siswa
(Sumber: Kellough dalam Pujiastuti,2012)

Prinsip-prinsip penggunaan model pembelajaran inkuiri menurut Sanjaya (2009) dibagi


menjadi 5, yaitu:
a. Berorientasi pada pengembangan intelektual
b. Prinsip interaksi
c. Prinsip bertanya
d. Prinsip belajar untuk berpikir
e. Prinsip keterbukaan

Investigasi Inkuiri Autentik dalam Sains/Biologi


Berikut beberapa pengertian inkuiri autentik menurut beberapa referensi tersebut.
a. Istilah inkuiri autentik merupakan aktivitas inkuiri yang benar-benar dilakukan oleh para
saintis (Chinn & Malhotra, 2002).
b. Inkuiri autentik adalah aktivitas inkuiri yang dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari
siswa (Windschitl, 2004).
c. Inkuiri autentik adalah pendekatan pembelajaran yang dimulai dengan keinginan dan
pengalaman siswa, lalu siswa mengkontruksi pengetahuannya berdasarkan apa yang ia
lakukan setelah menentukan minatnya sendiri. Inkuiri ini dikatakan autentik karena
aktivitas inkuiri tersebut dari dan oleh siswa itu sendiri (Learning Emergence, 2012).
Dari ketiga penjelasan tersebut, secara garis besar dapat ditarik kesimpulan bahwa
inkuiri autentik adalah pembelajaran inkuiri yang benar-benar menggambarkan aktivitas
inkuiri yang dilakukan saintis sebenarnya. Seorang saintis memulai kegiatan inkuirinya dari
pertanyaan atau permasalahan yang ia temukan sendiri, menyusun prosedur penelitiannya
sendiri, serta menganalisis, menginterpretasi, dan melaporkan data temuannya sendiri. Begitu
pula dalam inkuiri autentik, siswa bertindak sebagai seorang saintis yang sebenarnya.
Permasalahan, prosedur, dan kegiatan setelah pengumpulan data ditentukan oleh siswa itu
sendiri. Karena permasalahan berasal dari siswa itu sendiri, maka dimungkinkan siswa
mengaitkan aktivitas inkuirinya dengan permasalahan yang ia temui sehari-hari di
kehidupannya. Meski tidak dijelaskan secara khusus, Tan & Kim (2012) mendeskripsikan
pembelajaran inkuiri autentik seperti uraian yang telah disampaikan tersebut.

PERTANYAAN
1. Bagaimanakah implementasi inkuiri di sekolah yang sudah menggunakan kurikulum
2013?
2. Bagaimanakah cara menefektifkan model pembelajaran inkuiri pada sekolah yang
belum memiliki fasilitas yang lengkap?

DAFTAR RUJUKAN
Chinn, C. A. dan Malhotra, B. A. 2002. Epistemologically Authentic Inquiry in Schools: A
Theoretical Framework for Evaluating Inquiry Tasks. Science
Learning Emergence. 2012. Authentic Enquiry, (online),
(http://learningemergence.net/about/authentic-enquiry/), diakses 09 April 2018
Marzano, R. J. 1993. Designing a New Taxonomy of Educational Objectives. Thousand Oaks,
CA: Corwin Press.
Mulyasa, E. 2015. Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan
Menyenangkan. Remaja Rosdakarya: Bandung
Pujiastuti, P. 2012. Pengembangan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Doipadu
Kooperatif Teams Games Tournaments serta Pengaruhnya terhadap Keterampilan
Proses dan Hasil Belajar IPA-Biologi pada Siswa Kelas V SD Berkemampuan
Akademik Berbeda di Kota Wates Kabupaten Kulonprojo. Disertasi, Program Studi
Pendidikan Biologi Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang, Malang
Sanjaya, W. 2008. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada
Media Group.
Tan, Kim Chwee Daniel & Mijung Kim. 2012. Issues and Challenges in Science Education
Research. London: Springer
KRITERIA PENILAIAN RESUME
MATAKULIAH PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN BIOLOGI
SEMESTER GASAL 2017-2018

Penilaian
No. Elemen Skor Maks
Teman Dosen
I. Identitas Resume
1 Judul resume 5 5
2 Keperluan ditulisnya resume 2 2
3 Nama penulis resume 2 2
4 Tempat dan waktu penulisan resume 1 1

II. Bagian Teks Utama Resume


5  Topik-topik relevan dengan materi yang dikaji 15 15
 Berisi pokok-pokok pikiran penting yang 20 19
berkaitan dengan materi yang dikaji
 Pokok-pokok pikiran dieksplor dari banyak 20 15
sumber (> 5 sumber buku atau artikel)
 Gambar/diagram/foto yang disertakan dilengkapi 15 13
dengan penjelasan yang sesuai dengan materi
yang dikaji
 Memunculkan pertanyaan-pertanyaan konvergen 20 18

Jumlah Skor Maksimal 100 90

Instrumen penilaian dikembangkan oleh Indriwati, S.E. (2016)